Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Kebakaran Pabrik Garut, Damkar Respons Cepat dalam Sekitar 3 Menit

Kebakaran Pabrik Garut, Damkar Respons Cepat dalam Sekitar 3 Menit

  • account_circle redaktur
  • calendar_month 9 jam yang lalu
  • visibility 10
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAHKebakaran Garut terjadi di sebuah bangunan industri/pabrik di Kampung Cipacing Hilir RT 01/RW 02, Desa Mekarsari, Kecamatan Cibatu, Kabupaten Garut, Senin (21/9/2026).

Berdasarkan informasi yang dirilis Damkar Garut, laporan kebakaran diterima sekitar pukul 14.30 WIB. Petugas kemudian bergerak dan tiba di lokasi sekitar pukul 14.32 WIB. Dalam laporan penanganan, waktu respons tercatat sekitar tiga menit.

Kebakaran pabrik Garut tersebut menghanguskan area sekitar 240 meter persegi. Nilai kerugian aset yang terbakar diperkirakan mencapai Rp2 miliar.

Namun, penanganan cepat petugas juga berhasil menyelamatkan aset dengan nilai sekitar Rp2 miliar serta sekitar 60 jiwa yang berada di lingkungan objek industri tersebut. Tidak ada korban luka maupun korban meninggal dunia.

Api Diduga Berawal dari Tungku Pembakaran Plastik

Dugaan sementara, api berasal dari tungku pembakaran plastik yang tidak terkendali akibat tiupan angin.

Api kemudian merambat ke material lain di sekitar lokasi. Kondisi tersebut membuat petugas harus segera memutus jalur rambatan agar kobaran tidak meluas.

Dalam penanganannya, petugas melakukan pemadaman sekaligus memisahkan material yang belum terbakar. Langkah itu dilakukan untuk mencegah api kembali menjalar maupun memicu penyalaan ulang.

Meski demikian, informasi mengenai sumber api tersebut masih merupakan dugaan awal. Penyebab kebakaran sebaiknya tidak diperlakukan sebagai kesimpulan final sebelum pemeriksaan lebih lanjut.

20 Personel Dikerahkan Tangani Kebakaran

Penanganan kebakaran melibatkan sejumlah unsur.

Damkarmat Garut mengerahkan personel dari UPT Limbangan, BKPP, Pos Malangbong, Denbekang, serta unsur pendukung lainnya. Total terdapat 20 personel yang terlibat dalam penanganan.

Selain petugas pemadam, proses di lokasi juga mendapat dukungan dari Koramil, Polsek, aparat desa, dan masyarakat.

Sejumlah armada dikerahkan untuk mendukung operasi pemadaman, termasuk unit UPT Limbangan, BKPP, Pos Malangbong, Denbekang, unit suplai, dan mobil komando.

Proses pemadaman dilaporkan berlangsung sekitar 45 menit. Setelah api terkendali, petugas melakukan penguraian material untuk memastikan tidak terdapat titik api yang kembali menyala.

D'Arrian Collections

Area 240 Meter Persegi Terbakar

Bangunan industri tersebut memiliki area sekitar 2.620 meter persegi. Dari luas tersebut, bagian yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 240 meter persegi.

Kerugian akibat aset yang terbakar diperkirakan sekitar Rp2 miliar.

Di sisi lain, aset dengan nilai kurang lebih Rp2 miliar berhasil diselamatkan. Sekitar 60 jiwa yang berada di lingkungan objek industri juga berhasil diamankan tanpa adanya laporan korban luka maupun meninggal dunia.

Data tersebut memperlihatkan bahwa dampak kebakaran cukup besar, tetapi rambatan api dapat dibatasi sebelum menjangkau area yang lebih luas.

Setelah Api Padam, Apa yang Perlu Dievaluasi?

Kebakaran di Cibatu tidak berhenti pada persoalan pemadaman.

Dugaan awal menyebut sumber api berkaitan dengan tungku pembakaran plastik. Karena itu, aspek keselamatan pada area pembakaran menjadi salah satu hal yang relevan untuk dievaluasi, terutama ketika aktivitas produksi melibatkan material yang mudah terbakar.

Penataan bahan, jarak antara sumber panas dan material, prosedur penggunaan tungku, hingga kesiapan menghadapi perubahan arah angin merupakan bagian dari pencegahan yang perlu diperhatikan.

Namun, evaluasi tersebut tetap harus dibedakan dari penentuan penyebab kebakaran. Dugaan sumber api bukan berarti telah terbukti sebagai penyebab final.

Di sisi lain, kejadian ini menunjukkan pentingnya kecepatan pelaporan dan respons ketika kebakaran terjadi.

Laporan diterima sekitar pukul 14.30 WIB, petugas bergerak satu menit kemudian, lalu tiba di lokasi sekitar pukul 14.32 WIB. Laporan Damkar mencatat waktu respons sekitar tiga menit.

Dalam kebakaran, perbedaan waktu yang singkat dapat menentukan seberapa jauh api berkembang.

Tiga Menit, Rp2 Miliar Aset Terselamatkan

Kebakaran pabrik di Cibatu menyisakan dua angka penting: sekitar 240 meter persegi area terbakar dan sekitar Rp2 miliar nilai aset yang berhasil diselamatkan.

Di antara keduanya ada satu faktor yang tidak kalah penting, yakni waktu respons.

Damkar Garut mencatat respons sekitar tiga menit. Sebanyak 20 personel kemudian bekerja bersama unsur TNI, Polri, pemerintah desa, dan masyarakat untuk menghentikan rambatan api.

Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut.

Api memang padam, tetapi pekerjaan pencegahan tidak selesai di sana. Kecepatan petugas menyelamatkan aset hari ini harus diikuti evaluasi agar sumber risiko yang sama tidak kembali berubah menjadi kerugian yang lebih besar. (Red)

  • Penulis: redaktur
expand_less