Breaking News
light_mode
Beranda » Humaniora » Dari Pejabat hingga PPPK, Ini 8 Wakil Tasikmalaya

Dari Pejabat hingga PPPK, Ini 8 Wakil Tasikmalaya

  • account_circle redaktur
  • calendar_month 12 jam yang lalu
  • visibility 20
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

AlbadarPost.com, BERITA DAERAH — Delapan perwakilan ASN Berprestasi Tasikmalaya mendapat dukungan untuk mengikuti seleksi tingkat Provinsi Jawa Barat 2026. Mereka berasal dari sejumlah perangkat daerah dan unit pelayanan dengan kategori berbeda, mulai dari Pimpinan Tinggi Terbaik, Administrator Terbaik, Best Employee hingga PPPK Terbaik.

Nama-nama tersebut muncul dalam materi publikasi Pemerintah Kota Tasikmalaya yang mengajak masyarakat memberikan dukungan kepada para perwakilan daerah. Seleksi ASN Berprestasi Jawa Barat 2026 sendiri menjadi bagian dari agenda penghargaan kinerja aparatur di tingkat provinsi. Informasi pemerintah daerah juga menunjukkan bahwa proses pendaftaran seleksi ASN Berprestasi 2026 berlangsung pada tahun ini.

Namun, ada hal yang lebih penting daripada sekadar jumlah kandidat.

Delapan nama itu kini membawa pertanyaan yang lebih besar: seberapa jauh prestasi ASN benar-benar berbanding lurus dengan kualitas pelayanan yang diterima masyarakat?

Delapan wakil Kota Tasikmalaya

Dalam kategori Pimpinan Tinggi Terbaik, terdapat dua nama, yakni dr. Asep Hendra Hendriana, MM dari Dinas Kesehatan dan Drs. H. Deni Diyana, M.Si dari Dinas Tenaga Kerja.

Kemudian, kategori Administrator Terbaik diikuti Dr. dr. RR Titie Purwaningsari, MMRS dari UPTD Khusus RSUD dr. Soekardjo serta Suryaningsih, S.Sos, MM, M.K.M.

Sementara itu, kategori Best Employee menghadirkan Rizki Maulana, A.Md dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil serta Feni Yulita, AMG dari UPTD Puskesmas Kawalu.

Adapun kategori PPPK Terbaik diwakili Asep Zuhair Saputra, S.Pd dari SDN 2 Tanjung dan Lilis Saodah, S.Kep., Ners dari UPTD Puskesmas Sukalaksana.

Komposisi tersebut memperlihatkan bahwa representasi Kota Tasikmalaya tidak hanya datang dari kalangan pejabat. Ada pula pegawai yang bekerja langsung pada sektor administrasi kependudukan, kesehatan, pendidikan, hingga pelayanan masyarakat.

Dengan kata lain, kompetisi ini tidak semata berbicara tentang jabatan. Ia juga menyentuh bagaimana seorang aparatur menjalankan fungsi pelayanan di ruang kerjanya masing-masing.

Bukan sekadar mencari siapa yang terbaik

Penghargaan ASN memang penting. Aparatur yang bekerja baik perlu mendapatkan apresiasi agar budaya profesionalisme tumbuh di lingkungan pemerintahan.

Akan tetapi, penghargaan juga perlu dilihat secara kritis.

ASN berprestasi seharusnya bukan hanya mereka yang mampu tampil baik dalam kompetisi, tetapi juga mereka yang menghasilkan perubahan nyata bagi masyarakat.

Ukuran tersebut dapat terlihat dari berbagai hal. Misalnya, pelayanan menjadi lebih cepat, prosedur semakin sederhana, pengaduan masyarakat ditangani dengan baik, atau sebuah inovasi benar-benar memberikan manfaat.

Karena itu, masyarakat patut mengetahui lebih jauh karya, inovasi, capaian, dan dampak pelayanan yang menjadi dasar para kandidat tersebut masuk dalam seleksi.

Poster atau daftar nama memang memberi informasi awal. Namun, bagi publik, informasi yang lebih bernilai adalah mengetahui apa yang telah mereka kerjakan dan perubahan apa yang dihasilkan.

Ada rekam jejak yang menarik untuk dicermati

Salah satu nama dalam daftar tersebut, Rizki Maulana, A.Md, bukan nama yang sepenuhnya baru dalam konteks penghargaan ASN di Kota Tasikmalaya.

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Tasikmalaya mencatat Rizki Maulana meraih Juara 1 Kategori Inovatif pada Penganugerahan PNS Berprestasi 2025 melalui gagasan SIMANTAP WEB-GIS. Menurut keterangan resmi Disdukcapil, inovasi tersebut dinilai memberikan dampak positif terhadap penyelenggaraan layanan administrasi kependudukan.

Fakta tersebut menarik karena memberikan gambaran bahwa sebagian kandidat memiliki rekam jejak prestasi sebelum mengikuti kompetisi berikutnya.

Namun, satu prestasi sebelumnya juga tidak boleh otomatis dianggap sebagai tiket kemenangan pada seleksi 2026.

Kandidat tetap kandidat. Pemenang adalah pemenang setelah hasil resmi diumumkan.

Perbedaan istilah itu penting dalam pemberitaan agar publik tidak menerima kesimpulan yang belum memiliki dasar.

Tantangan sebenarnya ada setelah penghargaan

Bagi Pemerintah Kota Tasikmalaya, keikutsertaan delapan wakil ini tentu dapat menjadi momentum untuk memperkuat budaya kerja berbasis kinerja.

Tetapi, keberhasilan paling penting bukan semata berapa banyak penghargaan yang dibawa pulang ke daerah.

Ukuran yang jauh lebih konkret adalah apakah masyarakat merasakan pelayanan yang lebih baik.

Seorang pimpinan dinilai dari kemampuan menggerakkan organisasi. Administrator diuji dari efektivitas pengelolaan layanan. Best employee semestinya menunjukkan konsistensi kinerja. Sementara PPPK terbaik harus mampu membuktikan bahwa status kepegawaiannya berjalan seiring dengan profesionalisme.

Di titik inilah penghargaan ASN menemukan maknanya.

Jika hanya berhenti pada panggung penghargaan, ia mudah berubah menjadi seremoni. Sebaliknya, jika prestasi diterjemahkan menjadi inovasi dan pelayanan yang lebih baik, penghargaan tersebut memiliki dampak yang jauh lebih panjang.

Delapan nama, satu pertanyaan untuk publik

Delapan perwakilan Kota Tasikmalaya kini membawa nama daerah ke tingkat Jawa Barat.

Masyarakat tentu layak memberikan dukungan. Namun, dukungan publik sebaiknya berjalan beriringan dengan penilaian yang objektif.

Publik berhak mengetahui bukan hanya siapa yang masuk seleksi, tetapi juga apa prestasinya, apa inovasinya, dan siapa yang merasakan manfaatnya.

Sebab, pada akhirnya, ASN tidak bekerja untuk memenangkan poster penghargaan.

ASN bekerja untuk masyarakat.

Delapan nama boleh membawa harapan Tasikmalaya ke panggung Jawa Barat. Tetapi penghargaan paling tinggi bukanlah trofi yang dipajang di kantor—melainkan pelayanan yang membuat warga berkata: pemerintah memang hadir dan bekerja untuk warga. (Red)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Top Skor Piala Dunia 2026

    Mbappe Belum Aman, Messi Siap Rebut Golden Boot

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 120
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Top Skor Piala Dunia 2026 memasuki babak paling menegangkan. Meski Kylian Mbappe masih berada di puncak daftar pencetak gol Piala Dunia, persaingan Golden Boot Piala Dunia 2026 sama sekali belum selesai. Lionel Messi terus membayangi dengan jumlah gol yang sama, sementara Erling Haaland tetap menjaga peluang meski harus melewati jalur yang […]

  • Laka Leuwikeris

    Detik-Detik Mobil Wisatawan Pangandaran Terbalik di Tanjakan Leuwikeris

    • calendar_month Sabtu, 6 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 129
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Jalur Leuwikeris kembali menjadi perhatian setelah terjadi Laka Leuwikeris yang melibatkan sebuah Toyota Avanza berisi wisatawan asal Pangandaran, Sabtu (6/6/2026). Kecelakaan tunggal itu terjadi di tanjakan curam jalur Karanglayung-Cineam. Namun yang membuat peristiwa ini menyita perhatian warga bukan hanya karena kendaraan terbalik. Pengemudi mengaku sempat mengalami kondisi yang tidak biasa sesaat […]

  • lelang aset rampasan

    KPK Lelang Aset Rampasan Korupsi untuk Pulihkan Negara

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 250
    • 0Komentar

    Lelang aset rampasan KPK senilai Rp289 miliar dipublikasikan di 22 KPKNL demi pemulihan kerugian negara. albadarpost.com, LENSA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar lelang aset rampasan tindak pidana korupsi dalam rangka Hari Antikorupsi Sedunia 2025 (HAKORDIA). Langkah ini diarahkan untuk memulihkan kerugian negara melalui mekanisme lelang aset rampasan yang terbuka kepada publik dan berbasis data. […]

  • Damkar Kota Banjar

    Isu Pungli Damkar Banjar, Ini Penjelasan BPBD

    • calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 112
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Damkar Kota Banjar menjadi sorotan setelah muncul dugaan pungutan liar terkait kegiatan penyemprotan air pada acara perpisahan siswa SMPN 1 Banjarsari, Kabupaten Ciamis. Polemik tersebut kemudian memunculkan berbagai spekulasi di masyarakat. Namun, Kepala Pelaksana BPBD Kota Banjar, Ruhimat, akhirnya memberikan penjelasan mengenai kronologi yang sebenarnya. Menurut Ruhimat, kegiatan penyemprotan yang dilakukan […]

  • MUI Kelurahan Banjar

    MUI Kelurahan Banjar Punya Pengurus Baru, Ini Pesan Wakil Wali Kota

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 31
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – MUI Kelurahan Banjar memiliki kepengurusan baru setelah prosesi pelantikan digelar bersamaan dengan Khotmil Quran tingkat Kelurahan Banjar, Rabu (26/8/2026). Momentum tersebut sekaligus mempertemukan ratusan jamaah majelis taklim dalam kegiatan keagamaan yang berlangsung di Aula Kelurahan Banjar. Kegiatan itu dihadiri Wakil Wali Kota Banjar, Dr. H. Supriana, M.Pd. Selain Khotmil Quran, acara […]

  • fenomena pendidikan

    Dunia Pendidikan Sedang Berubah Diam-Diam, Ini 5 Tanda Besarnya

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 214
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Banyak orang mengira dunia pendidikan berjalan seperti biasa. Sekolah tetap ada, guru tetap mengajar, dan siswa tetap belajar di kelas. Namun sebenarnya, fenomena pendidikan modern sedang berubah secara drastis. Fenomena pendidikan terbaru, tren belajar masa kini, serta perubahan sistem pendidikan muncul perlahan tanpa disadari publik luas. Perubahan ini tidak selalu terlihat besar. […]

expand_less