Bupati Ciamis Tegas Tolak Tambang, HMI Siap Dorong Ekonomi Hijau
- account_circle redaktur
- calendar_month 11 jam yang lalu
- visibility 16
- comment 0 komentar
- print Cetak

Bupati Ciamis Herdiat Sunarya menghadiri pelantikan HMI Ciamis 2026 dengan fokus pada ekonomi hijau dan penolakan tambang perusak lingkungan, Jumat (26/6/2026).
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
albadarpost.com, BERITA DAERAH – Isu lingkungan hidup menjadi sorotan utama dalam pelantikan Pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI Ciamis) beserta Korps HMI-Wati (KOHATI) dan Badan Pengelola Latihan (BPL) periode 2026–2027. Di tengah pembahasan pembangunan berkelanjutan dan ekonomi hijau Ciamis, Bupati Ciamis Herdiat Sunarya menyampaikan sikap tegas: aktivitas pertambangan yang berpotensi merusak lingkungan tidak akan memperoleh izin selama masa kepemimpinannya.
Pernyataan tersebut disampaikan Herdiat saat menghadiri pelantikan pengurus HMI Ciamis 2026 di Gedung DPRD Kabupaten Ciamis, Jumat (26/6/2026). Acara tersebut dihadiri unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, akademisi, serta kader HMI dari berbagai wilayah.
Pelantikan HMI Ciamis Berubah Menjadi Forum Masa Depan Daerah
Pelantikan yang mengusung tema “Think Global, Act Local: Meneguhkan Khittah Perjuangan HMI Bersendikan Nilai Keislaman dan Kegaluhan untuk Ciamis Berkelanjutan” tidak hanya menjadi agenda pergantian kepengurusan organisasi mahasiswa.
Sebaliknya, forum tersebut berkembang menjadi ruang diskusi mengenai arah pembangunan Kabupaten Ciamis di masa depan, terutama terkait keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan kelestarian lingkungan.
Dalam sambutannya, Herdiat mengingatkan bahwa pelantikan bukanlah tujuan akhir sebuah organisasi.
“Pelantikan ini bukan sekadar seremonial, tetapi merupakan langkah awal. Langkah yang sesungguhnya adalah bagaimana adik-adik dapat mengabdi, berkolaborasi dengan masyarakat, serta memberikan karya nyata, saran, dan masukan untuk kemajuan Kabupaten Ciamis,” ujar Herdiat.
Menurutnya, generasi muda memiliki peran strategis dalam menjaga keberlanjutan pembangunan daerah tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman, budaya, dan kepentingan masyarakat luas.
Herdiat: Tambang yang Berpotensi Merusak Lingkungan Tidak Akan Diizinkan
Pernyataan yang paling menyita perhatian peserta pelantikan muncul ketika Bupati Ciamis menyinggung aktivitas pertambangan di wilayah Purwadadi hingga Pamarican.
Dengan tegas, Herdiat menyatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Ciamis tidak akan memberikan izin terhadap aktivitas pertambangan yang berpotensi menimbulkan kerusakan lingkungan.
“Selama aktivitas tersebut berpotensi merusak lingkungan, maka selama saya menjadi Bupati Ciamis, izin sementara tidak akan diberikan,” tegasnya.
Pernyataan tersebut disambut perhatian serius peserta yang hadir. Pasalnya, isu pertambangan dan pelestarian lingkungan menjadi salah satu isu strategis yang terus diperbincangkan masyarakat dalam beberapa tahun terakhir.
Herdiat menegaskan bahwa pembangunan ekonomi tidak boleh mengorbankan keberlanjutan lingkungan. Menurutnya, kesejahteraan masyarakat harus dibangun melalui kebijakan yang mampu menjaga keseimbangan antara kebutuhan ekonomi dan kelestarian alam.
HMI Ciamis Dorong Ekonomi Hijau sebagai Jalan Pembangunan Baru
Ghani Alghifari menyatakan HMI Ciamis siap menjadi mitra strategis pemerintah dalam pembangunan daerah.
Menurut Ghani, salah satu potensi besar yang dimiliki Kabupaten Ciamis adalah pengembangan ekonomi hijau, yakni model pembangunan yang memadukan pertumbuhan ekonomi dengan pelestarian lingkungan.
Ia menilai berbagai sektor, seperti energi terbarukan, pengelolaan sumber daya alam berkelanjutan, hingga ekonomi berbasis masyarakat, dapat menjadi kekuatan baru pembangunan Ciamis di masa mendatang.
“Ciamis adalah rumah kita bersama. Karena itu, HMI siap bersinergi dan berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Ciamis untuk mendorong pembangunan yang berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Ghani.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, akademisi, organisasi kemahasiswaan, dan masyarakat perlu diperkuat agar berbagai potensi daerah dapat dikelola secara optimal.
Di Tengah Keterbatasan Fiskal, Ciamis Tetap Berprestasi
Dalam kesempatan tersebut, Herdiat juga menyampaikan apresiasinya terhadap berbagai capaian yang berhasil diraih Kabupaten Ciamis.
Ia mengakui kemampuan fiskal daerah masih relatif terbatas dibandingkan sejumlah kabupaten lain di Jawa Barat. Namun demikian, keterbatasan tersebut tidak menghalangi masyarakat, aparatur sipil negara, maupun berbagai elemen daerah untuk terus menorehkan prestasi.
“Dengan segala keterbatasan, terutama dari sisi anggaran, masyarakat Ciamis, ASN, dan seluruh elemen mampu menorehkan berbagai prestasi. Ini menjadi kebanggaan bagi kita semua,” katanya.
Menurutnya, pembangunan berkelanjutan membutuhkan sinergi pemerintah, akademisi, mahasiswa, dan masyarakat.
Pelantikan HMI Cabang Ciamis kali ini akhirnya menghadirkan pesan yang jauh lebih besar daripada sekadar pergantian kepengurusan organisasi. Masa depan Ciamis tidak hanya ditentukan oleh pertumbuhan, tetapi juga oleh kemampuan generasi hari ini menjaga lingkungan untuk generasi mendatang.
Ketika pemerintah berani berkata “tidak” pada pembangunan yang merusak, dan generasi muda berani menawarkan jalan baru yang berkelanjutan, maka harapan tentang masa depan Ciamis bukan lagi sekadar slogan, melainkan sebuah pilihan yang sedang diperjuangkan bersama. (GZ)
- Penulis: redaktur



Saat ini belum ada komentar