Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Harkitnas Kodim Tasikmalaya: Dandim Soroti Ancaman Digital

Harkitnas Kodim Tasikmalaya: Dandim Soroti Ancaman Digital

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
  • visibility 99
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Harkitnas Kodim Tasikmalaya atau Hari Kebangkitan Nasional ke-118 di Makodim 0612/Tasikmalaya berlangsung penuh khidmat, Rabu (20/05/2026). Namun di balik upacara bendera dan barisan prajurit yang berdiri tegak di Lapangan Makodim, tersimpan pesan penting tentang tantangan baru bangsa Indonesia: ancaman era digital terhadap generasi muda.

Upacara dipimpin langsung Dandim 0612/Tasikmalaya Letkol Czi M. Imvan Ibrahim, S.Sos., M.Han selaku Inspektur Upacara.

Kegiatan berlangsung di Jalan Otista No 11, Kelurahan Empangsari, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya.

Ratusan peserta mengikuti prosesi dengan tertib, terdiri dari:

  • Perwira,
  • Bintara,
  • Tamtama,
  • hingga PNS Kodim 0612/Tasikmalaya.

Momentum Hari Kebangkitan Nasional tahun ini tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan.

Tetapi juga menjadi refleksi tentang arah perjuangan bangsa di tengah perubahan zaman yang semakin cepat.

Ancaman Bangsa Kini Bergeser ke Ruang Digital

Dalam amanat Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia yang dibacakan Dandim 0612/Tasikmalaya, ditegaskan bahwa tantangan bangsa saat ini telah berubah dibanding masa lalu.

Jika dulu perjuangan bangsa identik dengan perebutan kemerdekaan dan kedaulatan wilayah, kini tantangan terbesar mulai bergeser menuju kedaulatan informasi dan transformasi digital.

Karena itu, Hari Kebangkitan Nasional dimaknai bukan hanya sebagai pengingat sejarah berdirinya Boedi Oetomo pada 1908.

Melainkan juga momentum membangun kesiapan bangsa menghadapi perubahan global.

“Tema Hari Kebangkitan Nasional tahun ini, ‘Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara’, menjadi pengingat bahwa masa depan Indonesia ditentukan oleh sejauh mana bangsa ini mampu menjaga dan membina generasi mudanya,” demikian kutipan amanat yang dibacakan Dandim.

Pernyataan tersebut langsung menempatkan generasi muda sebagai fokus utama peringatan Harkitnas 2026.

Harkitnas Tasikmalaya

Upacara Hari Kebangkitan Nasional ke-118 di Lapangan Makodim Tasikmalaya, Rabu (20/5/2026).

Literasi Digital Jadi Sorotan Penting

Pemerintah menilai perkembangan teknologi digital membawa dua sisi sekaligus.

Di satu sisi, teknologi membuka peluang besar dalam pendidikan, ekonomi, dan komunikasi.

Namun di sisi lain, ruang digital juga menghadirkan ancaman serius bagi anak-anak dan remaja.

Mulai dari:

  • hoaks,
  • perundungan digital,
  • kecanduan media sosial,
  • hingga paparan konten negatif.

Karena itu, pemerintah mulai memperkuat perlindungan anak di ruang digital melalui berbagai kebijakan strategis.

Salah satunya melalui penguatan ekosistem digital yang sehat, aman, dan beretika.

Dalam amanat tersebut ditegaskan bahwa kebangkitan bangsa hari ini harus diwujudkan melalui:

  • peningkatan kualitas SDM,
  • pemerataan pendidikan dan kesehatan,
  • penguatan ekonomi kerakyatan,
  • serta perlindungan generasi muda di era digital.

Upacara Harkitnas Kodim Tasikmalaya Berlangsung Khidmat

Sejak pagi, suasana Lapangan Makodim 0612/Tasikmalaya terlihat tertib dan penuh nuansa nasionalisme.

Barisan prajurit berdiri rapi mengikuti jalannya prosesi upacara.

Lagu Indonesia Raya berkumandang mengiringi pengibaran bendera Merah Putih.

Di beberapa sudut lapangan, peserta tampak serius menyimak amanat yang dibacakan Dandim.

Ada anggota yang berdiri tegap tanpa bergerak sedikit pun selama prosesi berlangsung. Ada pula yang sesekali menundukkan kepala ketika amanat menyinggung masa depan generasi muda Indonesia.

Dan suasana seperti itu terasa semakin penting hari ini.

Karena di tengah dunia digital yang serba cepat, semangat kebangsaan sering mulai perlahan terlupakan.

Pemerintah Ajak Bangun Solidaritas Sosial

Selain soal digitalisasi, amanat Menteri Komunikasi dan Digital RI juga mengajak seluruh elemen bangsa memperkuat solidaritas sosial dan budaya gotong royong.

Menurut pemerintah, modernisasi tidak boleh membuat masyarakat kehilangan rasa kebersamaan.

Karena kekuatan bangsa Indonesia selama ini lahir dari persatuan dan solidaritas antarwarga.

Literasi digital juga dinilai harus dibangun bersamaan dengan pendidikan karakter.

Sebab kecanggihan teknologi tanpa moral dan etika hanya akan melahirkan masalah baru.

Apalagi generasi muda saat ini tumbuh dalam dunia yang sangat berbeda dibanding generasi sebelumnya.

Informasi datang begitu cepat.

Tekanan sosial juga bergerak jauh lebih agresif melalui media digital.

Dan kondisi itu membuat pendidikan karakter menjadi semakin penting.

Harkitnas Jadi Pengingat Perjuangan Masa Kini

Peringatan Hari Kebangkitan Nasional tahun ini di Makodim 0612/Tasikmalaya menjadi pengingat bahwa perjuangan bangsa tidak pernah benar-benar selesai.

Bentuk tantangannya saja yang berubah.

Jika dulu perjuangan dilakukan melawan penjajahan fisik, sekarang bangsa Indonesia menghadapi ancaman disinformasi, polarisasi sosial, hingga degradasi moral di ruang digital.

Karena itu, menjaga generasi muda hari ini dianggap sama pentingnya dengan menjaga masa depan bangsa.

Sebab negara yang kuat tidak hanya dibangun oleh teknologi dan infrastruktur.

Tetapi juga oleh anak-anak muda yang masih memiliki karakter, nasionalisme, dan rasa cinta tanah air.

Barisan pasukan memang akhirnya bubar setelah upacara selesai pagi itu.

Tetapi pesan Hari Kebangkitan Nasional 2026 tetap tinggal: bangsa yang gagal menjaga generasi mudanya di era digital… perlahan sedang kehilangan benteng masa depannya sendiri. (GZ)


 

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • kisah kyai inspiratif

    Merinding! 7 Kisah Kyai Ini Bikin Santri Menangis Diam-Diam

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 162
    • 0Komentar

    albadarpost.com, CAKRAWALA – Kisah kyai inspiratif kini kembali dicari di tengah derasnya arus digital yang sering membuat generasi muda kehilangan arah. Kisah kyai inspiratif, teladan ulama, dan cerita penuh hikmah dari pesantren menjadi oase yang menenangkan sekaligus menguatkan hati para santri. Di balik kehidupan sederhana mereka, tersimpan pelajaran besar yang tak lekang oleh zaman. Seorang […]

  • PPG Guru Tertentu 2026

    Sudah Cek SIMPKB? 60.896 Guru Masuk PPG Guru Tertentu 2026 Tahap 2

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 109
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Ribuan guru di berbagai daerah mulai memeriksa akun SIMPKB mereka setelah pemerintah mengumumkan pelaksanaan PPG Guru Tertentu 2026 Tahap 2. Program yang menjadi salah satu jalur penting menuju sertifikasi pendidik ini telah memanggil sebanyak 60.896 guru untuk mengikuti tahapan Pendidikan Profesi Guru (PPG). Bagi guru yang merasa telah memenuhi persyaratan, sekarang adalah […]

  • dzikir menenangkan jiwa

    Kenapa Dzikir Bisa Bikin Hati Tenang? Ini Jawabannya

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 176
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Dzikir menenangkan jiwa bukan sekadar keyakinan spiritual, tetapi juga fenomena yang dapat dirasakan secara nyata. Banyak orang merasakan ketenangan batin, kedamaian hati, dan stabilitas emosi setelah berdzikir. Bahkan, dzikir untuk ketenangan hati sering menjadi solusi saat stres, gelisah, atau tekanan hidup meningkat. Oleh karena itu, memahami mengapa dzikir mampu menghadirkan ketenangan jiwa […]

  • ilustrasi aktivitas jual beli barang bekas di pasar sebagai contoh transaksi yang dibahas dalam hukum Islam

    Bolehkah Menjual Barang Bekas? Ini Penjelasan Hukumnya dalam Islam

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 158
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Perdagangan barang bekas semakin populer dalam beberapa tahun terakhir. Banyak orang menjual pakaian, elektronik, hingga kendaraan yang pernah digunakan sebelumnya. Namun sebagian orang masih bertanya-tanya tentang hukum jual barang bekas dalam Islam. Apakah transaksi seperti ini diperbolehkan atau justru dilarang? Dalam fikih muamalah, jual beli barang bekas sebenarnya termasuk transaksi yang sah […]

  • lima kesempatan hidup

    Lima Kesempatan Hidup Manusia yang Sering Disia-siakan

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 153
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Ulama kembali mengingatkan umat Islam tentang bahaya mengabaikan lima kesempatan hidup yang ditegaskan Rasulullah SAW. Peringatan ini bukan sekadar nasihat moral, melainkan kritik terbuka terhadap pola hidup umat yang kian lalai mengelola waktu, kesehatan, dan kemampuan. Ketika peluang hidup disia-siakan, dampaknya tidak berhenti pada individu, tetapi meluas menjadi krisis sosial dan spiritual. […]

  • penebangan ilegal hutan

    Perkara Penebangan Ilegal Hutan: Apa Arti Putusan MA bagi Warga

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Perspektif: Putusan MA soal penebangan ilegal hutan menguji konsistensi negara melindungi lingkungan dan kepentingan publik. albadarpost.com, PERSPEKTIF – Putusan Mahkamah Agung yang memenjarakan pelaku penebangan ilegal di kawasan hutan lindung kembali menempatkan hukum kehutanan pada titik krusial: seberapa jauh negara konsisten melindungi hutan dari ekspansi perkebunan. Perkara ini penting bukan hanya karena ada vonis pidana, […]

expand_less