Breaking News
light_mode
Beranda » Lifestyle » Kisah Nabi Zakaria Memohon Anak, Mukjizat yang Menggetarkan

Kisah Nabi Zakaria Memohon Anak, Mukjizat yang Menggetarkan

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
  • visibility 185
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, LIFESTYLEDoa Nabi Zakaria menjadi salah satu kisah paling menyentuh dalam Al-Qur’an. Kisah Nabi Zakaria memohon keturunan menggambarkan harapan besar seorang nabi yang telah memasuki usia sangat tua. Meski tubuh melemah dan istrinya dikenal tidak mampu melahirkan, Nabi Zakaria tetap memanjatkan doa memohon anak kepada Allah dengan penuh keyakinan.

Kisah ini tidak hanya menyimpan sejarah spiritual. Lebih dari itu, cerita tersebut menunjukkan bagaimana kekuatan doa dapat membuka jalan yang tampak mustahil. Dari doa yang lirih di ruang ibadah, lahirlah mukjizat besar: kelahiran Nabi Yahya.

Karena itu, hingga kini banyak umat Islam menjadikan kisah doa Nabi Zakaria sebagai inspirasi ketika menghadapi ujian hidup.

Nabi Zakaria: Sosok Nabi yang Penuh Kesabaran

Nabi Zakaria dikenal sebagai seorang nabi yang saleh dan sangat taat kepada Allah. Ia berasal dari keluarga yang menjaga tradisi kenabian dan mengabdikan hidupnya untuk melayani Baitul Maqdis.

Selain itu, Nabi Zakaria juga menjadi penjaga Maryam, ibu Nabi Isa. Ia sering menyaksikan keajaiban yang Allah berikan kepada Maryam.

Al-Qur’an menggambarkan salah satu peristiwa penting tersebut dalam Surah Ali Imran ayat 37:

“Setiap kali Zakaria masuk untuk menemui Maryam di mihrab, ia mendapati makanan di sisinya.” (QS. Ali Imran: 37)

Peristiwa itu menggugah hati Nabi Zakaria. Ia melihat bagaimana Allah memberikan rezeki tanpa batas kepada hamba-Nya.

Karena itu, harapan dalam dirinya kembali tumbuh. Ia pun mulai memohon kepada Allah agar dianugerahi keturunan.

Doa Nabi Zakaria yang Diabadikan dalam Al-Qur’an

Dalam kesunyian ibadahnya, Nabi Zakaria memanjatkan doa dengan penuh kerendahan hati. Ia tidak berdoa dengan suara keras, melainkan dengan hati yang tunduk.

Allah mengabadikan doa tersebut dalam Surah Maryam:

“Ya Tuhanku, sesungguhnya tulangku telah lemah dan kepalaku telah dipenuhi uban, dan aku belum pernah kecewa dalam berdoa kepada-Mu, ya Tuhanku.”
(QS. Maryam: 4)

Kemudian Nabi Zakaria melanjutkan doanya:

“Maka anugerahkanlah kepadaku dari sisi-Mu seorang anak yang akan mewarisi aku dan mewarisi sebagian keluarga Ya’qub.”
(QS. Maryam: 5–6)

Doa Nabi Zakaria menunjukkan keyakinan luar biasa. Secara logika manusia, harapan memiliki anak pada usia senja hampir mustahil.

Namun Nabi Zakaria tidak melihat batasan manusia. Ia percaya sepenuhnya kepada kekuasaan Allah.

Kabar Gembira dari Allah: Lahirnya Nabi Yahya

Allah kemudian menjawab doa Nabi Zakaria dengan cara yang luar biasa. Malaikat datang membawa kabar gembira.

Dalam Surah Maryam ayat 7 disebutkan:

“Wahai Zakaria! Kami memberi kabar gembira kepadamu dengan seorang anak laki-laki bernama Yahya.”

Nabi Zakaria sempat terkejut mendengar kabar tersebut. Ia bertanya bagaimana mungkin dirinya memiliki anak, sementara usia sudah sangat tua dan istrinya tidak dapat melahirkan.

Allah kemudian menjelaskan bahwa hal tersebut sangat mudah bagi-Nya.

“Demikianlah Tuhanmu berfirman: Hal itu mudah bagi-Ku.”
(QS. Maryam: 9)

Beberapa waktu kemudian, lahirlah Nabi Yahya. Ia tumbuh menjadi seorang nabi yang dikenal sangat saleh, lembut, dan penuh hikmah.

Hikmah Besar dari Kisah Doa Nabi Zakaria

Kisah Nabi Zakaria memohon keturunan menyimpan banyak pelajaran penting bagi umat Islam.

Pertama, doa tidak pernah sia-sia. Seorang hamba boleh saja menghadapi kondisi yang tampak mustahil. Namun selama ia terus berdoa, pintu pertolongan Allah selalu terbuka.

Kedua, kesabaran memiliki peran besar dalam kehidupan. Nabi Zakaria menunggu sangat lama sebelum doanya dikabulkan.

Ketiga, keyakinan kepada Allah harus tetap kuat. Nabi Zakaria tidak pernah meragukan kekuasaan Allah meskipun usianya telah lanjut.

Selain itu, kisah ini mengajarkan bahwa mukjizat sering datang dari doa yang tulus dan penuh keikhlasan.

Mengapa Kisah Ini Sangat Relevan Hingga Sekarang?

Banyak pasangan Muslim membaca doa Nabi Zakaria ketika berharap memiliki keturunan. Selain itu, para ulama sering menjelaskan kisah ini dalam berbagai majelis ilmu.

Kisah Nabi Zakaria juga mengajarkan optimisme spiritual. Ketika manusia menghadapi kesulitan hidup, doa menjadi kekuatan terbesar.

Oleh sebab itu, kisah ini terus menginspirasi banyak orang. Bukan hanya tentang kelahiran Nabi Yahya, tetapi juga tentang harapan yang tidak pernah padam.

Dan pada akhirnya, kisah Nabi Zakaria menunjukkan satu hal penting: tidak ada doa yang terlalu kecil di hadapan Allah. (Red)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Guru Sahabat Murid

    Diky Candranegara: Guru Harus Jadi Sahabat Murid

    • calendar_month Minggu, 28 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 94
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH — Konsep guru sahabat murid kembali menjadi sorotan dalam dunia pendidikan. Wakil Wali Kota Tasikmalaya Rd. Diky Candranegara menegaskan bahwa guru SD dan SMP tidak cukup hanya menjadi penyampai materi pelajaran. Sebaliknya, guru harus mampu menjadi pendamping, sahabat, sekaligus penggerak daya pikir peserta didik. Pesan tersebut disampaikan Diky saat menanggapi pelaksanaan workshop […]

  • Diky Chandra

    Diky Chandra dan TNI Perkuat Sinergi Tasikmalaya

    • calendar_month Sabtu, 1 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 71
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Diky Chandra, Wakil Wali Kota Tasikmalaya, menegaskan bahwa kolaborasi lintas lembaga menjadi salah satu kunci menjaga stabilitas daerah sekaligus mempercepat pembangunan. Pesan itu mengemuka saat ia menerima kunjungan kerja Kepala Staf Komando Garnisun Tetap (Kaskogartap) II/Bandung, Marsma TNI Solihin, S.I.P., di Subkogartap 0612/Tasikmalaya, Jumat (31/7/2026). Di tengah meningkatnya kebutuhan akan koordinasi […]

  • Ilustrasi pasangan suami istri muslim saling memaafkan dengan suasana hangat dan penuh ketenangan

    Minta Maaf Duluan dalam Rumah Tangga, Lemah atau Mulia?

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 280
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Minta maaf suami istri sering disalahartikan sebagai tanda kalah atau lemah. Padahal, dalam Islam, minta maaf dalam rumah tangga justru menunjukkan kematangan iman, kelapangan hati, dan kemampuan meredam emosi. Sikap ini bukan soal siapa benar atau salah, tetapi tentang menjaga keharmonisan dan menghargai pasangan. Di tengah banyaknya konflik rumah tangga, kebiasaan menunda […]

  • Anggota DPRD Banjar Ditangkap

    Buronan DPRD Banjar Ditangkap, Polisi Ungkap Modus Pinjam Uang

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 82
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kasus anggota DPRD Banjar ditangkap menjadi sorotan setelah Kepolisian Resor Banjar berhasil mengamankan seorang legislator yang sebelumnya masuk Daftar Pencarian Orang (DPO). Polisi menduga tersangka melakukan penipuan dan penggelapan dengan modus meminjam uang serta menjanjikan keuntungan 10 persen untuk pendanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Nilai kerugian yang dilaporkan korban mencapai […]

  • Kasus Pengusaha Nasi Kuning

    Rentannya Pekerja Perempuan di Lingkungan Kerja

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 203
    • 0Komentar

    Kasus pengusaha nasi kuning ungkap kekerasan seksual di tempat kerja dan rentannya pekerja perempuan. albadarpost.com, HUMANIORA – Kasus kekerasan seksual kembali mengguncang ruang publik. Kali ini, sorotan tertuju pada kasus pengusaha nasi kuning yang melibatkan relasi majikan dan karyawan. Seorang pekerja perempuan dilaporkan menjadi korban kekerasan seksual di lingkungan kerjanya sendiri, tempat yang seharusnya memberikan […]

  • Ilustrasi jamaah mendengarkan khutbah Idul Adha di lapangan masjid dengan suasana pagi penuh takbir.

    Salat Idul Adha yang Benar, Ini Tata Cara Lengkap dengan Doanya

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 312
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Udara pagi Idul Adha biasanya terasa berbeda. Jalanan kampung yang sehari-hari sepi mulai dipenuhi suara sandal jamaah yang terseret pelan di aspal menuju lapangan salat. Dari kejauhan, gema takbir terdengar bercampur suara motor yang datang bergelombang sejak subuh. Sebagian bapak-bapak tampak tergesa memasang peci hitam yang baru diambil dari lemari. Ada anak […]

expand_less