Breaking News
light_mode
Beranda » Humaniora » Unitas Ingin Mahasiswanya Merasa Aman, Bukan Sekadar Pintar

Unitas Ingin Mahasiswanya Merasa Aman, Bukan Sekadar Pintar

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
  • visibility 144
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, HUMANIORA – Tidak semua mahasiswa datang ke kampus hanya membawa buku dan mimpi.

Sebagian membawa kecemasan.

Sebagian lain membawa rasa takut untuk dianggap berbeda, takut dibully, atau takut suaranya tidak didengar ketika mengalami kekerasan.

Karena itu, ketika Universitas Islam Tasikmalaya (Unitas) resmi membentuk Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi atau Satgas PPKPT pada Selasa (28/4/2026), langkah tersebut terasa lebih dari sekadar agenda kampus biasa.

Ada pesan yang ingin disampaikan:

Bahwa kampus seharusnya menjadi tempat paling aman bagi siapa pun yang datang untuk belajar.

Aula Kampus Itu Dipenuhi Percakapan Tentang Rasa Aman

Peluncuran Satgas PPKPT berlangsung di aula kampus bersamaan dengan seminar edukasi.

Namun suasananya terasa berbeda dibanding seminar formal kebanyakan.

Mahasiswa duduk berdampingan dengan pelajar SMA dan guru kesiswaan dari Kota serta Kabupaten Tasikmalaya.

Tidak ada jarak yang terlalu kaku.

Semua datang dengan satu keresahan yang sama:
tentang meningkatnya kasus kekerasan dan perundungan di lingkungan pendidikan.

Di depan ruangan, para pemateri berbicara soal pelecehan, bullying, hingga pentingnya keberanian untuk melapor.

Topik yang dulu sering dianggap tabu kini dibicarakan terbuka.

Dan itu penting.

Sebab banyak korban selama ini memilih diam.

Bukan karena mereka tidak ingin bicara, tetapi karena takut tidak dipercaya.

Kampus Tidak Cukup Hanya Menghasilkan Lulusan Pintar

Rektor Unitas, Ade Zaenul Mutaqin, menyampaikan bahwa kampus harus menjadi ruang tumbuh yang aman bagi mahasiswa.

“Kami ingin kampus jadi ruang tumbuh yang aman. Mahasiswa harus paham haknya, tahu batasannya, dan berani mencegah perundungan,” ujarnya.

Kalimat itu terdengar sederhana.

Namun di tengah banyaknya kasus kekerasan di lingkungan pendidikan, pernyataan tersebut terasa sangat penting.

Sebab kampus tidak cukup hanya menghasilkan lulusan dengan nilai tinggi.

Kampus juga harus melahirkan manusia yang sehat mental, berani bersuara, dan saling menghargai.

Data Kekerasan Itu Nyata, Bukan Sekadar Angka

Dalam seminar tersebut, data kasus kekerasan dari UPTD PPA Kota dan Kabupaten Tasikmalaya dipaparkan di hadapan peserta.

Dan angkanya tidak kecil.

Kepala UPTD PPA Kabupaten Tasikmalaya, Carmono, menyebut sepanjang 2025 terdapat 114 kasus kekerasan yang ditangani.

Mayoritas berkaitan dengan pelecehan dan pencabulan anak.

Sementara hingga April 2026, sudah ada 35 kasus yang masuk penanganan.

Di Kota Tasikmalaya, situasinya juga menjadi perhatian.

Dalam tiga bulan pertama tahun 2026 saja, tercatat 49 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Angka-angka itu membuat ruangan seminar sempat terasa sunyi.

Karena tiba-tiba semua orang sadar:
persoalan ini bukan sesuatu yang jauh.

Satgas PPKPT Akan Jadi Tempat Aman untuk Bersuara

Epi Mulyana menjelaskan bahwa Satgas PPKPT memiliki tiga fungsi utama:
deteksi dini, edukasi, dan pencegahan tindakan kekerasan maupun asusila di lingkungan kampus.

Namun lebih dari itu, satgas diharapkan menjadi ruang aman bagi korban.

Tempat di mana mahasiswa bisa bicara tanpa takut dihakimi.

“Kampus yang aman melahirkan generasi yang sehat mental dan sosial,” ujarnya.

Dan mungkin, kalimat itulah yang paling menggambarkan alasan mengapa satgas ini akhirnya dibentuk.

Kampus Aman Tidak Bisa Lagi Ditunda

Wakil Ketua I TP PKK Kabupaten Tasikmalaya, Khifayati Nursetiana, juga menilai pembentukan satgas sangat penting.

Menurutnya, keberadaan satgas di setiap fakultas akan membantu penanganan kasus lebih cepat dan terarah.

Pernyataan itu menunjukkan bahwa persoalan kekerasan bukan lagi isu kecil yang bisa dianggap sepele.

Semua pihak mulai sadar:
lingkungan pendidikan membutuhkan sistem perlindungan yang nyata.

Dan Unitas mencoba memulainya dari sekarang.

Ada Harapan Baru di Dalam Kampus Itu

Sore mulai turun ketika seminar berakhir.

Mahasiswa perlahan meninggalkan aula sambil membawa banyak pikiran baru.

Mungkin tidak semua perubahan akan langsung terasa hari ini.

Namun setidaknya, kampus itu sudah memulai satu langkah penting.

Langkah untuk memastikan bahwa mahasiswa tidak hanya datang ke kampus demi mengejar ijazah.

Tetapi juga untuk merasa aman menjadi dirinya sendiri.

Karena pendidikan yang baik bukan cuma soal siapa yang paling pintar.

Pendidikan yang baik adalah ketika seseorang bisa belajar tanpa rasa takut. (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • mobil terbakar Bandung

    Mobil Terbakar Bandung, Chevrolet Hangus di Showroom

    • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 38
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Peristiwa mobil terbakar Bandung kembali terjadi pada Jumat (24/7/2026) pagi. Sebuah mobil Chevrolet hangus dilalap api di dalam sebuah showroom di Jalan Moch. Toha, Kelurahan Pelindung Hewan, Kecamatan Astanaanyar, Kota Bandung. Dugaan awal mengarah pada korsleting listrik mobil yang memicu kebakaran ketika showroom masih dalam keadaan tutup. Meski insiden berlangsung pada […]

  • Tampilan website desa Tasikmalaya tidak aktif dengan halaman kosong tanpa informasi layanan dan transparansi anggaran.

    Website Desa Tasikmalaya Tidak Aktif

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 158
    • 0Komentar

    albadarpost.com, EDITORIAL – Website desa Tasikmalaya tidak aktif menjadi ironi di tengah gencarnya agenda transformasi digital. Frasa website desa Tasikmalaya tidak aktif bahkan lebih sering mencerminkan realitas dibanding jargon pelayanan berbasis elektronik. Situs resmi tersedia, domain aktif, tetapi konten minim. Bahkan, beberapa laman hanya menampilkan halaman kosong atau berita lama yang tak pernah diperbarui. Padahal, […]

  • Ilustrasi seseorang berdoa di pagi hari dengan cahaya lembut sebagai simbol tanda rezeki menurut ulama sedang terbuka

    9 Tanda Rezeki Dibuka Menurut Ulama, Nomor 1 Paling Jarang Disadari

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 178
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Ada satu hal yang sering luput dari perhatian banyak orang. Tanda rezeki menurut ulama tidak selalu hadir dalam bentuk uang yang tiba-tiba bertambah atau usaha yang langsung besar. Justru, dalam banyak kajian para ulama, tanda rezeki dibuka sering muncul dalam bentuk yang sangat halus—bahkan kadang tidak dianggap sebagai rezeki sama sekali. Beberapa […]

  • Penembakan London

    London Mencekam, Empat Orang Jadi Korban Penembakan Jalanan

    • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 135
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Suasana jalanan London yang biasanya ramai mendadak berubah kacau setelah rentetan tembakan terdengar dari sebuah mobil yang melintas. Warga panik, sebagian berlari mencari perlindungan, sementara yang lain hanya bisa terpaku ketika suara sirene mulai memenuhi udara malam. Aksi penembakan London itu dilaporkan melukai empat orang dan langsung memicu respons besar aparat […]

  • Ilustrasi mahasiswa penerima beasiswa LPDP dengan latar bendera Indonesia dan dokumen kontrak kewajiban penerima beasiswa.

    Apa Itu Beasiswa LPDP dan Kewajibannya? Ini Penjelasan Lengkapnya

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 168
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Isu mengenai alumni penerima LPDP kembali menjadi perhatian publik. Banyak warganet mempertanyakan, APA itu beasiswa LPDP dan kewajibannya, serta apa saja tanggung jawab moral dan administratif yang melekat pada penerima dana pendidikan negara tersebut. Pertanyaan tentang apa itu LPDP, aturan beasiswa LPDP, serta kewajiban penerima LPDP langsung menjadi kata kunci yang ramai […]

  • Analisis kekuatan tim Liga Champions dengan peluang juara masing-masing klub

    Analisis Peluang Tiap Tim di Liga Champions: Siapa Paling Siap Juara?

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 164
    • 0Komentar

    albadarpost.com, PERSPEKTIF – Analisis peluang UCL menjadi pembahasan menarik jelang perempat final. Banyak pihak menilai peluang juara Liga Champions dari kekuatan tim, strategi, hingga performa terkini. Dari Real Madrid hingga Arsenal, setiap tim memiliki keunggulan dan tantangan masing-masing. Selain itu, faktor mental dan pengalaman sering menjadi pembeda di fase krusial. Oleh karena itu, berikut analisis […]

expand_less