Kadin Tasikmalaya Gelar Bootcamp Afiliator, Target Omzet Rp50 Miliar
- account_circle redaktur
- calendar_month 9 jam yang lalu
- visibility 12
- comment 0 komentar
- print Cetak

Ilustrasi peserta Bootcamp Afiliator mengikuti pelatihan kreator digital.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Tasikmalaya membuka Festival Bootcamp Afiliator yang diikuti 120 peserta dari berbagai daerah, Rabu (13/5/2026). Program pelatihan kreator digital tersebut langsung menjadi perhatian karena menargetkan transaksi hingga puluhan miliar rupiah dalam waktu hanya dua minggu.
Bootcamp afiliator itu dirancang sebagai langkah memperkuat ekonomi digital sekaligus mendorong lahirnya kreator lokal yang mampu bersaing di pasar digital nasional. Selain itu, program tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperbesar potensi transaksi affiliate marketing yang terus tumbuh dalam beberapa tahun terakhir.
Pj Ketua Kadin Kota Tasikmalaya, Asep Saepuloh, menjelaskan pelatihan berlangsung intensif selama 14 hari penuh mulai pukul 06.00 WIB hingga 24.00 WIB.
Menurutnya, peserta akan dibekali strategi pemasaran digital, peningkatan kapasitas afiliator, hingga teknik optimalisasi penjualan melalui platform digital.
Peserta Diburu Target Transaksi Rp250 Juta
Dalam program tersebut, setiap afiliator mendapat target transaksi hingga Rp250 juta selama masa bootcamp berlangsung.
Jika target terhadap 200 afiliator tercapai, total omzet yang dihasilkan diperkirakan bisa menyentuh angka Rp50 miliar.
“Setiap afiliator ditargetkan mencapai transaksi Rp250 juta dalam 14 hari. Jika target 200 afiliator tercapai, total omzet bisa menyentuh Rp50 miliar,” kata Asep Saepuloh.
Ia menambahkan, dukungan promosi dari TikTok juga menjadi salah satu faktor penting dalam pengembangan pasar digital para afiliator.
“Dukungan promosi dari TikTok sendiri mencapai kurang lebih Rp5 triliun,” tambahnya.
Besarnya angka tersebut menunjukkan bahwa industri affiliate marketing kini berkembang menjadi salah satu sektor ekonomi digital yang menjanjikan.

Pj Ketua Kadin Kota Tasikmalaya, Asep Saepuloh saat ditemui sejumlah media, Rabu (13/5/2026).
Fokus Dorong Kreator Digital Naik Kelas
Asep menjelaskan program repelling dalam bootcamp ini secara khusus menyasar kreator digital yang penghasilannya masih berada di bawah Rp250 juta.
Saat ini, sebagian besar peserta masih memiliki omzet di kisaran puluhan juta rupiah. Karena itu, pelatihan intensif diharapkan mampu membantu peserta meningkatkan kapasitas dan memperluas pasar.
Menurutnya, banyak kreator digital sebenarnya memiliki potensi besar, tetapi belum memahami strategi pemasaran digital secara maksimal.
Karena itu, bootcamp afiliator tidak hanya fokus pada penjualan, tetapi juga membangun pola kerja profesional bagi para kreator.
Selain belajar membuat konten, peserta juga diarahkan memahami algoritma platform, pola promosi, hingga strategi membangun kepercayaan audiens.
Ekonomi Digital Jadi Peluang Baru Anak Muda
Belakangan ini, profesi afiliator dan kreator digital semakin diminati, terutama di kalangan anak muda.
Perubahan pola belanja masyarakat yang semakin bergeser ke platform online membuat kebutuhan promosi digital meningkat tajam.
Karena itu, affiliate marketing mulai menjadi salah satu peluang ekonomi baru yang menjanjikan.
Di sisi lain, banyak daerah kini mulai melihat ekonomi digital sebagai sektor potensial untuk membuka lapangan kerja baru tanpa harus bergantung pada industri konvensional.
Tasikmalaya sendiri dikenal memiliki banyak anak muda kreatif yang aktif di media sosial dan platform digital.
Melalui bootcamp ini, Kadin berharap potensi tersebut dapat berkembang lebih profesional dan memberi dampak ekonomi nyata bagi daerah.
Pelatihan Intensif Jadi Daya Tarik
Salah satu hal yang menarik perhatian dalam program ini adalah pola pelatihannya yang berlangsung hampir sepanjang hari.
Peserta mengikuti kegiatan mulai pagi hingga tengah malam selama dua minggu penuh.
Skema tersebut dibuat agar peserta benar-benar fokus membangun performa digital selama bootcamp berlangsung.
Selain itu, suasana kompetitif juga diharapkan mampu memacu kreativitas dan produktivitas peserta.
Kadin menilai pendekatan intensif seperti ini penting karena dunia digital bergerak sangat cepat dan membutuhkan adaptasi tinggi.
Tasikmalaya Ingin Jadi Bagian Ekonomi Digital Nasional
Melalui Festival Bootcamp Afiliator, Kadin Kota Tasikmalaya ingin menunjukkan bahwa daerah juga mampu menjadi bagian penting dalam pertumbuhan ekonomi digital nasional.
Tidak hanya sebagai pasar, tetapi juga sebagai tempat lahirnya kreator dan afiliator profesional yang mampu bersaing di tingkat lebih luas.
Di tengah perkembangan teknologi dan media sosial, peluang ekonomi kini tidak lagi hanya datang dari toko fisik atau industri besar.
Tetapi juga dari layar ponsel, kreativitas konten, dan kemampuan membaca pasar digital.
Hari ini, jalan menuju sukses tidak selalu dimulai dari kantor besar.
Kadang semuanya berawal dari satu konten sederhana, lalu tumbuh menjadi transaksi miliaran rupiah di dunia digital. (Red)
- Penulis: redaktur

Saat ini belum ada komentar