Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » 15 Hektare Kebun Sawit Garut Terbakar, Polisi Turun Tangan

15 Hektare Kebun Sawit Garut Terbakar, Polisi Turun Tangan

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Sabtu, 25 Jul 2026
  • visibility 95
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kebakaran lahan Garut kembali menjadi perhatian di tengah musim kemarau. Sedikitnya 15 hektare kebun kelapa sawit di lahan Hak Guna Usaha (HGU) milik PT Condong Garut hangus dilalap api di Area Afdeling Gataga Blok Cicalung Datar Kolasi, Kampung Tarisi, Desa Cigadog, Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut, Kamis (23/7/2026). Hingga kini, aparat kepolisian masih menyelidiki sumber api yang memicu kebakaran perkebunan tersebut.

Peristiwa ini tidak hanya mengakibatkan kerusakan pada area perkebunan, tetapi juga menjadi peringatan bahwa musim kemarau meningkatkan risiko kebakaran lahan apabila langkah pencegahan tidak dilakukan sejak dini.

Polisi dan Damkar Bergerak Cepat Kendalikan Kobaran Api

Laporan kebakaran diterima Polsek Cikelet sekitar pukul 12.00 WIB. Begitu menerima informasi, personel kepolisian langsung menuju lokasi untuk melakukan pengecekan sekaligus berkoordinasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Garut.

Tak berselang lama, tiga unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi. PT Condong Garut juga mengerahkan dua unit mobil pemadam milik perusahaan serta melibatkan karyawan untuk membantu proses pemadaman.

Selain itu, personel Polsek Cikelet, petugas Damkar, Babinsa, dan warga sekitar bahu-membahu memadamkan api secara manual di sejumlah titik. Langkah tersebut dilakukan agar kobaran api tidak menjalar ke areal perkebunan lain yang masih dipenuhi vegetasi kering.

Upaya bersama itu akhirnya berhasil mengendalikan kebakaran setelah petugas melakukan pemadaman dan pendinginan di lokasi.

Api Diduga Muncul Tiba-Tiba, Penyebab Masih Diselidiki

Kapolsek Cikelet IPTU Aktas Komalsyah S., S.H. menjelaskan bahwa penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan.

Sementara itu, berdasarkan keterangan awal dari pihak perusahaan, kobaran api muncul secara tiba-tiba dari arah yang belum diketahui sebelum akhirnya merambat dengan cepat ke areal perkebunan kelapa sawit.

Kondisi cuaca yang kering diduga mempercepat penyebaran api sehingga luas lahan terdampak mencapai sekitar 15 hektare.

Meski demikian, aparat belum menyimpulkan penyebab kebakaran. Polisi masih mengumpulkan keterangan dan melakukan pemeriksaan di lokasi untuk memastikan sumber api secara akurat.

Musim Kemarau Tingkatkan Risiko Kebakaran Lahan

Memasuki musim kemarau, vegetasi yang mengering membuat lahan perkebunan lebih mudah terbakar. Karena itu, sedikit percikan api dapat berkembang menjadi kebakaran dalam waktu singkat apabila tidak segera ditangani.

Kondisi tersebut menjadi tantangan bagi pemilik lahan, masyarakat, maupun pemerintah untuk meningkatkan kewaspadaan.

Kapolsek Cikelet mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran terbuka, termasuk membakar sampah, semak, maupun sisa hasil pertanian. Aktivitas seperti itu berpotensi memicu kebakaran yang sulit dikendalikan ketika angin bertiup kencang dan kelembapan udara menurun.

Imbauan tersebut juga berlaku bagi siapa pun yang beraktivitas di sekitar kawasan perkebunan maupun hutan selama musim kemarau berlangsung.

Kolaborasi Jadi Kunci Cegah Dampak Lebih Besar

Peristiwa ini menunjukkan pentingnya respons cepat dari berbagai pihak ketika kebakaran terjadi. Koordinasi antara kepolisian, petugas pemadam kebakaran, pihak perusahaan, aparat kewilayahan, dan masyarakat mampu mempercepat proses penanganan sehingga api tidak meluas ke area yang lebih besar.

Di sisi lain, langkah pencegahan tetap menjadi cara paling efektif untuk mengurangi risiko kebakaran lahan. Pemeriksaan rutin terhadap area rawan, penyediaan sumber air darurat, patroli selama musim kemarau, serta edukasi kepada masyarakat dapat membantu menekan potensi munculnya titik api.

Hingga berita ini ditulis, petugas masih melakukan pemantauan di sekitar lokasi untuk memastikan tidak ada bara api yang kembali menyala. Sementara itu, penyelidikan mengenai penyebab pasti kebakaran masih terus berlangsung.

Musim kemarau memang tidak bisa dihentikan, tetapi kebakaran lahan masih bisa dicegah. Satu tindakan ceroboh dapat menghanguskan puluhan hektare, sedangkan satu langkah waspada mampu menyelamatkan lingkungan, aset, dan keselamatan banyak orang. (Red)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rekam Tanpa Izin

    Rekam Orang Tanpa Izin, Bisa Dipidana? Ini Batasnya

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 81
    • 0Komentar

    albadarpost.com, PERSPEKTIF – Rekam tanpa izin menjadi topik yang kembali ramai setelah Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) mengingatkan masyarakat agar tidak sembarangan merekam orang lain, terutama perempuan dan anak, tanpa persetujuan. Imbauan tersebut memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat: apakah merekam orang tanpa izin, mengambil video di ruang publik, atau mengunggah rekaman ke media sosial otomatis […]

  • Koordinasi pimpinan KPK dan Polri dalam rapat penguatan sinergi pemberantasan korupsi guna mengatasi hambatan hukum penindakan.

    Hambatan Hukum Jadi Celah Koruptor, KPK Gandeng Polri

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 211
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL — Upaya memperkuat pemberantasan korupsi kembali ditegaskan melalui Sinergi KPK dan Polri di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Kamis (19/2). Kolaborasi antara Komisi Pemberantasan Korupsi dan Kepolisian Negara Republik Indonesia dinilai krusial, terutama untuk menutup hambatan hukum yang kerap dimanfaatkan koruptor sebagai celah lolos dari jerat pidana. Sejak awal, koordinasi antarlembaga […]

  • Ilustrasi tangan pejabat menerima uang secara tersembunyi sebagai simbol praktik pemerasan jabatan dalam pelayanan publik.

    Jerat Pemerasan Jabatan dan Rusaknya Moral Oknum Aparatur

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 222
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Pemerasan jabatan kembali menjadi sorotan publik karena praktik ini terus muncul dalam berbagai layanan pemerintahan. Tindak pidana pemerasan dalam jabatan atau penyalahgunaan wewenang oleh oknum pejabat tidak hanya merugikan korban secara materi, tetapi juga merusak kepercayaan masyarakat terhadap institusi negara. Karena itu, isu pemerasan jabatan bukan sekadar persoalan hukum, melainkan persoalan […]

  • PKK Ciamis

    PKK Ciamis Jadi Sorotan, Herdiat Bongkar Fakta Penting

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 160
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Peran PKK Ciamis kembali menjadi sorotan setelah Bupati Ciamis Herdiat Sunarya menyampaikan pernyataan tegas dalam Lomba Ekspose 10 Program PKK antar Ketua TP PKK Kecamatan Tingkat Kabupaten Ciamis Tahun 2026 di Aula PKK Ciamis, Kamis (21/05/2026). Di hadapan para kader dan pengurus PKK, Herdiat menyebut tugas PKK bukan sekadar organisasi pendamping […]

  • Hari Guru Nasional

    Hari Guru Nasional dan Penegasan Peran Strategis Guru

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 202
    • 0Komentar

    Editorial Albadarpost: Hari Guru Nasional menegaskan peran guru sebagai fondasi pembangunan karakter generasi Indonesia. albadarpost.com, EDITORIAL – Peringatan Hari Guru Nasional pada Selasa, 25 November 2025 membawa pesan yang langsung menyasar inti persoalan pendidikan: guru bukan sekadar pendidik teknis, melainkan motor pembentukan karakter bangsa. Tema tahun ini, “Guru Hebat, Indonesia Kuat”, menegaskan kontribusi guru terhadap […]

  • Lahan Sawah Tasikmalaya

    Sawah Menyusut, Wakil Wali Kota Tasikmalaya Angkat Suara

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 122
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Lahan sawah Tasikmalaya kembali menjadi perhatian. Di tengah kebutuhan pembangunan yang terus meningkat, keberadaan lahan sawah Tasikmalaya, sawah abadi, dan ruang hijau kini menghadapi tekanan yang semakin besar. Jika tren alih fungsi lahan terus berlangsung tanpa kendali, kota ini berisiko kehilangan salah satu penyangga utama ketahanan pangan dan keseimbangan lingkungannya. Peringatan […]

expand_less