Breaking News
light_mode
Beranda » Humaniora » Raffi Ahmad Apresiasi Transformasi Nusakambangan Jadi Pusat Ketahanan Pangan dan Pembinaan Warga Binaan

Raffi Ahmad Apresiasi Transformasi Nusakambangan Jadi Pusat Ketahanan Pangan dan Pembinaan Warga Binaan

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
  • visibility 15
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Raffi Ahmad puji transformasi Nusakambangan jadi pusat ketahanan pangan dan pembinaan warga binaan.


Raffi Ahmad Kagum Nusakambangan Jadi Pusat Ketahanan Pangan dan Pembinaan

albadarpost.com, HUMANIORA – Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad, menilai transformasi besar-besaran yang dilakukan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Nusakambangan di Cilacap, Jawa Tengah, sebagai langkah luar biasa. Kini, pulau yang dulu dikenal sebagai tempat tahanan berkeamanan tinggi itu berubah menjadi kawasan produktif yang berkontribusi pada ketahanan pangan nasional dan kesejahteraan warga binaan.

Kunjungan Raffi Ahmad bersama Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Agus Andrianto pada Rabu (5/11/2025) menjadi momentum penting bagi pemerintah dalam memperlihatkan wajah baru Nusakambangan. “Tempat ini bukan hanya untuk pembinaan warga binaan, tetapi juga menjadi pusat ketahanan pangan. Ada tambak belut, pertanian, bahkan bisa sampai ekspor. Luar biasa sekali,” ujar Raffi Ahmad kepada awak media.

Transformasi itu menandai perubahan paradigma sistem pemasyarakatan di Indonesia. Warga binaan tidak lagi dipandang semata-mata sebagai pelaku kejahatan yang harus dihukum, melainkan sebagai individu yang bisa dibina untuk kembali produktif di masyarakat.


Dari Pulau Penjara ke Kawasan Produktif

Raffi Ahmad menyebut, model pembinaan di Lapas Nusakambangan kini jauh lebih progresif karena menggabungkan pendekatan kemanusiaan dan ekonomi. Warga binaan diberikan pelatihan kerja dan peluang nyata untuk mengelola hasil pertanian, peternakan, serta perikanan. Mereka memperoleh upah dan dapat menabung sebagai bekal setelah bebas.

“Dengan begitu, ketika mereka kembali ke masyarakat sudah memiliki keterampilan dan semangat kerja. Ini bentuk pembinaan yang sesungguhnya,” kata Raffi Ahmad.

Selama kunjungan, Raffi meninjau berbagai sektor yang sedang dikembangkan di kawasan itu, seperti budi daya belut, sidat, dan tambak air tawar. Ia mengaku kagum dengan kualitas hasil panen sidat yang disebutnya setara dengan produk ekspor. “Saya tadi coba belut yang besar sekali, rasanya enak. Ini bisa jadi produk unggulan, apalagi sidat di Jepang termasuk makanan berkelas tinggi,” ujarnya.

Selain sektor perikanan, Lapas Nusakambangan juga mengembangkan program pertanian dan peternakan yang menghasilkan komoditas pangan lokal. Produk-produk tersebut sebagian dikirim ke wilayah Cilacap dan sekitarnya, menandakan kemandirian pangan di kawasan tersebut mulai terwujud.


Irfan Hakim: Nusakambangan Kini Jadi Contoh Pembinaan Nyata

Selain Raffi Ahmad, presenter Irfan Hakim juga turut hadir dalam kunjungan itu. Ia menyatakan kekagumannya terhadap perubahan wajah Nusakambangan yang kini menjadi simbol pembinaan produktif.

“Dari kecil saya hanya mengenal Nusakambangan sebagai pulau lapas. Sekarang luar biasa, bukan hanya mandiri pangan, bahkan bisa mengirim telur ke Cilacap,” ujar Irfan.

Menurutnya, program tersebut memberikan manfaat ganda. Di satu sisi, warga binaan mendapatkan keterampilan dan kesiapan mental untuk hidup mandiri setelah bebas. Di sisi lain, hasil kerja mereka memberikan nilai ekonomi yang nyata.

Irfan juga menyoroti potensi ekspor sidat dari Nusakambangan yang dianggap sangat menjanjikan. “Sidatnya besar-besar, rasanya enak, dan berkualitas. Ini bisa menjadi komoditas ekspor unggulan, bukan hanya untuk konsumsi lingkup lokal,” tambahnya.

Baca juga: Eks Dokter RSHS Bandung Divonis 11 Tahun Penjara atas Kasus Kekerasan Seksual

Pernyataan Irfan memperkuat kesan bahwa Nusakambangan tidak lagi semata dikenal sebagai “Pulau Penjara”, melainkan sebagai pusat pembinaan dan ketahanan pangan nasional yang produktif dan berorientasi masa depan.


Kolaborasi untuk Rehabilitasi dan Kemandirian

Langkah transformasi di Nusakambangan merupakan hasil sinergi antara pemerintah, aparat pemasyarakatan, dan warga binaan. Tujuannya tidak hanya menciptakan kemandirian ekonomi, tetapi juga membangun karakter, tanggung jawab, serta mental positif.

Raffi Ahmad menilai, pendekatan seperti ini harus diperluas ke lembaga pemasyarakatan lain di Indonesia. “Model seperti di sini bisa jadi contoh nasional. Warga binaan tidak hanya dibina tapi juga diberdayakan,” katanya.

Melalui kerja produktif di sektor pangan dan perikanan, warga binaan diharapkan mampu mengubah stigma dan menjadi bagian dari solusi sosial. Transformasi ini juga sejalan dengan upaya pemerintah memperkuat ketahanan pangan dalam negeri sekaligus menyiapkan sumber daya manusia yang siap berkontribusi setelah keluar dari lembaga pemasyarakatan.

Transformasi Nusakambangan jadi pusat ketahanan pangan dan pembinaan warga binaan diapresiasi Raffi Ahmad sebagai langkah revolusioner. (Red/Arrian)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi meal prep mingguan dengan sayuran, daging, dan buah tersimpan rapi dalam wadah kedap udara di kulkas.

    Cara Food Prep Agar Tahan Seminggu

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 19
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Banyak orang bersemangat saat belanja mingguan. Keranjang penuh sayuran segar, daging pilihan, dan buah berwarna cerah terasa seperti investasi untuk tujuh hari ke depan. Namun ironisnya, sebelum pekan berakhir, sebagian bahan justru berakhir di tempat sampah. Sayuran menguning, daun layu, bahkan daging mulai berbau. Padahal, dengan teknik food prep yang benar, bahan […]

  • tata kelola pemerintahan

    Uji Tata Kelola Pelayanan Publik Bogor

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Penataan dinas baru Bogor menguji tata kelola pemerintahan dan kualitas pelayanan publik daerah. albadarpost.com, PERSPEKTIF – Awal 2026 menjadi titik uji bagi tata kelola pemerintahan di Kabupaten Bogor. Pemerintah daerah membentuk dua dinas baru—Dinas Pertanahan dan Tata Ruang serta Dinas Kebudayaan—sekaligus menempatkannya di pusat perbelanjaan. Langkah ini bukan sekadar soal struktur birokrasi, tetapi menyentuh inti […]

  • Muscab PPP Tasikmalaya 2026 dengan Uu Ruzhanul Ulum menyerukan kebangkitan partai dan konsolidasi kader

    Uu Ruzhanul Ulum: Saatnya PPP Bangkit di Tasikmalaya, Jangan Lagi Terpecah!

    • calendar_month 6 jam yang lalu
    • account_circle redaktur
    • visibility 3
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Muscab PPP Tasikmalaya, Musyawarah Cabang PPP, serta agenda konsolidasi Partai Persatuan Pembangunan langsung mencuri perhatian publik. Kegiatan ini tidak hanya menjadi forum organisasi, tetapi juga disebut sebagai momentum kebangkitan Ka’bah di wilayah Priangan oleh Ketua DPW PPP Jawa Barat, H. Uu Ruzhanul Ulum. Acara Muscab yang mempertemukan DPC PPP Kota dan Kabupaten […]

  • kelompok penyembah setan 764

    Kelompok Penyembah Setan 764 Jadi Ancaman Online Serius, FBI dan Inggris Perketat Pengawasan Remaja

    • calendar_month Minggu, 2 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Kelompok penyembah setan 764 jadi ancaman online global, FBI dan Inggris peringatkan bahaya bagi remaja. Remaja 14 Tahun Terjerat Kelompok Penyembah Setan 764 albadarpost.com, LENSA – Kasus remaja Inggris berusia 14 tahun yang terjerumus ke dalam kelompok penyembah setan 764 membuka kembali perhatian dunia terhadap ancaman kejahatan siber yang menargetkan anak-anak.Awalnya, sang ibu—disebut Christina—menganggap percakapan […]

  • Ilustrasi Nabi Musa menghadapi Firaun sebagai simbol keberanian melawan kezaliman dan kekuasaan tirani dalam sejarah para nabi.

    Saat Nabi Musa Menantang Firaun: Cerita Iman yang Mengubah Sejarah

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 12
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Bayangkan berdiri sendirian di hadapan penguasa paling kuat di dunia. Tidak ada pasukan. Tidak ada kekayaan. Hanya keyakinan pada kebenaran. Di situlah kisah Nabi Musa vs Firaun bermula. Cerita tentang Nabi Musa melawan Firaun, tentang perlawanan terhadap tirani Firaun, dan tentang keberanian seorang nabi menghadapi kekuasaan absolut yang menindas rakyatnya. Lebih dari […]

  • Ilustrasi zarah debu dengan cahaya timbangan amal QS Az-Zalzalah ayat 7-8 tentang balasan setiap perbuatan manusia.

    Tentang Zarah yang Tak Pernah Hilang

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 21
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Ada kebaikan yang sering kita lakukan tanpa sadar. Senyum tipis yang lahir begitu saja. Kata yang sengaja ditahan agar tidak melukai. Niat baik yang bersemi di hati, lalu gugur sebelum sempat terucap. Kita kerap menganggapnya kecil. Terlalu kecil untuk dihitung. Terlalu sepele untuk dicatat. Namun Al-Qur’an, dengan caranya yang lembut sekaligus tegas, […]

expand_less