Breaking News
light_mode
Beranda » Lifestyle » Daging Kurban Menumpuk? Begini Rahasia Membuat Abon yang Enak

Daging Kurban Menumpuk? Begini Rahasia Membuat Abon yang Enak

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
  • visibility 181
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, LIFESTYLE – Suara spatula yang beradu dengan wajan mulai terdengar sejak pagi dari dapur rumah. Di atas meja, potongan daging sapi kurban masih tersimpan dalam plastik bening yang sedikit berembun karena baru keluar dari kulkas. Aroma bawang putih goreng perlahan memenuhi ruangan, bercampur dengan wangi santan yang mulai mendidih di atas kompor.

Sebagian ibu-ibu mulai sibuk mencari cara mengolah daging kurban agar tidak cepat bosan. Sebab setelah sate, gulai, dan sop habis dimasak di hari pertama Idul Adha, pertanyaan yang biasanya muncul mulai sama:

“Daging sebanyak ini enaknya diapakan lagi?”

Di antara banyak pilihan olahan, abon sapi menjadi salah satu yang paling dicari. Selain gurih dan tahan lama, abon dari daging sapi kurban juga praktis dijadikan lauk beberapa hari ke depan.

Namun ternyata tidak sedikit orang gagal membuat abon. Ada yang terlalu keras. Ada yang berminyak. Dan ada pula yang masih meninggalkan bau khas sapi.

Padahal rahasianya justru sering tersembunyi di detail kecil yang kelihatannya sederhana.

Pilih Daging yang Tepat agar Abon Tidak Keras

Salah satu kesalahan paling umum saat membuat abon sapi adalah memilih bagian daging yang terlalu banyak lemak atau terlalu alot.

Untuk hasil abon yang lembut dan mudah disuwir, gunakan:

  • daging paha,
  • has luar,
  • atau sandung lamur secukupnya.

Rebus daging bersama:

  • daun salam,
  • serai,
  • jahe,
  • dan sedikit garam.

Di beberapa dapur rumah, tutup panci rebusan kadang bergetar kecil karena air mendidih terlalu lama. Uap panas naik memenuhi kaca jendela dapur. Sementara di dekat kompor, bumbu halus mulai ditumpuk di cobek batu yang warnanya sudah mulai menghitam karena sering dipakai bertahun-tahun.

Agar abon tidak bau, banyak orang juga menambahkan sedikit perasan jeruk nipis sebelum proses perebusan dimulai.

Langkah kecil itu sering membuat aroma daging jauh lebih segar.

Rahasia Abon Sapi Gurih dan Tidak Berminyak

Setelah daging empuk, suwir daging setipis mungkin menggunakan garpu atau ulekan kayu. Semakin halus suwiran daging, biasanya tekstur abon akan semakin lembut.

Bumbu abon umumnya terdiri dari:

  • bawang merah,
  • bawang putih,
  • ketumbar,
  • lengkuas,
  • gula merah,
  • santan,
  • dan sedikit asam jawa.

Kemudian tumis bumbu hingga benar-benar harum sebelum mencampurkan daging.

Di tahap ini, suara spatula yang terus mengaduk abon mulai terdengar ritmis dari dapur. “Tak… tak… tak…” pelan mengenai sisi wajan besar yang mulai kecokelatan karena panas. Kadang percikan santan mengenai pinggir kompor sampai meninggalkan noda hitam kecil yang sulit dibersihkan.

Aroma rempah biasanya mulai menyebar sampai ruang tamu.

Dan biasanya, mulai ada yang tidak sabar.

Kadang ada anak kecil yang diam-diam mengambil abon panas langsung dari nampan lalu meniup-niup jarinya sendiri karena kepanasan. Ada pula ibu-ibu yang mencicipi sedikit abon dari ujung spatula sambil meniup pelan karena masih terlalu panas.

Hal-hal kecil seperti itu justru sering membuat suasana dapur Idul Adha terasa lebih hidup.

Namun ada satu rahasia penting yang sering terlupa:
gunakan api kecil.

Abon membutuhkan proses memasak perlahan agar bumbu meresap sempurna dan teksturnya benar-benar kering. Jika api terlalu besar, abon cepat gosong di luar tetapi masih lembap di bagian dalam.

Akibatnya abon mudah basi.

Cara Membuat Abon Lebih Awet dan Tahan Lama

Setelah warna abon berubah cokelat keemasan dan teksturnya mulai ringan, tiriskan minyak menggunakan saringan atau tisu dapur.

Pastikan abon benar-benar dingin sebelum dimasukkan ke dalam wadah tertutup.

Jika proses pengeringannya tepat, abon sapi bisa bertahan:

  • hingga beberapa minggu di suhu ruang,
  • bahkan lebih lama jika disimpan di kulkas.

Sebagian orang juga menambahkan bawang goreng di tahap akhir agar aroma abon semakin kuat dan gurih.

Di beberapa rumah kampung, abon biasanya disimpan dalam toples besar bekas biskuit kaleng yang tutupnya berbunyi cukup keras ketika dibuka. Kadang baru dua hari disimpan, isinya sudah mulai berkurang karena diam-diam diambil untuk lauk sarapan.

Praktis. Sederhana. Tetapi hampir selalu disukai semua anggota keluarga.

Kenapa Abon Jadi Favorit Saat Idul Adha?

Saat Idul Adha, stok daging di rumah biasanya meningkat drastis. Karena itu, banyak keluarga mulai mencari cara agar daging tidak cepat habis atau terasa monoton.

Abon menjadi pilihan favorit karena:

  • tahan lama,
  • mudah disimpan,
  • dan cocok dimakan dengan apa saja.

Selain itu, abon juga praktis dibawa bepergian atau dijadikan stok makanan anak kos, pekerja, hingga santri.

Di beberapa rumah, proses membuat abon bahkan berlangsung sampai malam. Ada yang mengaduk sambil duduk di kursi plastik dekat dapur. Ada pula yang sesekali membuka tutup wajan hanya untuk memastikan aroma rempahnya sudah pas.

Mungkin memang begitu.

Karena daging kurban bukan hanya tentang pembagian dan penyembelihan.

Kadang kebersamaan justru tumbuh pelan dari dapur yang hangat dan suara spatula yang terus bergerak tanpa henti.

Tips Tambahan agar Abon Makin Enak

Agar hasil abon lebih maksimal:

  • gunakan santan secukupnya,
  • aduk terus saat proses pengeringan,
  • jangan menyimpan abon ketika masih hangat,
  • dan gunakan wadah kedap udara.

Selain itu, pilih daging yang benar-benar segar agar rasa abon lebih gurih alami tanpa terlalu banyak penyedap tambahan.

Sebab abon sapi yang enak biasanya tidak hanya terasa gurih.

Tetapi juga punya aroma rempah yang membuat orang tanpa sadar kembali menambah nasi.

Kadang kebahagiaan Idul Adha bukan cuma datang dari banyaknya daging yang dibawa pulang, tetapi dari aroma abon hangat di dapur yang diam-diam membuat satu rumah duduk bersama lebih lama tanpa ingin cepat beranjak. (ARR)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • ayat Al Quran tentang kerusakan lingkungan

    Hutan Lahan Terbakar, Apa Kata Al-Qur’an tentang Kerusakan Alam?

    • calendar_month Rabu, 26 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 60
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH — Hutan dan lahan kembali menghadapi ancaman kebakaran di sejumlah wilayah Indonesia. Di tengah situasi tersebut, ayat Al Quran tentang kerusakan lingkungan menjadi relevan untuk direnungkan, terutama QS Ar-Rum ayat 41 yang berbicara tentang kerusakan di darat dan laut akibat perbuatan manusia. Pesannya tidak berhenti pada persoalan lingkungan. Ayat tersebut mengajak manusia melakukan […]

  • peacekeeper Indonesia Lebanon

    Duka di Lebanon! Prajurit Indonesia Tewas Saat Misi Perdamaian UNIFIL

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 192
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Kabar duka datang dari misi perdamaian dunia. Peacekeeper (Pasukan Penjaga Perdamaian) Indonesia Lebanon menjadi sorotan setelah satu prajurit gugur akibat serangan proyektil di wilayah konflik. Insiden ini kembali menegaskan tingginya risiko yang dihadapi pasukan penjaga perdamaian Indonesia di Lebanon, terutama di tengah memanasnya konflik Israel dan Hezbollah. Selain itu, tragedi ini […]

  • Ancaman pembunuhan anak Netanyahu

    FBI Tangkap Pria AS yang Ancam Bunuh Anak Netanyahu di Amerika

    • calendar_month Selasa, 24 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 202
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Ancaman pembunuhan anak Netanyahu menggemparkan publik setelah aparat Amerika Serikat menangkap seorang pria yang diduga menargetkan Yair Netanyahu, putra Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Kasus ancaman terhadap Yair Netanyahu ini terungkap setelah penyelidik menemukan unggahan berbahaya di media sosial yang berisi rencana kekerasan. Situasi semakin serius karena pelaku tidak hanya menulis […]

  • Infografik kategori usia menikah ideal menurut KUA lengkap dengan risiko finansial, kesehatan, dan usia orang tua saat anak dewasa.

    Usia 25-28 Disebut Paling Ideal untuk Menikah, Ini Penjelasan KUA Padakembang

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 209
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Perbincangan soal usia menikah kembali ramai di media sosial setelah beredar infografik kategori usia menikah dari KUA Gayamsari, Kota Semarang. Grafik tersebut membagi usia pernikahan ke dalam beberapa kategori, mulai dari “kurang”, “matang (ideal)”, “cukup”, “waspada”, hingga “siaga”. Infografik usia menikah itu langsung menarik perhatian publik karena memuat simulasi perjalanan hidup keluarga, […]

  • roller coaster USS

    Universal Studios Evakuasi Penumpang Roller Coaster USS

    • calendar_month Minggu, 30 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 246
    • 0Komentar

    Roller coaster USS Singapura berhenti mendadak saat hujan deras. Evakuasi penumpang berlangsung aman tanpa korban luka. albadarpost.com, LENSA – Wahana roller coaster USS Battlestar Galactica: Human vs Cylon berhenti mendadak saat beroperasi di Universal Studios Singapore, Jumat sore, 28 November 2025. Evakuasi manual dilakukan di tengah hujan, memaksa penumpang berjalan menuruni lintasan, dan situasi memicu […]

  • Garut Jepang

    Jepang Tak Cuma Cari Tenaga Kerja Garut, Kopinya Juga Dilirik

    • calendar_month Sabtu, 22 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 41
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Hubungan Garut Jepang mulai membuka cerita baru. Selama ini, kerja sama kedua daerah banyak dikaitkan dengan peluang tenaga kerja Garut ke Jepang. Kini, arah pembicaraan mulai melebar ke potensi perdagangan. Kopi Garut menjadi salah satu komoditas yang dijajaki untuk mengenal pasar Negeri Sakura. Peluang tersebut mengemuka ketika Bupati Garut Abdusy Syakur Amin […]

expand_less