Breaking News
light_mode
Beranda » Lifestyle » Hadis tentang Utang Ini Kini Menusuk di Tengah Hidup yang Makin Berat

Hadis tentang Utang Ini Kini Menusuk di Tengah Hidup yang Makin Berat

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Minggu, 10 Mei 2026
  • visibility 367
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, LIFESTYLE – Malam itu rumah sebenarnya tenang.

Televisi masih menyala kecil di ruang tamu. Anak-anak sudah tidur. Namun seorang ayah belum juga memejamkan mata. Tangannya memegang ponsel. Berkali-kali ia membuka aplikasi mobile banking, lalu menutupnya lagi pelan-pelan.

Besok cicilan jatuh tempo.

Situasi seperti itu hari ini semakin sering terjadi di banyak keluarga Indonesia.

Hadis hutang yang dulu hanya terdengar sebagai nasihat agama kini terasa sangat nyata. Di tengah tekanan ekonomi, gaya hidup modern, dan budaya ingin terlihat sukses, banyak rumah tangga perlahan kehilangan ketenangan karena utang.

Awalnya mungkin hanya satu cicilan.

Lalu bertambah menjadi beberapa tagihan sekaligus.

Rumah masih berdiri. Keluarga masih terlihat baik-baik saja. Tetapi suasana di dalamnya mulai berubah sedikit demi sedikit.

Rasulullah SAW Sudah Mengingatkan tentang Bahaya Utang

Rasulullah SAW ternyata sering berdoa agar dijauhkan dari lilitan utang.

Dalam hadis riwayat Bukhari, Nabi Muhammad SAW berdoa:

“Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari dosa dan lilitan utang.”

(HR. Bukhari)

Ketika sahabat bertanya mengapa beliau begitu sering meminta perlindungan dari utang, Rasulullah menjelaskan bahwa orang yang terlilit utang mudah berkata dusta dan ingkar janji.

Hari ini, nasihat itu terasa semakin dekat dengan kehidupan banyak orang.

Sebab tekanan utang sering mengubah perilaku seseorang tanpa disadari.

Ada yang mulai menghindari telepon. Ada yang takut bertemu teman karena pernah meminjam uang. Bahkan ada pasangan suami istri yang perlahan kehilangan kehangatan hanya karena terlalu sering memikirkan tagihan bulanan.

Rumah Tangga Tidak Selalu Hancur karena Orang Ketiga

Banyak orang mengira keretakan keluarga selalu datang karena perselingkuhan atau konflik besar.

Padahal kenyataannya, masalah ekonomi sering menjadi api kecil yang membesar diam-diam.

Awalnya hanya pembicaraan sederhana:
“Uang belanja masih ada?”
“Tagihan listrik sudah dibayar?”
“Cicilan motor jatuh tempo kapan?”

Namun ketika penghasilan tidak lagi cukup menutup kebutuhan, percakapan kecil mulai berubah menjadi ketegangan.

Suara anak-anak yang dulu menghangatkan rumah perlahan tergantikan oleh suasana cemas.

Bahkan ada keluarga yang tetap tersenyum di depan tetangga, tetapi diam-diam tidur dengan pikiran berat setiap malam.

Gaya Hidup Modern Membuat Banyak Orang Terjebak

Dulu orang tua membeli barang setelah benar-benar punya uang.

Sekarang banyak orang membeli dulu, memikirkan bayarnya belakangan.

Media sosial ikut memperbesar tekanan itu.

Setiap hari orang melihat teman memamerkan mobil baru, liburan, atau gaya hidup mewah. Lama-lama muncul perasaan tertinggal.

Padahal belum tentu semua yang terlihat indah di media sosial benar-benar nyaman dalam kehidupan nyata.

Karena ingin terlihat berhasil, sebagian orang akhirnya memaksakan diri mengambil cicilan di luar kemampuan.

Rasulullah SAW sebenarnya sudah mengingatkan agar umatnya hidup sederhana dan tidak berlebihan.

Beliau bersabda:

“Sebaik-baik urusan adalah yang pertengahan.”

(HR. Baihaqi)

Nasihat itu terasa sederhana. Namun di zaman sekarang, menjalani hidup secukupnya justru menjadi sesuatu yang berat bagi banyak orang.

Utang Bukan Sekadar Angka

Yang paling melelahkan dari utang sering kali bukan jumlahnya.

Melainkan rasa takut yang datang setiap hari.

Takut ponsel berbunyi. Takut ditagih. Dan takut anak meminta kebutuhan sekolah saat uang sedang kosong.

Dalam hadis lain Rasulullah SAW bersabda:

“Jiwa seorang mukmin masih tergantung karena utangnya sampai utang itu dilunasi.”

(HR. Tirmidzi)

Karena itu, Islam memandang utang bukan perkara ringan.

Utang memang boleh dalam kondisi tertentu. Namun Islam mengajarkan tanggung jawab dan kehati-hatian.

Allah SWT juga berfirman:

“Apabila kamu melakukan utang piutang untuk waktu yang ditentukan, hendaklah kamu menuliskannya.”

(QS. Al-Baqarah: 282)

Ayat itu menunjukkan bahwa urusan utang harus dijaga dengan serius, jelas, dan penuh tanggung jawab.

Banyak Orang Baru Paham Setelah Mengalaminya

Ada nasihat orang tua zaman dulu yang sekarang terasa masuk akal:
“Kalau belum mampu, jangan dipaksakan.”

Kalimat itu mungkin terdengar kuno. Namun hari ini banyak orang mulai memahami maksudnya setelah merasakan sendiri beratnya hidup dengan cicilan yang terus berjalan.

Sebab ketenangan ternyata bukan datang dari banyaknya barang yang dimiliki.

Melainkan dari hati yang tidak terus-menerus dibebani tagihan.

Kadang yang paling membuat rumah terasa dingin bukan bocornya atap atau sempitnya ruangan — tetapi utang yang diam-diam menghilangkan tenang, tawa, dan rasa nyaman di dalam keluarga. (Red)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Awal Ramadhan Muhammadiyah

    Muhammadiyah Tetapkan Awal Ramadhan 1447 H dan Lebaran 2026

    • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 285
    • 0Komentar

    Muhammadiyah tetapkan 1 Ramadhan 1447 H jatuh pada 18 Februari 2026 dan Idul Fitri 20 Maret 2026. Berikut jadwal lengkap puasa dan libur Lebaran 2026. albadarpost.com, LENSA. Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah resmi mengumumkan ketetapan Awal Ramadhan Muhammadiyah 1447 H dan jadwal Idul Fitri 2026. Penetapan ini dituangkan dalam Maklumat Muhammadiyah No. 01/MLM/1.1/B/2025 […]

  • Pilot PT AMA Air

    Koops TNI Evakuasi Pilot PT AMA Air di Yahukimo

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 133
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Pilot PT AMA Air, Nicholas F. Goselin, meninggal dunia setelah menjadi korban penembakan di Bandara Ipdeheik, Kampung Balinggama, Distrik Sobaham, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Jumat (3/7/2026). Menurut keterangan resmi Pusat Penerangan (Puspen) TNI, Koops TNI Habema segera mengevakuasi jenazah korban sekaligus mengamankan lokasi. Peristiwa ini kembali menyoroti pentingnya keamanan penerbangan sipil […]

  • Kenaikan pangkat ASN Tasikmalaya

    Kenaikan Pangkat ASN Tasikmalaya, Penanda Regenerasi Birokrasi Daerah

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 178
    • 0Komentar

    Transisi purna tugas ASN di Tasikmalaya diiringi kenaikan pangkat untuk menjaga kesinambungan pelayanan publik 2026. albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya memulai tahun kerja 2026 dengan menegaskan komitmen menjaga kesinambungan pelayanan publik di tengah transisi purna tugas aparatur sipil negara (ASN). Komitmen tersebut ditandai melalui kegiatan pelepasan ASN purna tugas sekaligus penyerahan dokumen kepegawaian, […]

  • Kesempatan karier

    Lulusan D4–S2 Bisa Jadi Perwira Polri

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 227
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Kepolisian Negara Republik Indonesia kembali membuka Seleksi Penerimaan Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS) tahun 2026. Program ini membuka kesempatan karier bagi lulusan perguruan tinggi jenjang D4, S1, hingga S2 untuk bergabung sebagai perwira pertama Polri. SIPSS menjadi jalur khusus yang dirancang untuk menjaring sumber daya manusia profesional dari berbagai disiplin ilmu. […]

  • NasDem demo Tempo

    NasDem Geruduk Tempo: Batas Kebebasan Pers Dipertanyakan

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 171
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Aksi NasDem demo Tempo ini bukan sekadar unjuk rasa biasa. Ada emosi, ada kekecewaan—dan mungkin juga ada luka yang belum reda. Di di depan Kantor Redaksi Tempo, di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, pada Selasa (14/4/2026) ini, sebagian kader menyampaikan bahwa pemberitaan terbaru Tempo sudah melewati batas. Awalnya dari Sampul, Berujung Gelombang […]

  • Hotel Tasikmalaya

    Pemkot Tasikmalaya Ingatkan Hotel Bijak Promosi di Media Sosial

    • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 63
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Masyarakat kini semakin sering memilih Hotel Tasikmalaya setelah melihat unggahan di media sosial. Foto kamar, video fasilitas, hingga ulasan tamu menjadi pertimbangan utama sebelum seseorang memesan penginapan. Melihat perubahan perilaku tersebut, hotel, guest house, homestay, dan penginapan di Tasikmalaya didorong memanfaatkan promosi digital secara kreatif. Namun, Pemerintah Kota Tasikmalaya mengingatkan bahwa […]

expand_less