Breaking News
light_mode
Beranda » Humaniora » Gaji Suami di Bawah UMR, Apakah Istri Tetap Taat?

Gaji Suami di Bawah UMR, Apakah Istri Tetap Taat?

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Rabu, 26 Agt 2026
  • visibility 60
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

AlbadarPost.com, HUMANIORA Gaji suami di bawah UMR kerap menjadi persoalan dalam rumah tangga. Ketika penghasilan belum cukup memenuhi seluruh kebutuhan keluarga, muncul pertanyaan: apakah istri tetap wajib taat kepada suami, atau keterbatasan nafkah mengubah kewajiban tersebut?

Materi edukasi yang dipublikasikan Bimas Islam Kementerian Agama RI membahas persoalan tersebut dengan menempatkan kemampuan ekonomi dan ikhtiar suami sebagai bagian penting dalam melihat kewajiban nafkah. Dengan demikian, gaji di bawah UMR tidak otomatis menjadi ukuran tunggal untuk menentukan apakah seorang suami telah menjalankan tanggung jawabnya.

Persoalan ini perlu dilihat secara lebih utuh. Sebab, nafkah dalam Islam berkaitan dengan kemampuan, kebutuhan pokok, serta kesungguhan suami dalam menjalankan tanggung jawab keluarga.

Gaji di bawah UMR bukan otomatis berarti gagal menafkahi

Banyak keluarga harus mengatur pengeluaran secara ketat ketika penghasilan suami belum mencapai standar upah minimum. Kondisi tersebut tentu tidak ringan.

Namun, menurut materi Bimas Islam yang menjadi rujukan artikel ini, ukuran kewajiban nafkah tidak semata-mata ditentukan oleh nominal penghasilan atau perbandingan dengan UMR.

Al-Qur’an memberikan prinsip bahwa pemberian nafkah menyesuaikan kemampuan.

Allah SWT berfirman dalam QS At-Talaq ayat 7:

لِيُنفِقْ ذُو سَعَةٍ مِّن سَعَتِهِ

Artinya, orang yang memiliki kelapangan hendaknya memberikan nafkah menurut kelapangannya.

Karena itu, persoalan utamanya bukan sekadar berapa besar gaji suami, melainkan bagaimana kemampuan tersebut digunakan untuk memenuhi kebutuhan keluarga dan apakah suami sungguh-sungguh berusaha menjalankan tanggung jawabnya.

Di sinilah penting membedakan antara suami yang belum mampu dan suami yang sengaja mengabaikan kewajiban.

Lalu, apakah istri tetap wajib taat?

Jawabannya tidak bisa dipukul rata hanya berdasarkan nominal gaji.

Dalam materi Bimas Islam, ketaatan istri dikaitkan dengan kondisi suami yang tetap menjalankan kewajiban nafkah sesuai kemampuan. Karena itu, penghasilan yang rendah tidak serta-merta menjadi alasan untuk menganggap seluruh kewajiban rumah tangga gugur.

Namun, ada batas penting yang harus ditegaskan.

Ketaatan istri kepada suami bukan ketaatan tanpa batas. Dalam prinsip hukum Islam, ketaatan berada dalam perkara yang ma’ruf dan tidak boleh dipahami sebagai pembenaran terhadap perintah yang bertentangan dengan syariat atau tindakan yang merugikan pasangan.

Dengan demikian, pembaca tidak seharusnya menarik kesimpulan sederhana bahwa “gaji kecil berarti istri wajib menerima apa pun yang dilakukan suami.”

Kesimpulan semacam itu justru terlalu jauh dari materi yang dibahas.

Nafkah suami dinilai dari kemampuan dan ikhtiar

Rasulullah SAW juga memberikan gambaran mengenai kewajiban suami dalam memenuhi kebutuhan istrinya.

Materi tersebut mengutip hadis riwayat Abu Dawud:

أَنْ تُطْعِمَهَا إِذَا طَعِمْتَ وَتَكْسُوهَا إِذَا اكْتَسَيْتَ

Artinya, suami memberikan makanan ketika ia makan dan memberikan pakaian sebagaimana ia berpakaian.

Pesan yang dapat ditarik dari materi tersebut adalah bahwa nafkah tidak selalu hadir dalam bentuk angka yang seragam bagi setiap keluarga.

Kemampuan ekonomi setiap rumah tangga berbeda. Karena itu, keluarga dengan pendapatan terbatas tidak otomatis dapat disamakan dengan keluarga yang memiliki penghasilan jauh lebih besar.

Namun, keterbatasan ekonomi juga bukan alasan bagi suami untuk berhenti berusaha.

Jika seorang suami masih memiliki kemampuan untuk bekerja tetapi sengaja bermalas-malasan, sementara kebutuhan dasar keluarganya ditelantarkan, persoalannya menjadi berbeda.

Pada titik tersebut, yang perlu diperhatikan bukan lagi sekadar nominal penghasilan, tetapi tanggung jawab dan kesungguhan menjalankan kewajiban.

Hak istri tetap harus diperhatikan

Dalam rumah tangga, pembahasan mengenai ketaatan tidak seharusnya berdiri sendiri. Ada pula hak istri yang harus diperhatikan.

Suami memiliki kewajiban memberikan nafkah sesuai kemampuan. Sebaliknya, istri juga memiliki hak memperoleh perlakuan yang baik, perlindungan, dan pemenuhan kebutuhan dasar sesuai ketentuan yang berlaku dalam kehidupan rumah tangga.

Karena itu, ketika kondisi ekonomi sedang sulit, penyelesaiannya idealnya tidak berhenti pada pertanyaan “apakah istri masih wajib taat?”

Pertanyaan yang lebih penting adalah: apakah kedua pihak masih menjalankan tanggung jawabnya secara adil?

Suami perlu terus berikhtiar mencari rezeki halal. Istri juga perlu memahami kondisi nyata keluarga. Sementara itu, komunikasi mengenai kebutuhan rumah tangga harus tetap terbuka.

Jika terjadi perselisihan serius, pasangan dapat mencari penyelesaian melalui pihak yang dipercaya dan memahami persoalan keluarga serta hukum Islam.

Jadi, apakah gaji di bawah UMR mengubah kewajiban istri?

Tidak otomatis.

Gaji suami di bawah UMR tidak dengan sendirinya membuktikan bahwa suami gagal memenuhi kewajiban nafkah. Begitu pula, penghasilan besar tidak otomatis menjadikan seluruh tindakan suami benar.

Ukuran yang lebih penting adalah kemampuan, kebutuhan, ikhtiar, tanggung jawab, serta pemenuhan hak dan kewajiban masing-masing pihak.

Materi Bimas Islam Kemenag RI yang menjadi rujukan artikel ini menekankan pentingnya melihat nafkah berdasarkan kemampuan. Karena itu, persoalan ekonomi rumah tangga tidak tepat jika hanya diukur dari angka UMR.

Pada saat yang sama, konsep ketaatan istri juga tidak boleh dipahami secara mutlak. Ketaatan memiliki batas dan harus ditempatkan dalam kerangka kehidupan rumah tangga yang adil dan ma’ruf.

Pada akhirnya, rumah tangga bukan perlombaan menghitung siapa yang paling berhak ditaati. Ketika rezeki sedang sempit, yang diuji bukan hanya kemampuan suami mencari nafkah, tetapi juga kedewasaan keduanya menjaga hak, kewajiban, dan keadilan di dalam keluarga. (Red)

 

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • amal yang diterima Allah

    Amal yang Diterima Allah: Ketika Kebaikan Mulai Mencari Tepuk Tangan

    • calendar_month Selasa, 18 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 74
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Ada masa ketika orang berbuat baik cukup berharap Allah mengetahuinya. Sekarang zamannya agak berbeda. Kebaikan kadang membutuhkan kamera, pencahayaan yang bagus, sudut pengambilan gambar yang tepat, lalu tentu saja caption. Sedekah difoto. Santunan didokumentasikan. Membantu orang lain masuk media sosial. Tidak selalu salah, tentu saja. Dokumentasi bisa menjadi laporan, transparansi, bahkan menginspirasi […]

  • Program Bantuan Bedah Rumah PUPR: Solusi Mengatasi Backlog Perumahan di Indonesia

    Program Bantuan Bedah Rumah PUPR: Solusi Mengatasi Backlog Perumahan di Indonesia

    • calendar_month Minggu, 2 Jul 2023
    • account_circle redaktur
    • visibility 235
    • 0Komentar

    Program Bedah Rumah PUPR bantu ribuan keluarga berpenghasilan rendah wujudkan hunian layak dan sehat. albadarpost.com, LENSA – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus mempercepat pemerataan hunian layak di seluruh Indonesia. Melalui program Bedah Rumah PUPR, pemerintah menyalurkan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) guna membantu masyarakat berpenghasilan rendah memperbaiki rumah tidak layak huni sekaligus […]

  • kerja sama pertahanan Indonesia AS

    Diam-diam Indonesia Naik Level, AS Buka Akses Teknologi Militer Canggih

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 192
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Kerja sama pertahanan Indonesia AS tiba-tiba jadi sorotan. Bukan tanpa alasan. Lewat kesepakatan baru bernama Major Defense Cooperation Partnership (MDCP), arah hubungan militer Indonesia–Amerika Serikat berubah drastis—lebih dalam, lebih strategis, dan jauh dari sekadar simbolik. Kerja sama militer Indonesia–AS ini, atau yang juga disebut kemitraan strategis pertahanan RI, kini menyentuh hal […]

  • sekolah kedinasan 2026

    Sekolah Kedinasan 2026: 4.770 Formasi di 9 Instansi

    • calendar_month Sabtu, 15 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 98
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Peluang masuk sekolah kedinasan 2026 bertambah tahun ini. Pemerintah menyiapkan 4.770 kebutuhan CPNS melalui jalur sekolah kedinasan, meningkat dari 3.257 formasi pada 2025. Dengan demikian, kuotanya bertambah 1.513 formasi atau sekitar 46,45 persen. Kenaikan tersebut menjadi kabar penting bagi lulusan yang mengincar pendidikan kedinasan. Namun, calon peserta perlu mencermati satu hal: […]

  • Festival Layang-Layang Garut

    Langit Garut Menyatukan Dunia Lewat Festival Layang-Layang

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 72
    • 0Komentar

    AlbadarPost.com, HUMANIORA — Festival Layang-Layang Garut kembali membuktikan bahwa sebuah tradisi sederhana mampu menarik perhatian dunia. Di bawah langit biru kawasan Agrowisata Tepas Papandayan, Kecamatan Cisurupan, ratusan layang-layang dari berbagai negara menari mengikuti embusan angin pegunungan. Garut International Kite Festival 2026 bukan hanya menghadirkan atraksi udara yang memikat, tetapi juga mempertemukan budaya, memperkenalkan destinasi wisata, […]

  • Dewata Challenge Series 2026

    Persib Jadi Magnet Dewata Challenge Series 2026 di Gianyar

    • calendar_month Senin, 10 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 54
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL — Dewata Challenge Series 2026 segera bergulir di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali. Turnamen yang mempertemukan Persib Bandung, Bali United, dan Sabah FC ini menghadirkan tiga pertandingan pada 13, 15, dan 18 Agustus 2026. Bagi pencinta sepak bola, jadwal Dewata Challenge Series 2026 menarik karena Persib mendapat dua kesempatan tampil. […]

expand_less