Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Sawah Tasikmalaya Dipenuhi Botol Miras, Petani Resah

Sawah Tasikmalaya Dipenuhi Botol Miras, Petani Resah

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Minggu, 5 Jul 2026
  • visibility 43
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAHBotol miras di sawah Tasikmalaya menjadi keluhan serius para petani di Kecamatan Tawang dan Kecamatan Purbaratu. Setiap pagi, mereka tidak hanya memeriksa pertumbuhan padi, tetapi juga harus membersihkan ratusan botol minuman beralkohol yang berserakan di pematang, saluran irigasi, dan lahan pertanian. Kondisi tersebut memunculkan kekhawatiran karena sampah kaca tidak hanya mengganggu aktivitas bertani, tetapi juga berpotensi membahayakan keselamatan warga.

Keluhan itu muncul dari sejumlah petani yang menggarap sawah di sekitar Jalan Baru, Kecamatan Purbaratu, serta Jalan Saptamarga, Kecamatan Tawang. Menurut mereka, dua lokasi tersebut berulang kali dipenuhi botol kosong berbagai merek minuman beralkohol.

Fenomena yang terus berulang itu membuat warga berharap ada langkah nyata untuk menjaga kawasan pertanian tetap bersih dan aman.

Petani Harus Memungut Ratusan Botol Sebelum Mulai Bekerja

Salah seorang petani, Iwan, mengaku kondisi tersebut sudah berlangsung selama beberapa bulan. Hampir setiap hari ia menemukan botol kaca berserakan sebelum memulai aktivitas di sawah.

“Ini bukan sekali dua kali. Tiap hari begitu. Pagi datang ke sawah, langsung pungut sampah dulu. Ada cap orang tua, anggur merah, bir. Semua campur,” ujar Iwan, Minggu (5/7/2026).

Menurutnya, dalam sehari jumlah botol kosong yang terkumpul bisa mencapai lebih dari 500 buah.

Akibatnya, waktu yang seharusnya digunakan untuk mengelola tanaman justru tersita untuk membersihkan sampah.

Selain itu, pematang sawah menjadi licin karena dipenuhi botol dan pecahan kaca. Saluran irigasi juga beberapa kali tersumbat sehingga menghambat aliran air menuju lahan pertanian.

Pecahan Kaca Mengancam Tanaman dan Keselamatan Warga

Dampak yang dirasakan petani tidak berhenti pada persoalan kebersihan.

Iwan menjelaskan bahwa pecahan botol berpotensi merusak tanaman padi ketika aktivitas di sawah berlangsung. Selain itu, banyak anak yang kerap ikut orang tuanya ke area persawahan sehingga risiko terluka akibat menginjak pecahan kaca menjadi perhatian tersendiri.

Ia menduga botol-botol tersebut berasal dari orang yang mengonsumsi minuman beralkohol di sekitar kawasan jalan sebelum membuang botol ke area persawahan. Namun, dugaan tersebut belum dapat dipastikan dan belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang mengenai pelakunya.

“Ini sawah, bukan tong sampah. Kami menanam padi untuk kebutuhan pangan. Sampah seperti ini sangat merugikan petani,” kata Iwan.

Petani Minta Pengawasan dan Penegakan Aturan

Karena persoalan terus berulang, warga berharap ada langkah konkret dari instansi terkait untuk mencegah pembuangan sampah di kawasan pertanian.

Mereka mengusulkan peningkatan patroli pada malam hari di sekitar lokasi yang kerap menjadi titik berkumpul masyarakat. Selain itu, pemasangan kamera pengawas (CCTV) dinilai dapat membantu mengidentifikasi pelaku pembuangan sampah apabila pelanggaran kembali terjadi.

Warga juga meminta adanya penegakan aturan terhadap siapa pun yang terbukti membuang sampah sembarangan, agar kawasan persawahan tetap terjaga dan tidak menjadi lokasi pembuangan limbah.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari instansi terkait mengenai tindak lanjut atas keluhan tersebut. Redaksi masih berupaya memperoleh konfirmasi dari pihak berwenang.

Sawah Bukan Tempat Sampah, Tetapi Penyangga Ketahanan Pangan

Persawahan memiliki peran penting dalam menjaga produksi pangan masyarakat. Karena itu, kebersihan lingkungan pertanian tidak hanya berdampak pada hasil panen, tetapi juga berhubungan dengan keselamatan petani, kelancaran irigasi, dan kualitas lingkungan.

Keluhan para petani di Kecamatan Tawang dan Purbaratu menjadi pengingat bahwa menjaga kawasan pertanian merupakan tanggung jawab bersama. Dukungan masyarakat, pengawasan dari pemerintah, serta kepatuhan terhadap aturan lingkungan menjadi bagian penting agar lahan produktif tetap terpelihara.

Dengan penanganan yang tepat, kawasan pertanian dapat kembali berfungsi sebagaimana mestinya, yaitu menghasilkan pangan yang berkualitas sekaligus menjadi ruang yang aman bagi petani dan keluarganya.

Ketika sawah mulai dipenuhi botol kaca, yang terancam bukan hanya hasil panen, tetapi juga keselamatan petani dan masa depan ketahanan pangan. Menjaga sawah tetap bersih berarti menjaga kehidupan. (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Makam Pahlawan Pamarican

    Hari Bhayangkara, Warga Bersihkan Makam Pahlawan Pamarican

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 49
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Tidak banyak warga yang mengetahui bahwa Makam Pahlawan Pamarican menyimpan kisah penting perjuangan kemerdekaan Indonesia di wilayah Ciamis Selatan. Situs Makam Pahlawan Pamarican menjadi bukti sejarah sekaligus pengingat bahwa Kecamatan Pamarican pernah menjadi jalur gerilya para pejuang. Karena itu, semangat menjaga sejarah Pamarican kembali menguat saat unsur Muspika bersama masyarakat menggelar […]

  • Tokoh Quraisy

    Tokoh Quraisy Paling Berpengaruh: Dari Penentang Jadi Pembela

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 137
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Tokoh Quraisy selalu berada di pusat sejarah Islam. Dalam perjalanan Quraisy di Mekkah, kita melihat kontras yang tajam: ada tokoh Quraisy penentang Islam, ada pula tokoh Quraisy pendukung Islam. Namun yang jarang disadari, sebagian dari mereka justru berbalik arah—dari musuh menjadi pembela. Di titik inilah sejarah terasa hidup. Konflik tidak hanya terjadi di […]

  • Ilustrasi umat muslim berbagi makanan berbuka puasa kepada jamaah di masjid saat bulan Ramadhan.

    Cuma Beri Takjil? Ini Hadis Nabi yang Mengejutkan

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 136
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Banyak orang belum menyadari keutamaan memberi makan orang berbuka. Padahal, dalam hadis Nabi tentang memberi makan orang berbuka, Rasulullah SAW menjelaskan bahwa pahala amalan ini bisa menyamai pahala orang yang menjalankan puasa. Karena itu, tradisi berbagi takjil yang sering terlihat di jalan, masjid, atau lingkungan masyarakat sebenarnya memiliki nilai ibadah yang […]

  • Penataan PKL Tasikmalaya

    Pemkot Tasikmalaya Tata PKL untuk Pulihkan Ruang Publik

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Penataan PKL Tasikmalaya kembalikan fungsi ruang publik dan wujudkan kawasan Masjid Agung yang lebih tertib. albadarpost.com, HUMANIORA – Kawasan pusat Kota Tasikmalaya kembali tertib setelah Pemerintah Kota melakukan penataan PKL Tasikmalaya di area plaza dan trotoar sekitar Masjid Agung pada Rabu, 10 Desember 2025. Penataan ini dilakukan untuk mengembalikan fungsi ruang publik, meningkatkan kenyamanan warga, […]

  • Truk Masuk Jurang Ciamis

    Truk Jagung Masuk Jurang di Kawali Ciamis

    • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 42
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Truk masuk jurang Ciamis terjadi di ruas Jalan Panawangan-Kawali, tepatnya di Desa Purwasari, Kecamatan Kawali, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Rabu (8/7/2026). Insiden kecelakaan truk Ciamis yang melibatkan truk bermuatan jagung itu sempat mengundang perhatian warga karena kendaraan terjun ke jurang di sisi jalan. Beruntung, sopir berhasil selamat dalam kecelakaan tersebut. Meski […]

  • Tamu Allah

    Terungkap! Mengapa Jamaah Haji Disebut Tamu Allah?

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 93
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Istilah tamu Allah sudah sangat akrab di telinga umat Islam, terutama saat musim haji tiba. Sebutan itu diberikan kepada jamaah haji yang datang ke Tanah Suci untuk memenuhi panggilan Allah SWT. Dalam ajaran Islam, istilah tamu Allah bukan sekadar ungkapan simbolis, tetapi memiliki makna spiritual yang sangat dalam. Karena itu, banyak orang […]

expand_less