Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Waspadalah! Modus Baru Penipuan

Waspadalah! Modus Baru Penipuan

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Senin, 29 Des 2025
  • visibility 149
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Penipuan WhatsApp bermodus paket tertukar menyasar warga Pangandaran. Modus barcode ancam saldo korban.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Modus penipuan WhatsApp kembali menyasar warga. Kali ini, pelaku menggunakan dalih paket tertukar dan mengaku sebagai pihak ekspedisi. Seorang warga Pangandaran nyaris menjadi korban setelah menerima pesan berisi tautan barcode yang diklaim sebagai proses pengembalian dana.

Kasus ini penting dicermati karena menunjukkan pola baru penipuan WhatsApp yang memanfaatkan kebiasaan masyarakat berbelanja daring. Pelaku tidak hanya mengirim pesan, tetapi juga menekan korban secara psikologis agar segera bertindak tanpa sempat berpikir jernih.

Baca juga: Warga Singapura Dihukum 12 Minggu Penjara

Korban diketahui bernama Astuti (35), warga Kalipucang, Kabupaten Pangandaran. Saat ia sedang beres-beres rumah, ia menerima pesan WhatsApp dari nomor tak dikenal dengan foto profil menyerupai logo perusahaan ekspedisi.


Modus Paket Tertukar dan Tekanan Psikologis

Dalam pesan tersebut, pelaku menyebutkan bahwa paket milik korban tertukar dengan pelanggan lain. Paket disebut sedang ditahan pihak ekspedisi karena tidak sesuai dengan data penerima.

“Paket kakak sekarang ini tertukar dengan customer lain, dan paket kakak ditahan ekspedisi karena tidak sesuai,” tulis pelaku dalam pesan yang diterima korban.

Tak lama kemudian, pelaku mengirimkan sebuah barcode dan meminta korban memindainya. Barcode tersebut disebut sebagai bagian dari proses klaim pengembalian dana akibat kesalahan pengiriman.

Astuti mengaku awalnya tidak menaruh curiga. Ia mengira pesan tersebut benar-benar berasal dari pihak ekspedisi. Namun, kecurigaan mulai muncul setelah ia memindai barcode tersebut.

“Awalnya saya kira benar dari ekspedisi. Tapi begitu saya scan barcode yang dia kirim, saya mulai curiga. Kok semua saldo saya tertera di layar, kemudian pilihan tombolnya hanya tersedia ‘lanjutkan’,” ujar Astuti kepada redaksi Albadarpost, Senin, 29/12/2025.

Situasi semakin mencurigakan ketika pelaku berulang kali menelepon korban dan mendesaknya untuk segera menekan tombol “lanjutkan” di layar ponsel.


Data Pribadi Jadi Senjata Penipu

Salah satu hal yang paling membuat korban resah adalah kemampuan pelaku mengetahui data pribadinya. Penipu menyebutkan nama dan alamat korban secara detail, meski tidak menyebutkan nomor resi paket pengiriman.

“Aneh juga, dari mana penipu tahu nomor WA saya, alamat saya, tanpa menyebutkan nomor resinya,” kata Astuti.

Fakta ini menunjukkan bahwa penipuan WhatsApp tidak lagi mengandalkan pesan acak semata. Pelaku memanfaatkan potongan data pribadi untuk membangun kesan meyakinkan, meski informasi inti seperti nomor resi tidak pernah ada.

Dalam praktiknya, barcode atau tautan semacam ini kerap digunakan untuk mengarahkan korban ke halaman tertentu yang berfungsi mengambil alih akses akun, dompet digital, atau aplikasi perbankan.


Analisis: Pola Lama dengan Wajah Baru

Modus paket tertukar sejatinya bukan hal baru. Namun, penggunaan barcode dan tekanan melalui panggilan telepon menjadi pembeda penting dalam pola penipuan WhatsApp kali ini.

Pelaku menciptakan situasi darurat agar korban tidak sempat melakukan verifikasi. Kalimat singkat, nada mendesak, dan tampilan visual yang menyerupai sistem resmi menjadi kombinasi efektif untuk menjebak korban.

Kasus ini juga menunjukkan lemahnya literasi keamanan digital di tingkat pengguna. Banyak warga belum menyadari bahwa pihak ekspedisi tidak pernah meminta pemindaian barcode atau klik tautan melalui WhatsApp tanpa prosedur resmi.


Dampak dan Imbauan untuk Warga

Meski Astuti akhirnya tidak melanjutkan proses tersebut, potensi kerugian tetap nyata. Jika tombol “lanjutkan” ditekan, saldo atau data keuangan korban berisiko dikuras dalam hitungan menit.

Kasus ini menjadi peringatan bagi warga agar lebih waspada terhadap penipuan WhatsApp, terutama yang mengatasnamakan jasa pengiriman. Verifikasi selalu perlu dilakukan melalui kanal resmi, bukan melalui tautan atau barcode yang dikirim nomor tak dikenal.

Pemerintah daerah dan aparat penegak hukum juga perlu meningkatkan edukasi publik terkait kejahatan digital yang semakin adaptif dan memanfaatkan celah perilaku masyarakat.

Modus boleh berubah, tetapi prinsipnya sama: penipuan bekerja dengan memanfaatkan kepanikan dan kelengahan. Kewaspadaan digital kini menjadi kebutuhan dasar warga.

Penipuan WhatsApp bermodus paket tertukar kian canggih. Warga wajib waspada terhadap barcode dan tautan tak dikenal. (Red/Arrian)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peneliti menelusuri database flora digital Singapore Herbarium yang membuka akses global ilmu botani Asia Tenggara

    Ribuan Data Flora Asia Tenggara Kini Terbuka di Singapura

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 140
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Selama bertahun-tahun, pengetahuan tentang flora Asia Tenggara tersimpan rapi di balik lemari arsip. Hanya peneliti tertentu yang mampu mengaksesnya. Namun kini, sebuah perubahan besar sedang berlangsung. Digitalisasi herbarium Singapura perlahan menghapus batas antara ilmu pengetahuan dan dunia luar. Singapore Herbarium tidak sekadar memindahkan koleksi ke layar digital. Mereka sedang membangun masa […]

  • Ilustrasi muslim sedang membaca Al-Qur’an saat Ramadhan dengan cahaya lembut, simbol memahami hukum puasa.

    5 Hal yang Membatalkan Puasa, Nomor 1 Jarang Disadari

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 157
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Puasa bukan sekadar menahan lapar dan haus. Lebih dari itu, puasa merupakan ibadah yang memiliki syarat dan ketentuan jelas dalam syariat. Karena itu, setiap muslim wajib memahami apa saja yang membatalkan puasa agar ibadahnya tetap sah hingga waktu berbuka. Para ulama menjelaskan bahwa ada beberapa perkara yang secara tegas membatalkan puasa. Dalilnya […]

  • Ilustrasi perempuan muda berjalan di kawasan sepi dengan bayangan pria mengintai, menggambarkan ancaman penculikan oleh penagih bank keliling.

    Modus Penagih Bank Keliling: Dari Utang ke Dugaan Penculikan

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 134
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Kasus dugaan penculikan dan penyekapan yang melibatkan penagih bank keliling memicu kekhawatiran publik. Peristiwa tersebut tidak hanya mengguncang keluarga korban asal Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, tetapi juga membuka diskusi serius tentang keamanan gadis remaja di daerah lain. Di tengah aktivitas ekonomi informal yang berkembang, masyarakat kini menghadapi risiko baru yang sebelumnya jarang […]

  • Pilot PT AMA Air

    Koops TNI Evakuasi Pilot PT AMA Air di Yahukimo

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 76
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Pilot PT AMA Air, Nicholas F. Goselin, meninggal dunia setelah menjadi korban penembakan di Bandara Ipdeheik, Kampung Balinggama, Distrik Sobaham, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Jumat (3/7/2026). Menurut keterangan resmi Pusat Penerangan (Puspen) TNI, Koops TNI Habema segera mengevakuasi jenazah korban sekaligus mengamankan lokasi. Peristiwa ini kembali menyoroti pentingnya keamanan penerbangan sipil […]

  • Bakti Religi Polres Tasikmalaya

    Sambut Hari Bhayangkara, Polres Tasikmalaya Bersihkan Masjid dan Sentuh Hati Warga

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 63
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Di tengah berbagai agenda menyambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Tasikmalaya memilih cara yang sederhana namun bermakna. Alih-alih hanya menggelar seremoni, jajaran kepolisian turun langsung membersihkan Masjid Agung Mangunreja bersama masyarakat dalam kegiatan Bakti Religi yang berlangsung Jumat (19/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi simbol kuat bahwa pendekatan humanis Polri tidak selalu hadir melalui […]

  • war tiket haji

    Wacana War Tiket Haji Picu Polemik, PBNU Soroti Ancaman Ketimpangan

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 153
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Wacana war tiket haji kembali memicu perdebatan hangat. Sistem ini disebut-sebut bisa menggantikan antrean haji yang selama ini berlangsung puluhan tahun. Namun, di tengah harapan efisiensi, muncul kekhawatiran besar soal keadilan akses ibadah. Belakangan, konsep war tiket haji atau pendaftaran cepat tanpa antrean panjang mulai dibahas sebagai solusi atas panjangnya daftar tunggu. […]

expand_less