Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Dunia » Saudi Bombardir Yaman Selatan

Saudi Bombardir Yaman Selatan

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
  • visibility 66
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Serangan udara Saudi ke Yaman selatan menandai eskalasi baru konflik internal dan gagalnya upaya damai regional.

Serangan Udara Saudi Picu Eskalasi Baru

albadarpost.com, BERITA DUNIA – Koalisi militer pimpinan Arab Saudi kembali melancarkan serangan udara ke wilayah Yaman selatan. Target utama serangan kali ini adalah posisi Dewan Transisi Selatan (STC), kelompok separatis yang selama ini menguasai sebagian wilayah strategis di selatan negara tersebut. Operasi militer itu menandai eskalasi terbaru konflik internal Yaman yang kerap luput dari sorotan publik internasional.

Serangan dilakukan di Provinsi Dhale pada dini hari waktu setempat. Koalisi Saudi menyatakan langkah tersebut diambil sebagai respons atas laporan pergerakan pasukan STC yang dinilai berpotensi memicu konflik terbuka dengan pemerintah Yaman yang diakui internasional. Situasi ini memperlihatkan betapa rapuhnya keseimbangan politik dan keamanan di Yaman, bahkan di antara faksi-faksi yang sebelumnya berada di satu kubu.

Klaim Intelijen dan Mandeknya Perundingan Damai

Dalam pernyataan resminya, Koalisi Arab Saudi mengungkapkan adanya klaim intelijen terkait mobilisasi militer STC. Informasi itu mencakup pergerakan kendaraan bersenjata, logistik tempur, serta penguatan pasukan dari Aden menuju Dhale. Koalisi menilai mobilisasi tersebut sebagai ancaman langsung terhadap stabilitas keamanan di Yaman selatan.

Baca juga: Greenland, di Tengah Persaingan AS, China, dan Rusia

Ketegangan meningkat setelah pemimpin STC, Aidarous al-Zubaidi, tidak menghadiri perundingan damai yang difasilitasi Arab Saudi di Riyadh. Ketidakhadiran itu dipandang koalisi sebagai sinyal penolakan terhadap proses politik yang tengah dibangun untuk meredam konflik internal. Pemerintah Yaman bahkan mengumumkan pencopotan al-Zubaidi dari struktur Dewan Kepemimpinan Presiden.

Di sisi lain, STC membantah seluruh tuduhan tersebut. Kelompok separatis itu menyatakan bahwa al-Zubaidi tetap berada di Aden untuk menjalankan tugas pengamanan wilayah. STC juga menilai serangan udara Saudi justru memperkeruh suasana dan menjauhkan peluang dialog politik.

Konflik Internal yang Kian Terbuka

Konflik antara pemerintah Yaman dan STC bukanlah babak baru. Namun, serangan udara langsung dari koalisi Saudi terhadap STC memperlihatkan pergeseran signifikan dalam dinamika perang Yaman. Selama ini, STC kerap diposisikan sebagai sekutu tak langsung koalisi dalam menghadapi kelompok Houthi di utara.

Eskalasi terbaru ini menegaskan bahwa konflik Yaman tidak lagi sekadar perang antara pemerintah dan pemberontak Houthi. Perseteruan internal di wilayah selatan kini berkembang menjadi ancaman serius bagi stabilitas nasional. Kondisi ini membuka kemungkinan fragmentasi kekuasaan yang lebih dalam, dengan aktor lokal dan regional saling berebut pengaruh.

Baca juga: Pencurian Kotak Amal Tranding di Pangkep

Serangan di Dhale juga menunjukkan bahwa pendekatan militer masih menjadi pilihan utama dibanding jalur diplomasi. Padahal, perang yang telah berlangsung bertahun-tahun itu telah menimbulkan krisis kemanusiaan terburuk di dunia, dengan jutaan warga sipil bergantung pada bantuan internasional.

Dampak Regional dan Jalan Terjal Menuju Perdamaian

Langkah Arab Saudi menyerang STC memberi sinyal kuat kepada kawasan bahwa Riyadh ingin tetap memegang kendali atas arah konflik Yaman. Namun, kebijakan ini berisiko menambah lapisan konflik baru di negara yang sudah rapuh secara politik dan ekonomi.

Pengamat Timur Tengah menilai kegagalan perundingan damai serta saling bantah berbasis klaim intelijen mencerminkan rendahnya kepercayaan antarfaksi. Tanpa komitmen politik yang jelas dan inklusif, upaya menghentikan perang Yaman diperkirakan akan terus tersendat.

Eskalasi di Yaman selatan menjadi pengingat bahwa perdamaian tidak hanya bergantung pada tekanan militer. Selama pendekatan keamanan lebih dominan dibanding dialog politik, konflik Yaman berpotensi terus berulang dengan pola dan aktor yang berbeda, sementara warga sipil tetap menjadi pihak paling terdampak. (ARR)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • gaji tertinggi ASEAN

    Data Gaji ASEAN 2026: Jakarta Tersalip, Thailand Justru Melonjak

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 81
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Gaji tertinggi ASEAN, atau rata-rata upah bersih di Asia Tenggara, kembali menjadi sorotan setelah data terbaru dirilis. Berdasarkan data dari GoodStats menunjukkan peta gaji tertinggi di ASEAN yang timpang, sekaligus memperlihatkan posisi upah kota besar ASEAN yang tidak merata—terutama ketika Jakarta justru tertahan di papan tengah. Namun demikian, satu fakta langsung […]

  • Ilustrasi jamaah mendengarkan khutbah Idul Adha di lapangan masjid dengan suasana pagi penuh takbir.

    Salat Idul Adha yang Benar, Ini Tata Cara Lengkap dengan Doanya

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 59
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Udara pagi Idul Adha biasanya terasa berbeda. Jalanan kampung yang sehari-hari sepi mulai dipenuhi suara sandal jamaah yang terseret pelan di aspal menuju lapangan salat. Dari kejauhan, gema takbir terdengar bercampur suara motor yang datang bergelombang sejak subuh. Sebagian bapak-bapak tampak tergesa memasang peci hitam yang baru diambil dari lemari. Ada anak […]

  • Suasana Sidang Isbat penetapan 1 Ramadan 1447 H di Jakarta dengan pemaparan data hisab dan rukyat hilal.

    Resmi! Tanggal Puasa 2026 Ditetapkan

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 89
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Pemerintah melalui Kementerian Agama resmi menetapkan 1 Ramadan 1447 H sebagai awal puasa 2026 yang jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Penetapan awal Ramadan 1447 Hijriah atau tanggal puasa 2026 ini diputuskan dalam Sidang Isbat setelah mempertimbangkan hasil hisab dan rukyat hilal secara nasional. Keputusan tersebut memberikan kepastian bagi umat Islam […]

  • daftar negara terkaya

    Negara Kecil Kuasai Daftar Negara Terkaya Dunia 2026

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 93
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Negara kecil kembali menguasai daftar negara terkaya dunia tahun 2026. Ukuran wilayah dan jumlah penduduk terbukti tidak lagi menjadi penentu utama kesejahteraan. Data pendapatan per kapita terbaru justru menempatkan negara-negara dengan populasi terbatas sebagai pemimpin ekonomi global. Luksemburg mempertahankan posisi teratas sebagai negara dengan pendapatan per kapita tertinggi di dunia. Negara […]

  • hak ahli waris menggugat tanpa surat kuasa

    Ahli Waris Bisa Menggugat Tanpa Surat Kuasa

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Putusan MA menegaskan ahli waris berhak menggugat pihak ketiga tanpa surat kuasa demi melindungi harta warisan. albadarpost.com, PERSPEKTIF – Putusan Mahkamah Agung Nomor 838 PK/Pdt/2017 menegaskan satu hal penting dalam hukum perdata waris: seorang ahli waris tidak harus membawa surat kuasa dari ahli waris lain untuk menggugat pihak ketiga yang menguasai harta warisan secara melawan […]

  • Jum’at Resik Tasik

    Jalan Lingkar Utara Masih Kotor, Pemkot Tasik Disorot

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 35
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Program Jum’at Resik Tasik kembali menjadi sorotan setelah Plh Wali Kota Tasikmalaya, Rd Diky Candranegara, melontarkan kritik tajam terhadap pelaksanaan kegiatan gotong royong di Jalan Lingkar Utara Kota Tasikmalaya. Menurutnya, kegiatan bersih-bersih yang rutin digelar itu masih terlalu fokus pada seremoni dan pencitraan, namun belum benar-benar menyentuh persoalan utama di lapangan. […]

expand_less