Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Pelaku Sindikat Bea Cukai Gadungan Tasikmalaya Dibekuk, Ini Modusnya

Pelaku Sindikat Bea Cukai Gadungan Tasikmalaya Dibekuk, Ini Modusnya

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
  • visibility 65
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kasus sindikat Bea Cukai gadungan Tasikmalaya menggemparkan publik setelah Satreskrim Polresta Tasikmalaya berhasil membongkar aksi pemerasan yang menyasar pedagang rokok di Jalan Raya Mangkubumi. Kelompok ini tidak hanya melakukan penipuan, tetapi juga mengatasnamakan aparat resmi dengan modus yang terstruktur dan berlapis.

Dalam kasus ini, istilah bea cukai palsu Tasikmalaya dan penyergapan pedagang rokok ilegal menjadi sorotan karena pelaku menggunakan atribut resmi palsu untuk menakut-nakuti korban.

Kapolresta Tasikmalaya AKBP Andi Purwanto menegaskan bahwa delapan pelaku berhasil diamankan dalam operasi cepat yang dilakukan aparat kepolisian pada Kamis dini hari (30/4/2026). Ia menjelaskan bahwa para pelaku memanfaatkan seragam, rompi, hingga name tag palsu untuk meyakinkan korban bahwa mereka adalah petugas resmi.

Modus Sindikat Bea Cukai Gadungan Tasikmalaya Terungkap Rapi

Kasus ini bermula dari skema yang sudah dirancang dengan matang. Salah satu pelaku berinisial RS terlebih dahulu menyamar sebagai pembeli rokok dalam jumlah besar. Ia kemudian mengatur pertemuan dengan korban, Mochamad Aris Kurniawan, seorang pedagang rokok di wilayah Tasikmalaya.

Begitu korban tiba, kelompok lain langsung bergerak cepat. Lima orang pelaku yang mengenakan atribut bea cukai gadungan Tasikmalaya melakukan penyergapan dan memaksa korban masuk ke dalam dua kendaraan, yakni Toyota Rush dan Avanza.

Di dalam mobil, suasana dibuat menegangkan. Para pelaku mengancam korban akan diproses hukum atas dugaan perdagangan rokok ilegal. Tekanan psikologis tersebut membuat korban panik, sehingga akhirnya menyerahkan sejumlah uang agar dibebaskan.

Setelah uang diterima, korban kemudian diturunkan di area Pool Bus Budiman. Pola ini menunjukkan bahwa sindikat tersebut tidak hanya mengandalkan ancaman, tetapi juga rekayasa situasi yang sistematis.

Polisi Bongkar Jaringan Bea Cukai Palsu di Tasikmalaya

Setelah menerima laporan, Satreskrim Polresta Tasikmalaya bergerak cepat melakukan penyelidikan. Hasilnya, delapan tersangka berhasil diamankan tanpa perlawanan berarti.

Kapolresta AKBP Andi Purwanto mengungkapkan bahwa para pelaku memiliki peran berbeda. RS berperan sebagai umpan, sementara AAS, AS, HS, DR, dan T berperan sebagai oknum yang mengaku petugas Bea Cukai. Selain itu, dua orang lainnya berinisial A mengaku sebagai jurnalis dari media tertentu untuk memperkuat tekanan terhadap korban.

Tidak hanya itu, polisi juga menemukan fakta bahwa kelompok ini membawa barang-barang pendukung untuk memperkuat penyamaran, termasuk rompi customs dan kartu identitas palsu.

Barang Bukti Ungkap Jaringan Lebih Kompleks

Dalam pengungkapan kasus sindikat Bea Cukai gadungan Tasikmalaya, polisi menyita sejumlah barang bukti yang cukup mencengangkan. Di antaranya dua unit mobil dengan nomor polisi palsu, rompi Bea Cukai, name tag instansi, kartu identitas organisasi, hingga surat tugas palsu.

Selain itu, ditemukan juga delapan unit ponsel, kartu ATM, serta atribut dari beberapa organisasi yang digunakan untuk memperkuat penyamaran. Bahkan, aparat juga menemukan satu paket sabu beserta alat hisapnya yang semakin memperluas dugaan keterlibatan jaringan ini dalam tindak pidana lain.

Temuan ini memperlihatkan bahwa sindikat tersebut tidak hanya fokus pada pemerasan, tetapi juga berpotensi terlibat dalam aktivitas ilegal lainnya.

Ancaman Hukuman Berat Menanti Pelaku

Para tersangka kini harus menghadapi jerat hukum berdasarkan Pasal 492 dan/atau 482 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP. Ancaman hukuman maksimal mencapai sembilan tahun penjara.

Polisi menegaskan bahwa penggunaan atribut resmi palsu menjadi faktor pemberat dalam kasus ini. Selain merugikan korban secara materi, aksi tersebut juga merusak kepercayaan masyarakat terhadap institusi negara.

“Semua atribut palsu digunakan untuk menipu. Namun akhirnya berhasil kami ungkap,” tegas AKBP Andi Purwanto. (Red)


 

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • manusia bermanfaat

    Saat Sedekah Jadi Konten: Kita Membantu atau Sekadar Terlihat Peduli?

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 63
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Hari ini, istilah manusia bermanfaat terdengar di mana-mana. Frasa khoirunnas anfauhum linnas dikutip, dibagikan, bahkan dijadikan caption. Namun, di saat yang sama, muncul pertanyaan yang lebih jujur: apakah kita benar-benar memberi manfaat bagi sesama, atau hanya sibuk terlihat peduli? Coba perhatikan sekeliling. Ada orang yang membantu sambil menyalakan kamera. Ada yang berbagi […]

  • Skuad Persib Bandung menjalani latihan taktik jelang laga melawan Madura United di Stadion GBLA.

    Persib Siap Tempur Hadapi Madura United di GBLA

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 90
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Persib siap tempur menghadapi Madura United pada lanjutan kompetisi Liga 1. Status Persib siap tempur atau siap bertarung itu ditegaskan tim pelatih jelang laga kandang di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kamis 26 Februari 2026, pukul 20.30 WIB. Meski masa persiapan terbilang singkat, skuad Maung Bandung tetap fokus menyusun strategi […]

  • Ilustrasi bakwan jagung renyah berwarna keemasan di atas piring dengan cabai rawit dan suasana dapur rumahan.

    Resep Bakwan Jagung Renyah Anti Lembek, Dingin Pun Tetap Krispi

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 53
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Bakwan jagung renyah masih jadi salah satu gorengan favorit di banyak rumah Indonesia. Rasanya gurih, teksturnya kriuk, dan aromanya sering langsung membuat orang berkumpul ke dapur bahkan sebelum matang sempurna. Karena itu, resep bakwan jagung anti lembek kini semakin banyak dicari, terutama oleh pecinta gorengan rumahan yang ingin hasilnya tetap renyah meski […]

  • Miras Ciamis

    Santri Bongkar Gudang Miras di Ciamis, Desak Pemda Tetapkan Darurat Miras

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 104
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kasus miras Ciamis kembali menjadi sorotan setelah kelompok santri dan ulama yang tergabung dalam aksi hisbah atau amar ma’ruf nahi mungkar membongkar sejumlah titik penyimpanan minuman keras di wilayah Kabupaten Ciamis. Dalam hampir dua pekan terakhir, razia dilakukan di berbagai lokasi yang diduga menjadi gudang penyimpanan miras ilegal hingga tempat praktik […]

  • negosiasi damai Iran Amerika

    Terungkap! 5 Fakta Kenapa Negosiasi Iran-AS Gagal Total

    • calendar_month Minggu, 12 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 98
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Negosiasi damai Iran Amerika kembali menemui jalan buntu. Upaya perundingan antara Iran dan Amerika Serikat yang diharapkan mampu meredakan ketegangan justru berakhir tanpa hasil. Kegagalan negosiasi Iran-AS ini bukan hanya soal nuklir, tetapi juga melibatkan kepentingan politik, ekonomi, hingga strategi kawasan yang saling bertabrakan. Sejak awal, kedua pihak membawa agenda besar. […]

  • Ka’bah

    Ini 3 Mekanisme Prioritas Keberangkatan Haji yang Resmi dan Legal

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 65
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Antrean haji reguler di Indonesia yang terus memanjang membuat informasi soal percepatan porsi haji semakin banyak dicari masyarakat. Tidak sedikit calon jemaah berharap bisa berangkat lebih cepat, terutama mereka yang ingin mendampingi orang tua lanjut usia atau berangkat bersama pasangan. Di sejumlah daerah, masa tunggu haji bahkan sudah mencapai lebih dari […]

expand_less