85 Warga Binangun Terima Bantuan, Ini Pesan Wali Kota Banjar
- account_circle redaktur
- calendar_month Sabtu, 15 Agt 2026
- visibility 45
- comment 0 komentar
- print Cetak

Ilustrasi Bantuan Sembako di Banjar.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
albadarpost.com, BERITA DAERAH — Bantuan Sembako Banjar menyasar 85 warga Desa Binangun, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar, Jawa Barat, Sabtu, 15 Agustus 2026. Bantuan sembako dan dukungan sosial tersebut disalurkan langsung dalam kegiatan yang berlangsung di Aula Desa Binangun.
Wali Kota Banjar Ir. H. Sudarsono hadir didampingi Wakil Wali Kota Banjar Dr. H. Supriana, M.Pd. Keduanya mengikuti penyaluran Bantuan Sembako Berdaya Bantu kepada warga.
Selain paket sembako, kegiatan tersebut juga mencakup penyaluran Bantuan Harian Darurat untuk masyarakat serta bantuan bagi pengurus DKM Desa Binangun.
Kegiatan itu menjadi salah satu bentuk kehadiran pemerintah daerah di tengah masyarakat. Karena itu, selain membantu memenuhi kebutuhan warga, agenda tersebut juga menjadi ruang bagi pemerintah dan masyarakat untuk memperkuat komunikasi serta kebersamaan.
85 Warga Desa Binangun Menerima Bantuan
Sebanyak 85 warga Desa Binangun menjadi penerima Bantuan Sembako Berdaya Bantu. Penyaluran berlangsung di aula desa dan dihadiri sejumlah unsur pemerintah daerah serta perangkat wilayah.
Staf Ahli Wali Kota Bidang Kemasyarakatan turut hadir bersama Ketua Baznas, Kepala Dinas Sosial, dan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa.
Kemudian, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Camat Pataruman, serta Kepala Desa Binangun juga mengikuti kegiatan tersebut.
Kehadiran sejumlah pejabat itu memperlihatkan keterlibatan berbagai unsur pemerintah dalam kegiatan yang berlangsung di tingkat desa.
Sementara itu, bantuan yang diberikan tidak hanya menyasar kebutuhan rumah tangga. Bantuan Harian Darurat juga diberikan kepada masyarakat, sedangkan bantuan lainnya disalurkan kepada pengurus DKM Desa Binangun.
Dengan demikian, rangkaian bantuan mencakup masyarakat penerima manfaat sekaligus unsur sosial-keagamaan di lingkungan desa.
Wali Kota Banjar Soroti Kepedulian kepada Warga
Dalam sambutannya, Wali Kota Banjar menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah kepada masyarakat yang membutuhkan.
Ia berharap bantuan itu dapat meringankan beban warga. Selain itu, ia juga berharap kegiatan tersebut mempererat sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun desa.
Pesan tersebut menjadi bagian penting dari penyaluran bantuan di Binangun. Bantuan memang memberikan manfaat langsung bagi penerima, tetapi hubungan antara pemerintah dan masyarakat juga perlu terus dibangun.
Karena itu, kegiatan di tingkat desa memiliki arti penting. Pemerintah dapat melihat secara lebih dekat kondisi masyarakat, sedangkan warga memiliki ruang untuk berinteraksi dengan jajaran pemerintah daerah.
Pada akhirnya, bantuan sosial bukan hanya soal barang yang diterima. Program seperti ini juga berkaitan dengan bagaimana pemerintah menunjukkan perhatian kepada masyarakat yang membutuhkan.
Jalan Santai Diikuti Ratusan Warga
Sebelum penyaluran bantuan berlangsung, Wali Kota Banjar berkesempatan melepas kegiatan jalan santai yang diikuti ratusan warga Desa Binangun.
Kegiatan tersebut digelar untuk memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Warga mengikuti kegiatan dalam suasana kebersamaan sekaligus memperingati momentum kemerdekaan.
Jalan santai tersebut menjadi bagian lain dari rangkaian kegiatan di Desa Binangun. Jika penyaluran bantuan menyentuh aspek sosial, kegiatan olahraga bersama memberi ruang bagi warga untuk berkumpul dan membangun kebersamaan.
Selain itu, momentum peringatan kemerdekaan juga menjadi kesempatan untuk menghidupkan kembali semangat gotong royong di lingkungan masyarakat.
Dengan melibatkan ratusan warga, kegiatan tersebut menunjukkan bahwa agenda pemerintahan dan aktivitas masyarakat dapat berjalan beriringan.
Bantuan dan Gotong Royong Menjadi Pesan Utama
Bantuan sembako memiliki manfaat yang langsung dirasakan penerima. Kebutuhan pokok merupakan bagian penting dari kehidupan sehari-hari sehingga dukungan pemerintah dapat membantu meringankan kebutuhan warga.
Namun, perhatian pemerintah tidak berhenti pada penyerahan bantuan. Pemerintah daerah juga menyampaikan pentingnya sinergi dengan masyarakat dalam proses pembangunan desa.
Di sisi lain, masyarakat memiliki peran penting dalam menjaga kebersamaan. Kegiatan jalan santai, misalnya, mempertemukan warga dalam suasana yang lebih santai dan terbuka.
Karena itu, rangkaian kegiatan di Desa Binangun menghadirkan dua sisi sekaligus: kepedulian sosial melalui bantuan dan kebersamaan melalui kegiatan masyarakat.
Bagi pemerintah, dukungan tersebut diharapkan dapat membantu warga yang membutuhkan. Bagi masyarakat, kehadiran pemerintah secara langsung juga menjadi bagian dari komunikasi di tingkat lokal.
Bukan Sekadar Paket Sembako
Ada satu hal yang menarik dari kegiatan di Desa Binangun. Bantuan memang memiliki nilai praktis, tetapi pesan yang menyertainya jauh lebih panjang.
Sebanyak 85 warga menerima bantuan. Pada saat yang sama, ratusan warga berkumpul dalam kegiatan jalan santai untuk memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Dua kegiatan itu bertemu dalam satu pesan sederhana: masyarakat tidak hanya membutuhkan bantuan, tetapi juga membutuhkan kepedulian dan ruang untuk bergerak bersama.
Karena itu, keberhasilan sebuah bantuan tidak hanya dapat dilihat dari jumlah paket yang disalurkan. Manfaatnya juga dapat dilihat dari seberapa jauh bantuan tersebut benar-benar meringankan kebutuhan penerima dan memperkuat hubungan sosial di masyarakat.
Sembako mungkin habis dalam hitungan hari. Namun, ketika bantuan hadir bersama kepedulian dan gotong royong, yang tersisa bukan sekadar isi paket—melainkan rasa bahwa warga tidak berjalan sendirian. (Red)
- Penulis: redaktur







Saat ini belum ada komentar