Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Tasik Open 9 Taekwondo Pecahkan Rekor Peserta, Fasilitas Jadi Sorotan

Tasik Open 9 Taekwondo Pecahkan Rekor Peserta, Fasilitas Jadi Sorotan

  • account_circle redaktur
  • calendar_month 4 jam yang lalu
  • visibility 9
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Tasik Open 9 Taekwondo kembali menjadi sorotan nasional setelah Kejuaraan Taekwondo Nasional Tasik Open 9 Taekwondo atau ajang Kyorugi dan Poomsae resmi digelar di GOR Sukapura, Kota Tasikmalaya. Event besar ini langsung menarik perhatian publik karena melibatkan ribuan atlet dari berbagai daerah di Indonesia, sekaligus menguji kesiapan infrastruktur olahraga di daerah tersebut.

Sejak hari pertama, Tasik Open 9 Taekwondo menunjukkan peningkatan signifikan dibanding tahun-tahun sebelumnya. Selain jumlah peserta yang meningkat drastis, cakupan wilayah juga meluas hingga lima provinsi. Kondisi ini mempertegas bahwa Tasikmalaya kini mulai diperhitungkan dalam peta kompetisi taekwondo nasional.

Lonjakan Peserta Tasik Open 9 Taekwondo Tembus 1.250 Atlet

Panitia mencatat sekitar 1.250 atlet ambil bagian dalam Tasik Open 9 Taekwondo. Mereka datang dari berbagai provinsi seperti Banten, Jawa Tengah, hingga Jawa Timur. Lonjakan jumlah peserta ini tidak hanya menunjukkan minat tinggi terhadap cabang olahraga taekwondo, tetapi juga memperkuat posisi Tasik Open sebagai ajang bergengsi di tingkat nasional.

Ketua Umum Pengprov Taekwondo Indonesia Jawa Barat, Sabeumnim Divie, S.H., M.H., menilai peningkatan ini sebagai perkembangan positif. Ia menegaskan bahwa Tasik Open kini tidak lagi sekadar turnamen regional, tetapi sudah naik kelas menjadi kompetisi berskala nasional.

Menurutnya, perkembangan ini sekaligus menjadi tolok ukur penting bagi atlet lokal. Dengan bertanding melawan peserta dari luar daerah, atlet Tasikmalaya bisa mengukur kualitas sekaligus meningkatkan mental bertanding.

Prestasi Atlet Lokal Dorong Semangat Kompetisi Nasional

Di tengah ketatnya persaingan Tasik Open 9 Taekwondo, kabar membanggakan datang dari atlet Kota Tasikmalaya yang baru saja meraih medali emas di Kejurnas Kalimantan. Capaian ini semakin memperkuat optimisme bahwa daerah ini mampu melahirkan atlet berprestasi di level nasional.

Divie menegaskan bahwa prestasi tersebut harus menjadi pemicu semangat bagi atlet lain. Ia juga menekankan pentingnya konsistensi dalam pembinaan agar prestasi tidak berhenti pada satu titik saja.

Fasilitas GOR Sukapura Jadi Sorotan Kritis

Meski berjalan sukses, pelaksanaan Tasik Open 9 Taekwondo tidak lepas dari sorotan terkait fasilitas. Tingginya jumlah peserta membuat kapasitas GOR Sukapura dinilai belum memadai untuk menampung seluruh kebutuhan pertandingan dan penonton.

Divie secara terbuka menyampaikan harapan agar ke depan Tasikmalaya memiliki gedung olahraga yang lebih representatif. Ia bahkan telah menyampaikan langsung kepada Wakil Wali Kota agar ada perhatian serius terhadap pengembangan infrastruktur olahraga.

Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Rd. Dicky Chandra, juga mengakui kondisi tersebut. Ia menyampaikan keprihatinannya terhadap keterbatasan fasilitas yang ada saat ini. Menurutnya, kenyamanan atlet dan penonton harus menjadi prioritas dalam pengembangan olahraga daerah.

Harapan Pemerintah: Dukungan Infrastruktur dan Anggaran

Pemerintah Kota Tasikmalaya menilai tantangan terbesar saat ini terletak pada keterbatasan anggaran. Efisiensi di berbagai sektor membuat pembangunan fasilitas baru belum bisa dilakukan secara maksimal.

Namun demikian, Dicky menegaskan bahwa pemerintah tetap membuka peluang kerja sama dengan Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat. Ia berharap dukungan tersebut dapat mempercepat terwujudnya sarana olahraga yang lebih layak.

“Harapan kami jelas, olahraga di Tasikmalaya harus maju. Tapi kami juga perlu dukungan semua pihak,” ungkapnya.

Tasik Open 9 Taekwondo Dorong Ekonomi dan Sport Tourism

Selain aspek olahraga, Tasik Open 9 Taekwondo juga memberikan dampak ekonomi bagi daerah. Kehadiran ribuan atlet dan ofisial meningkatkan aktivitas perhotelan, kuliner, hingga transportasi lokal.

Jika dikelola lebih serius, event ini berpotensi menjadi bagian dari sport tourism Jawa Barat. Tasikmalaya bisa memanfaatkan momentum ini untuk memperkuat citra sebagai kota olahraga yang kompetitif dan ramah event nasional. (GZ)


 

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kasus Daycare Jogja

    53 Anak Jadi Korban! Kasus Daycare Jogja Bisa Dijerat KUHP Terbaru

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 18
    • 0Komentar

    albadarpost.com, EDITORIAL – Kasus daycare Jogja mengguncang publik tanah air. Dugaan pemberian obat penenang dan kekerasan seksual dalam kasus daycare Jogja ini langsung memicu kemarahan luas. Skandal daycare di Yogyakarta tersebut kini tidak hanya menjadi isu sosial, tetapi juga berpotensi menjadi perkara pidana berat di bawah KUHP terbaru dan undang-undang perlindungan anak. Yang membuat publik […]

  • Passport Index 2026

    Kini, WNI Bisa Keliling Dunia Tanpa Visa

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Passport Index 2026 membuka akses bebas visa ke 43 negara, memberi kemudahan perjalanan internasional bagi WNI. albadarpost.com, LIFESTYLE – Bagi banyak warga Indonesia, bepergian ke luar negeri selama ini identik dengan antrean visa, biaya tambahan, dan ketidakpastian. Mulai Januari 2026, situasi itu perlahan berubah. Passport Index 2026 mencatat paspor Indonesia kini mendapat akses bebas visa […]

  • Kolak pisang santan legit dengan gula merah dan daun pandan dalam mangkuk saji hangat

    Rahasia Kolak Pisang Legit, Kuncinya di Bahan Ini

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 33
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Resep kolak pisang sering dicari karena hidangan tradisional ini selalu cocok disajikan saat santai bersama keluarga. Selain itu, cara membuat kolak pisang sebenarnya sangat sederhana. Namun, banyak orang masih mengalami masalah yang sama, yaitu rasa terlalu manis atau santan yang membuat kolak terasa enek. Padahal, jika teknik memasaknya tepat, kolak pisang santan […]

  • Ilustrasi manusia merenungi nikmat Allah di bawah langit luas dengan cahaya lembut, menggambarkan makna ayat Fabiayyi ala irobbikuma tukadziban

    Fabiayyi Ala Irobbikuma Tukadziban: Teguran Langit yang Terus Menggema

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 33
    • 0Komentar

    albadarpost.com, OPINI – Langit seakan tidak pernah lelah menyapa kesadaran manusia. Dalam Surah Ar-Rahman, Allah SWT tidak hanya menyebut nikmat-Nya, tetapi menghadirkannya satu per satu, lalu mengajukan pertanyaan yang sama, berulang hingga 31 kali: “Fabiayyi ala irobbikuma tukadziban?” Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan? Pertanyaan itu tidak ditujukan pada satu zaman, tidak pula […]

  • Admin OPD

    Anggaran Komunikasi Publik Disorot, Admin OPD Tasikmalaya Dilatih

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Pemkab Tasikmalaya melatih admin OPD untuk mengefektifkan anggaran komunikasi publik dan memperbaiki kinerja informasi daerah. Pelatihan Admin OPD Jadi Titik Masuk Evaluasi Anggaran Komunikasi albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya mulai menata ulang strategi komunikasi publik dengan menempatkan efektivitas anggaran sebagai perhatian utama. Melalui pelatihan pengelolaan informasi bagi admin organisasi perangkat daerah (OPD), pemerintah […]

  • Persib vs Bhayangkara

    Bhayangkara vs Persib: Saat Tekanan Juara Bertemu Tim Penuh Kejutan

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 18
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Ada pertandingan yang sekadar soal tiga poin. Namun ada juga pertandingan yang perlahan berubah menjadi ujian mental satu musim penuh. Laga antara FC Bhayangkara melawan Persib Bandung terasa seperti itu. Di atas kertas, Persib memang lebih unggul. Klasemen memihak mereka. Statistik juga berbicara jelas. Maung Bandung duduk di papan atas dengan […]

expand_less