Breaking News
light_mode
Beranda » Lifestyle » Bandros, Jajanan Tradisional Bernilai Ekonomi

Bandros, Jajanan Tradisional Bernilai Ekonomi

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
  • visibility 149
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bandros tradisional diolah UMKM sebagai jajanan rumahan bernilai ekonomi, mudah dibuat dan diminati pasar lokal.

albadarpost.com, LIFESTYLE – Bandros tradisional kembali mendapat perhatian pelaku usaha kuliner rumahan. Di tengah meningkatnya minat masyarakat terhadap makanan sederhana berbasis bahan lokal, jajanan berbahan dasar tepung beras dan kelapa ini dinilai memiliki peluang ekonomi yang relevan, terutama bagi pelaku UMKM skala rumah tangga.

Sejumlah pelaku UMKM kuliner menyebut bandros tradisional sebagai produk yang mudah diproduksi, berbiaya rendah, dan memiliki pasar yang stabil. Selain itu, proses pembuatan yang tidak rumit membuat jajanan ini cocok dikembangkan sebagai usaha rumahan, baik untuk konsumsi keluarga maupun penjualan terbatas di lingkungan sekitar.

Bandros dikenal luas di berbagai daerah dengan nama kue pancong. Ciri utamanya adalah tekstur renyah di bagian luar dan lembut di dalam, dengan rasa gurih yang berasal dari kelapa parut dan santan. Karakter ini menjadikannya cocok disajikan sebagai teman minum kopi atau teh, terutama pada pagi dan sore hari.

Bandros Tradisional dan Peluang Usaha Kuliner

Bahan baku bandros tradisional relatif mudah diperoleh di pasar lokal. Tepung beras, kelapa parut, santan, dan gula pasir menjadi komponen utama yang harganya stabil. Kondisi ini memberi keuntungan bagi pelaku UMKM karena tidak terlalu terpengaruh fluktuasi harga bahan pangan.

Baca juga: Spaghetti Jamur Creamy, Edukasi Gizi Seimbang

Dari sisi produksi, proses pembuatan bandros tidak membutuhkan peralatan khusus. Cetakan sederhana, kompor, dan waktu memasak sekitar satu setengah jam sudah cukup untuk menghasilkan puluhan potong bandros. Dengan takaran standar, satu adonan dapat menghasilkan sekitar 35 buah bandros, sehingga efisien untuk produksi kecil hingga menengah.

Pelaku UMKM menilai bandros tradisional memiliki keunggulan dari sisi rasa dan nostalgia. Konsumen cenderung mencari jajanan yang mengingatkan pada makanan rumahan, terutama di tengah maraknya produk modern berbasis instan. Faktor ini menjadikan bandros tetap relevan sebagai produk kuliner lokal.

Proses Produksi dan Nilai Gastronomi

Secara gastronomi, bandros tradisional menonjolkan kesederhanaan rasa. Proses dimulai dengan memasak santan hingga mendidih tanpa memecah, lalu dikombinasikan dengan campuran tepung beras, tepung tapioka, kelapa parut kukus, garam, dan vanili. Adonan kemudian dimasak dalam cetakan yang telah diolesi minyak hingga bagian bawahnya garing.

Bahan-bahan dan cara membuat bandros ala Dapur Laziiz.

Teknik ini menghasilkan tekstur khas yang menjadi identitas bandros. Taburan gula pasir secukupnya menambah keseimbangan rasa gurih dan manis. Kesederhanaan inilah yang membuat bandros mudah diterima lintas generasi.

Baca juga: Ketegasan Bupati Hadapi Tambang yang Abaikan Tata Ruang

Dari sudut pandang ekonomi kuliner, bandros tradisional juga fleksibel untuk dikembangkan. Pelaku usaha dapat menyesuaikan ukuran, kemasan, dan varian rasa tanpa menghilangkan karakter utamanya. Hal ini membuka ruang inovasi tanpa harus meninggalkan identitas jajanan tradisional.

Dampak bagi UMKM dan Konsumen

Bagi UMKM, pengembangan bandros tradisional berkontribusi pada penguatan ekonomi mikro. Produksi rumahan memungkinkan pelaku usaha memulai dengan modal terbatas, sekaligus mengurangi risiko kerugian. Sementara bagi konsumen, kehadiran bandros menawarkan alternatif jajanan yang lebih alami dan terjangkau.

Di beberapa wilayah, bandros juga mulai dipasarkan sebagai produk titipan di warung kopi dan kios kecil. Pola distribusi ini dinilai efektif karena menyasar konsumen harian tanpa biaya pemasaran besar.

Dengan tren konsumsi lokal yang terus tumbuh, bandros tradisional berpotensi menjadi salah satu produk andalan UMKM kuliner. Dukungan terhadap jajanan berbasis bahan lokal dinilai penting untuk menjaga keberlanjutan usaha kecil sekaligus melestarikan warisan kuliner daerah.

Bandros tradisional menjadi peluang usaha UMKM yang realistis, berbasis bahan lokal, mudah diproduksi, dan relevan dengan selera pasar saat ini. (ARR)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tanam Pohon

    Aksi Hijau HUT Kabar Priangan: Pohon Buah untuk Siswa SLBN Bungursari

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 95
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Puluhan karyawan Kabar Priangan dari Pikiran Rakyat Group menggelar aksi tanam pohon di area SLBN Bungursari, Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya, Rabu (13/5/2026). Kegiatan penghijauan tersebut menjadi bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun Kabar Priangan ke-27 sekaligus bentuk kepedulian terhadap lingkungan dan pendidikan. Aksi tanam pohon itu tidak hanya menghadirkan suasana hijau […]

  • MTQH Tasikmalaya

    MTQH Tasikmalaya Berakhir, Semangat Qurani Tetap Menyala

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 64
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Lantunan ayat suci Al-Qur’an menggema hingga larut malam di Masjid Agung Kota Tasikmalaya, Minggu (14/6/2026). Pada malam penutupan MTQH Tasikmalaya XVI tingkat kota, ribuan masyarakat memenuhi area masjid untuk menyaksikan puncak perhelatan yang selama beberapa hari menjadi pusat perhatian warga. Di antara cahaya lampu yang menerangi pelataran masjid, para peserta, pendamping […]

  • Ilustrasi label sertifikasi halal pada produk makanan sebagai simbol kebijakan sertifikasi halal wajib di Indonesia.

    Sertifikasi Halal Kini Wajib, Negara Diminta Tegas

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 136
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Sertifikasi halal wajib kini menjadi perhatian serius setelah pimpinan Majelis Ulama Indonesia menegaskan bahwa kewajiban sertifikasi halal bukan lagi pilihan. Dalam pernyataannya, Ketua MUI menyebut negara harus hadir memastikan jaminan produk halal berjalan optimal. Karena itu, isu kewajiban halal dan perlindungan konsumen Muslim kembali menguat di ruang publik. Penegasan tersebut disampaikan oleh […]

  • Universitas Islam Tasikmalaya

    Unitas Bertransformasi, Universitas Islam Tasikmalaya Memulai Babak Baru

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 67
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Universitas Islam Tasikmalaya resmi diluncurkan bertepatan dengan peringatan Dies Natalis ke-52 Unitas Tasikmalaya. Transformasi kampus Islam di Tasikmalaya ini menjadi salah satu momentum penting bagi dunia pendidikan tinggi di Priangan Timur karena menandai langkah baru dalam mengintegrasikan ilmu pengetahuan, riset, dan nilai-nilai keislaman dalam satu ekosistem akademik yang lebih luas. Bagi […]

  • penembakan Sydney

    Polisi Australia Tindak Penembakan Sydney Saat Perayaan Hanukkah

    • calendar_month Minggu, 14 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Penembakan Sydney saat perayaan Hanukkah memicu korban jiwa dan sorotan serius pada keamanan publik Australia. albadarpost.com, BERITA DUNIA – Aparat keamanan Australia menembak mati dua pelaku dalam insiden penembakan massal yang terjadi saat perayaan Hanukkah di Sydney, Minggu (14/12/2025). Peristiwa ini menimbulkan korban jiwa dan langsung memicu perhatian luas karena menyasar kegiatan keagamaan, ruang yang […]

  • Perbandingan harga buka puasa dunia antara Dubai yang mewah, India yang terjangkau, dan Afrika dengan solidaritas tinggi saat Ramadan.

    Buka Puasa Termahal vs Termurah di Dunia, Nominalnya Bikin Kaget!

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 157
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Harga buka puasa dunia selalu menarik perhatian setiap Ramadan. Tahun ini, perbandingan buka puasa termahal dan termurah di dunia kembali jadi sorotan. Biaya iftar global melonjak di sejumlah negara akibat inflasi, sementara di tempat lain masyarakat justru memperkuat solidaritas agar semua orang tetap bisa menikmati hidangan berbuka. Lantas, seberapa besar selisihnya? […]

expand_less