Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Premanisme Banjar Jadi Sorotan, Penataan Parkir Ikut Diperkuat

Premanisme Banjar Jadi Sorotan, Penataan Parkir Ikut Diperkuat

  • account_circle redaktur
  • calendar_month 10 jam yang lalu
  • visibility 21
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

AlbadarPost.com, BERITA DAERAH — Premanisme Banjar menjadi perhatian Pemerintah Kota Banjar yang kini memperkuat pendekatan pencegahan, edukasi, koordinasi lintas unsur, sekaligus penataan sektor perparkiran. Langkah tersebut diarahkan untuk menciptakan keamanan, ketertiban, dan suasana kota yang kondusif.

Upaya itu dibahas dalam Rapat Koordinasi Satuan Tugas Pemberantasan Premanisme Kota Banjar di Ruang Rapat Gunung Sangkur, Kantor Sekretariat Daerah Kota Banjar, Selasa (1/9/2026).

Rakor tersebut mengusung tema “Menciptakan Keamanan dan Ketertiban, Mewujudkan Kota Banjar Bebas Premanisme.” Wali Kota Banjar, Ir. H. Sudarsono, membuka langsung kegiatan tersebut.

Sebanyak 70 peserta hadir. Mereka terdiri dari unsur Satgas Pemberantasan Premanisme, para camat, serta juru parkir se-Kota Banjar.

Kehadiran berbagai unsur itu memperlihatkan bahwa Pemkot Banjar tidak menempatkan pemberantasan premanisme hanya sebagai persoalan penindakan hukum. Pemerintah juga mendorong pencegahan dan keterlibatan masyarakat.

Penataan parkir masuk dalam agenda keamanan kota

Salah satu aspek yang menarik dari rakor tersebut adalah keterlibatan juru parkir se-Kota Banjar.

Pemkot Banjar memasukkan penataan sektor perparkiran dalam agenda menciptakan keamanan dan ketertiban. Kebijakan itu penting karena aktivitas parkir bersentuhan langsung dengan masyarakat dan berlangsung di berbagai ruang publik.

Namun, pelibatan juru parkir dalam rakor pemberantasan premanisme perlu dipahami secara proporsional.

Juru parkir tidak dapat serta-merta disamakan dengan pelaku premanisme.

Keduanya merupakan persoalan yang berbeda. Karena itu, penataan perparkiran semestinya diarahkan pada kejelasan aturan, mekanisme pelayanan, tanggung jawab petugas, serta kepastian informasi kepada masyarakat.

Dengan sistem yang tertata, warga memiliki kepastian mengenai pengelolaan parkir dan dapat lebih mudah menyampaikan pengaduan ketika menemukan dugaan pelanggaran.

Pada titik inilah penataan parkir Banjar menjadi relevan dalam agenda ketertiban kota.

Wali Kota pilih pendekatan preventif dan humanis

Wali Kota Banjar menegaskan bahwa pemberantasan premanisme tidak cukup mengandalkan penindakan.

Menurut Sudarsono, pemerintah perlu memperkuat langkah preventif dan edukatif secara konsisten. Pada saat yang sama, penegakan hukum harus berjalan secara profesional, humanis, dan berkeadilan.

“Sinergi yang telah terjalin selama ini perlu terus diperkuat melalui langkah-langkah preventif, edukatif, dan penegakan hukum yang profesional, humanis, dan berkeadilan,” ujar Sudarsono.

Ia menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi momentum untuk membangun komitmen bersama dalam mencegah praktik premanisme, menata perparkiran, meningkatkan kewaspadaan, serta memperkuat partisipasi masyarakat.

Pendekatan tersebut menempatkan pencegahan sebagai bagian penting dari kebijakan keamanan.

Sebab, persoalan ketertiban tidak selalu muncul dalam bentuk gangguan besar. Masalah di ruang publik juga dapat berkembang dari praktik yang dibiarkan berulang tanpa pengawasan atau mekanisme pengaduan yang jelas.

Karena itu, koordinasi lintas unsur menjadi penting.

Tantangan sebenarnya bukan di ruang rapat

Rakor dapat menjadi titik awal untuk menyatukan persepsi. Namun, keberhasilan pemberantasan premanisme Kota Banjar tidak akan ditentukan oleh berapa banyak rapat yang digelar.

Ukuran sebenarnya berada di lapangan.

Masyarakat akan melihat apakah ruang publik menjadi lebih aman, apakah parkir semakin tertib, apakah aturan diterapkan secara konsisten, dan apakah laporan warga mendapatkan respons yang cepat.

Pertanyaan tersebut penting karena tujuan akhir kebijakan bukan sekadar menciptakan administrasi pemerintahan yang terlihat aktif.

Tujuannya adalah menciptakan rasa aman yang benar-benar dirasakan warga.

Karena itu, pendekatan humanis yang disampaikan Wali Kota juga perlu diterjemahkan ke dalam praktik. Penegakan hukum harus tegas terhadap pelanggaran, tetapi tetap menghindari tindakan berlebihan dan stigma terhadap kelompok masyarakat tertentu.

Begitu pula dengan penataan parkir. Pemerintah perlu memastikan aturan berjalan secara jelas dan konsisten sehingga petugas maupun masyarakat memahami hak serta kewajibannya.

Sinergi pemerintah dan aparat diuji di lapangan

Rakor tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Banjar, Kapolres Banjar, Sekretaris Daerah Kota Banjar, serta jajaran terkait.

Keterlibatan unsur pemerintah daerah dan aparat penegak hukum menunjukkan bahwa persoalan premanisme Banjar membutuhkan koordinasi lintas sektor.

Pemerintah memiliki peran dalam pencegahan, edukasi, pembinaan, dan penataan. Sementara itu, aparat penegak hukum memiliki kewenangan untuk mengambil tindakan ketika terdapat dugaan pelanggaran hukum.

Masyarakat juga memiliki posisi penting. Warga dapat menjadi bagian dari sistem pengawasan melalui informasi dan laporan ketika menemukan praktik yang mengganggu keamanan atau ketertiban.

Namun, partisipasi masyarakat membutuhkan saluran pengaduan yang mudah, responsif, dan dapat dipercaya.

Tanpa itu, slogan tentang kota bebas premanisme berisiko berhenti sebagai pesan seremonial.

Banjar bebas premanisme: slogan atau perubahan nyata?

Pemkot Banjar telah menyampaikan arah kebijakan yang cukup jelas: pencegahan, edukasi, penataan, koordinasi, dan penegakan hukum harus berjalan bersama.

Kini tantangannya adalah memastikan semua pendekatan tersebut benar-benar bekerja.

Khusus sektor perparkiran, masyarakat akan menjadi pihak pertama yang merasakan hasilnya. Begitu pula dalam persoalan keamanan, warga dapat menilai langsung apakah ruang publik semakin nyaman atau justru persoalan lama masih muncul.

Karena itu, keberhasilan Kota Banjar bebas premanisme tidak semestinya hanya diukur melalui kegiatan Satgas atau rapat koordinasi.

Ukuran yang lebih konkret adalah perubahan perilaku, tertibnya ruang publik, kepastian pelayanan, serta keberanian masyarakat beraktivitas tanpa rasa terintimidasi.

Rapat koordinasi hanyalah awal. Setelah pintu ruang rapat ditutup, masyarakat menunggu bukti: apakah Banjar benar-benar semakin aman, atau “bebas premanisme” hanya akan berhenti sebagai slogan di atas spanduk. (Red)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Portugal vs Kroasia

    Ronaldo atau Modric, Siapa Akhiri Mimpi di Toronto?

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 120
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Portugal vs Kroasia menjadi salah satu pertandingan paling emosional di babak 32 besar Piala Dunia FIFA 2026. Laga di Toronto Stadium bukan hanya menentukan satu tiket menuju babak 16 besar, tetapi juga berpotensi menjadi penampilan terakhir Cristiano Ronaldo atau Luka Modric di panggung sepak bola terbesar dunia. Selama lebih dari dua […]

  • modal usaha UMKM

    Modal Usaha UMKM Tanpa Bank, Ternyata Ini Caranya

    • calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 223
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Banyak pelaku usaha kecil mengira modal usaha UMKM hanya bisa didapat dari pinjaman bank atau koperasi. Padahal, ada banyak cara mencari modal usaha, tambahan dana bisnis, dan sumber pendanaan UMKM yang justru lebih ringan, cepat, dan minim risiko. Sayangnya, cara-cara ini jarang dibahas media sehingga banyak pelaku usaha terjebak pada utang berbunga […]

  • Langit Hong Kong Meledak: Malam Pesta Kembang Api di Disneyland Memukau Ribuan Pengunjung!

    Langit Hong Kong Meledak: Malam Pesta Kembang Api di Disneyland Memukau Ribuan Pengunjung!

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Malam pesta kembang api di Hong Kong Disneyland mengguncang langit Hong Kong, ribuan pengunjung terpukau. albadarpost.com, HUMANIORA – Sekitar pukul 19.30 waktu setempat pada Senin, 27 Oktober 2025, langit Hong Kong tiba-tiba “meledak” dalam warna-warna spektakuler di Hong Kong Disneyland. Ribuan pengunjung terdiam terpukau selama hampir 15 menit, menyaksikan salah satu malam pesta kembang api […]

  • Gaji Guru Rp5 Juta

    DPR Dorong Gaji Layak Guru Minimal Rp5 Juta

    • calendar_month Sabtu, 27 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 174
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Kesejahteraan guru kembali menjadi perhatian nasional. Usulan gaji guru Rp5 juta yang didorong Komisi X DPR RI muncul setelah berbagai data menunjukkan bahwa penghasilan tenaga pendidik, terutama guru honorer, masih jauh dari kategori layak. Dikutip dari laman resmi DPR RI, usulan peningkatan kesejahteraan guru tersebut menjadi salah satu agenda penting dalam […]

  • Pesta Patok Tasik

    Pesta Patok Tasik, Saat Domba Jadi Investasi Prestise

    • calendar_month Sabtu, 27 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 134
    • 0Komentar

    albadarpoat.com, BERITA DAERAH – Lapangan Upacara Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya, Sabtu (27/6/2026), berubah total. Bukan lagi menjadi lokasi upacara, melainkan arena paling bergengsi bagi para peternak domba dan kambing. Ratusan ternak tampil dengan penampilan terbaiknya dalam ajang Pesta Patok Tasik 2026, sebuah kontes yang kini bukan hanya soal gengsi, tetapi juga soal nilai ekonomi. Pesta Patok […]

  • Suasana peringatan HUT PERIP ke-62 di Aula PEPABRI Kota Tasikmalaya dengan paduan suara dan kebersamaan anggota purna tugas.

    Suasana Hangat HUT PERIP Tasikmalaya, Ibu-Ibu Purna Tugas Bikin Publik Salut

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 132
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Suasana Aula PEPABRI Kota Tasikmalaya terasa berbeda pada Senin, 11 Mei 2026. Sejak pagi, para anggota PERIP mulai berdatangan dengan wajah penuh semangat. Sebagian saling berpelukan, sebagian lagi berbincang hangat sambil mengenang masa-masa pengabdian mereka dulu. Peringatan HUT PERIP ke-62 tahun 2026 bukan sekadar agenda seremonial biasa. Momentum itu berubah menjadi […]

expand_less