Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Harkitnas Kodim Tasikmalaya: Dandim Soroti Ancaman Digital

Harkitnas Kodim Tasikmalaya: Dandim Soroti Ancaman Digital

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
  • visibility 155
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Harkitnas Kodim Tasikmalaya atau Hari Kebangkitan Nasional ke-118 di Makodim 0612/Tasikmalaya berlangsung penuh khidmat, Rabu (20/05/2026). Namun di balik upacara bendera dan barisan prajurit yang berdiri tegak di Lapangan Makodim, tersimpan pesan penting tentang tantangan baru bangsa Indonesia: ancaman era digital terhadap generasi muda.

Upacara dipimpin langsung Dandim 0612/Tasikmalaya Letkol Czi M. Imvan Ibrahim, S.Sos., M.Han selaku Inspektur Upacara.

Kegiatan berlangsung di Jalan Otista No 11, Kelurahan Empangsari, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya.

Ratusan peserta mengikuti prosesi dengan tertib, terdiri dari:

  • Perwira,
  • Bintara,
  • Tamtama,
  • hingga PNS Kodim 0612/Tasikmalaya.

Momentum Hari Kebangkitan Nasional tahun ini tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan.

Tetapi juga menjadi refleksi tentang arah perjuangan bangsa di tengah perubahan zaman yang semakin cepat.

Ancaman Bangsa Kini Bergeser ke Ruang Digital

Dalam amanat Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia yang dibacakan Dandim 0612/Tasikmalaya, ditegaskan bahwa tantangan bangsa saat ini telah berubah dibanding masa lalu.

Jika dulu perjuangan bangsa identik dengan perebutan kemerdekaan dan kedaulatan wilayah, kini tantangan terbesar mulai bergeser menuju kedaulatan informasi dan transformasi digital.

Karena itu, Hari Kebangkitan Nasional dimaknai bukan hanya sebagai pengingat sejarah berdirinya Boedi Oetomo pada 1908.

Melainkan juga momentum membangun kesiapan bangsa menghadapi perubahan global.

“Tema Hari Kebangkitan Nasional tahun ini, ‘Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara’, menjadi pengingat bahwa masa depan Indonesia ditentukan oleh sejauh mana bangsa ini mampu menjaga dan membina generasi mudanya,” demikian kutipan amanat yang dibacakan Dandim.

Pernyataan tersebut langsung menempatkan generasi muda sebagai fokus utama peringatan Harkitnas 2026.

Harkitnas Tasikmalaya

Upacara Hari Kebangkitan Nasional ke-118 di Lapangan Makodim Tasikmalaya, Rabu (20/5/2026).

Literasi Digital Jadi Sorotan Penting

Pemerintah menilai perkembangan teknologi digital membawa dua sisi sekaligus.

Di satu sisi, teknologi membuka peluang besar dalam pendidikan, ekonomi, dan komunikasi.

Namun di sisi lain, ruang digital juga menghadirkan ancaman serius bagi anak-anak dan remaja.

Mulai dari:

  • hoaks,
  • perundungan digital,
  • kecanduan media sosial,
  • hingga paparan konten negatif.

Karena itu, pemerintah mulai memperkuat perlindungan anak di ruang digital melalui berbagai kebijakan strategis.

Salah satunya melalui penguatan ekosistem digital yang sehat, aman, dan beretika.

Dalam amanat tersebut ditegaskan bahwa kebangkitan bangsa hari ini harus diwujudkan melalui:

  • peningkatan kualitas SDM,
  • pemerataan pendidikan dan kesehatan,
  • penguatan ekonomi kerakyatan,
  • serta perlindungan generasi muda di era digital.

Upacara Harkitnas Kodim Tasikmalaya Berlangsung Khidmat

Sejak pagi, suasana Lapangan Makodim 0612/Tasikmalaya terlihat tertib dan penuh nuansa nasionalisme.

Barisan prajurit berdiri rapi mengikuti jalannya prosesi upacara.

Lagu Indonesia Raya berkumandang mengiringi pengibaran bendera Merah Putih.

Di beberapa sudut lapangan, peserta tampak serius menyimak amanat yang dibacakan Dandim.

Ada anggota yang berdiri tegap tanpa bergerak sedikit pun selama prosesi berlangsung. Ada pula yang sesekali menundukkan kepala ketika amanat menyinggung masa depan generasi muda Indonesia.

Dan suasana seperti itu terasa semakin penting hari ini.

Karena di tengah dunia digital yang serba cepat, semangat kebangsaan sering mulai perlahan terlupakan.

Pemerintah Ajak Bangun Solidaritas Sosial

Selain soal digitalisasi, amanat Menteri Komunikasi dan Digital RI juga mengajak seluruh elemen bangsa memperkuat solidaritas sosial dan budaya gotong royong.

Menurut pemerintah, modernisasi tidak boleh membuat masyarakat kehilangan rasa kebersamaan.

Karena kekuatan bangsa Indonesia selama ini lahir dari persatuan dan solidaritas antarwarga.

Literasi digital juga dinilai harus dibangun bersamaan dengan pendidikan karakter.

Sebab kecanggihan teknologi tanpa moral dan etika hanya akan melahirkan masalah baru.

Apalagi generasi muda saat ini tumbuh dalam dunia yang sangat berbeda dibanding generasi sebelumnya.

Informasi datang begitu cepat.

Tekanan sosial juga bergerak jauh lebih agresif melalui media digital.

Dan kondisi itu membuat pendidikan karakter menjadi semakin penting.

Harkitnas Jadi Pengingat Perjuangan Masa Kini

Peringatan Hari Kebangkitan Nasional tahun ini di Makodim 0612/Tasikmalaya menjadi pengingat bahwa perjuangan bangsa tidak pernah benar-benar selesai.

Bentuk tantangannya saja yang berubah.

Jika dulu perjuangan dilakukan melawan penjajahan fisik, sekarang bangsa Indonesia menghadapi ancaman disinformasi, polarisasi sosial, hingga degradasi moral di ruang digital.

Karena itu, menjaga generasi muda hari ini dianggap sama pentingnya dengan menjaga masa depan bangsa.

Sebab negara yang kuat tidak hanya dibangun oleh teknologi dan infrastruktur.

Tetapi juga oleh anak-anak muda yang masih memiliki karakter, nasionalisme, dan rasa cinta tanah air.

Barisan pasukan memang akhirnya bubar setelah upacara selesai pagi itu.

Tetapi pesan Hari Kebangkitan Nasional 2026 tetap tinggal: bangsa yang gagal menjaga generasi mudanya di era digital… perlahan sedang kehilangan benteng masa depannya sendiri. (GZ)


 

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilmu Falak

    Bukan Cuma Hilal, Ini Peran Ilmu Falak dalam Ibadah

    • calendar_month Minggu, 16 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 77
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Ilmu falak ternyata tidak hanya berkaitan dengan hilal. Dalam kehidupan umat Islam, astronomi Islam bersentuhan dengan berbagai kebutuhan ibadah, mulai dari penentuan waktu salat, arah kiblat, kalender Hijriah, hingga hisab dan rukyat. Hal tersebut kembali menjadi perhatian setelah Kementerian Agama menyoroti berbagai layanan berbasis astronomi Islam. Kemenag menjelaskan bahwa ilmu falak […]

  • ilustrasi sistem pendidikan islam klasik dengan murid belajar bersama ulama di masjid secara tradisional

    Tanpa Teknologi, Begini Cara Belajar Ulama Zaman Dulu

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 195
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Bayangkan sebuah ruang sederhana tanpa kursi modern, tanpa proyektor, bahkan tanpa buku cetak seperti sekarang. Seorang murid duduk di lantai, mendengarkan gurunya dengan penuh fokus. Tidak ada gangguan. Tidak ada distraksi. Namun, dari sistem sederhana inilah lahir para ulama besar dunia. Inilah pendidikan islam klasik, sebuah sistem pendidikan tradisional Islam yang […]

  • Ilustrasi mahasiswa penerima beasiswa LPDP dengan latar bendera Indonesia dan dokumen kontrak kewajiban penerima beasiswa.

    Apa Itu Beasiswa LPDP dan Kewajibannya? Ini Penjelasan Lengkapnya

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 195
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Isu mengenai alumni penerima LPDP kembali menjadi perhatian publik. Banyak warganet mempertanyakan, APA itu beasiswa LPDP dan kewajibannya, serta apa saja tanggung jawab moral dan administratif yang melekat pada penerima dana pendidikan negara tersebut. Pertanyaan tentang apa itu LPDP, aturan beasiswa LPDP, serta kewajiban penerima LPDP langsung menjadi kata kunci yang ramai […]

  • Kasus Pencabulan Pangandaran

    Polres Pangandaran: Oknum Kepala Sekolah Cekoki Korban Miras

    • calendar_month Sabtu, 20 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 187
    • 0Komentar

    Polisi ungkap Kasus Pencabulan Pangandaran oleh oknum kepala sekolah. Lima remaja jadi korban kekerasan seksual. albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kepolisian Resor Pangandaran menahan seorang kepala sekolah dasar asal Tasikmalaya berinisial UR (55) atas dugaan kekerasan seksual terhadap lima remaja di bawah umur. Insiden yang terjadi di sebuah penginapan di kawasan wisata Pangandaran ini memicu keprihatinan […]

  • Bakti Sosial Polres Garut

    Sambut HUT Bhayangkara, Polres Garut Bagikan Sembako

    • calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 116
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Semangat Bakti Sosial Polres Garut atau aksi kepedulian Polri untuk masyarakat kembali terlihat menjelang Hari Bhayangkara ke-80. Melalui pembagian paket sembako kepada warga, Polres Garut ingin menghadirkan wajah kepolisian yang tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan, tetapi juga hadir melalui aksi sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Kegiatan tersebut berlangsung di kawasan […]

  • Sistem SIMT Puspresnas terintegrasi dengan Beasiswa Talenta Indonesia untuk membuka jalur kuliah unggul bagi pelajar berprestasi

    Prestasi Nasional Kini Terhubung ke Beasiswa Kuliah Unggul

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 207
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Selama bertahun-tahun, prestasi pelajar Indonesia sering berakhir sebagai arsip. Piagam tersimpan rapi, medali berdebu, lalu cerita berhenti di sana. Namun mulai 2026, pola itu berubah. Pemerintah menghadirkan jalur baru yang lebih konkret melalui integrasi SIMT dengan Beasiswa Talenta Indonesia. Kini, prestasi tidak hanya diapresiasi. Prestasi dipakai. Dan lebih dari itu, prestasi menjadi […]

expand_less