Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Pemkot Tasikmalaya Musnahkan Ribuan Miras Ilegal

Pemkot Tasikmalaya Musnahkan Ribuan Miras Ilegal

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
  • visibility 101
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Pemkot Tasikmalaya musnahkan ribuan botol miras ilegal demi ketertiban dan perlindungan kesehatan warga.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pemerintah Kota Tasikmalaya memusnahkan ribuan botol minuman keras ilegal hasil pengamanan aparat. Langkah ini menegaskan arah kebijakan daerah dalam menjaga ketertiban umum sekaligus melindungi kesehatan warga dari dampak peredaran miras yang tidak terkendali.

Sebanyak 6.489 botol miras ilegal dimusnahkan oleh Pemerintah Kota Tasikmalaya, Rabu, 24 Desember 2025. Barang bukti tersebut sebelumnya diamankan dari sebuah gudang di kawasan Jalan Letjen Mashudi, Kota Tasikmalaya. Pemusnahan dilakukan sebagai tindak lanjut dari operasi penegakan aturan yang melibatkan Satuan Polisi Pamong Praja dan unsur terkait.

Bagi publik, pemusnahan ini penting bukan hanya sebagai simbol penindakan hukum, tetapi juga sebagai pesan kebijakan bahwa peredaran miras ilegal masih menjadi persoalan nyata yang berdampak langsung pada keamanan dan kesehatan masyarakat.

Penegakan Aturan dan Ketertiban Umum

Pemerintah Kota Tasikmalaya menyebut pemusnahan ribuan botol miras ini sebagai bentuk ketegasan negara di tingkat lokal. Penindakan dilakukan untuk memastikan aturan daerah berjalan dan ruang publik tetap terlindungi dari aktivitas yang berpotensi memicu gangguan sosial.

Dalam keterangannya, pemerintah menekankan bahwa langkah ini bukan sekadar tindakan administratif. Penertiban miras ilegal diposisikan sebagai bagian dari upaya menciptakan kota yang aman, nyaman, dan bermartabat. Peredaran minuman beralkohol tanpa izin dinilai beririsan dengan berbagai persoalan sosial, mulai dari gangguan ketertiban hingga risiko kesehatan masyarakat.

Baca juga: Polisi Selidiki Dugaan TPPO Warga Tasikmalaya di Kamboja

Satpol PP menjadi garda terdepan dalam operasi pengamanan dan pemusnahan barang bukti. Keterlibatan aparat penegak perda menunjukkan bahwa kebijakan pengendalian miras ilegal tidak berdiri sendiri, melainkan terintegrasi dalam sistem penegakan ketertiban umum.

Miras Ilegal dan Risiko bagi Warga

Di balik angka 6.489 botol yang dimusnahkan, terdapat risiko nyata yang dihadapi warga. Minuman keras ilegal kerap diproduksi dan diedarkan tanpa standar keamanan yang jelas. Kandungan alkohol yang tidak terkontrol berpotensi membahayakan kesehatan, bahkan mengancam nyawa konsumen.

Selain risiko kesehatan, peredaran miras ilegal juga sering dikaitkan dengan meningkatnya potensi konflik sosial dan tindak kriminal. Pemerintah daerah melihat persoalan ini bukan semata pelanggaran hukum, tetapi ancaman terhadap kualitas hidup warga.

Dengan pemusnahan ini, Pemkot Tasikmalaya menegaskan pendekatan preventif. Negara hadir lebih awal untuk menutup ruang peredaran, bukan menunggu munculnya dampak sosial yang lebih luas.

Komitmen Kota Religius dan Sehat

Tasikmalaya dikenal sebagai daerah yang menjunjung nilai religius dan ketertiban sosial. Penertiban miras ilegal dipandang sejalan dengan identitas tersebut. Pemerintah menyebut kebijakan ini sebagai bagian dari upaya menjaga lingkungan sosial yang sehat dan kondusif.

Langkah pemusnahan juga menjadi sinyal konsistensi. Pemerintah tidak hanya melakukan razia sesaat, tetapi menindaklanjuti hasil pengamanan hingga tuntas. Dari sudut pandang kebijakan publik, konsistensi ini penting untuk membangun kepercayaan masyarakat terhadap penegakan aturan.

Pemerintah Kota Tasikmalaya turut mengajak masyarakat berperan aktif dalam pengawasan. Informasi dari warga dinilai penting untuk mencegah munculnya kembali gudang penyimpanan atau jalur distribusi miras ilegal di lingkungan permukiman.

Dampak dan Pengawasan Ke Depan

Pemusnahan ribuan botol miras ilegal menjadi satu tahap dari proses yang lebih panjang. Tantangan ke depan terletak pada pengawasan berkelanjutan dan penindakan yang adil. Tanpa pengawasan rutin, peredaran miras ilegal berpotensi muncul kembali dengan pola yang berbeda.

Baca juga: Pemkot Tasikmalaya Gagalkan Peredaran Miras Jelang Tahun Baru

Bagi warga, kebijakan ini diharapkan berdampak langsung pada rasa aman di ruang publik. Bagi pemerintah, langkah ini menjadi ujian konsistensi antara komitmen kebijakan dan implementasi di lapangan.

Pemusnahan 6.489 botol miras ilegal menegaskan posisi Pemkot Tasikmalaya dalam melindungi kesehatan dan ketertiban warga. Kebijakan ini menuntut kesinambungan, pengawasan, dan partisipasi publik agar dampaknya benar-benar terasa.

Pemusnahan miras ilegal di Tasikmalaya menegaskan komitmen pemerintah menjaga kesehatan, keamanan, dan ketertiban publik. (Red/Asep Chandra)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • wakil wali kota tasikmalaya soroti minimnya perhatian priangan timur dan pentingnya peran media lokal dalam pembangunan

    Terungkap! Ketimpangan Priangan Timur, Ini Pernyataan Rd. Diky Candranegara

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 88
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Isu ketimpangan perhatian terhadap Priangan Timur kembali mencuat. Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Rd. Diky Candranegara, mengaku sempat merasa kecewa melihat minimnya perhatian terhadap kawasan tersebut. Namun, ia mulai melihat arah perubahan seiring menguatnya kolaborasi di sektor penyiaran. Dalam pernyataannya, Diky menyinggung bahwa wilayah Priangan Timur selama ini belum mendapatkan porsi perhatian yang […]

  • HPN Ciamis 2026

    HPN 2026 Ciamis Bikin Standar Baru: Pers Tak Lagi Cuma Menulis

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 69
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – HPN Ciamis 2026 langsung mematahkan pola lama peringatan Hari Pers Nasional di Ciamis. Tidak ada panggung megah yang dominan. Tidak ada seremoni bertele-tele. Sebaliknya, wartawan justru turun ke lapangan dan menyentuh persoalan nyata. Sejak awal kegiatan, publik langsung melihat perbedaan. Alih-alih duduk rapi mendengar sambutan, Bupati Ciamis H. Herdiat Sunarya dan […]

  • Ilustrasi 4 Sifat Wajib Rasul: Sidiq Amanah Tabligh Fathonah sebagai teladan kepemimpinan Islam.

    Sidiq Amanah Tabligh Fathonah: Teladan Kepemimpinan

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 119
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Empat Sifat Wajib Rasul—yakni Sidiq, Amanah, Tabligh, dan Fathonah—menjadi fondasi utama dalam memahami karakter nabi dan rasul dalam Islam. Empat sifat rasul ini bukan sekadar konsep teologis, melainkan teladan kepemimpinan dan akhlak mulia yang relevan sepanjang zaman. Melalui sifat jujur, terpercaya, menyampaikan kebenaran, serta cerdas dan bijaksana, para rasul menunjukkan standar moral […]

  • Ilustrasi perempuan berhijab cream menangis di lanskap kota, simbol kesabaran dan harapan di balik kesulitan hidup.

    Kesulitan yang Tak Pernah Datang Sendiri

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 93
    • 0Komentar

    albadarpost.com, OPINI – Di masa depan, manusia hidup dengan teknologi yang serba cepat, tetapi jiwa mereka berjalan tertatih. Segalanya tersedia, namun ketenangan menjadi barang langka. Orang-orang hafal cara mengeluh, tetapi lupa cara bersyukur. Mereka menunggu keajaiban datang setelah luka sembuh, padahal luka itu tidak pernah benar-benar pergi. Fa inna ma’al usri yusra. Di kota yang […]

  • Masjid Sultan Singapura berkubah emas di kawasan Kampong Glam sebagai ikon wisata religi dan warisan nasional sejak 1824

    Masjid Sultan Singapura: Jejak Sultan dan Kubah Emas yang Mendunia

    • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 88
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Masjid Sultan Singapura menjadi simbol kuat sejarah Islam di kawasan Asia Tenggara sekaligus ikon religi paling terkenal di Kampong Glam. Selain dikenal sebagai Masjid Sultan Kampong Glam, bangunan bersejarah ini juga disebut Sultan Mosque Singapore, yang berdiri megah dengan kubah emas khasnya. Sejak awal berdiri pada 1824, masjid ini bukan hanya […]

  • Ilustrasi seseorang menenangkan temannya sebagai simbol kasih sayang Nabi dan empati di tengah kehidupan modern

    Dunia Semakin Keras, Nabi Ajarkan Kasih Sayang

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 75
    • 0Komentar

     albadarpost.com, LIFESTYLE – Kasih sayang Nabi sering kita dengar, tetapi tidak selalu kita rasakan. Hadis Nabi tentang kasih sayang mengajarkan empati, kelembutan, dan kepedulian—nilai yang justru terasa semakin hilang di tengah kehidupan modern. Hari ini, orang mudah marah, cepat menghakimi, dan lambat memahami. Padahal, satu sikap lembut bisa menyelamatkan banyak hal. Hadis yang Menampar: Tanpa […]

expand_less