Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Proyek Kos Jatinangor Berujung Maut

Proyek Kos Jatinangor Berujung Maut

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2026
  • visibility 27
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAHTPT Ambruk Jatinangor Sumedang terjadi di lokasi pembangunan rumah kos di Desa Hegarmanah, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jumat (10/7/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Tembok penahan tebing yang roboh itu mengakibatkan satu pekerja meninggal dunia dan satu pekerja lainnya mengalami luka. Berdasarkan keterangan Kapolsek Jatinangor Kompol Rogers Thomas, peristiwa tersebut masih dalam penyelidikan dan dugaan penyebab ambruknya struktur belum dapat dipastikan.

Saat kejadian, delapan pekerja sedang melakukan penggalian fondasi bangunan. Tiba-tiba, tembok penahan tebing setinggi sekitar delapan meter runtuh dan menimpa dua pekerja yang berada di area galian.

Suara keras dari lokasi proyek membuat warga sekitar berdatangan. Tidak lama kemudian, petugas gabungan tiba untuk melakukan evakuasi sekaligus mengamankan area kejadian.

Polisi Duga Getaran Penggalian Memengaruhi Struktur TPT

Kompol Rogers Thomas mengatakan, berdasarkan penyelidikan awal, ambruknya tembok penahan tebing diduga berkaitan dengan getaran yang muncul saat proses penggalian fondasi berlangsung.

Menurutnya, getaran tersebut diduga memengaruhi fondasi gantung yang berada di atas area galian sehingga struktur kehilangan daya dukung dan akhirnya roboh.

“Pada saat penggalian fondasi dasar, TPT yang berada di atas diduga terdampak getaran dari aktivitas penggalian sehingga fondasi gantung tersebut roboh,” ujar Rogers di lokasi kejadian.

Meski demikian, kepolisian belum menyimpulkan penyebab pasti insiden tersebut. Aparat masih mengumpulkan keterangan, memeriksa kondisi lokasi, dan mendalami berbagai kemungkinan yang berkaitan dengan peristiwa itu.

Satu Pekerja Meninggal, Satu Korban Jalani Perawatan

Dua pekerja menjadi korban dalam insiden tersebut. Mereka adalah Dodo (45) dan Ikun (60), warga Desa Hegarmanah, Kecamatan Jatinangor.

Ikun berhasil menghindari sebagian material yang runtuh. Namun, ia tetap mengalami luka akibat tertimpa puing dan segera mendapatkan penanganan medis di Rumah Sakit Universitas Padjadjaran (RS Unpad).

Sementara itu, Dodo tidak sempat menyelamatkan diri ketika tembok penahan tebing ambruk. Material bangunan menimbunnya hingga akhirnya meninggal dunia.

Kompol Rogers Thomas menjelaskan bahwa dari delapan pekerja yang berada di lokasi proyek, dua orang menjadi korban langsung akibat runtuhan.

Korban meninggal kemudian dibawa ke Puskesmas Jatinangor untuk penanganan lebih lanjut sesuai prosedur.

Petugas Evakuasi Korban dan Amankan Lokasi Proyek

Setelah menerima laporan, petugas gabungan langsung menuju lokasi kejadian. Tim segera melakukan evakuasi terhadap korban yang tertimbun material runtuhan.

Proses penyelamatan berlangsung cukup hati-hati mengingat kondisi struktur di sekitar lokasi masih berpotensi mengalami pergerakan.

Usai mengevakuasi korban, petugas memasang garis pengaman di sekitar proyek. Langkah tersebut dilakukan agar proses olah tempat kejadian perkara (TKP) dan penyelidikan dapat berjalan dengan aman.

Proyek Pembangunan Rumah Kos Dihentikan Sementara

Hasil pemeriksaan awal menunjukkan bahwa proyek yang sedang dikerjakan merupakan pembangunan rumah kos di Desa Hegarmanah.

Sebagai langkah antisipasi, kepolisian mengimbau agar seluruh aktivitas pembangunan dihentikan sementara hingga penyelidikan selesai.

Imbauan tersebut disampaikan melalui pemerintah desa beserta unsur terkait untuk mencegah risiko yang dapat membahayakan pekerja maupun masyarakat di sekitar lokasi.

Selain itu, penghentian sementara proyek juga bertujuan memberikan ruang bagi penyidik untuk memeriksa kondisi struktur tembok penahan tebing secara menyeluruh.

Penyelidikan Masih Berlangsung

Hingga berita ini diterbitkan, kepolisian masih melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab pasti ambruknya tembok penahan tebing di lokasi proyek pembangunan rumah kos tersebut.

Polisi juga akan mendalami berbagai aspek yang berkaitan dengan pekerjaan konstruksi, termasuk kondisi struktur penahan tanah, metode pelaksanaan penggalian, serta faktor lain yang berpotensi memengaruhi terjadinya insiden.

Hasil penyelidikan tersebut akan menjadi dasar bagi aparat dalam menentukan langkah penanganan berikutnya.

Satu pekerja kehilangan nyawa dalam insiden yang masih menyisakan banyak pertanyaan. Kini, seluruh perhatian tertuju pada hasil penyelidikan aparat untuk mengungkap penyebab pasti ambruknya tembok penahan tebing sekaligus mencegah tragedi serupa kembali terjadi. (Red)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perpres Kesehatan 2026 memperkuat sistem layanan kesehatan nasional terpadu dari pusat hingga daerah untuk masyarakat Indonesia

    Langkah Besar Prabowo: Perpres Kesehatan 2026 Siap Ubah Sistem Kesehatan

    • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 132
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Di tengah tantangan layanan kesehatan yang belum sepenuhnya merata, pemerintah akhirnya mengambil langkah besar. Perpres Kesehatan 2026 resmi ditetapkan sebagai fondasi baru dalam membenahi sistem kesehatan nasional. Regulasi pengelolaan kesehatan ini tidak hanya mengatur, tetapi juga menyatukan arah kebijakan dari pusat hingga desa. Sejak awal, Perpres Kesehatan 2026 dirancang untuk menjawab […]

  • guru dipolisikan

    Guru Dipolisikan Usai Menegur Murid, Ini Analisis Hukum dan Pendidikan

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 158
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA — Kasus guru dipolisikan setelah menegur murid kembali menjadi sorotan publik. Peristiwa yang terjadi di Pamulang, Tangerang Selatan, itu memunculkan perdebatan tentang batas kewenangan guru dalam mendidik serta perlindungan hukum bagi anak di lingkungan sekolah. Guru sekolah dasar tersebut menegur muridnya saat kegiatan sekolah berlangsung. Teguran itu bertujuan mengingatkan siswa agar bersikap peduli […]

  • Tradisi pondok pesantren santri belajar kitab kuning bersama kiai di lingkungan pesantren tradisional Indonesia

    Di Balik Kehidupan Santri: 7 Tradisi Pesantren yang Jarang Terungkap

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 153
    • 0Komentar

    albadarpost.com, CAKRAWALA – Tradisi pondok pesantren menjadi bagian penting dalam kehidupan santri di Indonesia. Budaya pesantren atau tradisi santri tidak hanya membentuk karakter religius, tetapi juga menanamkan nilai kedisiplinan, kebersamaan, serta penghormatan kepada guru. Banyak orang mengenal pesantren sebagai tempat belajar agama Islam. Namun di balik aktivitas mengaji dan belajar kitab, terdapat berbagai tradisi pondok […]

  • UMKM Ciamis

    Data UMKM Ciamis Bongkar Fakta: Peluang Besar Ada di Sektor Ini

    • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 150
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Banyak orang mulai usaha di Ciamis. Namun, tidak semua tahu arah pasar yang sebenarnya. UMKM Ciamis, data usaha kecil, hingga statistik ekonomi lokal justru menunjukkan pola yang sama: sebagian besar pelaku usaha memilih sektor yang itu-itu saja. Di sinilah menariknya. UMKM Ciamis bukan sekadar angka, melainkan cerminan kebiasaan ekonomi masyarakat. Dari […]

  • Ilustrasi penjual melakukan jual beli live streaming melalui ponsel dengan menampilkan produk secara langsung kepada pembeli.

    Bolehkah Jual Beli Live Streaming? Ini Hukumnya

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 168
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Jual beli live streaming kini menjadi tren dalam transaksi digital. Banyak pelaku usaha memanfaatkan siaran langsung untuk menawarkan produk secara real time. Namun, muncul pertanyaan: apakah jualan secara streaming atau transaksi online melalui siaran langsung diperbolehkan dalam Islam? Untuk menjawabnya, kita perlu memahami prinsip dasar muamalah, dalil Al-Qur’an dan hadis, serta […]

  • HIPPATAS tawarkan solusi kepada Pemkot Tasikmalaya terkait penataan Pasar Cikurubuk

    HIPPATAS Tawarkan Solusi, Desak Percepatan Penataan Pasar Cikurubuk

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 146
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Langkah HIPPATAS tawarkan solusi kepada Pemerintah Kota Tasikmalaya menandai fase baru dalam advokasi pedagang pasar. Organisasi pedagang ini memilih jalur administratif sebagai sarana menyampaikan aspirasi terkait lambannya penataan Pasar Cikurubuk. Keputusan tersebut tidak hanya menyasar percepatan kebijakan, tetapi juga menunjukkan kedewasaan gerakan ekonomi mikro di tingkat daerah. Tokoh masyarakat Jawa Barat, […]

expand_less