Air Bersih Majalengka Kembali Disalurkan ke Warga Gandawesi
- account_circle redaktur
- calendar_month Jumat, 4 Sep 2026
- visibility 44
- comment 0 komentar
- print Cetak

Penyaluran bantuan air bersih oleh personil Lanud Sugiri Sukani kepada warga Desa Gandawesi Kecamatan Ligung Kabupaten Majalengka, Jumat (4/9/26).(Dok. Lanud Sugiri Sukani).
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
albadarpost.com, BERITA DAERAH — Air bersih Majalengka kembali mendapat perhatian di tengah musim kemarau dan berkurangnya ketersediaan air bagi masyarakat. Kali ini, bantuan air bersih menyasar warga Desa Gandawesi, Kecamatan Ligung, Kabupaten Majalengka, Jumat (4/9/2026).
Penyaluran dilakukan Lanud Sugiri Sukani bersama PT Bayu Putra Mahkota sebagai bagian dari rangkaian Karya Bakti memperingati HUT ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI). Bantuan tersebut ditujukan untuk membantu kebutuhan sehari-hari masyarakat selama kondisi kemarau.
Dikutip dari Lanud Sugiri Sukani, kegiatan itu merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang menghadapi berkurangnya ketersediaan air bersih. Penyaluran di Gandawesi sekaligus melanjutkan bantuan serupa yang sebelumnya menyasar Desa Kodasari, Kecamatan Ligung.
Bantuan Air Bersih Menjangkau Dua Titik Gandawesi
Pada penyaluran kali kedua, personel Lanud Sugiri Sukani membawa air bersih langsung ke Desa Gandawesi. Bantuan kemudian disalurkan melalui dua lokasi, yakni Alun-alun Gandawesi dan Gedung Posyandu Desa Gandawesi.
Kehadiran pasokan tersebut memberi akses air kepada warga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Selain itu, distribusi langsung ke lokasi membuat masyarakat tidak perlu mencari sumber pasokan dari tempat yang lebih jauh.
Bantuan air bersih menjadi penting ketika ketersediaan air mulai berkurang akibat kondisi kemarau. Kebutuhan masyarakat sendiri tetap berjalan, sehingga pasokan tambahan dapat membantu warga melewati periode kering.
Dengan pola seperti itu, respons terhadap persoalan air bersih tidak hanya berhenti pada koordinasi antarlembaga. Personel juga turun langsung membawa bantuan ke wilayah yang membutuhkan.
Setelah Kodasari, Bantuan Berlanjut ke Gandawesi
Penyaluran di Gandawesi berlangsung sehari setelah Lanud Sugiri Sukani mengirimkan bantuan air bersih ke Desa Kodasari.
Pada kegiatan di Kodasari, Lanud Sugiri Sukani menyalurkan 19.000 liter air bersih menggunakan dua truk tangki. Masing-masing truk memiliki kapasitas 9.500 liter. Bantuan tersebut dipusatkan di Balai Dusun Mekarsari, Desa Kodasari.
Namun, angka 19.000 liter tersebut merupakan jumlah bantuan untuk kegiatan di Kodasari pada 3 September 2026, bukan jumlah air yang disalurkan ke Gandawesi pada 4 September.
Keterangan tersebut penting agar informasi mengenai dua kegiatan tidak tercampur. Sementara itu, materi kegiatan Gandawesi tidak mencantumkan volume air yang disalurkan pada hari kedua.
Rangkaian bantuan tersebut menunjukkan bahwa penyaluran air bersih bergerak ke lebih dari satu wilayah di Kecamatan Ligung. Setelah Kodasari, Gandawesi menjadi lokasi berikutnya yang mendapat perhatian.
Camat Ligung Apresiasi Sinergi
Camat Ligung Rizky Ginanjar Satyagraha menyampaikan apresiasi kepada Lanud Sugiri Sukani atas bantuan air bersih untuk masyarakat Gandawesi.
Menurutnya, kegiatan tersebut mencerminkan sinergi antara Lanud Sugiri Sukani, pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat. Kolaborasi itu menjadi bagian penting dalam membantu memenuhi kebutuhan warga selama musim kemarau.
Dikutip dari Lanud Sugiri Sukani, bantuan air bersih tersebut juga menjadi bagian dari rangkaian Karya Bakti dalam rangka memperingati HUT ke-81 TNI.
Keterlibatan PT Bayu Putra Mahkota turut memperkuat kolaborasi dalam kegiatan tersebut. Dengan kerja sama berbagai unsur, bantuan dapat langsung diarahkan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Air Bersih Menjadi Kebutuhan Utama Saat Kemarau
Musim kemarau membuat persoalan ketersediaan air menjadi perhatian di sejumlah daerah. Di tengah kondisi tersebut, distribusi air bersih dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar ketika pasokan yang tersedia berkurang.
Gandawesi menjadi salah satu wilayah yang mendapat bantuan dalam rangkaian kegiatan Lanud Sugiri Sukani. Penyaluran di dua titik juga memberikan ruang bagi masyarakat untuk memperoleh akses air secara lebih dekat.
Meski demikian, bantuan distribusi air tetap merupakan respons terhadap kebutuhan saat ini. Pengelolaan sumber air dan kesiapan menghadapi periode kemarau tetap membutuhkan perhatian berkelanjutan dari berbagai pihak.
Karena itu, sinergi antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha, dan unsur TNI memiliki peran penting. Bukan hanya ketika air mulai sulit diperoleh, tetapi juga dalam membangun kesiapan menghadapi kondisi serupa pada masa mendatang.
Bagi warga Gandawesi, kedatangan bantuan air bersih memiliki arti sederhana tetapi penting. Kebutuhan rumah tangga tetap harus berjalan meskipun kondisi kemarau membuat ketersediaan air menurun.
Penyaluran tersebut sekaligus menunjukkan bahwa persoalan kebutuhan dasar masyarakat dapat menjadi ruang untuk memperkuat gotong royong. Ketika berbagai unsur bergerak bersama, bantuan dapat menjangkau warga secara lebih cepat.
Pada akhirnya, air bersih bukan sekadar isi tangki yang berpindah dari satu lokasi ke lokasi lain. Bagi warga yang sedang menghadapi keterbatasan pasokan, air berarti aktivitas rumah tangga tetap berjalan dan kebutuhan dasar tetap terpenuhi.
Kemarau boleh membuat sumber air berkurang, tetapi kepedulian jangan sampai ikut mengering. (Red)
- Penulis: redaktur







Saat ini belum ada komentar