Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » 14 Kepala KUA Tasikmalaya Dilantik, Ini Daftar Lengkapnya

14 Kepala KUA Tasikmalaya Dilantik, Ini Daftar Lengkapnya

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Selasa, 25 Agt 2026
  • visibility 47
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH — 14 Kepala KUA Tasikmalaya dilantik di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tasikmalaya pada Senin, 24 Agustus 2026. Informasi tersebut disampaikan melalui materi publikasi Humas Kemenag Kabupaten Tasikmalaya yang memuat nama serta wilayah penempatan masing-masing Kepala Kantor Urusan Agama (KUA).

Ke-14 Kepala KUA tersebut tersebar di sejumlah kecamatan Kabupaten Tasikmalaya. Mulai dari Bojonggambir dan Parungponteng, hingga Cipatujah, Singaparna, Ciawi, Cibalong, dan Cineam. Bagi masyarakat, informasi Kepala KUA Kabupaten Tasikmalaya ini penting karena KUA menjadi salah satu unit pelayanan Kementerian Agama yang berada dekat dengan kehidupan warga di tingkat kecamatan.

Daftar 14 Kepala KUA Tasikmalaya

Berdasarkan materi yang dipublikasikan Humas Kemenag Kabupaten Tasikmalaya, berikut nama dan wilayah penempatan 14 Kepala KUA Tasikmalaya:

  1. Momon Pranata, S.H.I. — Kepala KUA Bojonggambir
  2. Kusnendar, S.Ag. — Kepala KUA Parungponteng
  3. Muhammad Atabik, S.Ag. — Kepala KUA Bantarkalong
  4. Taopik Muslim, S.Sy. — Kepala KUA Cipatujah
  5. Jafar Sidiq, S.H.I. — Kepala KUA Puspahiang
  6. Azid, S.Ag. — Kepala KUA Padakembang
  7. Dede Burhanudin, S.Ag. — Kepala KUA Singaparna
  8. Sarip Hidayat, S.Ag., MH. — Kepala KUA Sukarame
  9. Uus Musnan, S.Ag. — Kepala KUA Kadipaten
  10. Dede Daskat, S.HI. — Kepala KUA Ciawi
  11. Muslihin, S.Pd.I. — Kepala KUA Bojongasih
  12. Eep Saepulmina, SH. — Kepala KUA Pancatengah
  13. Al Akik Zainulhaq, S.Ag. — Kepala KUA Cibalong
  14. Ali Imron Rosadi, S.Ag. — Kepala KUA Cineam

Daftar tersebut menjadi informasi penting bagi warga di masing-masing kecamatan. Dengan mengetahui nama kepala KUA, masyarakat dapat memiliki gambaran mengenai pejabat yang tercantum dalam penempatan pelayanan keagamaan di wilayahnya.

Dari Bojonggambir hingga Cineam

Sebaran penempatan 14 Kepala KUA menunjukkan cakupan wilayah yang cukup luas. Bojonggambir, Parungponteng, Bantarkalong, hingga Cipatujah berada dalam daftar tersebut. Kemudian terdapat Puspahiang, Padakembang, Singaparna, Sukarame, Kadipaten, Ciawi, Bojongasih, Pancatengah, Cibalong, dan Cineam.

Namun, daftar nama itu bukan sekadar deretan informasi administratif.

KUA memiliki posisi yang dekat dengan masyarakat. Karena itu, keberadaan kepala KUA di setiap kecamatan berkaitan dengan pelayanan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan warga.

Dalam praktiknya, masyarakat mengenal KUA antara lain melalui pelayanan pencatatan pernikahan dan berbagai urusan keagamaan. Selain itu, KUA juga menjadi salah satu ruang pelayanan Kementerian Agama di tingkat kecamatan.

Karena itu, pergantian atau penempatan kepala KUA memiliki arti tersendiri bagi masyarakat setempat.

Tantangan Kepala KUA Bukan Hanya di Ruang Kantor

Menjadi kepala KUA tentu tidak berhenti pada urusan administrasi.

Di lapangan, kebutuhan masyarakat bisa beragam. Ada warga yang datang untuk menanyakan prosedur, ada pasangan yang membutuhkan informasi mengenai administrasi perkawinan, dan ada pula masyarakat yang membutuhkan layanan atau penjelasan berkaitan dengan persoalan keagamaan.

Karena itu, pelayanan yang mudah dipahami menjadi hal penting.

Selain ketepatan administrasi, masyarakat juga membutuhkan komunikasi yang jelas. Kemudian, proses pelayanan yang tertib dan sikap petugas yang responsif ikut menentukan pengalaman warga ketika berurusan dengan KUA.

Pada titik inilah jabatan kepala KUA memiliki tanggung jawab yang cukup besar.

Sebab, bagi masyarakat, kualitas sebuah pelayanan sering kali tidak diukur dari banyaknya kegiatan seremonial. Sebaliknya, warga lebih mudah mengingat apakah urusannya selesai dengan jelas, apakah informasi yang diberikan mudah dipahami, dan apakah mereka mendapatkan pelayanan secara baik.

Pelantikan Menjadi Awal Amanah

Materi publikasi Humas Kemenag Kabupaten Tasikmalaya mencantumkan ucapan selamat atas pelantikan para Kepala KUA tersebut.

Momentum itu sekaligus menandai dimulainya amanah di wilayah masing-masing.

Namun, seremoni pelantikan tentu hanya berlangsung dalam waktu singkat. Setelah itu, para kepala KUA harus menjalankan tugas dan menghadapi kebutuhan masyarakat di wilayah penempatannya.

Karena itu, ukuran keberhasilan tidak berhenti pada pelantikan.

Masyarakat pada akhirnya akan melihat bagaimana pelayanan berjalan. Apakah informasi tersedia dengan jelas? Apakah proses administrasi berlangsung tertib? Apakah warga mendapatkan respons yang baik ketika membutuhkan bantuan?

Pertanyaan sederhana seperti itu justru menjadi ukuran yang paling dekat dengan kehidupan masyarakat.

14 Nama, Satu Ukuran: Pelayanan

Ke-14 Kepala KUA Tasikmalaya kini tercatat dalam materi publikasi Kemenag Kabupaten Tasikmalaya dengan wilayah penempatan masing-masing.

AlbadarPost menyajikan informasi tersebut berdasarkan materi publikasi Humas Kemenag Kabupaten Tasikmalaya. Redaksi tidak menambahkan penilaian mengenai kinerja masing-masing pejabat karena hal tersebut membutuhkan data dan evaluasi tersendiri.

Dengan demikian, informasi ini dapat menjadi rujukan awal bagi masyarakat yang ingin mengetahui daftar Kepala KUA Tasikmalaya dan wilayah penempatannya.

Lebih jauh, masyarakat tentu berharap setiap pejabat yang mendapat amanah mampu memberikan pelayanan yang profesional, tertib, dan mudah diakses.

Sebab, jabatan di lembaga pelayanan publik pada akhirnya bukan hanya tentang siapa yang menempatinya.

Pelantikan mungkin hanya berlangsung sehari. Nama pejabat bisa tercetak dalam sebuah daftar. Namun, kebutuhan masyarakat datang setiap hari.

Pada akhirnya, ukuran seorang Kepala KUA bukan seberapa meriah pelantikannya, melainkan seberapa mudah masyarakat mendapatkan pelayanan setelah pintu kantor dibuka. (Red)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • kasus korupsi Abdul Wahid

    Gubernur Riau Abdul Wahid Tersandung Kasus Korupsi Jatah Preman di Awal Masa Jabatan

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 238
    • 0Komentar

    KPK menetapkan Abdul Wahid sebagai tersangka dalam kasus korupsi jatah preman sejak awal masa jabatannya. Sumpah Jabatan Berujung Ironi: Kasus Korupsi Abdul Wahid Terungkap albadarpost.com, LENSA – Baru beberapa bulan setelah dilantik, kasus korupsi Abdul Wahid menyeret Gubernur Riau itu ke meja penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Padahal pada 20 Februari 2025, ia mengucapkan sumpah […]

  • Anak Punk Bekasi

    Kasus Anak Punk Bekasi Masuk Babak Baru

    • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 65
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kasus Anak Punk Bekasi kembali mengalami perkembangan. Setelah menetapkan seorang tersangka dalam perkara penusukan yang menewaskan Faisal Anwar (FA), polisi kini menetapkan dua tersangka lain dalam dugaan pengeroyokan yang terjadi sebelum korban kehilangan nyawanya. Selain memeriksa sejumlah saksi, penyidik juga menjadikan video viral yang beredar di media sosial sebagai salah satu […]

  • Ilustrasi Umar bin Khattab sebagai khalifah Islam dengan nuansa kepemimpinan, keadilan, dan ketegasan.

    Umar bin Khattab: Pemimpin Tegas yang Dicintai Umat

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 184
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Umar bin Khattab dikenal sebagai sosok pemimpin Islam yang tegas, adil, dan berpihak pada kebenaran. Khalifah kedua ini tidak hanya mengawal pertumbuhan Islam, tetapi juga membangun fondasi pemerintahan yang rapi dan berkeadilan. Kepemimpinan Umar Al-Faruq hingga kini tetap relevan, bahkan dalam konteks modern. Masuk Islam pada tahun keenam kenabian, Ia segera tampil […]

  • konflik guru siswa

    Saat Teguran Guru Berubah Jadi Keroyokan

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 185
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Insiden pengeroyokan terhadap seorang guru SMK di Jambi membuka kembali perbincangan tentang konflik guru–siswa yang selama ini kerap terpendam di lingkungan sekolah. Peristiwa ini bermula dari teguran seorang guru kepada siswa, lalu berkembang menjadi aksi kekerasan kolektif yang terekam kamera dan menyebar luas di media sosial. Kasus tersebut menunjukkan bagaimana ketegangan sosial […]

  • Lomba Video Literasi Pangandaran

    Lomba Video Literasi Pangandaran, Daftar Sebelum 30 Agustus

    • calendar_month Selasa, 25 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 63
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH — Pelajar, mahasiswa, dan masyarakat umum di Kabupaten Pangandaran masih memiliki kesempatan mengikuti Lomba Video Literasi Pangandaran 2026. Berdasarkan informasi yang dirilis oleh Dispusip Pangandaran , batas pendaftaran ditetapkan sampai 30 Agustus 2026. Lomba video konten literasi ini mengangkat tema “Perkembangan Budaya Baca dan Literasi di Kabupaten Pangandaran untuk Mewujudkan SDM yang […]

  • Hikmah Maulid Nabi: Pembaharuan Komitmen pada Etika Kemanusiaan

    Hikmah Maulid Nabi: Pembaharuan Komitmen pada Etika Kemanusiaan

    • calendar_month Sabtu, 20 Sep 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 246
    • 0Komentar

    Rayakan Maulid Nabi dengan makna mendalam: pembaharuan komitmen pada etika kemanusiaan dan ajakan menjadi agen perubahan positif. albadarpost.com, HIKMAH. Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW kembali menjadi momen penting bagi umat Islam. Namun, di balik kemeriahan seremonial, terdapat pesan mendalam yang perlu direnungkan: Hikmah Maulid Nabi: Pembaharuan Komitmen pada Etika Kemanusiaan. Momen ini bukan sekadar mengenang […]

expand_less