Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Kapolda Jabar Resmikan Barak Dalmas Polres Banjar, Ini Tujuannya

Kapolda Jabar Resmikan Barak Dalmas Polres Banjar, Ini Tujuannya

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Sabtu, 5 Sep 2026
  • visibility 50
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Barak Dalmas Polres Banjar kini hadir sebagai fasilitas pendukung kesiapsiagaan kepolisian setelah Kapolda Jawa Barat, Inspektur Jenderal Polisi Dr. Pipit Rismanto, S.I.K., M.H., meresmikan fasilitas tersebut dalam kunjungannya ke Kota Banjar.

Kunjungan Kapolda Jabar itu tidak hanya menjadi momentum silaturahmi dengan Pemerintah Kota Banjar dan jajaran Forkopimda. Lebih dari itu, agenda tersebut juga membawa pesan tentang pentingnya kesiapan personel dan dukungan sarana dalam menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat.

Dilansir dari DOKPROPIM Kota Banjar, rangkaian kegiatan diawali dengan penyambutan Kapolda Jawa Barat oleh Wali Kota Banjar Ir. H. Sudarsono bersama Sekretaris Daerah, kepala perangkat daerah, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kota Banjar.

Barak Dalmas Polres Banjar Jadi Agenda Penting

Kedatangan Kapolda Jabar mendapat sambutan jajaran kehormatan dari Polres Banjar. Setelah itu, Kapolda bersama rombongan melaksanakan Shalat Jumat di Masjid Agung Kota Banjar.

Usai ibadah, kegiatan berlanjut dengan ramah tamah bersama Wali Kota Banjar dan jajaran Forkopimda.

Pertemuan tersebut menjadi ruang silaturahmi sekaligus memperkuat koordinasi antara kepolisian dan pemerintah daerah. Sebab, menjaga situasi kota tetap aman dan kondusif membutuhkan kerja bersama, bukan hanya mengandalkan satu institusi.

Selanjutnya, rombongan menuju lokasi Barak Dalmas Polres Banjar yang berada di bagian ujung belakang Mapolres Banjar.

Kapolda Jawa Barat dan Wali Kota Banjar kemudian melakukan pengguntingan pita sebagai tanda peresmian. Setelah itu, Kapolda Jabar menandatangani prasasti sebagai bagian dari rangkaian peresmian fasilitas tersebut.

Momentum itu sekaligus menandai bertambahnya dukungan sarana bagi personel Polres Banjar dalam menjalankan tugas pengamanan.

Apa Tujuan Barak Dalmas Polres Banjar?

Kehadiran Barak Dalmas Polres Banjar diarahkan untuk memperkuat kesiapsiagaan personel, terutama dalam menghadapi situasi yang membutuhkan pengamanan massa.

Dalmas atau pengendalian massa membutuhkan personel yang siap bergerak, terlatih, serta mampu bekerja berdasarkan prosedur. Karena itu, keberadaan fasilitas pendukung menjadi salah satu bagian penting dalam menunjang kesiapan operasional.

Dengan adanya barak baru, personel Polres Banjar diharapkan memiliki dukungan fasilitas yang lebih memadai. Selanjutnya, kesiapan tersebut dapat menunjang pelaksanaan tugas ketika kepolisian menghadapi kebutuhan pengamanan di lapangan.

Namun, fasilitas fisik tentu bukan satu-satunya ukuran kesiapan aparat.

Kemampuan personel, latihan, koordinasi, komunikasi, serta pendekatan yang profesional tetap menentukan kualitas pengamanan. Karena itu, keberadaan barak perlu berjalan beriringan dengan peningkatan kapasitas sumber daya manusia.

Di sisi lain, pengamanan massa juga harus tetap memperhatikan prinsip proporsionalitas dan pelayanan kepada masyarakat. Dengan demikian, penguatan sarana kepolisian tidak hanya berbicara mengenai bangunan, tetapi juga tentang bagaimana fasilitas tersebut mendukung tugas kepolisian secara profesional.

Wali Kota Banjar Dorong Sinergi dengan Polres

Wali Kota Banjar Ir. H. Sudarsono menyampaikan apresiasi atas perhatian Kapolda Jawa Barat terhadap penguatan sarana dan prasarana Polres Banjar.

Menurutnya, Pemerintah Kota Banjar akan terus bersinergi dengan Polres Banjar untuk menciptakan kondisi yang aman, nyaman, dan kondusif.

Sinergi tersebut memiliki arti penting karena keamanan daerah bersentuhan langsung dengan aktivitas masyarakat. Ketika pemerintah daerah dan kepolisian mampu membangun komunikasi yang baik, berbagai persoalan keamanan dapat diantisipasi secara lebih cepat dan terukur.

Selain itu, koordinasi lintas sektor juga dapat memperkuat pelayanan publik. Masyarakat pada akhirnya tidak hanya membutuhkan rasa aman, tetapi juga kepastian bahwa aparat mampu merespons persoalan secara profesional.

Karena itu, peresmian Barak Dalmas Polres Banjar sebaiknya tidak berhenti sebagai agenda seremonial. Fasilitas tersebut perlu benar-benar menunjang kesiapsiagaan personel dan meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian.

Setelah Diresmikan, Apa Tantangannya?

Peresmian sebuah fasilitas tentu menjadi langkah awal. Tantangan berikutnya justru terletak pada pemanfaatannya.

Barak yang representatif harus diikuti dengan pemeliharaan fasilitas, peningkatan kemampuan personel, latihan yang berkelanjutan, serta evaluasi kesiapsiagaan. Dengan begitu, investasi sarana kepolisian dapat memberikan manfaat yang lebih nyata.

Pada saat yang sama, masyarakat juga memiliki kepentingan untuk melihat hasil dari penguatan tersebut. Ukurannya bukan semata-mata bangunan baru, melainkan bagaimana Polres Banjar memberikan pelayanan dan menjalankan fungsi pengamanan secara efektif.

Di sinilah sinergi antara Pemkot Banjar, Polres Banjar, Forkopimda, dan masyarakat menjadi penting.

Sebab, keamanan kota tidak lahir hanya dari sebuah barak. Keamanan tumbuh dari personel yang profesional, koordinasi yang solid, komunikasi yang terbuka, serta kepercayaan masyarakat yang terus dijaga.

Kapolda Jabar Bawa Pesan Penguatan Kesiapsiagaan

Kunjungan Kapolda Jawa Barat ke Kota Banjar memperlihatkan dua sisi sekaligus. Pertama, penguatan hubungan kelembagaan melalui silaturahmi dengan pemerintah daerah. Kedua, penguatan sarana kepolisian melalui peresmian Barak Dalmas Polres Banjar.

Fasilitas baru tersebut diharapkan membantu meningkatkan kesiapsiagaan personel dalam menjalankan tugas pengamanan massa. Namun, efektivitasnya tetap bergantung pada bagaimana kepolisian memanfaatkan fasilitas tersebut secara konsisten dan profesional.

Pada akhirnya, barak hanya menyediakan tempat untuk bersiap. Yang menentukan kualitas keamanan Kota Banjar adalah kesiapan personel, ketepatan tindakan, dan kepercayaan masyarakat. (Red)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi mahasiswa penerima beasiswa LPDP dengan latar bendera Indonesia dan dokumen kontrak kewajiban penerima beasiswa.

    Apa Itu Beasiswa LPDP dan Kewajibannya? Ini Penjelasan Lengkapnya

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 210
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Isu mengenai alumni penerima LPDP kembali menjadi perhatian publik. Banyak warganet mempertanyakan, APA itu beasiswa LPDP dan kewajibannya, serta apa saja tanggung jawab moral dan administratif yang melekat pada penerima dana pendidikan negara tersebut. Pertanyaan tentang apa itu LPDP, aturan beasiswa LPDP, serta kewajiban penerima LPDP langsung menjadi kata kunci yang ramai […]

  • Santri Hebat Garut

    Santri Hebat Garut 2026: Peluang Santri Jadi Petani Muda

    • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 41
    • 0Komentar

    AlbadarPost.com, HUMANIORA — Santri Hebat Garut 2026 membuka peluang bagi kelompok santri aktif di pondok pesantren untuk mengembangkan gagasan di bidang pertanian. Melalui program ini, Pemerintah Kabupaten Garut melalui Dinas Pertanian mengajak santri ikut berkontribusi dalam pengembangan jagung hibrida, bawang merah, dan aneka cabai. Program Santri Hebat Tahun 2026 tersebut menjadi ruang bagi santri untuk […]

  • Fuel Surcharge Tiket Pesawat

    Fuel Surcharge Tiket Pesawat Naik 40%, Harga Ikut Naik?

    • calendar_month Jumat, 4 Sep 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 33
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL — Kabar tentang fuel surcharge tiket pesawat yang kini bisa mencapai maksimal 40 persen membuat calon penumpang bertanya-tanya. Apakah kebijakan baru Kementerian Perhubungan (Kemenhub) itu berarti harga tiket pesawat otomatis naik 40 persen? Tidak demikian. Kemenhub menaikkan batas maksimal fuel surcharge penerbangan domestik kelas ekonomi dari sebelumnya 30 persen menjadi 40 persen […]

  • Truk Masuk Jurang Ciamis

    Truk Jagung Masuk Jurang di Kawali Ciamis

    • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 116
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Truk masuk jurang Ciamis terjadi di ruas Jalan Panawangan-Kawali, tepatnya di Desa Purwasari, Kecamatan Kawali, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Rabu (8/7/2026). Insiden kecelakaan truk Ciamis yang melibatkan truk bermuatan jagung itu sempat mengundang perhatian warga karena kendaraan terjun ke jurang di sisi jalan. Beruntung, sopir berhasil selamat dalam kecelakaan tersebut. Meski […]

  • Tambang Ilegal Tasikmalaya

    ESDM Ungkap Fakta Tambang di Tasikmalaya, Ternyata Hanya Dua yang Berizin

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 153
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH — Di tengah berbagai sorotan mengenai aktivitas pertambangan, ESDM Wilayah VI Tasikmalaya membuka fakta yang cukup mengejutkan. Hingga saat ini, ternyata hanya ada dua perusahaan yang memiliki izin resmi untuk melakukan kegiatan pertambangan di Kota Tasikmalaya. Fakta tersebut memunculkan pertanyaan yang sering muncul di masyarakat. Jika proses perizinan tambang tidak dipungut biaya […]

  • Surat Al-Fatihah

    Fakta Surat Al-Fatihah yang Jarang Diketahui, Padahal Dibaca Setiap Hari

    • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 169
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Di banyak masjid, suara Al-Fatihah menjadi bacaan pertama yang terdengar saat imam memulai salat. Anak-anak yang baru belajar mengaji biasanya juga menghafalnya lebih dulu sebelum mengenal surat-surat lain yang lebih panjang. Di sebagian rumah, Al-Fatihah bahkan menjadi surat pertama yang diajarkan orang tua kepada anak-anak mereka. Kadang mereka belum lancar mengenali seluruh […]

expand_less