Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Dari Salawu untuk Alam, Sespimma Polri Gelar Aksi Hijau

Dari Salawu untuk Alam, Sespimma Polri Gelar Aksi Hijau

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
  • visibility 135
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Aksi penanaman pohon yang dilakukan peserta didik Sespimma Polri Angkatan ke-75 Tahun Anggaran 2026 di Desa Margalaksana, Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya, Rabu 20 Mei 2026, menjadi pesan kuat bahwa kepedulian lingkungan tidak cukup hanya lewat slogan.

Puluhan Serdik Sespimma Polri turun langsung ke area penghijauan sambil membawa bibit pohon yang nantinya diharapkan mampu memperkuat resapan air sekaligus membantu menjaga keseimbangan alam di kawasan Salawu.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Praktik Kerja Profesi (PKP) yang dirancang untuk memperkuat sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga lingkungan hidup.

Namun suasananya terasa berbeda.

Bukan sekadar acara formal dengan sambutan panjang lalu selesai begitu saja. Para peserta benar-benar turun ke tanah, memegang cangkul, menanam bibit, dan berinteraksi langsung dengan warga sekitar.

Dan itu terasa lebih membumi.

Desa Margalaksana Dipilih untuk Perkuat Resapan Air

Aksi penghijauan ini dipimpin langsung Kakorsis Sespimma Polri KOMBES POL Suprayitno, S.H., S.I.K., serta didampingi Kabag SDM Polres Tasikmalaya KOMPOL Asep Muslihat Sutarwan, S.H., M.Si., yang mewakili Kapolres Tasikmalaya.

Turut hadir pula AKBP Drs. Sabri Manulang, M.Pd., KOMPOL Sunu Prihandoyo, S.T. selaku Perwira Penuntun, jajaran Pejabat Utama Polres Tasikmalaya, hingga unsur Muspika Kecamatan Salawu.

Pemilihan Desa Margalaksana bukan tanpa alasan. Kawasan tersebut dinilai membutuhkan penguatan struktur tanah dan daerah resapan air untuk membantu menjaga keseimbangan lingkungan dalam jangka panjang.

Kapolres Tasikmalaya melalui KOMPOL Asep Muslihat menegaskan, penanaman pohon harus dipandang sebagai investasi masa depan.

“Penanaman pohon ini adalah bentuk kontribusi nyata Polri, khususnya para Serdik Sespimma Angkatan ke-75, dalam menjaga keberlangsungan alam. Kami berharap pohon-pohon yang ditanam hari ini dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat Desa Margalaksana di masa depan,” ujarnya.

Belakangan, isu lingkungan memang semakin dekat dengan kehidupan masyarakat Tasikmalaya. Dari perubahan cuaca yang tidak menentu, suhu udara yang terasa lebih panas, hingga ancaman longsor di beberapa wilayah perbukitan.

Karena itu, penghijauan mulai dipandang bukan lagi sekadar simbol.

Tetapi kebutuhan nyata.

Penanaman Pohon

Peserta Serdik Sespimma Polri Angkatan ke-75 setelah melakukan penanaman pohon di Desa Margalaksana Kecamatan Salawu, Rabu (20/5/2026).

Serdik Polri Belajar Langsung dari Alam dan Masyarakat

Bagi peserta didik Sespimma Polri, kegiatan ini juga menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran lapangan selama pendidikan berlangsung.

Tidak sedikit Serdik terlihat tetap bersemangat meski kondisi tanah cukup licin akibat cuaca sebelumnya. Sebagian bahkan masih mengenakan sepatu penuh lumpur ketika membantu memindahkan bibit pohon ke area tanam.

Ada yang memegang bibit sambil bercanda dengan warga. Ada pula yang ikut membersihkan rumput di sekitar lokasi tanam sebelum acara selesai.

Detail-detail kecil seperti itu membuat suasana terasa lebih hidup.

Dan lebih manusia.

Di sisi lain, warga Desa Margalaksana menyambut positif kegiatan tersebut. Mereka berharap pohon-pohon yang ditanam benar-benar dirawat sehingga manfaatnya bisa dirasakan dalam beberapa tahun ke depan.

“Kalau pohonnya tumbuh besar, nanti udara juga lebih sejuk,” ujar salah satu warga di lokasi kegiatan.

Penghijauan Dinilai Penting untuk Cegah Bencana Alam

Kegiatan penanaman pohon juga dinilai penting sebagai langkah pencegahan terhadap potensi bencana alam, terutama di daerah dengan kontur tanah perbukitan seperti Salawu.

Dalam beberapa tahun terakhir, isu kerusakan lingkungan mulai menjadi perhatian serius masyarakat. Penebangan liar, minimnya area hijau, hingga berkurangnya daerah resapan air sering dikaitkan dengan meningkatnya risiko banjir dan longsor.

Karena itu, aksi penghijauan seperti ini dianggap memiliki dampak jangka panjang yang jauh lebih besar dibanding sekadar kegiatan seremonial.

Di banyak daerah, pohon sering baru terasa penting ketika banjir datang atau longsor mulai terjadi.

Padahal proses menjaga alam sebenarnya dimulai dari langkah-langkah kecil seperti hari ini.

Menanam satu pohon.

Lalu merawatnya.

Polri Dorong Kesadaran Kolektif Jaga Lingkungan

Melalui kegiatan tersebut, Polri berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan terus meningkat.

Tidak sedikit anak-anak yang ikut melihat proses penanaman pohon dari dekat. Sebagian bahkan tampak membantu menyiram bibit setelah ditanam.

Belakangan, suasana penghijauan memang mulai kembali mendapat perhatian di tengah masyarakat. Di beberapa kampung, warga mulai sadar pentingnya menjaga pohon karena udara terasa semakin panas dibanding beberapa tahun lalu.

Ada pula yang mulai menanam tanaman kecil di halaman rumah hanya agar suasana terasa lebih teduh saat sore hari.

Kadang sederhana.

Tetapi dampaknya bisa sangat panjang.

Karena menjaga negeri tidak selalu dimulai dari podium dan pidato panjang.

Kadang dimulai dari tangan yang rela kotor oleh tanah, demi satu pohon yang kelak tumbuh untuk menyelamatkan banyak kehidupan. (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Garut Plaza

    Pedagang Garut Plaza Berbagi Sambut Tahun Baru Islam

    • calendar_month Kamis, 18 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 102
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Plazadenyut kebersamaan yang masih hidup di tengah tantangan ekonomi. Menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, para pedagang yang tergabung dalam Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Garut Plaza menggelar bakti sosial sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat sekaligus menegaskan semangat hijrah menuju kondisi yang lebih baik. Kegiatan yang berlangsung di Lantai 2 […]

  • Kebijakan Baru Rotasi Kepala Sekolah di Jawa Barat: 641 Pendidik Kembali ke Daerah Asal

    Kebijakan Baru Rotasi Kepala Sekolah di Jawa Barat: 641 Pendidik Kembali ke Daerah Asal

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Pemprov Jabar rotasi 641 kepala sekolah agar lebih dekat ke domisili, dorong efisiensi dan mutu pendidikan. albadarpost.com, HUMANIORA – Pemerintah Provinsi Jawa Barat resmi menerapkan kebijakan baru dalam sistem rotasi kepala sekolah dengan melantik 641 pejabat pendidikan, sebagian besar kini ditempatkan kembali di wilayah asal mereka. Langkah ini dinilai sebagai upaya memperkuat kualitas pendidikan berbasis […]

  • perjuangan ekonomi

    Bukan Lagi Angkat Senjata: Gen Z Membangun ‘Indonesia Emas’ Lewat Perjuangan Ekonomi

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 266
    • 0Komentar

    Generasi Z menjadi motor perjuangan ekonomi menuju Indonesia Emas 2045 melalui inovasi dan ketahanan digital. albadarpost.com, PERSPEKTIF – Perjuangan ekonomi kini menjadi medan juang generasi muda. Pada peringatan Hari Pahlawan, narasi tentang bambu runcing dan medan tempur tetap hidup, tetapi tantangan yang dihadapi generasi sekarang bergeser dari perlawanan fisik menjadi perebutan peluang di tengah ketidakpastian […]

  • tata kelola pemerintahan

    Uji Tata Kelola Pelayanan Publik Bogor

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 254
    • 0Komentar

    Penataan dinas baru Bogor menguji tata kelola pemerintahan dan kualitas pelayanan publik daerah. albadarpost.com, PERSPEKTIF – Awal 2026 menjadi titik uji bagi tata kelola pemerintahan di Kabupaten Bogor. Pemerintah daerah membentuk dua dinas baru—Dinas Pertanahan dan Tata Ruang serta Dinas Kebudayaan—sekaligus menempatkannya di pusat perbelanjaan. Langkah ini bukan sekadar soal struktur birokrasi, tetapi menyentuh inti […]

  • Trio Bayern vs PSG

    Kane Cs Gila Gol, Tapi PSG Lebih Mematikan di Momen Kritis

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 176
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Trio Bayern vs PSG menjadi pusat perhatian dalam semifinal leg kedua Liga Champions. Duel lini depan antara Bayern Munich dan Paris Saint-Germain ini bukan hanya soal jumlah gol, tetapi juga tentang efektivitas serangan. Trio Bayern, lini serang Bayern, dan kekuatan ofensif PSG kini bertemu dalam satu panggung besar yang menentukan arah […]

  • Petugas Satpol PP Klaten membongkar warung soto berkedok prostitusi dengan paket Rp120 ribu di Kebonarum

    Terungkap Modus “Paket Soto” di Balik Harga Tak Masuk Akal

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 180
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Fenomena harga makanan yang tidak masuk akal akhirnya terungkap di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Sebuah warung soto yang mematok harga hingga Rp120 ribu sampai Rp150 ribu per porsi mendadak menjadi perhatian publik. Namun, mahalnya harga itu bukan karena kualitas rasa atau bahan premium, melainkan karena adanya dugaan praktik prostitusi terselubung. Kasus […]

expand_less