Patroli Malam Polsek Purwaharja Jangkau Perbatasan Jabar-Jateng
- account_circle redaktur
- calendar_month Minggu, 12 Jul 2026
- visibility 30
- comment 0 komentar
- print Cetak

Personel Polsek Purwaharja melaksanakan patroli malam dialogis di kawasan permukiman dan perbatasan Jawa Barat–Jawa Tengah, Sabtu malam (11/7/2026).
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
albadarpost.com, BERITA DAERAH – Saat sebagian besar warga mulai beristirahat, personel Patroli Malam Polsek Purwaharja justru bergerak menyusuri sejumlah kawasan permukiman hingga wilayah perbatasan Jawa Barat dan Jawa Tengah. Langkah preventif itu tidak sekadar menunjukkan kehadiran polisi di tengah masyarakat, tetapi juga memperkuat sinergi antara aparat dan warga dalam menjaga keamanan lingkungan.
Patroli dialogis tersebut menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Polres Banjar untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif, terutama pada malam hingga dini hari yang dinilai memiliki tingkat kerawanan lebih tinggi.
Sasar Permukiman hingga Kawasan Perbatasan
Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Purwaharja yang terdiri dari Aiptu Agus D, Aipda Edi K, dan Briptu Firman Aris M menyisir sejumlah titik yang masih dipadati aktivitas masyarakat maupun lokasi yang dianggap rawan.
Rute patroli meliputi Lingkungan Cijolang, Citapen, Cibentang, Cikadu, Haurmukti, Dusun Pasir Leutik, Dusun Randegan, hingga kawasan perbatasan Jawa Barat–Jawa Tengah.
Selama patroli berlangsung, petugas terus memantau kondisi lingkungan sekaligus memastikan aktivitas masyarakat berjalan dengan aman. Kehadiran personel di lapangan juga bertujuan memberikan rasa tenang kepada warga yang masih beraktivitas pada malam hari.
Dialog Langsung dengan Warga Jadi Prioritas
Berbeda dengan patroli yang hanya berfokus pada pemantauan situasi, kegiatan kali ini juga mengedepankan komunikasi langsung dengan masyarakat.
Personel berdialog dengan petugas ronda, pengemudi ojek, hingga warga yang masih berada di luar rumah. Melalui pendekatan tersebut, polisi tidak hanya menyampaikan pesan-pesan kamtibmas, tetapi juga mendengarkan berbagai informasi mengenai kondisi keamanan di lingkungan masing-masing.
Selain mengajak masyarakat tetap waspada terhadap potensi tindak kriminalitas, petugas mengingatkan pentingnya menggunakan pengaman tambahan pada kendaraan yang diparkir, mengaktifkan ronda malam, serta segera melapor apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan.
Pendekatan dialogis seperti ini dinilai mampu memperkuat hubungan antara kepolisian dan masyarakat karena komunikasi berlangsung secara terbuka dan dua arah.
Kapolsek: Kehadiran Polisi Harus Memberikan Rasa Aman
Kapolsek Purwaharja, IPTU Hermawan, S.Pd.I., menegaskan bahwa patroli dialogis akan terus menjadi salah satu strategi utama dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukumnya.
“Kehadiran anggota Polri di tengah masyarakat merupakan bentuk nyata komitmen kami dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat. Melalui patroli dialogis, kami ingin memastikan masyarakat merasa aman sekaligus membangun sinergi dalam menjaga keamanan lingkungan,” ujar IPTU Hermawan.
Menurutnya, keamanan lingkungan tidak dapat diwujudkan hanya melalui kehadiran aparat. Sebaliknya, partisipasi aktif masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam mencegah berbagai potensi gangguan kamtibmas.
Karena itu, Polsek Purwaharja terus mengedepankan komunikasi yang persuasif agar masyarakat tidak ragu menyampaikan informasi maupun melaporkan setiap kejadian yang berpotensi mengganggu keamanan.
Patroli Preventif Terus Ditingkatkan
Seluruh rangkaian patroli malam berlangsung dalam kondisi aman, tertib, dan kondusif. Polsek Purwaharja memastikan kegiatan preventif akan terus dilakukan secara rutin, terutama pada jam-jam rawan dan di lokasi yang memiliki potensi gangguan keamanan.
Melalui patroli yang konsisten serta dukungan masyarakat, kepolisian berharap lingkungan tetap menjadi tempat yang aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh warga.
Keamanan bukan hanya tanggung jawab polisi. Ketika aparat dan masyarakat berjalan berdampingan, setiap sudut lingkungan memiliki peluang lebih besar untuk tetap aman sebelum gangguan benar-benar terjadi. (GZ)
- Penulis: redaktur



Saat ini belum ada komentar