Breaking News
light_mode
Beranda » Uncategorized » GOR Susi Susanti Bergemuruh, 29 Regu PBBAB Siap Rebut Tiket Kejurcab

GOR Susi Susanti Bergemuruh, 29 Regu PBBAB Siap Rebut Tiket Kejurcab

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
  • visibility 84
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Lapangan GOR Susi Susanti mendadak bergemuruh oleh suara aba-aba dan hentakan langkah serempak para pelajar. Untuk pertama kalinya, Pawai Baris Berbaris Anak Bangsa atau PBBAB Tasikmalaya resmi masuk dalam rangkaian Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Tasikmalaya dan langsung menyedot perhatian ratusan peserta dari berbagai sekolah.

Ajang PBBAB Tasikmalaya ini menghadirkan 29 regu dari tingkat SD hingga SMA. Hampir 300 peserta turun langsung ke lapangan membawa semangat disiplin, kekompakan, dan mental kompetitif yang terlihat sejak awal lomba dimulai.

Di bawah terik matahari pagi, suara sepatu menghentak lantai lapangan terdengar bergantian dengan aba-aba lantang dari komandan regu. Sebagian peserta tampak menahan gugup sambil merapikan posisi topi dan lipatan seragam sebelum giliran tampil dimulai.

Dan anehnya, di tengah era anak-anak yang lebih sering sibuk dengan layar ponsel, barisan rapi dan gerakan kompak seperti ini justru terasa sangat mencuri perhatian.

Hampir 300 Pelajar Turun Bertanding di PBBAB

Ketua panitia kegiatan, Dias Mundzir Jaisa, mengatakan antusiasme peserta di luar perkiraan karena hampir semua kategori usia berhasil terisi penuh.

Menurut Dias, kategori usia 12 tahun atau tingkat SD diikuti enam pasukan. Kemudian tingkat SMP usia 15 tahun menghadirkan 12 pasukan. Sementara kategori SMA usia 18 tahun menurunkan 11 pasukan.

“Total hampir 300 peserta ikut tampil menunjukkan kekompakan dan disiplin baris berbaris,” ujar Dias, Sabtu (16/5/2026).

Ia menegaskan PBBAB bukan sekadar lomba seremonial biasa. Tahun ini, kompetisi tersebut resmi menjadi pintu masuk menuju tingkat daerah.

Karena itu, setiap juara pertama di masing-masing kategori akan langsung melaju ke Kejuaraan Daerah yang dijadwalkan berlangsung pada September mendatang.

“Ini perdana masuk Kejurkab. Targetnya jelas, kita cari bibit atlet baris berbaris yang punya mental dan teknik bagus,” katanya.

Penilaian Ketat, Tidak Ada Ruang untuk Asal Tampil

Panitia menerapkan sistem penilaian ketat selama perlombaan berlangsung. Tim rekap dari Perbasi mencatat seluruh detail penampilan peserta secara rinci.

Mulai dari kerapian barisan, keseragaman gerakan, ketepatan aba-aba, hingga ketahanan fisik menjadi faktor utama penilaian.

Setiap regu dituntut tampil presisi sejak langkah pertama masuk lapangan. Sedikit kesalahan kecil langsung terlihat jelas karena semua peserta bergerak dalam formasi rapat dan ritme yang seragam.

Ada detail menarik yang terlihat sepanjang lomba:
beberapa peserta tampak diam memejamkan mata beberapa detik sebelum tampil, sementara suara peluit panitia dan tepuk tangan penonton terus bersahutan dari pinggir lapangan.

PBBAB Tasikmalaya

PBBAB Kejurcab Tasikmalaya di gelar di GOR Susi Susanti, Sabtu (16/6/5/2026).

Lalu ketika satu regu mulai berjalan serempak, suasana mendadak berubah tegang. Semua mata langsung mengarah ke tengah lapangan.

PBBAB Dinilai Penting untuk Bentuk Karakter Anak

Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Tasikmalaya, Rd Diky Candranegara, menilai PBBAB memiliki nilai pendidikan yang jauh lebih besar dibanding sekadar perlombaan.

Menurutnya, kegiatan seperti ini penting untuk membangun karakter anak sejak usia dini, terutama di tengah kebiasaan generasi muda yang semakin individual.

“Pembelajaran anak-anak sekarang kebanyakan sendiri-sendiri, jadi sulit untuk kerja sama. Nah, lewat PBB ini mereka belajar kompak,” ujar Diky.

Ia menjelaskan filosofi utama baris-berbaris terletak pada kemampuan menyatukan gerakan dan membangun rasa kebersamaan.

“Maka baris berbaris tidak bisa berjalan kalau hanya sendiri. Di sinilah filosofinya bagaimana menyatukan satu sama lain,” katanya.

Pernyataan itu mendapat perhatian banyak orang tua dan guru yang hadir langsung di lokasi lomba. Sebagian terlihat sibuk merekam penampilan siswa dengan ponsel masing-masing sambil sesekali meneriakkan dukungan dari tribun.

Dan sejak pagi sampai siang, layar-layar ponsel terus menyala di pinggir lapangan. Ironis juga sebenarnya, teknologi yang sering dianggap membuat anak individual justru dipakai untuk mengabadikan momen kekompakan mereka.

PBBAB Diproyeksikan Jadi Agenda Besar Tasikmalaya

Melihat tingginya antusiasme peserta, panitia berencana menjadikan PBBAB sebagai agenda rutin dalam kalender Kejurkab Tasikmalaya.

Selain mencari bibit atlet baris-berbaris, kegiatan ini juga dinilai mampu menjadi ruang positif bagi pelajar untuk membangun disiplin, ketahanan mental, dan kemampuan kerja sama.

Banyak pihak berharap kompetisi seperti ini terus berkembang karena mampu menghadirkan aktivitas yang melatih fokus dan kebersamaan di tengah budaya digital yang semakin individual.

Ada satu suasana yang terasa kuat sepanjang perlombaan:
ketika puluhan pelajar berjalan serempak dalam satu komando, lapangan terasa bukan sekadar arena lomba. Tapi seperti ruang kecil tempat disiplin, rasa percaya diri, dan semangat kebersamaan sedang dibentuk perlahan.

Di tengah generasi yang makin akrab dengan layar dan dunia masing-masing, suara langkah serempak di lapangan itu seperti pengingat sederhana: kekompakan ternyata masih bisa dilatih… dan masih terdengar sangat kuat. (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pesta Patok Tasik

    Pesta Patok Tasik 2026, Saat Domba Jadi Simbol Prestise

    • calendar_month Sabtu, 27 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 35
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Lapangan Upacara Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya mendadak berubah wajah. Bukan barisan ASN atau peserta upacara yang memenuhi area itu, melainkan ratusan domba dan kambing dengan penampilan terbaiknya. Bulu mereka tersisir rapi, tanduk mengilap, dan langkahnya mantap memasuki arena Pesta Patok Tasik 2026. Pesta Patok Tasik, atau kontes domba dan kambing terbesar di […]

  • Persigar Garut

    Persigar Garut Tembus 16 Besar Liga 4

    • calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 74
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Persigar Garut kembali menjadi perbincangan di kalangan pecinta sepak bola nasional. Tim berjuluk Laskar Domba itu memastikan tiket ke babak 16 besar Liga 4 Piala Presiden 2026 setelah bermain imbang tanpa gol melawan Persepam Pamekasan. Hasil seri tersebut sekaligus memperpanjang mimpi wakil Kabupaten Garut untuk terus melangkah lebih jauh di kompetisi […]

  • Ilustrasi pengolahan limbah makanan MBG menjadi kompos dan pakan ternak bernilai ekonomi

    Limbah MBG Ternyata Bisa Jadi Ladang Cuan, Ini Peluang Usahanya

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 100
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak hanya menghadirkan dampak sosial dalam pemenuhan gizi masyarakat. Di berbagai daerah, limbah MBG dan sisa makanan kini mulai dilirik sebagai peluang usaha baru yang menghasilkan nilai ekonomi. Mulai dari sisa nasi, kulit buah, hingga sayuran yang tidak terpakai, banyak warga dan pelaku UMKM mulai mengolah limbah […]

  • Tafsir Al-Ankabut 2

    Mengapa Orang Baik Tetap Diuji? Jawabannya Ada di Al-Qur’an

    • calendar_month Sabtu, 6 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 109
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Menjelang Subuh, lampu-lampu masjid kampung masih menyala temaram. Di teras masjid, beberapa pasang sandal tersusun tidak beraturan. Ada jamaah yang datang sambil merapatkan jaket karena udara dini hari terasa dingin. Ada pula yang memarkir motor, lalu berjalan cepat ketika iqamah hampir dikumandangkan. Mereka salat. Mereka berdoa. Dan mereka berharap. Namun tidak semua […]

  • Poster rekrutmen Duta Literasi Keuangan OJK Jawa Barat 2026 bagi mahasiswa dan masyarakat umum.

    Kesempatan Emas! OJK Jabar Cari Duta Literasi Keuangan 2026

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 131
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jawa Barat membuka rekrutmen Duta Literasi Keuangan OJK 2026 bagi masyarakat yang ingin berkontribusi dalam meningkatkan pemahaman keuangan masyarakat. Program duta edukasi keuangan OJK ini bertujuan memperluas literasi keuangan di berbagai kalangan, mulai dari pelajar hingga komunitas masyarakat. Rekrutmen Duta Literasi Keuangan OJK Jawa Barat terbuka […]

  • Ilustrasi seseorang berdoa dengan khusyuk di waktu pagi untuk memohon keberkahan hidup dan rezeki halal menurut ajaran Islam

    Doa Hidup Berkah yang Jarang Disadari, Tapi Dampaknya Nyata

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 106
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Tidak sedikit orang merasa sudah bekerja keras, tetapi hidup tetap terasa sempit. Di sisi lain, ada yang penghasilannya biasa saja, namun hidupnya tenang dan penuh kecukupan. Di titik inilah banyak orang mulai mencari doa hidup berkah, doa agar hidup berkah, serta amalan pembuka keberkahan yang benar-benar berdampak dalam kehidupan nyata. Sebab dalam […]

expand_less