Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » PSGC Ciamis Resmi Jadi Tim Satelit PERSIB

PSGC Ciamis Resmi Jadi Tim Satelit PERSIB

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
  • visibility 160
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – PSGC Ciamis resmi menjalin kerja sama strategis dengan PERSIB Bandung dan menjadi tim satelit PERSIB untuk menghadapi kompetisi Liga 2 Indonesia musim 2026/2027. Kesepakatan tersebut ditandatangani di Kabupaten Ciamis pada Rabu (1/7/2026) sebagai bagian dari upaya memperkuat profesionalisme pengelolaan klub sekaligus meningkatkan pembinaan sepak bola Ciamis. Selain itu, kolaborasi ini membuka peluang bagi pengembangan pemain muda dan penguatan sistem pembinaan klub.

Penandatanganan kerja sama berlangsung di Bumi Galuh Satria Kompleks Doi Cafe RSOP Ciamis. Momen tersebut menandai dimulainya kolaborasi antara kedua klub yang diharapkan mampu mendukung perkembangan sepak bola di Kabupaten Ciamis melalui pembinaan yang lebih terarah.

Kolaborasi Strategis Perkuat Persiapan Liga 2

Kerja sama antara PSGC Ciamis dan PERSIB Bandung tidak hanya berfokus pada persiapan menghadapi Liga 2 musim 2026/2027. Sebaliknya, kedua klub juga berkolaborasi dalam pembinaan pemain muda, pengembangan manajemen, serta peningkatan profesionalisme pengelolaan klub.

CEO PSGC Ciamis yang juga menjabat sebagai Bupati Ciamis, Dr. H. Herdiat Sunarya, menyampaikan bahwa kesepakatan tersebut menjawab harapan masyarakat yang selama ini menantikan arah baru bagi PSGC di kompetisi Liga 2.

Menurut Herdiat, masyarakat Kabupaten Ciamis selama ini mempertanyakan kesiapan PSGC menghadapi persaingan yang semakin kompetitif. Oleh karena itu, kerja sama dengan PERSIB menjadi langkah strategis untuk memperkuat fondasi klub sekaligus meningkatkan kualitas pengelolaan.

Herdiat juga mengungkapkan bahwa masyarakat telah menantikan kolaborasi tersebut selama bertahun-tahun. Kini, harapan itu terwujud melalui kesepakatan resmi yang mengawali babak baru bagi PSGC Ciamis.

PERSIB Dukung Pembinaan dan Pengembangan Klub

Herdiat menjelaskan bahwa kerja sama ini tidak hanya mengejar target kompetisi dalam jangka pendek. Sebaliknya, PERSIB akan mendampingi PSGC dalam membangun sistem pembinaan pemain muda sekaligus memperkuat tata kelola klub secara profesional.

Selain itu, Herdiat berharap kolaborasi tersebut dapat membuka lebih banyak kesempatan bagi talenta muda asal Ciamis untuk berkembang dan bersaing di level yang lebih tinggi.

Menurutnya, pengalaman yang dimiliki PERSIB dalam mengelola klub profesional dapat menjadi bekal berharga bagi PSGC untuk meningkatkan daya saing pada kompetisi Liga 2 musim 2026/2027.

Identitas PSGC Tetap Menjadi Kebanggaan Ciamis

Salah satu poin yang mendapat perhatian masyarakat ialah keputusan untuk tetap mempertahankan nama dan identitas PSGC Ciamis.

Herdiat menegaskan bahwa kerja sama dengan PERSIB tidak mengubah identitas klub. Kedua belah pihak sepakat mempertahankan nama PSGC Ciamis sebagai bagian dari sejarah dan kebanggaan masyarakat Kabupaten Ciamis.

Selain itu, PERSIB juga akan memanfaatkan Stadion Galuh sebagai salah satu pusat aktivitas sepak bola sesuai kesepakatan yang disampaikan dalam publikasi resmi. Kehadiran aktivitas tersebut diharapkan dapat mendukung perkembangan sepak bola daerah sekaligus meningkatkan atmosfer kompetisi di Kabupaten Ciamis.

Kerja Sama Menjadi Langkah Awal Pengembangan Klub

Kolaborasi antara PSGC Ciamis dan PERSIB Bandung menandai dimulainya langkah baru dalam pengembangan sepak bola di Kabupaten Ciamis. Selain memperkuat pembinaan pemain muda, kerja sama tersebut juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme pengelolaan klub.

Oleh karena itu, masyarakat berharap PSGC mampu tampil lebih kompetitif pada Liga 2 musim 2026/2027. Namun demikian, pelaksanaan kerja sama tersebut akan mengikuti kesepakatan kedua klub serta ketentuan kompetisi yang berlaku.

Pemerintah Kabupaten Ciamis menyampaikan informasi mengenai kerja sama ini melalui publikasi resminya sebagai bentuk keterbukaan informasi kepada masyarakat.

Kolaborasi ini bukan sekadar menyatukan dua klub, melainkan membuka peluang baru bagi pembinaan pemain muda dan penguatan sepak bola Ciamis menuju masa depan yang lebih profesional. (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Resep Bubur Syuro

    Rahasia Bubur Syuro Kampung yang Sulit Ditiru

    • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 149
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE — Resep Bubur Syuro selalu menjadi perbincangan ketika Muharram atau Tahun Baru Islam tiba. Bubur Syuro, yang juga dikenal sebagai Bubur Suro di sebagian wilayah Sunda, bukan hanya makanan tradisional. Di banyak kampung Tasikmalaya, kuliner ini menjadi bagian dari tradisi yang menyatukan warga dari berbagai usia dalam satu suasana penuh kebersamaan. Menjelang malam […]

  • Ilustrasi perjalanan hidup manusia dari lahir dalam kekosongan, menjalani kehidupan penuh ambisi dunia, hingga kembali kepada Allah untuk mempertanggungjawabkan amalnya

    Hakikat Hidup Manusia: Mencari, Meninggalkan

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 199
    • 0Komentar

    albadarpost.com, OPINI – Suatu hari nanti, manusia akan mengingat satu kebenaran yang sering ia abaikan sepanjang hidupnya. Saat itu, tidak ada lagi suara pasar, tidak ada gemerlap dunia, dan tidak ada sorotan pencapaian. Yang tersisa hanyalah dirinya sendiri menghadap pertanyaan yang tak bisa dihindari. Manusia datang ke dunia ini tanpa membawa apa pun. Ia lahir […]

  • Kekeringan Majalengka

    Padi Siap Panen, Kekeringan Majalengka Datang Lebih Dulu

    • calendar_month Minggu, 2 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 61
    • 0Komentar

    AlbadarPost.com, BERITA DAERAH — Ketika masa panen tinggal menghitung hari, harapan ratusan petani di Desa Mekarjaya, Kecamatan Kertajati, justru pupus lebih dulu. Kekeringan Majalengka kembali menyebabkan sekitar 200 hektare sawah gagal panen setelah pasokan air irigasi terhenti akibat kemarau panjang. Peristiwa ini bukan hanya menggerus hasil pertanian, tetapi juga kembali memunculkan pertanyaan lama: sampai kapan […]

  • Tumis Kangkung

    Terungkap Tumis Kangkung Seenak Restoran dalam 10 Menit

    • calendar_month Minggu, 19 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 130
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Banyak orang mengeluh tumis kangkung buatan rumah cepat layu dan berubah kehitaman, padahal baru beberapa menit diangkat dari wajan. Sebaliknya, di warung makan atau restoran, tumis kangkung saus tiram justru tetap hijau, renyah, dan menggugah selera. Ternyata, perbedaannya bukan terletak pada bahan yang mahal, melainkan pada satu langkah sederhana yang sering terlewat […]

  • Dokter Desa Jawa Barat

    Dokter Desa Jabar 2026 Resmi Dibuka

    • calendar_month Selasa, 14 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 88
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Dokter Desa Jawa Barat kembali membuka kesempatan bagi dokter umum untuk mengikuti program penugasan di desa-desa prioritas mulai Agustus 2026. Melalui Program Dokter Desa Jabar atau rekrutmen dokter desa, Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama Universitas Padjadjaran berupaya memperkuat layanan kesehatan primer sekaligus meningkatkan pemerataan tenaga medis di berbagai wilayah. Berdasarkan informasi yang […]

  • gadai anak

    Ayah Gadaikan Anak dan Gagalnya Perlindungan Sosial

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Editorial Albadarpost: Kasus ayah gadaikan anak menunjukkan rapuhnya sistem perlindungan sosial dan keadilan keluarga. albadarpost.com, EDITORIAL – Rantai tragedi yang menimpa bocah Tasikmalaya terjadi bukan dalam ruang kosong. Seorang ayah menyerahkan anaknya kepada keluarga di Gresik sebagai jaminan pinjaman Rp25 juta. Tidak ada negosiasi panjang, tidak ada pengawasan negara, dan tidak ada pagar sosial yang […]

expand_less