Breaking News
light_mode
Beranda » Humaniora » Pencurian Sepatu di Masjid Cirebon: Anak Mantan Wali Kota Tertangkap CCTV

Pencurian Sepatu di Masjid Cirebon: Anak Mantan Wali Kota Tertangkap CCTV

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
  • visibility 58
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Anak mantan Wali Kota Cirebon tertangkap mencuri sepatu jemaah di Masjid At-Taqwa. Aksi terekam CCTV dan jadi sorotan publik.


Aksi Pencurian yang Mengejutkan Jemaah

albadarpost.com, HUMANIORA. Kasus pencurian sepatu di Masjid Cirebon menghebohkan warga, Senin siang (6/10/2025). Di tengah suasana khusyuk ibadah, seorang pria terekam kamera CCTV mengambil sepatu milik jemaah di halaman Masjid Raya At-Taqwa, Jalan RA Kartini, Kota Cirebon. Namun, pelaku kali ini tak bisa kabur. Petugas keamanan yang sudah lama mencurigainya berhasil menangkapnya di tempat kejadian.

Pelaku diketahui berinisial ASN, warga Kelurahan Drajat, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon. Ironisnya, ASN bukan orang sembarangan — ia adalah putra dari mantan Wali Kota Cirebon, Nashrudin Azis, yang kini tengah menjalani masa tahanan di Rutan Kelas I Cirebon terkait kasus korupsi pembangunan Gedung Sekretariat Daerah (Setda) Kota Cirebon.

Rekaman CCTV yang memperlihatkan aksi ASN dengan jelas beredar cepat di media sosial. Dalam video berdurasi 30 detik itu, terlihat pelaku mondar-mandir di area wudhu dan mengambil beberapa pasang sepatu bermerek milik jemaah yang sedang salat.

“Dia sudah lama kami curigai. Dalam rekaman CCTV sebelumnya, gerak-geriknya memang mencurigakan. Tapi kemarin itu paling jelas, dan akhirnya bisa kami tangkap saat datang lagi ke masjid,” kata Rohman, petugas keamanan Masjid At-Taqwa, saat dikonfirmasi wartawan, Senin sore (6/10/2025).


Terungkapnya Modus dan Barang Curian

Menurut Rohman, pencurian sepatu di Masjid Cirebon bukan kejadian pertama. ASN diduga telah beraksi beberapa kali dengan modus yang sama: berpura-pura menjadi jemaah, lalu memanfaatkan waktu salat untuk mengambil barang di rak sepatu.

“Sepatu yang dia ambil bukan sembarangan. Semuanya bermerek dan harganya mahal. Dia tahu mana yang bagus dan cepat dijual,” ujar Rohman.

Ketika diinterogasi di pos keamanan, ASN mengaku sebagian sepatu curian sudah dijual ke pasar barang bekas di wilayah Kesambi, sementara sisanya masih disimpan di rumahnya. Polisi kemudian melakukan penggeledahan dan menemukan beberapa pasang sepatu dari berbagai merek ternama seperti Nike, Adidas, dan Bata.

Setelah pemeriksaan awal, pelaku diborgol dan diserahkan ke Polsek Utara Barat (Utbar) Kota Cirebon untuk penyelidikan lebih lanjut. Kapolsek Utbar, AKP Dedi Santoso, membenarkan penangkapan tersebut. “Pelaku sudah kami amankan. Kami masih dalami motif dan kemungkinan adanya kasus serupa di lokasi lain,” ujarnya.


Motif dan Latar Belakang Keluarga

Hasil penyelidikan awal menyebutkan bahwa pelaku mengaku terdesak kebutuhan ekonomi. Namun, polisi belum memastikan motif utama di balik pencurian sepatu di Masjid Cirebon ini. Beberapa pihak menduga tekanan sosial akibat kasus hukum yang menjerat ayahnya turut mempengaruhi kondisi psikologis ASN.

Diketahui, ayah pelaku, Nashrudin Azis (NA), mantan Wali Kota Cirebon periode 2014–2023, kini mendekam di penjara setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi proyek pembangunan Gedung Setda Kota Cirebon. Kasus tersebut menyebabkan kerugian negara mencapai Rp26 miliar dari total pagu anggaran Rp86 miliar.

Kepala Kejaksaan Negeri Kota Cirebon, Muhamad Hamdan, menjelaskan bahwa penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik mengumpulkan dua alat bukti kuat berupa keterangan saksi, dokumen, dan petunjuk lainnya. “NA diduga memerintahkan tim teknis menandatangani dokumen serah terima proyek yang belum selesai. Akibatnya, proyek tidak sesuai rencana,” kata Hamdan.


Reaksi Publik dan Pihak Masjid

Kasus ini sontak menyedot perhatian warga. Beberapa jemaah yang tengah berada di lokasi ikut menyaksikan proses penangkapan ASN oleh petugas keamanan dan polisi. “Kami kaget, apalagi setelah tahu siapa orangnya. Semoga ini jadi pelajaran bagi semuanya,” kata Herman, salah satu jemaah Masjid At-Taqwa.

Pihak Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) At-Taqwa mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mengaitkan kasus pribadi pelaku dengan nama besar keluarganya. “Kami menyerahkan sepenuhnya kepada pihak berwenang. Setiap orang bertanggung jawab atas perbuatannya masing-masing,” ujar H. Mulyadi, perwakilan DKM.

Beberapa tokoh masyarakat juga menyayangkan kejadian ini. Mereka menilai kasus pencurian sepatu di Masjid Cirebon bukan sekadar tindakan kriminal biasa, tetapi juga mencerminkan persoalan sosial yang lebih dalam — dari tekanan hidup, kehilangan arah, hingga dampak psikologis akibat stigma keluarga.


Penanganan Polisi dan Dampak Sosial

Kepolisian masih mendalami kemungkinan jaringan penadah barang curian yang terlibat dalam kasus ini. Beberapa saksi yang sempat membeli sepatu dari ASN akan dipanggil untuk dimintai keterangan. Polisi juga berkoordinasi dengan pengurus masjid lain di sekitar Cirebon untuk menelusuri apakah pelaku pernah beraksi di tempat lain.

Sementara itu, di media sosial, kasus ini memunculkan beragam tanggapan. Banyak warganet mengingatkan pentingnya keamanan di tempat ibadah, sementara sebagian lain menyoroti dampak sosial yang dialami keluarga pejabat publik yang tersangkut kasus hukum.

“Bagi kami, ini pelajaran pahit. Tapi juga peringatan bahwa kehormatan keluarga bisa hancur bukan hanya karena korupsi, tapi juga karena kehilangan nilai moral,” tulis seorang pengguna media sosial di akun Facebook komunitas Cirebon Info.


Kesimpulan

Kasus pencurian sepatu di Masjid Cirebon mengguncang publik. Pelaku, anak mantan wali kota, kini diselidiki atas aksinya yang terekam CCTV. (AlbadarPost/DAS)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ibu muslimah menyiapkan menu sahur bergizi dengan sayur, protein, dan buah untuk nutrisi keluarga sehat saat Ramadan.

    Nutrisi Keluarga Sehat Saat Ramadan, Ibu 30+ Wajib Tahu

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 120
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Nutrisi keluarga sehat saat Ramadan menjadi kunci utama agar ibu usia 30+ tetap bertenaga sepanjang hari. Pola makan sehat Ramadan, menu sahur bergizi, serta gizi seimbang saat puasa membantu menjaga metabolisme tetap stabil. Tanpa strategi yang tepat, tubuh mudah lemas, konsentrasi menurun, dan risiko gangguan gula darah meningkat. Memasuki usia 30-an, metabolisme […]

  • Fidyah puasa

    Panduan Bayar Fidyah Puasa Sesuai Syariat

    • calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 97
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Tidak semua umat Muslim mampu menjalankan puasa Ramadan secara penuh. Kondisi kesehatan, usia lanjut, hingga keadaan tertentu membuat sebagian orang harus meninggalkan puasa. Islam memberikan solusi melalui fidyah puasa, kewajiban pengganti yang diatur jelas dalam syariat. Fidyah puasa menjadi perhatian banyak masyarakat setiap Ramadan. Pertanyaan soal siapa yang wajib membayar, berapa besarannya, […]

  • hari sumpah pemuda 2025

    Puncak Hari Sumpah Pemuda 2025, Pemuda Bergerak untuk Indonesia Bersatu

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Puncak Hari Sumpah Pemuda 2025 di GBK jadi simbol semangat persatuan dan kolaborasi generasi muda Indonesia. albadarpost.com, LENSA — Puncak Hari Sumpah Pemuda 2025 akan digelar Selasa malam, 28 Oktober 2025, di Hall Basket Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta. Mengusung tema “Pemuda Pemudi Bergerak, Indonesia Bersatu”, acara nasional itu bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan […]

  • kompensasi pekerja tambang

    Keadilan Pajak Daerah: Dedi Mulyadi Janjikan Reformasi Pajak dan Upah di Jawa Barat

    • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Dedi Mulyadi dorong keadilan pajak daerah dan perbaikan sistem upah untuk industri di Jawa Barat. albadarpost.com, LENSA – Keadilan Pajak Daerah kembali menjadi isu utama dalam forum dialog antara Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan para pengusaha yang digelar akhir pekan ini. Dedi menegaskan pentingnya pembenahan sistem pajak dan penataan upah sebagai langkah memperbaiki hubungan […]

  • Pengamanan Persib

    Euforia Persib Diprediksi Meledak, Polres Tasikmalaya Terapkan Pagar Betis

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 47
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Euforia Persib Bandung kembali memanas. Menjelang laga panas melawan Persijap Jepara di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), pengamanan Persib di wilayah Tasikmalaya langsung diperketat. Polisi memprediksi ribuan suporter akan turun ke jalan, terutama setelah pertandingan usai saat suasana kemenangan mulai pecah di berbagai titik nobar. Karena itu, Polres Tasikmalaya tidak […]

  • Strategi branding sekolah untuk membangun kepercayaan publik dan daya saing pendidikan nasional

    Branding Sekolah dan Tanggung Jawab Pendidikan

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 83
    • 0Komentar

    albadarpost.com, OPINI – Di tengah meningkatnya persaingan dunia pendidikan, sekolah tidak lagi cukup berperan sebagai ruang transfer pengetahuan. Kini, masyarakat menuntut lebih dari sekadar capaian akademik. Selain mutu pembelajaran, orang tua juga menaruh perhatian besar pada pembentukan karakter, kejelasan arah pendidikan, serta nilai-nilai yang ditanamkan. Oleh karena itu, situasi ini menandai perubahan mendasar dalam cara […]

expand_less