Breaking News
light_mode
Beranda » Kolaborasi » Disporabudpar Dorong Pemuda Tasikmalaya Perkuat Daya Saing Ekonomi Digital

Disporabudpar Dorong Pemuda Tasikmalaya Perkuat Daya Saing Ekonomi Digital

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
  • visibility 131
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Disporabudpar dorong pemuda Tasikmalaya perkuat daya saing ekonomi digital demi stabilitas dan peluang baru.

albadarpost.com, PELITA – Pemkot Tasikmalaya melalui Disporabudpar mendorong pemuda Tasikmalaya memperkuat kapasitas ekonomi digital sebagai respons atas meningkatnya tekanan sosial-ekonomi yang menimpa kelompok usia produktif. Dorongan ini penting karena daya saing pemuda menentukan keberlanjutan pertumbuhan kota dan kualitas kesejahteraan warga.

Transformasi ekonomi yang berlangsung cepat membuat pemuda Tasikmalaya berada pada posisi paling rentan sekaligus paling strategis. Perubahan pola kerja, tekanan teknologi, dan meningkatnya risiko ketidakpastian pendapatan membuat isu ini tidak bisa dipandang ringan. Dalam momentum Hari Pahlawan, Disporabudpar menilai perjuangan generasi muda hari ini tidak lagi berada di medan fisik, tetapi bergeser pada kemampuan memanfaatkan peluang ekonomi digital.

Kepala Disporabudpar Kota Tasikmalaya, Dr. H. Deddy Mulyana, S.STP., M.Si., menegaskan bahwa konteks kepahlawanan telah berubah. Nilai keberanian, integritas, dan gotong royong tetap relevan, tetapi harus diterjemahkan dalam kemampuan bertahan di tengah tekanan ekonomi modern. “Hari ini tantangannya bukan bambu runcing, melainkan ketimpangan literasi digital dan rendahnya keterampilan ekonomi produktif. Pemuda harus disiapkan untuk itu,” ujarnya.

Pemuda Tasikmalaya dan Perubahan Medan Ekonomi

Ketika industri bergerak menuju otomatisasi dan kecerdasan buatan, kebutuhan keterampilan kerja pun berubah cepat. Di tingkat nasional, data ketenagakerjaan menunjukkan tingkat pengangguran tertinggi berasal dari kelompok Gen Z akibat ketidaksesuaian kompetensi dengan tuntutan pasar. Fenomena serupa terlihat di Tasikmalaya, terutama di sektor jasa dan industri kreatif.

Baca juga: Bukan Lagi Angkat Senjata: Gen Z Membangun ‘Indonesia Emas’ Lewat Perjuangan Ekonomi

Pemuda Tasikmalaya menghadapi tantangan khas: penetrasi ekonomi gig yang tak stabil, persebaran pekerjaan digital yang tidak merata, serta keterbatasan akses pelatihan teknologi lanjutan. Disporabudpar menilai masalah ini perlu ditangani dari hulu, yakni melalui program peningkatan kapasitas dan literasi ekonomi digital yang terstruktur.

Dalam beberapa tahun terakhir, pelaku usaha muda di Tasikmalaya mulai tumbuh pada sektor kuliner, desain, konten digital, dan pemasaran berbasis platform. Namun, sebagian besar masih berada pada tahap awal dan memerlukan pendampingan. Disporabudpar mencatat hanya sebagian kecil pelaku muda yang telah menguasai pemasaran digital, analitik, atau manajemen pembayaran daring secara optimal.

Perubahan perilaku konsumen yang semakin sadar lingkungan juga membuka pasar baru. Produk ramah lingkungan, desain kreatif, atau konten edukasi mulai banyak diproduksi oleh anak muda. Namun kemampuan memenuhi standar kualitas dan akses pembiayaan tetap menjadi kendala utama.

Kebijakan Disporabudpar untuk Kemandirian Pemuda

Untuk merespons tantangan tersebut, Disporabudpar menyiapkan program penguatan kapasitas pemuda melalui pelatihan digital, kewirausahaan, dan literasi finansial. Program ini diproyeksikan menjadi jembatan antara kreativitas anak muda dengan kebutuhan industri. Kata kunci pemuda Tasikmalaya digunakan Disporabudpar sebagai payung kebijakan untuk memastikan arah pembangunan sektor kepemudaan lebih fokus dan terukur.

Selain peningkatan kompetensi, pemerintah juga diminta menghadirkan regulasi yang melindungi pekerja muda di sektor informal. Pendapatan tidak stabil, risiko penipuan digital, dan jebakan pinjaman daring ilegal menjadi ancaman yang terus meningkat. Disporabudpar menyebut perlunya edukasi sebagai “benteng pertama” agar pemuda memahami risiko dan dapat mengambil keputusan ekonomi secara rasional.

Di sisi lain, kolaborasi dengan sektor telekomunikasi dan teknologi dinilai penting untuk memperluas akses internet dan pelatihan. Disporabudpar berpendapat bahwa pembangunan ekonomi digital tidak bisa hanya mengandalkan kemauan pemuda, tetapi perlu didukung infrastruktur yang merata. Tanpa itu, kompetisi di pasar kerja akan timpang sejak awal.

Pemuda yang memiliki keterampilan digital, mulai dari pengelolaan usaha berbasis platform hingga produksi konten kreatif, dinilai akan menjadi motor ekonomi baru Kota Tasikmalaya. Pemerintah berharap kelompok ini dapat menciptakan peluang kerja mandiri, menggerakkan ekonomi lokal, dan memperkuat identitas budaya kota melalui inovasi.

Arah pembangunan ekonomi Tasikmalaya tidak dapat dilepaskan dari kemampuan generasi mudanya. Dengan dukungan kebijakan dan pelatihan yang tepat, pemuda Tasikmalaya dapat menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi digital yang inklusif dan berkelanjutan.

Penguatan kapasitas pemuda Tasikmalaya menjadi kunci menghadapi tantangan ekonomi digital dan memperkuat pertumbuhan kota. (Red)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Atlet Pangandaran

    Pemkab Pangandaran Apresiasi Atlet Peraih Medali SEA Games 2025

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Pemkab Pangandaran apresiasi Atlet Pangandaran Regi Mulya Ramdhani atas perak SEA Games 2025. albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pemerintah Daerah Kabupaten Pangandaran memberikan apresiasi kepada Atlet Pangandaran, Regi Mulya Ramdhani, atas prestasi yang diraihnya bersama Tim Nasional Polo Air Indonesia pada ajang SEA Games 2025 di Thailand. Regi berhasil mempersembahkan medali perak bagi Indonesia, sekaligus mengharumkan […]

  • Ilustrasi Amul Huzni, Nabi Muhammad bersedih kehilangan Abu Thalib dan Khadijah serta peristiwa Isra Mi'raj sebagai penguat iman

    Amul Huzni: Saat Dunia Rasulullah Runtuh, Langit Justru Terbuka

    • calendar_month Selasa, 24 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 126
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Amul Huzni atau tahun kesedihan Nabi Muhammad, menjadi salah satu fase paling mengguncang dalam sejarah Islam. Pada masa ini, Rasulullah kehilangan dua sosok terpenting: pelindung dan pendamping hidup. Namun, di balik Amul Huzni, tersimpan pelajaran besar tentang keteguhan, kesabaran, dan kekuatan iman yang terus relevan hingga hari ini. Ketika Dua Cahaya Padam […]

  • Pertumbuhan properti Indonesia

    Prospek Properti Indonesia 2024: Lima Kota dengan Pertumbuhan Tertinggi Menurut Knight Frank

    • calendar_month Kamis, 23 Okt 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Knight Frank prediksi lima kota dengan pertumbuhan properti tertinggi di Indonesia pada 2024. Lima Kota Jadi Pusat Pertumbuhan Properti Indonesia 2024 albadarpost.com, LENSA – Pertumbuhan properti Indonesia pada tahun 2024 diprediksi akan menguat, dengan lima kota besar dinilai memiliki potensi paling menjanjikan. Berdasarkan hasil survei Knight Frank Indonesia, kota-kota yang diproyeksikan mencatat pertumbuhan tertinggi adalah […]

  • pemberhentian luar biasa

    KAI Terapkan Pemberhentian Luar Biasa di Jatinegara saat Reuni 212

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 58
    • 0Komentar

    KAI terapkan pemberhentian luar biasa di Jatinegara untuk 12 KAJJ selama Reuni Akbar 212. albadarpost.com, HIKMAH – PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 1 Jakarta menerapkan pemberhentian luar biasa untuk 12 kereta api jarak jauh di Stasiun Jatinegara pada Selasa, 2 Desember 2025. Kebijakan ini diberlakukan untuk menekan potensi kemacetan penumpang di Stasiun Gambir selama […]

  • Ilustrasi pelajar Indonesia di era digital dengan sorotan krisis karakter dan pendidikan moral saat Hardiknas 2026

    Hardiknas 2026: Nilai Sekolah Naik, Tapi Kasus Bullying dan Etika Pelajar Jadi Sorotan

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 90
    • 0Komentar

    albadarpost.com, EDITORIAL – Peringatan Hardiknas 2026 atau Hari Pendidikan Nasional tahun ini menghadirkan kegelisahan baru di tengah masyarakat. Di satu sisi, pendidikan Indonesia terus berkembang dengan dukungan teknologi digital, kecerdasan buatan, dan sistem pembelajaran modern. Namun di sisi lain, kasus bullying, kekerasan pelajar, hingga rendahnya etika digital justru semakin sering muncul. Fenomena tersebut memunculkan pertanyaan […]

  • guru termenung di kelas kosong menggambarkan sisi sunyi dunia guru yang jarang diketahui murid

    Tak Pernah Terlihat, Ini Sisi Sunyi Dunia Guru yang Bikin Terdiam

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 101
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Dunia guru sering terlihat sederhana dari bangku kelas. Namun, kehidupan guru, realita dunia guru, dan beban profesi guru menyimpan cerita yang jauh lebih dalam dari yang tampak. Banyak murid hanya melihat guru sebagai sosok yang mengajar, padahal dunia guru penuh tekanan, pengorbanan, dan sisi sunyi yang jarang terungkap. Bahkan, tidak sedikit siswa […]

expand_less