Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Wali Kota Tasikmalaya Musnahkan Rokok Ilegal

Wali Kota Tasikmalaya Musnahkan Rokok Ilegal

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
  • visibility 233
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Pemkot Tasikmalaya memusnahkan 5,5 juta batang rokok ilegal untuk melindungi penerimaan negara.

Penindakan besar terhadap peredaran Rokok Ilegal Tasikmalaya dilakukan pemerintah daerah bersama Bea Cukai. Sebanyak 5,5 juta batang rokok ilegal dari 114 merek dimusnahkan di Bale Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Kamis (27/11/2025). Nilai potensi kerugian negara mencapai Rp4,1 miliar. Angka itu menunjukkan skala pelanggaran cukai yang masih massif di wilayah Priangan Timur, sekaligus tekanan pada penerimaan negara. Penindakan ini menjelaskan mengapa pemberantasan rokok ilegal penting bagi fiskal daerah dan nasional.

Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan hadir bersama Kepala Kantor Wilayah DJBC Jawa Barat, Finari Manan. Keduanya memperlihatkan barang bukti sebelum proses pemusnahan dilakukan. Bea Cukai Tasikmalaya menangani kasus ini sepanjang 2025 melalui operasi pengawasan rutin dan penindakan distribusi. Ribuan batang rokok ilegal itu merupakan akumulasi sitaan dari berbagai titik. Basis pelanggaran utamanya adalah produksi dan distribusi rokok tanpa pita cukai serta rokok berlabel cukai palsu.

Baca juga: ASN Jawa Tengah Wajib Sarung Batik, Publik Pertanyakan Relevansi

Finari Manan menegaskan rokok ilegal memberi dampak luas. Selain mengurangi penerimaan negara, peredarannya melemahkan pelaku usaha yang patuh pada regulasi. Bea Cukai menempatkan penindakan rokok ilegal sebagai prioritas karena menyentuh aspek fiskal dan keadilan ekonomi. Viman juga menyampaikan dukungan pemerintah daerah terhadap langkah Bea Cukai. Ia menyatakan penindakan semacam ini tidak sekadar formalitas, tetapi bagian strategi menutup ruang distribusi barang ilegal.


Skala Penindakan Rokok Ilegal Tasikmalaya

Pemusnahan massal menjadi rangkaian akhir proses penindakan. Barang bukti yang dimusnahkan meliputi rokok tanpa pita cukai, rokok berlabel cukai palsu, hingga produk dengan nama merek tak tercatat. Proses ini mengikuti prosedur pengawasan Bea Cukai Tipe Madya Pabean C Tasikmalaya. Seluruh temuan berasal dari wilayah Priangan Timur yang mencakup beberapa kabupaten dan kota.

Baca juga: Remaja 15 Tahun Disekap Dua Hari di Tasikmalaya, Polisi Tangkap Empat Pelaku

Menurut Bea Cukai, transaksi rokok ilegal memanfaatkan celah distribusi lokal. Produk kerap diedarkan melalui jaringan toko kecil atau agen perantara dengan harga di bawah pasar. Praktik ini menggerus penerimaan negara dari cukai tembakau. Bila tidak dibendung, pelaku usaha legal akan menanggung beban persaingan tidak sehat. Dalam konteks fiskal, rokok ilegal melemahkan instrumen penting pembiayaan negara yang bersumber dari barang kena cukai.

rokok ilegal
Foto rokok ilegal

Data pengawasan menunjukkan pola yang berulang. Distribusi rokok ilegal biasanya bergerak cepat, melibatkan pengecer di wilayah-wilayah yang tidak terpantau intensif. Penindakan 5,5 juta batang rokok ilegal menegaskan bahwa perlawanan terhadap penggelapan cukai tidak hanya bersifat sporadis. Bea Cukai memiliki mekanisme investigasi, pengumpulan barang bukti, hingga pemusnahan sebagai bagian pemulihan kerugian.


Dampak Ekonomi dan Perluasan Penindakan

Dalam wacana ekonomi daerah, keberadaan Rokok Ilegal Tasikmalaya menekan kualitas ekosistem usaha. Produsen legal wajib membayar cukai, mengikuti standar kemasan, dan memenuhi ketentuan kesehatan. Pelaku ilegal tidak memikul beban itu, sehingga mampu menjual lebih murah. Dampak bagi konsumen menjadi dua sisi: harga rendah tetapi produk tak terjamin kualitasnya.

Kerugian negara juga bukan sekadar angka di neraca. Cukai tembakau berperan dalam pendanaan jaminan kesehatan, program daerah, dan pengendalian konsumsi. Ketika pasar dibanjiri produk ilegal, distribusi manfaat publik ikut terganggu. Bea Cukai menyebut pengawasan akan ditingkatkan hingga rantai produksi. Langkah ini penting karena memutus praktik ilegal tidak cukup hanya di level distribusi.

Pemkot Tasikmalaya menilai pemusnahan ini sebagai sinyal tegas. Viman menyampaikan bahwa operasi penindakan akan dilanjutkan untuk menjaga pasar tetap sehat. Ia meminta warga melaporkan menemukan produk tanpa pita cukai. Keberhasilan pemberantasan rokok ilegal bergantung pada konsistensi pengawasan dan kesadaran masyarakat. Dalam penegakan hukum, kolaborasi daerah dan institusi pusat menjadi penting.


Pada titik ini, penindakan terhadap Rokok Ilegal Tasikmalaya menyampaikan pesan yang jelas: kebijakan fiskal tidak akan efektif bila distribusi ilegal dibiarkan. Pemusnahan jutaan batang rokok menjadi bentuk perlindungan atas penerimaan negara sekaligus penguatan posisi pelaku usaha yang patuh regulasi. Publik menunggu kesinambungan penegakan hukum, bukan hanya satu kali aksi.

Pemusnahan rokok ilegal di Tasikmalaya menegaskan komitmen pemerintah melindungi penerimaan negara dan menjaga persaingan usaha tetap sehat. (Red/Asep Chandra)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Nanik Deyang

    Mengapa Nanik Deyang Mundur? Ini 5 Fakta Penting

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 94
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Nanik Deyang menjadi sorotan setelah memutuskan mundur dari jabatan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Keputusan tersebut langsung menarik perhatian publik karena Badan Gizi Nasional memegang peran strategis dalam menjalankan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), salah satu program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Pengunduran diri itu memunculkan berbagai pertanyaan. Apakah pergantian pimpinan […]

  • edukasi kebangsaan

    Bakesbangpol Menginisiasi Edukasi Kebangsaan dan Dampaknya bagi Generasi 2045

    • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Editorial Albadarpost: edukasi kebangsaan dinilai kunci menyiapkan generasi 2045 yang kuat dan berkarakter. albadarpost.com, EDITORIAL – Inisiatif edukasi kebangsaan yang digagas Bakesbangpol Kota Tasikmalaya bersama Forum Diskusi Albadar Institute layak dibaca sebagai langkah serius memperbaiki fondasi generasi Indonesia Emas 2045. Program ini menandai kesadaran baru: masa depan negara tidak ditentukan oleh pembangunan fisik, tetapi oleh […]

  • restorative justice Bogor

    Kejari Bogor Hentikan Perkara Saepul Lewat Restorative Justice

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Kejari Bogor hentikan perkara penadah motor lewat restorative justice setelah terpenuhi syarat hukum dan kesepakatan damai. albadarpost.com, HUMANIORA – – Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor menghentikan perkara penadahan motor curian yang menjerat Saepul, 24 tahun, melalui mekanisme restorative justice Bogor. Langkah ini diambil setelah semua syarat yuridis dan sosial terpenuhi, termasuk kesepakatan damai antara pihak korban […]

  • pencairan TPD tertunda

    Pencairan TPD TPG Tertunda, Guru Kemenag Gelisah

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 200
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Janji pencairan Tunjangan Profesi Guru (TPG) pada Maret 2026 kembali menguat, tetapi kegelisahan guru dan dosen belum sepenuhnya reda. Hingga akhir Januari, pencairan TPD tertunda karena anggaran belum tersedia dalam pagu awal Kementerian Agama. Bagi guru dan dosen di bawah naungan Kemenag, tunjangan profesi bukan sekadar tambahan penghasilan. Dana tersebut menjadi penopang […]

  • Penganiayaan Garut

    Polisi Ungkap Kronologi Penganiayaan Garut, Cekcok Berujung Maut

    • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 82
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Penganiayaan Garut menjadi perhatian publik setelah Polres Garut mengungkap kronologi kasus yang menewaskan seorang warga. Dalam konferensi pers yang digelar Kamis (6/8/2026), kepolisian memaparkan hasil penyelidikan sementara mengenai kasus penganiayaan Garut, mulai dari awal kejadian hingga penangkapan tersangka. Polisi menegaskan seluruh rangkaian peristiwa yang disampaikan merupakan hasil penyelidikan yang masih terus dikembangkan. […]

  • Andrea Pirlo

    Andrea Pirlo Masuk Bursa Pelatih Italia, Peluangnya Belum Aman

    • calendar_month Senin, 27 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 115
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Nama Andrea Pirlo kembali menghangat dalam bursa calon pelatih Timnas Italia. Mantan gelandang legendaris Azzurri itu disebut-sebut sebagai salah satu figur yang layak memimpin generasi baru sepak bola Italia. Namun, di balik antusiasme publik, peluang Andrea Pirlo belum sepenuhnya aman. Pengalaman melatih, persaingan dengan kandidat lain, hingga arah kebijakan Federasi Sepak […]

expand_less