Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » BSSN Ingatkan Bahaya Perang Siber di Garut

BSSN Ingatkan Bahaya Perang Siber di Garut

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
  • visibility 164
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Keamanan siber menjadi sorotan serius dalam kegiatan Forum Komunikasi Siber dan Sandi Daerah (Forkomsanda) Provinsi Jawa Barat yang digelar di Pendopo Kabupaten Garut, Kamis (21/5/2026).

Forum yang menghadirkan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) serta Universitas Pertahanan (Unhan) RI itu membahas ancaman digital yang kini semakin dekat dengan kehidupan masyarakat, pemerintahan, hingga sistem pembangunan daerah.

Bupati Garut Abdusy Syakur Amin bahkan menilai tantangan pembangunan di era digital tidak bisa lagi dipisahkan dari isu keamanan siber dan perlindungan data.

“Ketika ada teman-teman dari luar kota datang membangun Garut dengan idealisme dan semangatnya, kami tentu sangat senang,” ujar Syakur dalam sambutannya.

Namun di balik perkembangan teknologi yang semakin cepat, ancaman digital juga ikut tumbuh tanpa disadari banyak orang.

Dan itu mulai terasa nyata hari ini.

Ancaman Siber Kini Bukan Sekadar Soal Hacker

Kepala BSSN RI Letjen TNI (Purn.) Nugroho Sulistyo Budi menegaskan bahwa ruang siber saat ini bukan lagi sekadar urusan teknis komputer atau serangan hacker biasa.

Menurutnya, dunia digital kini sudah berubah menjadi arena persaingan geopolitik dan ekonomi global.

“Isu keamanan siber tidak lagi hanya sekadar isu teknis. Ruang siber saat ini sudah menjadi arena kompetisi geopolitik dan geo ekonomi global,” katanya.

Pernyataan tersebut menggambarkan bagaimana ancaman digital bisa berdampak langsung terhadap stabilitas negara, pemerintahan, hingga kehidupan masyarakat sehari-hari.

Tidak sedikit orang hari ini menyimpan hampir seluruh aktivitas penting di ponsel mereka. Mulai dari data pekerjaan, rekening bank, dokumen pribadi, hingga komunikasi keluarga.

Namun banyak juga yang masih memakai password sederhana dan membuka tautan asing tanpa berpikir panjang.

Garut Dinilai Harus Siap Hadapi Era Digital

Dalam forum tersebut, Bupati Garut menyampaikan bahwa wilayah Garut memiliki tantangan pembangunan yang cukup kompleks.

Dengan luas wilayah mencapai 3.100 kilometer persegi dan jumlah penduduk sekitar 2,8 juta jiwa, penguatan sistem digital dan keamanan data dinilai menjadi kebutuhan penting.

Selain mempercepat pelayanan publik, digitalisasi juga harus mampu melindungi masyarakat dari berbagai risiko kejahatan siber.

Belakangan, aktivitas digital memang semakin mendominasi kehidupan sehari-hari. Orang-orang bekerja lewat aplikasi, berbelanja dari layar ponsel, hingga menyimpan dokumen penting di layanan daring.

Ada yang mengakses internet sambil duduk di warung kopi kecil.

Ada juga yang baru sadar akun pribadinya diretas setelah menerima notifikasi asing tengah malam.

Dan situasi seperti itu makin sering terdengar.

Indonesia Emas 2045 Tidak Bisa Lepas dari Siber

Anggota Komisi I DPR RI, Oleh Sholeh, menegaskan bahwa Indonesia harus bergerak cepat dalam memperkuat SDM dan infrastruktur digital.

Menurutnya, perkembangan teknologi sering melaju jauh lebih cepat dibanding kesiapan masyarakat dalam memahaminya.

“Oleh sebab itu Indonesia tidak boleh tinggal diam. Siber menjadi parameter penting menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Ia menilai penguatan sistem keamanan digital harus berjalan bersamaan dengan pembangunan nasional.

Karena ancaman hari ini tidak selalu datang dalam bentuk fisik.

Kadang justru muncul lewat layar kecil di genggaman tangan.

Mahasiswa Unhan Didorong Lebih Kritis dan Adaptif

Sementara itu, Kepala Program Studi Program Doktor Universitas Pertahanan RI, Kolonel Laut (K) Sutanto, menjelaskan keterlibatan mahasiswa Unhan dalam forum tersebut bertujuan melatih kemampuan berpikir strategis dan kolaboratif.

Menurutnya, generasi muda harus mampu membaca tantangan keamanan modern secara lebih luas.

Bukan hanya soal pertahanan fisik.

Tetapi juga perang informasi, keamanan data, dan ancaman digital lintas negara.

“Partisipasi mahasiswa menjadi bagian penting dalam menyiapkan generasi strategis yang unggul secara akademis dan memiliki sensitivitas terhadap tantangan keamanan era digital,” katanya.

Pengabdian Masyarakat Jadi Langkah Nyata

Selain forum diskusi, Universitas Pertahanan RI juga dijadwalkan melakukan kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Kramatwangi, Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut.

Kegiatan tersebut menjadi bagian implementasi Tridharma Perguruan Tinggi sekaligus bentuk kontribusi nyata terhadap pembangunan masyarakat.

Langkah itu dinilai penting agar isu keamanan siber tidak hanya berhenti di ruang seminar, tetapi benar-benar menyentuh masyarakat hingga tingkat desa.

Lucunya, sebagian orang hari ini lebih takut kehilangan sinyal internet dibanding kehilangan kesadaran soal keamanan data pribadinya sendiri.

Padahal ancaman digital bergerak jauh lebih cepat daripada yang terlihat di layar.

Garut Mulai Membaca Ancaman Masa Depan

Forkomsanda di Garut menunjukkan bahwa isu keamanan siber kini mulai menjadi perhatian serius daerah.

Bukan hanya pemerintah pusat.

Tetapi juga pemerintah kabupaten, kampus, aparat, hingga masyarakat umum.

Karena dunia digital memang memberi banyak kemudahan.

Namun di saat yang sama, ia juga membuka pintu ancaman baru yang sering datang tanpa suara.

Hari ini perang tidak selalu terdengar lewat dentuman senjata.

Kadang ia datang diam-diam lewat notifikasi, tautan asing, dan data pribadi yang bocor tanpa disadari siapa pun. (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wisatawan Terseret Ombak

    Wisatawan Terseret Ombak, Nelayan Pangandaran Selamatkan Dua Korban

    • calendar_month Sabtu, 18 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 105
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Aktivitas berenang di pantai yang semula berlangsung santai berubah menjadi insiden darurat ketika wisatawan terseret ombak di tengah kondisi gelombang yang mulai pasang, Jumat (17/7/2026) sekitar pukul 17.40 WIB. Peristiwa ini mengakibatkan dua orang berhasil diselamatkan, sementara seorang wisatawan lainnya hingga Jumat malam masih dalam pencarian oleh tim gabungan. Informasi yang […]

  • Aset Garut

    Garut Gandeng LMAN, Aset Daerah Tak Lagi Sekadar Jadi Catatan

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 131
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Di banyak daerah, aset pemerintah sering terlihat megah di atas kertas. Namun dalam praktiknya, tidak sedikit yang belum memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat. Ada lahan yang belum termanfaatkan secara optimal. Ada bangunan yang berdiri tetapi belum menghasilkan nilai tambah. Ada pula aset yang tercatat dalam administrasi, tetapi belum mampu mendorong pertumbuhan […]

  • Resep Telur Gulung

    Terungkap! Resep Telur Gulung Anti Gagal, Renyah dan Gurih

    • calendar_month Sabtu, 1 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 125
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Pernahkah Anda tersenyum saat melihat pedagang telur gulung di depan sekolah? Aroma gurih yang mengepul dari wajan, suara minyak yang berdesis, dan gerakan cepat menggulung telur dengan tusuk sate seolah membawa kembali kenangan masa kecil. Kini, resep telur gulung, cara membuat telur gulung, dan telur gulung anti gagal kembali banyak dicari. Bukan […]

  • Ilustrasi proses pengadaan barang dan jasa pemerintah Indonesia berdasarkan Perpres 12 Tahun 2021 dan prinsip akuntabilitas hukum.

    Pengadaan Pemerintah di Persimpangan Hukum dan Akuntabilitas

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 204
    • 0Komentar

    albadarpost.com, PERSPEKTIF – Pengadaan barang dan jasa pemerintah merupakan salah satu titik paling menentukan dalam penyelenggaraan negara. Melalui mekanisme inilah anggaran publik dialihkan menjadi infrastruktur, layanan sosial, dan program strategis yang menyentuh kehidupan masyarakat. Karena itu, pengadaan tidak boleh dipahami semata sebagai urusan teknis, melainkan sebagai amanah kekuasaan yang mengandung tanggung jawab hukum dan moral. […]

  • Suasana tradisi pesantren di Indonesia dengan santri belajar kitab kuning bersama kiai di lingkungan pondok

    Dari Pesantren ke Perjuangan, Ini Jejak yang Mengubah Indonesia

    • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 217
    • 0Komentar

    albadarpost.com, CAKRAWALA – Tradisi pesantren sering dianggap hanya sebatas pendidikan agama. Padahal, pesantren di Indonesia menyimpan peran jauh lebih besar. Sejak dulu, peran pesantren ikut membentuk arah sejarah bangsa—dari pendidikan, budaya, hingga perjuangan. Tidak banyak yang menyadari hal ini. Namun jejaknya nyata. Dari Ruang Sederhana, Lahir Perubahan Besar Awalnya, pesantren berkembang dari kebutuhan masyarakat akan […]

  • Kemiskinan Tasikmalaya

    Kemiskinan Tasikmalaya Turun, PR Besarnya Belum Selesai

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 93
    • 0Komentar

    albadarpost.com, PERSPEKTIF – Di tengah tantangan ekonomi yang masih dirasakan sebagian masyarakat, Kota Tasikmalaya mencatat perkembangan positif. Bersumber dari artikel “Analisis Tingkat Kemiskinan di Kota Tasikmalaya Tahun 2025” yang dirilis melalui Open Data Kota Tasikmalaya analisis yang dirilis melalui Open Data Kota Tasikmalaya, persentase kemiskinan Tasikmalaya pada 2025 turun menjadi 10,84 persen atau sekitar 75.220 […]

expand_less