Breaking News
light_mode
Beranda » Opini » Seandainya Kebaikan Jadi Arena Perlombaan

Seandainya Kebaikan Jadi Arena Perlombaan

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
  • visibility 18
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, OPINI – Di tengah riuh dunia yang gemar berlomba dalam angka, kuasa, dan pujian, seruan Fastabiqul Khairat justru terdengar lirih. Padahal, berlomba dalam kebaikan—bersegera dalam amal saleh, mendahului dalam kebajikan, dan berkompetisi dalam ketakwaan—adalah panggilan langit yang tak pernah padam. Fastabiqul Khairat bukan sekadar slogan spiritual, melainkan jalan sunyi para pencari cahaya yang menolak tertinggal dalam kebaikan.

Perintah ini berakar kuat dalam firman Allah SWT:

“Maka berlomba-lombalah kamu dalam kebaikan.”
(QS. Al-Baqarah: 148)

Ayat ini bukan hanya seruan, tetapi cambuk kesadaran. Ia menegur hati yang gemar menunda, menepuk jiwa yang gemar beralasan.

Ketika Dunia Berlomba dalam Kefanaan

Zaman ini aneh. Manusia berlari cepat, tetapi tidak tahu ke mana. Mereka berkompetisi mengumpulkan yang fana, namun lambat ketika dipanggil menuju yang abadi.

Dalam perspektif sufistik, penyakit terbesar manusia bukan kemiskinan harta, melainkan kelaparan makna. Hati menjadi keras karena terlalu sering meminum dunia tanpa jeda zikir.

Imam Al-Ghazali pernah mengingatkan:

“Barang siapa tidak disibukkan oleh kebaikan, ia akan disibukkan oleh kebatilan.”

Di sinilah Fastabiqul Khairat menemukan relevansinya. Ia hadir sebagai obat bagi jiwa yang lelah oleh kesia-siaan.

Makna Berlomba yang Sesungguhnya

Fastabiqu berasal dari kata yang berarti mendahului dengan kesungguhan. Sementara al-khairat mencakup seluruh bentuk kebaikan: ibadah, ilmu, sedekah, hingga menjaga bumi.

Allah SWT kembali menegaskan dalam firman-Nya:

“Untuk tiap umat Kami berikan aturan… maka berlomba-lombalah dalam kebaikan.”
(QS. Al-Ma’idah: 48)

Ayat ini menyingkap rahasia besar: perbedaan manusia bukan alasan berpecah, tetapi panggung untuk berlomba berbuat baik.

Karena itu, ukuran kemuliaan bukan seberapa cepat kita mengalahkan orang lain, melainkan seberapa cepat kita mendahului diri sendiri dalam ketaatan.

Jejak Fastabiqul Khairat dalam Amal Nyata

Spirit ini tidak berhenti di langit wacana. Ia menjelma tindakan.

Pertama, dalam sedekah. Tangan yang ringan memberi lebih cepat sampai kepada rahmat Allah dibanding kaki yang berlari menuju dunia.

Rasulullah SAW bersabda:

“Sedekah tidak akan mengurangi harta.”
(HR. Muslim)

Kedua, dalam disiplin ibadah. Salat di awal waktu adalah bentuk perlombaan paling jujur antara hamba dan Tuhannya.

Ketiga, dalam menuntut ilmu. Ulama memandang ilmu sebagai cahaya, dan cahaya hanya singgah pada hati yang bersegera mencarinya.

Keempat, dalam menjaga alam. Kebaikan tidak berhenti pada manusia, tetapi merangkul semesta.

Kelima, dalam produktivitas hidup. Waktu diperlakukan sebagai amanah, bukan tempat membuang lelah tanpa makna.

Satir Zaman: Yang Cepat dalam Dosa, Lambat dalam Pahala

Ironi terbesar zaman modern ialah kecepatan yang salah arah. Teknologi mempercepat segalanya, tetapi tidak otomatis mempercepat kebaikan.

Jari manusia gesit menyebar fitnah, namun berat menulis doa. Lisan tajam menghakimi, tetapi kelu ketika diminta menasihati dengan kasih.

Hasan Al-Basri berkata:

“Wahai anak Adam, engkau hanyalah kumpulan hari. Ketika satu hari pergi, sebagian dirimu ikut mati.”

Namun manusia tetap menunda kebaikan, seolah umur memiliki cadangan.

Jangan Menjadi Masbūq dalam Kebaikan

Dalam istilah fikih, masbūq ialah makmum yang tertinggal rakaat. Dalam makna spiritual, ia adalah jiwa yang terlambat berbuat baik.

Fastabiqul Khairat mengajarkan agar kita tidak menjadi masbūq dalam amal. Sebab kesempatan tidak selalu datang dua kali, dan ajal tidak menunggu kesiapan.

Ulama sufi Ibnu Athaillah menulis dalam Al-Hikam:

“Jangan menunda amal hingga waktu luang, sebab waktu luang belum tentu datang.”

Nasihat ini seperti anak panah yang menembus alasan manusia.

Spirit Peradaban: Dari Individu ke Umat

Fastabiqul Khairat bukan hanya etika personal, tetapi fondasi peradaban. Ia melahirkan masyarakat yang produktif, disiplin, dan saling menguatkan.

Baca juga: Rp3,4 Miliar Disorot! Dugaan Korupsi PLUT Tasikmalaya Menggema

Tak heran, spirit ini lekat dalam gerakan pembaruan Islam modern, termasuk etos kerja, pendidikan, dan pelayanan sosial.

Ketika umat berlomba dalam kebaikan, peradaban tumbuh. Namun ketika umat berlomba dalam kepentingan, peradaban runtuh.

Berlomba Menuju Cahaya

Pada akhirnya, hidup adalah perlombaan yang sunyi. Tidak semua tepuk tangan manusia bernilai di langit, dan tidak semua amal kecil luput dari catatan malaikat.

Fastabiqul Khairat mengajarkan satu hal sederhana namun agung: jadilah yang terdepan dalam kebaikan, bukan yang tercepat dalam keburukan.

Sebab dunia hanyalah garis start, sementara akhirat ialah garis finis.

Dan hanya mereka yang berlari menuju cahaya yang akan sampai dengan selamat.

وَاللَّهُ أَعْلَمُ بِالصَّوَابِ

Penulis: Diki Sam ani (Pemimpin Redaksi AlbadarPost)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • respons hukum

    Respons Hukum DPRD Tasikmalaya di Tengah Kritik Warga

    • calendar_month Minggu, 11 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Kasus vandalisme DPRD Kabupaten Tasikmalaya menguji hukum publik: penegakan aturan atau ruang kritik warga demokratis. Vandalisme di Gedung DPRD Kabupaten Tasikmalaya Picu Polemik albadarpost.com, BERITA DAERAH – Aksi vandalisme di gedung DPRD Kabupaten Tasikmalaya memunculkan perdebatan hukum yang lebih luas. Peristiwa ini tidak hanya menyangkut dugaan pengrusakan fasilitas negara, tetapi juga menyentuh fungsi hukum publik […]

  • keamanan Priangan Timur

    Priangan Timur Dalam Sepekan

    • calendar_month Minggu, 28 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Rangkaian peristiwa keamanan dan kecelakaan di Priangan Timur menyoroti risiko publik selama libur panjang. albadarpost.com, FOKUS – Wilayah Priangan Timur diguncang rangkaian peristiwa serius sepanjang sepekan terakhir. Dari penggeledahan Densus 88 di Garut, penangkapan komplotan ganjal ATM lintas provinsi, kecelakaan lalu lintas di Salawu, hingga tragedi wisata di Pangandaran. Peristiwa-peristiwa ini menegaskan satu hal penting: […]

  • hadis penyempurna akhlak

    Hadis Penyempurna Akhlak: Misi Besar Nabi yang Sering Dilupakan

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 16
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Hadis penyempurna akhlak merupakan salah satu pesan paling mendasar dalam Islam. Hadis tentang akhlak ini menjelaskan misi Nabi memperbaiki akhlak manusia sekaligus menegaskan bahwa akhlak mulia dalam Islam berada di posisi yang sangat penting. Bahkan, tujuan diutusnya Nabi bukan sekadar menyampaikan hukum, melainkan juga membentuk karakter manusia yang lebih baik. Sabda Nabi […]

  • A Symphony of Lights

    Gemerlap “A Symphony of Lights”, Pesta Lampu Spektakuler di Langit Malam Hong Kong

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Setiap malam, “A Symphony of Lights” menerangi langit Pelabuhan Victoria dengan pertunjukan cahaya gratis. albadarpost.com, LENSA – Langit malam di atas Pelabuhan Victoria, Hong Kong, selalu punya cerita setiap pukul delapan malam. Saat itu, sorot laser, warna-warna lampu LED, dan musik orkestra berpadu dalam harmoni yang menakjubkan: A Symphony of Lights. Pertunjukan cahaya dan suara […]

  • Bank Sampah Ciamis

    Ciamis Tolak Bersih Dadakan, Bank Sampah Jadi Andalan

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 15
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH — Pemerintah Kabupaten Ciamis menegaskan penolakan terhadap pola bersih dadakan yang kerap muncul menjelang kunjungan pejabat. Pemkab memilih memperkuat Bank Sampah Ciamis sebagai strategi jangka panjang membangun budaya bersih yang konsisten. Sikap itu disampaikan Bupati Ciamis Herdiat Sunarya dalam rapat koordinasi bersama camat dan kepala desa di Aula Sekretariat Daerah, Senin (26/1/2026). […]

  • suap jabatan Ponorogo

    OTT KPK Ponorogo Kembali Jerat Pejabat Daerah

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 16
    • 0Komentar

    OTT KPK Ponorogo kembali dilakukan, lembaga antikorupsi memastikan proses penetapan status hukum dalam 1×24 jam. albadarpost.com, LENSA – Gelombang penindakan korupsi kembali menggema setelah OTT KPK Ponorogo dilakukan pada Jumat, 7 November 2025. Operasi yang berlangsung di Jawa Timur ini menandai langkah terbaru lembaga antirasuah dalam membongkar dugaan praktik koruptif di tingkat daerah. OTT KPK […]

expand_less