Breaking News
light_mode
Beranda » Humaniora » Penggalangan Donasi Sumatera di Bengkulu Capai Rp4,3 Miliar

Penggalangan Donasi Sumatera di Bengkulu Capai Rp4,3 Miliar

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Senin, 8 Des 2025
  • visibility 10
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Pemprov Bengkulu menggalang donasi Sumatera dan melelang atribut Rhoma Irama untuk bantuan bencana.

albadarpost.com, PELITA – Upaya penggalangan donasi Sumatera oleh Pemerintah Provinsi Bengkulu bergerak cepat setelah rangkaian bencana melanda tiga wilayah di pulau itu. Pemerintah daerah menggelar tabligh akbar yang menghadirkan musisi senior Rhoma Irama, yang ikut menyumbang dengan melelang jas dan perlengkapan pribadinya. Langkah ini berdampak langsung pada tambahan dana bantuan yang dibutuhkan warga terdampak.


Pemerintah Provinsi Bengkulu menggelar acara doa bersama dan penggalangan donasi Sumatera untuk membantu masyarakat Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat yang tengah menghadapi bencana di sejumlah titik. Kegiatan ini digelar pada Senin, 8 Desember 2025, dan menjadi salah satu agenda bantuan publik terbesar yang difasilitasi pemprov sepanjang tahun ini.

Di tengah acara, Rhoma Irama hadir sebagai pembicara sekaligus peserta lelang amal. Ia menawarkan jas, sorban, dan peci yang selama bertahun-tahun menjadi identitas panggungnya. “Jas ini sudah lebih dari dua puluh tahun saya gunakan. Dibuat oleh penjahit terbaik di Jakarta, dan masih ada nama saya di dalamnya. Silakan dilelang,” ujar Rhoma dalam sambutan yang dikutip dari Antara.

Pernyataan Rhoma bukan sekadar seremoni. Ia menjelaskan bahwa bencana di Sumatera harus menjadi pengingat bersama mengenai pentingnya solidaritas dan kesiapsiagaan. Menurutnya, musibah dapat menguji arah bangsa, tetapi juga membuka ruang refleksi untuk memperbaiki sistem penanggulangan risiko di masa mendatang.

Data dari Pemprov Bengkulu menunjukkan penggalangan dana utama mencapai Rp4,3 miliar hingga Senin pagi. Nilai itu berasal dari sumbangan warga, organisasi masyarakat, dan berbagai lembaga yang hadir dalam kegiatan tabligh akbar. Pemerintah daerah menegaskan bahwa pengumpulan dana masih berlangsung hingga 9 Desember 2025.

Gubernur Bengkulu Helmi Hasan menyatakan bahwa kontribusi publik meningkat setelah sesi lelang digelar. Dari pelelangan jas, sorban, dan peci milik Rhoma Irama, panitia mencatat tambahan sekitar Rp45 juta. “Pagi tadi total bantuan mencapai Rp4,3 miliar dan masih bertambah. Lelang atribut Haji Rhoma Irama menyumbang sekitar empat puluh lima juta rupiah,” kata Helmi.


Dampak Donasi Sumatera bagi Warga Terdampak

Dana yang terkumpul melalui kegiatan donasi Sumatera itu akan disalurkan untuk kebutuhan mendesak di tiga provinsi. Pemerintah Bengkulu menyebut alokasi dana mencakup logistik darurat, pemulihan fasilitas umum, serta dukungan bagi kelompok rentan seperti lansia dan anak-anak.

Kepala BPBD Bengkulu menerangkan bahwa sejumlah wilayah di Aceh dan Sumatera Barat masih memerlukan bantuan cepat untuk pemenuhan kebutuhan harian. Sementara beberapa daerah di Sumatera Utara membutuhkan dukungan untuk pembenahan jaringan listrik dan air bersih. Pemprov Bengkulu berkomitmen memastikan distribusi bantuan tepat sasaran dan dilaporkan terbuka kepada publik.

Baca juga: Tokoh Antikorupsi Dunia dan Indonesia Warnai Peringatan Hakordia 2025

Selain memenuhi kebutuhan jangka pendek, langkah penggalangan dana ini diharapkan memperkuat koordinasi antardaerah dalam situasi darurat. Pemerintah daerah menilai upaya saling membantu antarprovinsi dapat mengisi kekosongan logistik ketika kapasitas lokal terbatas. Kegiatan ini juga memperlihatkan bahwa kerja sama regional dapat diprioritaskan ketika masyarakat menghadapi ancaman yang sama.


Partisipasi Publik dan Sinyal Solidaritas yang Menguat

Keterlibatan figur publik seperti Rhoma Irama memperkuat jangkauan kampanye donasi Sumatera. Menurut panitia, kehadiran tokoh yang dikenal luas memicu peningkatan antusiasme warga. Hal itu terlihat dari jumlah sumbangan yang mulai berdatangan tak hanya dari Bengkulu, tetapi juga dari beberapa kabupaten di provinsi lain.

Pengamat kebencanaan menilai kegiatan seperti ini menegaskan bahwa solidaritas antarwarga masih kuat ketika bencana terjadi. Partisipasi publik menunjukkan kepercayaan terhadap mekanisme distribusi bantuan daerah. Analisis awal juga menyebut bahwa transparansi pengelolaan dana akan menjadi faktor penting untuk menjaga kepercayaan tersebut.

Pemerintah daerah menegaskan bahwa laporan penggunaan dana akan diumumkan secara berkala setelah bantuan tersalurkan. Pendekatan ini sejalan dengan tuntutan publik mengenai akuntabilitas dalam penanganan bencana.

Penggalangan donasi Sumatera di Bengkulu menunjukkan solidaritas publik tetap kuat dan menjadi dukungan nyata bagi warga terdampak bencana. (Red/Asep Chandra)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi gedung Baznas RI sebagai simbol penetapan dan penyesuaian zakat fitrah berdasarkan harga beras di daerah Indonesia

    Harga Beras Naik, Zakat Fitrah Menyesuaikan? Ini Penjelasan Baznas RI

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 14
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Badan Amil Zakat Nasional Republik Indonesia (Baznas RI) kembali menegaskan bahwa zakat fitrah tidak harus diseragamkan secara kaku di seluruh wilayah Indonesia. Meski secara nasional Baznas RI menetapkan nilai zakat fitrah sebesar Rp50.000 per jiwa pada Ramadhan 1447 Hijriah, pelaksanaannya tetap memperhatikan kondisi harga beras di masing-masing daerah. Pendekatan ini dinilai lebih […]

  • perlindungan PMI

    Menggugat Sistem Perlindungan Negara

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Editorial Albadarpost: Kematian PMI di Arab Saudi menegaskan lemahnya perlindungan negara atas pekerja migran. albadarpost.com, EDITORIAL – Seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Bandung Barat, Pupung (29), meninggal dunia di Arab Saudi setelah nekat melompat dari lantai dua tempat ia bekerja. Ia diduga mengalami tekanan berat akibat tidak digaji oleh majikannya. Peristiwa ini bukan […]

  • kejahatan terhadap anak

    Polres Tasikmalaya Ungkap Empat Kejahatan terhadap Anak dalam Sebulan

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 11
    • 0Komentar

    Polres Tasikmalaya ungkap empat kejahatan terhadap anak dalam sebulan dan menahan sejumlah pelaku. albadarpost.com, HUMANIORA – Empat kejahatan terhadap anak terjadi di Tasikmalaya dalam rentang November hingga awal Desember, menandai lonjakan kasus yang langsung menjadi perhatian aparat. Polres Tasikmalaya Kota menyebut rangkaian kejadian ini sebagai alarm serius bagi semua pihak, mengingat pelaku sebagian besar merupakan […]

  • Peran Caregiver

    Peran Caregiver Menentukan Kualitas Hidup Pasien

    • calendar_month Rabu, 17 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 18
    • 0Komentar

    Peran caregiver menopang perawatan harian pasien dan menentukan kualitas hidup kelompok rentan. albadarpost.com, LIFE STYLE – Peran caregiver kian krusial dalam sistem perawatan kesehatan dan sosial. Mereka memastikan individu lanjut usia, penyandang disabilitas, atau pasien dengan penyakit kronis tetap dapat menjalani aktivitas harian secara aman dan bermartabat. Di balik fungsi itu, terdapat beban fisik dan […]

  • kesederhanaan pesantren

    Bukan Sekadar Sederhana: 9 Nilai Pesantren yang Mengubah Cara Hidup Anak

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 13
    • 0Komentar

    albadarpost.com, CAKRAWALA – Kesederhanaan pesantren menjadi fondasi penting dalam membentuk karakter santri. Nilai ini bukan sekadar gaya hidup hemat, melainkan bagian dari nilai hidup sederhana di pesantren yang mengajarkan ketahanan, keikhlasan, dan kemandirian. Menariknya, di tengah sorotan modernisasi pendidikan, banyak aspek kesederhanaan ini justru jarang diangkat media, padahal dampaknya sangat besar terhadap pembentukan mental generasi […]

  • Ilustrasi Amul Huzni, Nabi Muhammad bersedih kehilangan Abu Thalib dan Khadijah serta peristiwa Isra Mi'raj sebagai penguat iman

    Amul Huzni: Saat Dunia Rasulullah Runtuh, Langit Justru Terbuka

    • calendar_month Selasa, 24 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 26
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Amul Huzni atau tahun kesedihan Nabi Muhammad, menjadi salah satu fase paling mengguncang dalam sejarah Islam. Pada masa ini, Rasulullah kehilangan dua sosok terpenting: pelindung dan pendamping hidup. Namun, di balik Amul Huzni, tersimpan pelajaran besar tentang keteguhan, kesabaran, dan kekuatan iman yang terus relevan hingga hari ini. Ketika Dua Cahaya Padam […]

expand_less