Bootcamp Unik Garut Cetak Calon Pengusaha Muda
- account_circle redaktur
- calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
- visibility 33
- comment 0 komentar
- print Cetak

Pelaksanaan Bootcamp Wiramuda Hebat Tahun 2026, bertempat di Gedung Bela Negara, Jalan Cipanas Baru, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Rabu (17/6/2026).
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
albadarpost.com, BERITA DAERAH – Wiramuda Hebat Garut kembali hadir dengan konsep yang berbeda. Program pembinaan wirausaha muda yang digagas Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Garut itu tidak hanya menghadirkan pelatihan kewirausahaan, tetapi juga membangun pola pikir entrepreneur melalui pendekatan yang lebih dekat dengan pengalaman nyata. Karena itu, Bootcamp Wiramuda Hebat 2026 menjadi salah satu ruang pembentukan calon pengusaha muda yang menarik perhatian di Kabupaten Garut.
Di antara 265 pendaftar, hanya 40 pemuda yang berhasil lolos seleksi. Mereka datang dari berbagai latar belakang, mulai dari kalangan akademisi, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), hingga para pelaku usaha muda.
Namun, yang membedakan pelaksanaan tahun ini bukan hanya soal seleksi yang ketat.
Belajar di Alam Terbuka, Bukan Sekadar Duduk Mendengarkan
Tak seperti pelatihan pada umumnya, Bootcamp Wiramuda Hebat 2026 hadir dengan konsep yang berbeda.
Kegiatan yang berlangsung di Gedung Bela Negara, Jalan Cipanas Baru, Tarogong Kaler, Rabu (17/6/2026), mengusung konsep outdoor learning atau pembelajaran di luar ruangan.
Sekretaris Dispora Kabupaten Garut, Neni Nurliana, mengapresiasi inovasi tersebut.
Menurutnya, konsep tersebut menjadi terobosan baru yang memberikan pengalaman belajar yang lebih menyenangkan.
“Hari ini, dengan gagasan ide yang sangat luar biasa dari Kang Ganjar dan teman-teman, Alhamdulillah kegiatan ini bisa dilaksanakan secara outdoor,” ujar Neni.
Selain itu, ia mengingatkan para peserta agar mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan rasa gembira dan penuh tanggung jawab.
Baginya, ilmu yang diperoleh selama bootcamp tidak hanya bermanfaat bagi diri sendiri, tetapi juga dapat ditularkan kepada pemuda lainnya.
Dari Ratusan Pendaftar, Hanya 40 Orang yang Lolos
Seleksi yang ketat menjadi salah satu bukti tingginya minat generasi muda Garut terhadap dunia kewirausahaan.
Ketua Panitia Pelaksana, Dian Hadianto, menjelaskan bahwa Bootcamp Wiramuda Hebat merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia muda.
Karena itu, metode pembelajaran yang dipilih tidak hanya berisi teori.
Melalui berbagai simulasi dan aktivitas lapangan, para peserta diajak untuk mengasah kemampuan kepemimpinan, komunikasi, pemecahan masalah, kerja sama tim, kedisiplinan, hingga kemampuan beradaptasi.
Dengan demikian, peserta tidak hanya belajar bagaimana membangun usaha, tetapi juga belajar menjadi pribadi yang siap menghadapi berbagai tantangan.
Fokus Utama: Membangun Mindset Pengusaha
Koordinator Wira Hebat, Ganjar Hidayat, menegaskan bahwa tujuan utama kegiatan selama dua hari satu malam tersebut adalah membangun pola pikir seorang entrepreneur.
Menurut dia, peserta akan lebih banyak menjalani simulasi dibandingkan menerima teori.
“Selama dua hari satu malam ini, teman-teman peserta akan kita ajak untuk bersenang-senang dan akan lebih banyak simulasinya dibandingkan teori,” ungkap Ganjar.
Pendekatan tersebut dipilih karena dunia usaha membutuhkan keberanian mengambil keputusan, kemampuan membaca peluang, serta mental yang tangguh.
Karena itu, transformasi pola pikir menjadi bagian yang sangat penting.
Ganjar juga mengajak seluruh peserta memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sungguh-sungguh agar kelak mampu menjadi pengusaha yang dapat berkontribusi terhadap kemajuan ekonomi Kabupaten Garut.
Pemuda Bukan Hanya Pencari Kerja, tetapi Pencipta Lapangan Kerja
Di tengah persaingan ekonomi yang semakin ketat, tantangan terbesar generasi muda tidak lagi hanya mencari pekerjaan.
Lebih dari itu, generasi muda dituntut untuk mampu menciptakan peluang dan membuka lapangan kerja baru.
Bootcamp Wiramuda Hebat 2026 menjadi salah satu upaya untuk menyiapkan generasi yang tidak hanya memiliki keterampilan teknis, tetapi juga memiliki keberanian untuk memulai.
Kegiatan tersebut turut menghadirkan M. Luthfi Ananda, Co-Founder Tata Insan Indonesia sekaligus Chief Facilitator Wirahebat, yang memberikan berbagai materi penguatan kepada para peserta.
Di balik suasana pelatihan yang santai dan penuh simulasi, tersimpan harapan besar agar lahir lebih banyak pengusaha muda dari Kabupaten Garut.
Sebab, pembangunan daerah tidak hanya bergantung pada sumber daya alam, tetapi juga pada kualitas manusia yang berani bermimpi dan siap mewujudkannya.
Lapangan kerja bisa habis, tetapi ide dan keberanian tidak pernah mengenal batas. Dan mungkin, dari 40 pemuda yang berkumpul hari ini, lahir para pengusaha yang kelak menggerakkan masa depan Garut. (gGZ)
- Penulis: redaktur

Saat ini belum ada komentar