Breaking News
light_mode
Beranda » Lifestyle » Hadis tentang Utang Ini Kini Menusuk di Tengah Hidup yang Makin Berat

Hadis tentang Utang Ini Kini Menusuk di Tengah Hidup yang Makin Berat

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Minggu, 10 Mei 2026
  • visibility 43
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, LIFESTYLE – Malam itu rumah sebenarnya tenang.

Televisi masih menyala kecil di ruang tamu. Anak-anak sudah tidur. Namun seorang ayah belum juga memejamkan mata. Tangannya memegang ponsel. Berkali-kali ia membuka aplikasi mobile banking, lalu menutupnya lagi pelan-pelan.

Besok cicilan jatuh tempo.

Situasi seperti itu hari ini semakin sering terjadi di banyak keluarga Indonesia.

Hadis hutang yang dulu hanya terdengar sebagai nasihat agama kini terasa sangat nyata. Di tengah tekanan ekonomi, gaya hidup modern, dan budaya ingin terlihat sukses, banyak rumah tangga perlahan kehilangan ketenangan karena utang.

Awalnya mungkin hanya satu cicilan.

Lalu bertambah menjadi beberapa tagihan sekaligus.

Rumah masih berdiri. Keluarga masih terlihat baik-baik saja. Tetapi suasana di dalamnya mulai berubah sedikit demi sedikit.

Rasulullah SAW Sudah Mengingatkan tentang Bahaya Utang

Rasulullah SAW ternyata sering berdoa agar dijauhkan dari lilitan utang.

Dalam hadis riwayat Bukhari, Nabi Muhammad SAW berdoa:

“Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari dosa dan lilitan utang.”

(HR. Bukhari)

Ketika sahabat bertanya mengapa beliau begitu sering meminta perlindungan dari utang, Rasulullah menjelaskan bahwa orang yang terlilit utang mudah berkata dusta dan ingkar janji.

Hari ini, nasihat itu terasa semakin dekat dengan kehidupan banyak orang.

Sebab tekanan utang sering mengubah perilaku seseorang tanpa disadari.

Ada yang mulai menghindari telepon. Ada yang takut bertemu teman karena pernah meminjam uang. Bahkan ada pasangan suami istri yang perlahan kehilangan kehangatan hanya karena terlalu sering memikirkan tagihan bulanan.

Rumah Tangga Tidak Selalu Hancur karena Orang Ketiga

Banyak orang mengira keretakan keluarga selalu datang karena perselingkuhan atau konflik besar.

Padahal kenyataannya, masalah ekonomi sering menjadi api kecil yang membesar diam-diam.

Awalnya hanya pembicaraan sederhana:
“Uang belanja masih ada?”
“Tagihan listrik sudah dibayar?”
“Cicilan motor jatuh tempo kapan?”

Namun ketika penghasilan tidak lagi cukup menutup kebutuhan, percakapan kecil mulai berubah menjadi ketegangan.

Suara anak-anak yang dulu menghangatkan rumah perlahan tergantikan oleh suasana cemas.

Bahkan ada keluarga yang tetap tersenyum di depan tetangga, tetapi diam-diam tidur dengan pikiran berat setiap malam.

Gaya Hidup Modern Membuat Banyak Orang Terjebak

Dulu orang tua membeli barang setelah benar-benar punya uang.

Sekarang banyak orang membeli dulu, memikirkan bayarnya belakangan.

Media sosial ikut memperbesar tekanan itu.

Setiap hari orang melihat teman memamerkan mobil baru, liburan, atau gaya hidup mewah. Lama-lama muncul perasaan tertinggal.

Padahal belum tentu semua yang terlihat indah di media sosial benar-benar nyaman dalam kehidupan nyata.

Karena ingin terlihat berhasil, sebagian orang akhirnya memaksakan diri mengambil cicilan di luar kemampuan.

Rasulullah SAW sebenarnya sudah mengingatkan agar umatnya hidup sederhana dan tidak berlebihan.

Beliau bersabda:

“Sebaik-baik urusan adalah yang pertengahan.”

(HR. Baihaqi)

Nasihat itu terasa sederhana. Namun di zaman sekarang, menjalani hidup secukupnya justru menjadi sesuatu yang berat bagi banyak orang.

Utang Bukan Sekadar Angka

Yang paling melelahkan dari utang sering kali bukan jumlahnya.

Melainkan rasa takut yang datang setiap hari.

Takut ponsel berbunyi. Takut ditagih. Dan takut anak meminta kebutuhan sekolah saat uang sedang kosong.

Dalam hadis lain Rasulullah SAW bersabda:

“Jiwa seorang mukmin masih tergantung karena utangnya sampai utang itu dilunasi.”

(HR. Tirmidzi)

Karena itu, Islam memandang utang bukan perkara ringan.

Utang memang boleh dalam kondisi tertentu. Namun Islam mengajarkan tanggung jawab dan kehati-hatian.

Allah SWT juga berfirman:

“Apabila kamu melakukan utang piutang untuk waktu yang ditentukan, hendaklah kamu menuliskannya.”

(QS. Al-Baqarah: 282)

Ayat itu menunjukkan bahwa urusan utang harus dijaga dengan serius, jelas, dan penuh tanggung jawab.

Banyak Orang Baru Paham Setelah Mengalaminya

Ada nasihat orang tua zaman dulu yang sekarang terasa masuk akal:
“Kalau belum mampu, jangan dipaksakan.”

Kalimat itu mungkin terdengar kuno. Namun hari ini banyak orang mulai memahami maksudnya setelah merasakan sendiri beratnya hidup dengan cicilan yang terus berjalan.

Sebab ketenangan ternyata bukan datang dari banyaknya barang yang dimiliki.

Melainkan dari hati yang tidak terus-menerus dibebani tagihan.

Kadang yang paling membuat rumah terasa dingin bukan bocornya atap atau sempitnya ruangan — tetapi utang yang diam-diam menghilangkan tenang, tawa, dan rasa nyaman di dalam keluarga. (Red)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • pembinaan UMKM

    UMKM Tasikmalaya dan Tantangan Daya Saing di Jawa Barat

    • calendar_month Senin, 15 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Analisis kebijakan pembinaan UMKM Tasikmalaya dibandingkan Bandung dan Bekasi dalam memperkuat daya saing ekonomi daerah. albadarpost.com, BERITA DAERAH – KADIN Kota Tasikmalaya menggelar Business Summit 2025 sebagai bagian dari strategi memperkuat kapasitas pelaku usaha lokal. Namun, di tengah persaingan antardaerah di Jawa Barat, pertanyaan yang lebih mendasar muncul: sejauh mana model pembinaan UMKM Tasikmalaya mampu […]

  • telur balado estetik warna merah menggoda

    Cara Bikin Telur Balado Ala Restoran, Ternyata Ini Kuncinya

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 37
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Belakangan ini, cara membuat telur balado gourmet ramai dibicarakan di media sosial. Banyak kreator kuliner mengubah menu sederhana ini menjadi hidangan premium dengan tampilan estetik dan rasa lebih kompleks. Bahkan, versi telur balado ala restoran, balado premium rumahan, hingga telur balado estetik viral mulai bermunculan dan menarik perhatian. Fenomena ini bukan tanpa […]

  • permusuhan berbasis agama

    KUHP Baru Cegah Permusuhan Berbasis Agama

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 47
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Pembaruan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) memperlihatkan langkah negara memperkuat perlindungan terhadap kehidupan beragama di Indonesia. Melalui sejumlah pasal baru, hukum pidana kini mengatur secara lebih tegas tindakan yang mengganggu kebebasan beribadah serta permusuhan berbasis agama atau kepercayaan. Kebijakan ini diposisikan sebagai upaya memberi kepastian hukum sekaligus mencegah konflik sosial yang […]

  • Distribusi makan bergizi gratis di sekolah dengan menu sehat untuk mendukung gizi anak Indonesia

    Fakta Mengejutkan! Makan Bergizi Gratis Sudah Dirancang Sejak 2006

    • calendar_month Minggu, 19 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 48
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL -Makan bergizi gratis selalu jadi perbincangan luas. Namun, fakta terbaru menunjukkan program makan bergizi gratis bukan kebijakan yang lahir tiba-tiba. Program gizi gratis ini sudah dirancang oleh Presiden Prabowo Subianto sejak 2006. Artinya, gagasan tersebut sudah berumur hampir dua dekade sebelum benar-benar dijalankan secara nasional. Menurut Utusan Khusus Presiden bidang Energi dan […]

  • Tahun Baru 2026

    Menyambut Tahun Baru 2026

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 74
    • 0Komentar

    Umat Islam menyambut Tahun Baru 2026 dengan doa dan muhasabah sebagai fondasi spiritual dan sikap sosial. albadarpost.com, FOKUS – Pergantian Tahun Baru 2026 menjadi momentum penting bagi umat Islam untuk menata ulang niat, memperbaiki sikap, dan menguatkan ikatan spiritual. Di tengah arus perayaan yang sering menonjolkan euforia, sebagian umat memilih jalur yang lebih sunyi: berdoa, […]

  • anggaran Rutilahu APBD

    Anggaran Rutilahu APBD Bandung Dijaga, Program Tetap Berjalan

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 43
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Komitmen Pemerintah Kabupaten Bandung dalam menjalankan program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) kembali ditegaskan. Di tengah tantangan geografis dan dinamika fiskal daerah, pemerintah daerah memastikan anggaran Rutilahu APBD tetap terjaga agar program tersebut terus menyentuh warga yang membutuhkan. Penegasan itu disampaikan Bupati Bandung Dadang Supriatna saat meninjau sekaligus meresmikan 10 unit […]

expand_less