Breaking News
light_mode
Beranda » Hikmah » Kemarau Panjang? Inilah Tuntunan Lengkap Salat Istisqa

Kemarau Panjang? Inilah Tuntunan Lengkap Salat Istisqa

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
  • visibility 104
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, HIKMAH – Musim kemarau yang berkepanjangan sering membawa dampak bagi kehidupan masyarakat, mulai dari berkurangnya ketersediaan air bersih hingga terganggunya sektor pertanian. Dalam ajaran Islam, salah satu bentuk ikhtiar spiritual yang dianjurkan ketika terjadi kekeringan adalah Salat Istisqa, yaitu salat sunnah untuk memohon turunnya hujan kepada Allah SWT. Namun, ibadah ini tidak menggantikan ikhtiar nyata seperti menjaga lingkungan, mengelola sumber daya air, dan membantu masyarakat yang terdampak.

Dengan demikian, Islam mengajarkan keseimbangan antara doa, usaha, dan tawakal. Ketiganya saling melengkapi dalam menghadapi setiap ujian kehidupan.

Apa Itu Salat Istisqa?

Salat Istisqa merupakan salat sunnah dua rakaat yang dikerjakan untuk memohon hujan ketika suatu daerah mengalami kemarau atau kekeringan.

Tuntunan ini dicontohkan langsung oleh Rasulullah SAW. Hadis mengenai pelaksanaan Salat Istisqa diriwayatkan dalam Shahih al-Bukhari dan Shahih Muslim, ketika Nabi Muhammad SAW memimpin kaum Muslimin berdoa memohon hujan di Madinah. Atas izin Allah SWT, hujan pun turun sebagai rahmat bagi masyarakat.

Ibadah tersebut mengajarkan bahwa manusia memiliki keterbatasan, sedangkan Allah SWT adalah Dzat Yang Maha Mengatur alam semesta.

Persiapan Sebelum Salat Istisqa

Para ulama menjelaskan bahwa sebelum melaksanakan Salat Istisqa, seorang Muslim dianjurkan mempersiapkan diri lahir dan batin. Beberapa amalan yang dianjurkan antara lain memperbanyak istigfar, bertaubat, memperbanyak sedekah, memperbaiki hubungan dengan sesama, serta memperbanyak doa.

Anjuran tersebut memiliki landasan dalam firman Allah SWT:

“Maka aku berkata kepada mereka, ‘Mohonlah ampun kepada Tuhanmu. Sungguh, Dia Maha Pengampun. Niscaya Dia akan menurunkan hujan yang lebat dari langit kepadamu.'”

(QS. Nuh: 10–11).

Ayat tersebut menunjukkan bahwa istigfar dan taubat menjadi bagian penting dalam mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Tata Cara Salat Istisqa Sesuai Sunnah

Salat Istisqa dilaksanakan sebanyak dua rakaat, umumnya di lapangan terbuka pada waktu pagi, sebagaimana waktu pelaksanaan Salat Id.

Rakaat pertama dimulai dengan niat, takbiratul ihram, takbir sebanyak 7 kali sebelum membaca surat Al-Fatihah, membaca Surah Al-Fatihah, kemudian dianjurkan membaca Surah Al-A’la atau surah lain yang mudah.

Rakaat kedua dilanjutkan dengan membaca takbir sebanyak 7 kali sebelum membaca surat Al-Fatihah, membaca Surah Al-Fatihah, kemudian dianjurkan membaca Surah Al-Ghasyiyah atau surah lain yang dikuasai. Setelah itu salat diakhiri dengan salam.

Selanjutnya setelah salam, imam menyampaikan khutbah yang berisi ajakan untuk bertakwa, memperbanyak istigfar, memperbanyak amal saleh, dan memohon hujan kepada Allah SWT.

Kemudian setelah setelah selesai khutbah, khatib memimpin jamaah membaca:

اللَّهُمَّ إِنَّا نَسْتَغْفِرُكَ إِنَّكَ كُنْتَ غَفَّاراً فَأَرْسِلِ السَّمَاءَ عَلَيْنَا مِدْرَاراً

“Ya Allah, sungguh kami memohon ampun kepada-Mu, karena Kau adalah Maha Pengampun. Maka turunkanlah hujan yang lebat dari langit-Mu untuk kami.”

Sebagian ulama juga menjelaskan bahwa imam dianjurkan membalik selendang atau pakaian bagian atas ketika berdoa sebagai simbol harapan agar Allah SWT mengubah keadaan dari kekeringan menjadi turunnya hujan. Dalam masalah khutbah maupun beberapa rincian pelaksanaan Salat Istisqa, terdapat perbedaan pendapat di kalangan ulama fikih. Perbedaan tersebut merupakan bagian dari khazanah keilmuan Islam dan sama-sama memiliki dasar ijtihad yang dihormati.

Doa Memohon Hujan

Di antara doa yang diajarkan Rasulullah SAW ialah:

اللَّهُمَّ أَغِثْنَا، اللَّهُمَّ أَغِثْنَا، اللَّهُمَّ أَغِثْنَا

Allahumma aghitsna.

Artinya:

“Ya Allah, turunkanlah hujan kepada kami.”

Selain itu, Allah SWT berfirman:

“Dan Dialah yang menurunkan hujan setelah mereka berputus asa, lalu Dia menyebarkan rahmat-Nya. Dialah Yang Maha Pelindung lagi Maha Terpuji.”

(QS. Asy-Syura: 28).

Ayat tersebut mengajarkan bahwa seorang Muslim tidak boleh kehilangan harapan terhadap rahmat Allah SWT.

Ikhtiar Spiritual dan Ikhtiar Nyata Harus Berjalan Bersama

Salat Istisqa merupakan bagian dari ikhtiar spiritual. Namun, Islam juga mengajarkan pentingnya menjaga sebab-sebab yang mendukung keberlangsungan hidup. Oleh karena itu, menghemat penggunaan air, melestarikan hutan, menjaga daerah resapan, serta membantu masyarakat yang mengalami kekeringan merupakan bentuk tanggung jawab yang sejalan dengan nilai-nilai Islam.

Rasulullah SAW bersabda:

“Seandainya kalian bertawakal kepada Allah dengan sebenar-benarnya tawakal, niscaya Allah akan memberi rezeki kepada kalian sebagaimana Dia memberi rezeki kepada burung. Burung itu pergi pagi hari dalam keadaan lapar dan pulang sore hari dalam keadaan kenyang.”

(HR. Tirmidzi).

Hadis tersebut menegaskan bahwa tawakal selalu disertai usaha, bukan hanya menunggu tanpa berikhtiar.

Pelajaran yang Tetap Relevan

Di tengah tantangan perubahan iklim dan meningkatnya risiko kekeringan di berbagai daerah, Salat Istisqa mengingatkan bahwa manusia perlu menjaga keseimbangan antara hubungan dengan Allah SWT dan tanggung jawab terhadap alam.

Tata cara yang dijelaskan dalam artikel ini merupakan panduan umum berdasarkan hadis-hadis sahih serta pendapat mayoritas ulama. Dalam praktiknya, pelaksanaan Salat Istisqa dapat mengikuti tuntunan ulama, imam, atau lembaga keagamaan setempat.

Salat Istisqa bukan sekadar memohon turunnya hujan dari langit. Lebih dari itu, ibadah ini mengajarkan agar hati kembali tunduk kepada Allah, tangan tetap bekerja menjaga bumi, dan harapan tidak pernah kering meski kemarau terasa panjang. Ketika doa dan ikhtiar berjalan beriringan, seorang Muslim telah menapaki jalan yang dicontohkan Rasulullah SAW. (Red)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prediksi Bayern vs Real Madrid dengan analisis statistik, peluang gol, dan performa terbaru di Allianz Arena

    Bayern vs Real Madrid: Data Terbaru Bikin Kaget, Siapa Sebenarnya Unggul?

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 250
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Prediksi Bayern vs Real Madrid langsung menyita perhatian publik. Duel Bayern Munich vs Real Madrid bukan hanya soal siapa menang, tetapi siapa yang siap bertahan di tekanan tertinggi. Banyak yang mencari prediksi Bayern Munich vs Real Madrid, analisis Bayern vs Madrid, hingga peluang Bayern vs Real Madrid—semuanya mengarah pada satu hal: laga ini bisa mengubah arah […]

  • Beasiswa Santri BAZNAS 2026

    Beasiswa Santri BAZNAS 2026 Dibuka, Cek Syarat dan Jadwal

    • calendar_month Minggu, 30 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 34
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Beasiswa Santri BAZNAS 2026 menjadi peluang bagi santri berprestasi dari keluarga duafa yang ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Program ini ditujukan bagi santri kelas 12 MA atau sederajat sebagai persiapan menghadapi seleksi masuk perguruan tinggi, dengan 2.500 kuota penerima di seluruh Indonesia. Dilansir dari Beasiswa BAZNAS RI, program tersebut memberikan pendanaan […]

  • Pengurus dan Manajer Koperasi

    Peran Pengurus dan Manajer Masih Tertukar, Ini Penyebab Koperasi Jalan di Tempat

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 199
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pengurus dan manajer koperasi Tasikmalaya ternyata masih sering dipahami secara keliru oleh masyarakat. Padahal, perbedaan peran keduanya menjadi pondasi penting dalam membangun koperasi modern yang sehat, profesional, dan mampu berkembang di tengah persaingan usaha yang makin ketat. Fenomena itu disoroti Pimpinan Administrasi DenLegal (Perusahaan Jasa Pengurusan Izin Usaha dan Legal) Tasikmalaya, […]

  • Ilustrasi suasana Ramadan dengan jamaah berdoa, menggambarkan makna sabar dan ridho menerima takdir Allah.

    Belajar Lapang Hati di Musim Ujian

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 215
    • 0Komentar

    albadarpost.com, OPINI – Sabar dan ridho adalah dua ibadah batin yang sering terucap, namun kerap luput diamalkan. Sabar dan ridho bukan sekadar nasihat, melainkan fondasi keimanan yang menguatkan hati. Dalam tradisi ulama, keduanya termasuk ibadah batiniyah yang wajib dijaga. Terutama di bulan Ramadan, ketika lapar, lelah, dan berbagai ujian datang silih berganti, kesabaran dan kelapangan […]

  • Persib vs Manila Digger

    Persib vs Manila Digger 31 Agustus: Bobotoh Wajib Tahu Ini

    • calendar_month Senin, 17 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 66
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH — Persib vs Manila Digger kembali mempertemukan dua klub Asia Tenggara dalam babak play-off AFC Champions League Two (ACL Two) 2026/2027. Laga Persib Bandung melawan Manila Digger FC dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, pada 31 Agustus 2026. Namun, ada satu fakta yang paling perlu diketahui Bobotoh: pertandingan tersebut […]

  • Ilustrasi penyitaan aset debitur oleh negara berdasarkan aturan baru PMK 23 Tahun 2026 tentang pengurusan piutang negara.

    Aturan Baru Penyitaan Aset Bikin Publik Resah, Seberapa Aman Hak Warga?

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 208
    • 0Komentar

    albadarpost.com, EDITORIAL – Bagi sebagian orang, rumah bukan sekadar bangunan. Ada tabungan hidup di dalamnya. Ada kerja keras bertahun-tahun. Dan ada rasa aman. Serta ada masa depan keluarga yang perlahan dibangun sedikit demi sedikit. Karena itu, ketika pemerintah menerbitkan aturan baru yang memungkinkan negara menguasai aset debitur tanpa persetujuan pemilik utang, perhatian publik langsung tersedot ke […]

expand_less