Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Dari Salawu untuk Alam, Sespimma Polri Gelar Aksi Hijau

Dari Salawu untuk Alam, Sespimma Polri Gelar Aksi Hijau

  • account_circle redaktur
  • calendar_month 3 jam yang lalu
  • visibility 7
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Aksi penanaman pohon yang dilakukan peserta didik Sespimma Polri Angkatan ke-75 Tahun Anggaran 2026 di Desa Margalaksana, Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya, Rabu 20 Mei 2026, menjadi pesan kuat bahwa kepedulian lingkungan tidak cukup hanya lewat slogan.

Puluhan Serdik Sespimma Polri turun langsung ke area penghijauan sambil membawa bibit pohon yang nantinya diharapkan mampu memperkuat resapan air sekaligus membantu menjaga keseimbangan alam di kawasan Salawu.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Praktik Kerja Profesi (PKP) yang dirancang untuk memperkuat sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga lingkungan hidup.

Namun suasananya terasa berbeda.

Bukan sekadar acara formal dengan sambutan panjang lalu selesai begitu saja. Para peserta benar-benar turun ke tanah, memegang cangkul, menanam bibit, dan berinteraksi langsung dengan warga sekitar.

Dan itu terasa lebih membumi.

Desa Margalaksana Dipilih untuk Perkuat Resapan Air

Aksi penghijauan ini dipimpin langsung Kakorsis Sespimma Polri KOMBES POL Suprayitno, S.H., S.I.K., serta didampingi Kabag SDM Polres Tasikmalaya KOMPOL Asep Muslihat Sutarwan, S.H., M.Si., yang mewakili Kapolres Tasikmalaya.

Turut hadir pula AKBP Drs. Sabri Manulang, M.Pd., KOMPOL Sunu Prihandoyo, S.T. selaku Perwira Penuntun, jajaran Pejabat Utama Polres Tasikmalaya, hingga unsur Muspika Kecamatan Salawu.

Pemilihan Desa Margalaksana bukan tanpa alasan. Kawasan tersebut dinilai membutuhkan penguatan struktur tanah dan daerah resapan air untuk membantu menjaga keseimbangan lingkungan dalam jangka panjang.

Kapolres Tasikmalaya melalui KOMPOL Asep Muslihat menegaskan, penanaman pohon harus dipandang sebagai investasi masa depan.

“Penanaman pohon ini adalah bentuk kontribusi nyata Polri, khususnya para Serdik Sespimma Angkatan ke-75, dalam menjaga keberlangsungan alam. Kami berharap pohon-pohon yang ditanam hari ini dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat Desa Margalaksana di masa depan,” ujarnya.

Belakangan, isu lingkungan memang semakin dekat dengan kehidupan masyarakat Tasikmalaya. Dari perubahan cuaca yang tidak menentu, suhu udara yang terasa lebih panas, hingga ancaman longsor di beberapa wilayah perbukitan.

Karena itu, penghijauan mulai dipandang bukan lagi sekadar simbol.

Tetapi kebutuhan nyata.

Penanaman Pohon

Peserta Serdik Sespimma Polri Angkatan ke-75 setelah melakukan penanaman pohon di Desa Margalaksana Kecamatan Salawu, Rabu (20/5/2026).

Serdik Polri Belajar Langsung dari Alam dan Masyarakat

Bagi peserta didik Sespimma Polri, kegiatan ini juga menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran lapangan selama pendidikan berlangsung.

Tidak sedikit Serdik terlihat tetap bersemangat meski kondisi tanah cukup licin akibat cuaca sebelumnya. Sebagian bahkan masih mengenakan sepatu penuh lumpur ketika membantu memindahkan bibit pohon ke area tanam.

Ada yang memegang bibit sambil bercanda dengan warga. Ada pula yang ikut membersihkan rumput di sekitar lokasi tanam sebelum acara selesai.

Detail-detail kecil seperti itu membuat suasana terasa lebih hidup.

Dan lebih manusia.

Di sisi lain, warga Desa Margalaksana menyambut positif kegiatan tersebut. Mereka berharap pohon-pohon yang ditanam benar-benar dirawat sehingga manfaatnya bisa dirasakan dalam beberapa tahun ke depan.

“Kalau pohonnya tumbuh besar, nanti udara juga lebih sejuk,” ujar salah satu warga di lokasi kegiatan.

Penghijauan Dinilai Penting untuk Cegah Bencana Alam

Kegiatan penanaman pohon juga dinilai penting sebagai langkah pencegahan terhadap potensi bencana alam, terutama di daerah dengan kontur tanah perbukitan seperti Salawu.

Dalam beberapa tahun terakhir, isu kerusakan lingkungan mulai menjadi perhatian serius masyarakat. Penebangan liar, minimnya area hijau, hingga berkurangnya daerah resapan air sering dikaitkan dengan meningkatnya risiko banjir dan longsor.

Karena itu, aksi penghijauan seperti ini dianggap memiliki dampak jangka panjang yang jauh lebih besar dibanding sekadar kegiatan seremonial.

Di banyak daerah, pohon sering baru terasa penting ketika banjir datang atau longsor mulai terjadi.

Padahal proses menjaga alam sebenarnya dimulai dari langkah-langkah kecil seperti hari ini.

Menanam satu pohon.

Lalu merawatnya.

Polri Dorong Kesadaran Kolektif Jaga Lingkungan

Melalui kegiatan tersebut, Polri berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan terus meningkat.

Tidak sedikit anak-anak yang ikut melihat proses penanaman pohon dari dekat. Sebagian bahkan tampak membantu menyiram bibit setelah ditanam.

Belakangan, suasana penghijauan memang mulai kembali mendapat perhatian di tengah masyarakat. Di beberapa kampung, warga mulai sadar pentingnya menjaga pohon karena udara terasa semakin panas dibanding beberapa tahun lalu.

Ada pula yang mulai menanam tanaman kecil di halaman rumah hanya agar suasana terasa lebih teduh saat sore hari.

Kadang sederhana.

Tetapi dampaknya bisa sangat panjang.

Karena menjaga negeri tidak selalu dimulai dari podium dan pidato panjang.

Kadang dimulai dari tangan yang rela kotor oleh tanah, demi satu pohon yang kelak tumbuh untuk menyelamatkan banyak kehidupan. (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi suasana refleksi Ramadan tentang membersihkan hati dari hasad dengan cahaya spiritual yang menenangkan.

    Bersihkan Hati dari Hasad di Bulan Suci, Ini Panduannya

    • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 59
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Membersihkan hati dari hasad menjadi fokus utama umat Islam di bulan suci. Hasad atau dengki merupakan penyakit hati yang merusak pahala dan menggerogoti ketenangan jiwa. Karena itu, Ramadan hadir sebagai momentum terbaik untuk membersihkan hati dari hasad serta menghilangkan iri dan dengki yang menghambat kualitas ibadah. Selain menahan lapar dan dahaga, Ramadan […]

  • utang pinjol

    Meledak! Utang Pinjol Rp100 Triliun Jadi Alarm Finansial Masyarakat

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 70
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Utang pinjol atau pinjaman online kembali menjadi sorotan setelah nilainya menembus Rp100 triliun pada Februari 2026. Lonjakan utang pinjol ini menunjukkan tren pinjaman online yang terus meningkat, sekaligus mengindikasikan perubahan perilaku keuangan masyarakat digital yang semakin bergantung pada akses dana instan. Selain itu, peningkatan pinjaman online terjadi secara konsisten dalam beberapa […]

  • Bupati Tasikmalaya menyerahkan penghargaan atlet Tasikmalaya dalam apel gabungan di Lapangan Setda 2026

    Penghargaan Atlet Tasikmalaya Warnai Apel Gabungan

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 57
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Momentum apel pagi gabungan di Lapangan Sekretariat Daerah Kabupaten Tasikmalaya, Senin (23/02/2026), menjadi panggung strategis bagi penghargaan atlet Tasikmalaya sekaligus penguatan kolaborasi lintas sektor. Selain pemberian apresiasi bagi para atlet dan duta berprestasi, Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya juga menandatangani kesepakatan bersama dengan Perum Perhutani. Langkah ini menegaskan komitmen daerah dalam membangun sinergi […]

  • Ilustrasi Nabi Sulaiman memimpin kerajaan besar dengan pasukan manusia, jin, dan hewan dalam suasana megah

    Keajaiban Nabi Sulaiman yang Jarang Diketahui, Bikin Takjub

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 53
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Banyak orang tertarik dengan kisah Nabi Sulaiman karena keajaiban kerajaannya yang luar biasa. Kisah ini juga dikenal sebagai cerita Nabi Sulaiman dengan mukjizat besar, termasuk kemampuan mengendalikan jin dan berbicara dengan hewan. Selain itu, kekuasaan yang dimiliki Nabi Sulaiman bukan sekadar kekuatan, tetapi juga amanah yang sarat hikmah. Keistimewaan Nabi Sulaiman yang […]

  • Sejarah BPK

    Sejarah BPK dan Arah Baru Pengawasan Keuangan Negara

    • calendar_month Minggu, 7 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Perjalanan sejarah BPK dari 1947 hingga reformasi yang membentuk lembaga audit negara yang independen. albadarpost.com, PELITA – Kekuatan sebuah negara sering terlihat dari cara ia memperlakukan uang publik. Sejarah Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menjadi contoh bagaimana arsitektur pengawasan negara dibentuk, diubah, dan disesuaikan dengan arah politik Indonesia sejak 1947. Perjalanan lembaga ini memperlihatkan bagaimana pengawasan […]

  • DPR soroti sertifikasi halal produk AS dan pelonggaran aturan impor di Indonesia

    Pelonggaran Halal Impor AS Disorot DPR

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 57
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – DPR soroti sertifikasi halal terhadap produk asal Amerika Serikat (AS) yang masuk ke Indonesia. Sorotan DPR RI terhadap pelonggaran sertifikasi halal ini muncul setelah adanya kesepakatan perdagangan yang dinilai berpotensi memengaruhi standar jaminan produk halal nasional. Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI menegaskan bahwa kebijakan terkait produk impor harus tetap mengacu […]

expand_less