Breaking News
light_mode
Beranda » Hikmah » Makna QS Al-Hajj 27, Rahasia Kerinduan Jutaan Orang Menuju Makkah

Makna QS Al-Hajj 27, Rahasia Kerinduan Jutaan Orang Menuju Makkah

  • account_circle redaktur
  • calendar_month 11 jam yang lalu
  • visibility 9
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, HIKMAH – Panggilan haji dalam Islam bukan sekadar perjalanan menuju Tanah Suci. Lebih dari itu, haji adalah perjalanan hati, perjalanan spiritual, dan bentuk kepasrahan manusia kepada Allah SWT. Karena itulah, jutaan umat Muslim terus datang memenuhi seruan Nabi Ibrahim AS dari berbagai penjuru dunia hingga hari ini.

Allah SWT berfirman:

“Dan serulah manusia untuk mengerjakan haji, niscaya mereka akan datang kepadamu dengan berjalan kaki dan mengendarai unta yang kurus, mereka datang dari segenap penjuru yang jauh.”
(QS. Al-Hajj: 27)

Ayat ini bukan hanya bicara tentang perjalanan fisik.

Tetapi tentang bagaimana Allah memanggil hati manusia.

Dan itu terasa sangat personal.

Nabi Ibrahim Diperintah Menyeru, Bukan Memaksa

Dalam banyak tafsir ulama, Nabi Ibrahim AS menerima perintah menyeru manusia berhaji ketika Makkah masih berupa wilayah tandus yang sepi.

Secara logika manusia saat itu, seruan tersebut tampak mustahil.

Belum ada:

  • kendaraan modern,
  • media sosial,
  • internet,
  • bahkan alat komunikasi sederhana.

Namun Allah tetap memerintahkan Nabi Ibrahim untuk menyeru manusia.

Dan seruan itu terus hidup sampai hari ini.

Jutaan manusia tetap datang ke Makkah meski berasal dari tempat yang jauh, bahasa yang berbeda, dan kondisi hidup yang tidak sama.

Yang menarik, Allah tidak berkata:

“Paksa manusia datang.”

Tetapi:

“Niscaya mereka akan datang.”

Di situlah banyak orang mulai merasa bahwa haji bukan sekadar perjalanan biasa.

Melainkan panggilan spiritual yang Allah tanamkan ke dalam hati manusia.

Karena rindu memang tidak selalu bisa dijelaskan.

Kerinduan Haji Tumbuh Diam-Diam di Kehidupan Sehari-Hari

Hari ini, suasana haji terasa semakin dekat dengan kehidupan masyarakat modern.

Tidak sedikit orang membuka aplikasi tabungan haji sambil menghitung kebutuhan bulanan lain seperti cicilan motor, uang sekolah, dan biaya dapur.

Ada pula yang diam-diam menyimpan foto Ka’bah di galeri ponselnya.

Dan ada yang memutar video tawaf sebelum tidur hanya karena ingin menenangkan hati.

Sederhana.

Tetapi terasa sangat manusia.

Di beberapa rumah, video suasana thawaf sering diputar diam-diam setelah salat Isya hanya karena rasa rindu yang sulit dijelaskan.

Belakangan, suasana haji juga terasa semakin dekat lewat media sosial. Orang-orang melihat siaran langsung Masjidil Haram dari layar ponsel sambil menjalani rutinitas biasa di rumah. Ada yang menontonnya saat istirahat kerja. Ada pula yang diam cukup lama hanya melihat jamaah thawaf berputar mengelilingi Ka’bah.

Dan kadang… hati memang bergerak pelan-pelan.

“Unta Kurus” dan Simbol Perjalanan Berat

Dalam QS Al-Hajj ayat 27, Allah menyebut manusia akan datang dengan “unta kurus”.

Para ulama menjelaskan bahwa itu menggambarkan perjalanan panjang dan berat melintasi padang pasir.

Maknanya sangat dalam.

Perjalanan menuju Allah memang sering membutuhkan perjuangan.

Hari ini manusia mungkin pergi haji menggunakan pesawat.

Namun perjuangan lain tetap ada:

  • mengumpulkan biaya,
  • menjaga kesehatan,
  • meninggalkan keluarga,
  • hingga menjaga niat dan keikhlasan hati.

Dan itu tidak mudah.

Karena hati manusia memang sering terikat.

Haji Bukan Sekadar Soal Mampu Secara Finansial

Banyak ulama menjelaskan bahwa haji bukan hanya soal uang.

Tetapi juga soal izin dan panggilan dari Allah SWT.

Karena tidak sedikit orang yang secara ekonomi terlihat mampu, tetapi belum juga berangkat.

Sebaliknya, ada orang biasa yang justru dimudahkan jalannya.

Rasulullah SAW bersabda:

“Sesungguhnya amal itu tergantung niatnya.”
(HR. Bukhari dan Muslim)

Karena itu, niat dan kerinduan hati menjadi bagian penting dalam perjalanan haji.

Kadang seseorang belum sampai ke Tanah Suci.

Namun hatinya sudah lebih dulu berada di sana.

Dan itu terasa sangat personal.

Haji Mengajarkan Manusia untuk Merendahkan Ego

Dalam ihram, manusia meninggalkan simbol dunia:

  • jabatan,
  • kemewahan,
  • status sosial,
  • hingga perbedaan pangkat.

Semua memakai pakaian sederhana yang sama.

Semua berdiri di hadapan Allah sebagai hamba.

Haji mengajarkan manusia bahwa hidup ini sebenarnya sangat singkat.

Yang paling penting bukan apa yang dimiliki manusia di dunia.

Tetapi seberapa dekat hatinya dengan Allah SWT.

Karena pada akhirnya, perjalanan terbesar manusia bukan hanya tentang sejauh apa kaki melangkah…

tetapi sejauh apa hati mampu pulang kepada Tuhannya.

Mungkin itulah sebabnya panggilan haji selalu terasa berbeda.

Karena yang sebenarnya dipanggil bukan hanya tubuh manusia untuk datang ke Makkah…

tetapi hati yang diam-diam sudah lama rindu pulang kepada Allah. (Red)


 

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • kebijakan pendidikan

    Wakil Bupati Hadiri Pelantikan Rektor IAIT

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 59
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH — Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya menegaskan posisi perguruan tinggi sebagai bagian dari kebijakan pendidikan daerah. Penegasan itu disampaikan melalui kehadiran Wakil Bupati Tasikmalaya dalam pelantikan Rektor Institut Agama Islam Tasikmalaya (IAIT) periode 2026–2031, Selasa (13/1/2026). Pelantikan yang berlangsung di Aula IAIT tersebut menetapkan Dr. Ade Zaenul Mutaqin, M.Ag. sebagai rektor baru. Agenda ini […]

  • penipuan perekrutan kerja

    Pemprov Jabar Percepat Pemulangan Korban Penipuan Perekrutan Kerja di Kalbar

    • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 44
    • 0Komentar

    13 warga Garut–Tasik jadi korban penipuan perekrutan kerja di Kalbar. Pemprov Jabar siapkan evakuasi dan penyelidikan. Korban Penipuan Perekrutan Kerja Terlantar di Pedalaman Kalbar albadarpost.com, HUMANIORA – Video permintaan tolong dari 13 warga Garut dan Tasikmalaya membuka fakta baru tentang maraknya penipuan perekrutan kerja di tengah sulitnya mencari pekerjaan. Mereka ditemukan telantar di Kecamatan Sungai […]

  • Prediksi Persija vs Persebaya

    Duel Panas Persija vs Persebaya, Ini Skor yang Paling Masuk Akal

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 57
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Pertandingan Persija Jakarta vs Persebaya Surabaya pada 11 April 2026 menjadi salah satu laga paling dinanti di Liga 1. Prediksi Persija vs Persebaya langsung menarik perhatian karena mempertemukan dua tim besar dengan karakter berbeda. Selain itu, banyak penggemar juga mencari prediksi skor Persija vs Persebaya serta analisis kekuatan kedua tim jelang […]

  • ilustrasi Rabi'ah al-Adawiyah bermunajat dalam kesunyian malam dengan nuansa spiritual dan cahaya lembut

    Rabi’ah al-Adawiyah: Perempuan yang Mencintai Allah Tanpa Syarat

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 63
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Siapakah Rabi’ah al-Adawiyah dalam sejarah Islam? Namanya kerap disebut sebagai simbol cinta Ilahi—bukan cinta biasa, tetapi cinta yang menghapus rasa takut dan harapan, lalu menyisakan ketulusan semata. Namun, ada satu hal yang membuat kisahnya berbeda. Ia tidak takut neraka. Ia juga tidak menginginkan surga. Ia hanya menginginkan Allah. Di titik itu, Rabi’ah […]

  • kasus leptospirosis di Pangandaran

    Kasus Leptospirosis Meningkat di Pangandaran, Dinkes Intensifkan Sosialisasi dan Pengendalian Tikus

    • calendar_month Kamis, 25 Sep 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 74
    • 0Komentar

    Kasus leptospirosis di Pangandaran tembus 22 kasus per September 2025. Dinkes perketat pengendalian tikus dan sosialisasi APD untuk cegah lonjakan. Kasus Leptospirosis Terkini albadarpost.com, LENSA – Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran kembali mencatat kenaikan kasus leptospirosis. Hingga September 2025, terdapat 22 warga yang terinfeksi penyakit yang disebabkan bakteri leptospira ini. Penyakit tersebut biasanya menyebar melalui air […]

  • anggaran MBG dalam pendidikan

    APBN 2026 Digugat Mahasiswa dan Guru Honorer

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 49
    • 0Komentar

    albadarpost.com, EDITORIAL – Kontroversi anggaran MBG dalam pendidikan resmi memasuki ruang konstitusi. Sejumlah mahasiswa bersama seorang guru honorer mengajukan uji materiil Undang-Undang APBN 2026 ke Mahkamah Konstitusi (MK). Mereka mempersoalkan penggunaan anggaran pendidikan untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai tidak sejalan dengan mandat utama pendidikan nasional. Gugatan ini penting karena menyentuh jantung kebijakan […]

expand_less