Polres Garut Datangi Kampung, Warga Terbantu
- account_circle redaktur
- calendar_month 22 jam yang lalu
- visibility 14
- comment 0 komentar
- print Cetak

Warga memanfaatkan layanan kesehatan gratis dari Polres Garut, Senin (22/6/2026).
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pagi masih terasa sejuk ketika satu per satu warga Kampung Mularajeun, Desa Mekarmukti, Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut mulai berdatangan. Sebagian membawa anak, sebagian lainnya datang bersama pasangan atau orang tua mereka. Tidak sedikit warga lanjut usia yang berjalan perlahan menuju lokasi pemeriksaan.
Di tengah suasana pedesaan yang tenang, Bakti Kesehatan Polres Garut menghadirkan layanan kesehatan gratis bagi masyarakat. Program pelayanan kesehatan gratis tersebut menjadi bagian dari rangkaian Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 sekaligus membawa layanan medis lebih dekat kepada warga.
Sebanyak 141 orang memanfaatkan kesempatan tersebut. Mereka datang bukan hanya untuk memeriksakan kondisi tubuh, tetapi juga untuk mendapatkan kemudahan akses kesehatan yang selama ini tidak selalu mudah dijangkau masyarakat pedesaan.
Dokter dan Tim Sidokkes Polres Garut Turun Langsung
Kegiatan yang berlangsung pada Senin (22/6/2026) itu dipimpin Kasidokkes Polres Garut Pembina Aceng Ridwan, S.Kep., Ners.
Personel Sidokkes Polres Garut bersama dokter mitra memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat.
Layanan gratis itu meliputi pemeriksaan kesehatan umum, gigi, dan pengecekan kadar gula darah.
Suasana di lokasi terlihat hangat. Warga tampak sabar menunggu giliran sambil berbincang dengan tetangga dan keluarga. Sementara itu, petugas kesehatan melayani setiap warga dengan penuh perhatian.
Sebanyak 141 Warga Manfaatkan Layanan Gratis
Antusiasme masyarakat terlihat dari jumlah warga yang datang memanfaatkan program tersebut.
Dari total 141 warga yang mengikuti kegiatan, sebanyak 97 orang menjalani pemeriksaan kesehatan umum.
Selain itu, 25 warga memanfaatkan layanan pemeriksaan gigi. Adapun 19 orang lainnya mengikuti pemeriksaan laboratorium sederhana untuk mengetahui kadar gula darah mereka.
Angka tersebut menunjukkan bahwa kebutuhan pelayanan kesehatan di wilayah pedesaan masih cukup tinggi.
Karena itu, kehadiran layanan kesehatan gratis seperti ini menjadi angin segar bagi masyarakat yang membutuhkan pemeriksaan awal tanpa harus mengeluarkan biaya tambahan.
Hari Bhayangkara Tidak Hanya Tentang Keamanan
Kasidokkes Polres Garut Pembina Aceng Ridwan menyampaikan bahwa bakti kesehatan tersebut merupakan salah satu bentuk pengabdian Polri kepada masyarakat dalam memperingati Hari Bhayangkara ke-80.
Melalui kegiatan itu, Polres Garut berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan dapat semakin meningkat.
Selain itu, pelayanan kesehatan gratis juga diharapkan mampu memberikan kemudahan bagi warga, terutama mereka yang tinggal di wilayah pedesaan.
Polres Garut menegaskan bahwa pengabdian Polri tidak berhenti pada tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Sebaliknya, pelayanan kepada masyarakat juga mencakup aspek kemanusiaan, termasuk membantu memenuhi kebutuhan dasar warga dalam bidang kesehatan.
Dengan hadir langsung di tengah masyarakat, Polres Garut ingin memastikan bahwa tidak ada warga yang tertinggal dalam memperoleh akses pelayanan kesehatan yang layak.
Warga Mengaku Terbantu
Kehadiran tim kesehatan mendapat sambutan positif dari masyarakat Kampung Mularajeun.
Banyak warga mengaku terbantu karena dapat memeriksakan kondisi kesehatan mereka tanpa harus pergi jauh ke fasilitas kesehatan lain.
Selain lebih mudah dijangkau, layanan tersebut juga memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk mengetahui kondisi tubuh mereka sejak dini.
Langkah seperti ini memiliki arti penting karena pemeriksaan awal sering kali menjadi pintu masuk untuk mencegah penyakit berkembang menjadi lebih serius.
Di tengah berbagai tantangan akses kesehatan yang masih dihadapi sebagian masyarakat pedesaan, kehadiran layanan jemput bola seperti ini menjadi harapan tersendiri bagi warga.
Hari Bhayangkara ke-80 pun tidak hanya terasa melalui seremoni dan perayaan. Lebih dari itu, peringatan tersebut menghadirkan sentuhan nyata yang langsung dirasakan masyarakat.
Bagi sebagian orang, pemeriksaan kesehatan mungkin hal biasa. Namun bagi warga di pelosok kampung, kehadiran dokter yang datang langsung ke desa bisa menjadi kabar baik yang lebih berharga daripada sekadar perayaan. (GZ)
- Penulis: redaktur

Saat ini belum ada komentar