Breaking News
light_mode
Beranda » Humaniora » Kucing Tetangga Buang Kotoran, Bisa Minta Ganti Rugi?

Kucing Tetangga Buang Kotoran, Bisa Minta Ganti Rugi?

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Sabtu, 29 Agt 2026
  • visibility 28
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

AlbadarPost.com, HUMANIORA Kucing tetangga boker atau buang kotoran di teras rumah mungkin terdengar seperti persoalan sepele. Namun, ketika kejadian itu berulang, mengotori rumah, merusak barang, atau menimbulkan biaya pembersihan, persoalannya bisa berubah menjadi sengketa antarwarga. Lalu, siapa yang bertanggung jawab jika kucing tetangga buang kotoran di rumah kita?

Pertanyaan tersebut dibahas dalam ulasan hukum Klikhukum.id yang terbit pada 28 Agustus 2026. Ulasan itu mengaitkan persoalan kucing peliharaan dengan Pasal 1368 KUH Perdata, yang mengatur tanggung jawab pemilik atau pihak yang menggunakan hewan atas kerugian yang ditimbulkan hewan tersebut.

Namun, ada satu hal penting: keberadaan aturan tersebut tidak otomatis berarti setiap pemilik kucing pasti harus membayar ganti rugi. Ada konteks kerugian, fakta, dan pembuktian yang perlu diperhatikan.

Ketika Kucing Tetangga Mulai Mengganggu

Persoalan kucing tetangga buang kotoran bisa menjadi masalah ketika terjadi berulang kali.

Misalnya, kucing masuk ke halaman rumah tetangga lalu buang kotoran di teras. Pemilik rumah harus membersihkan area tersebut. Dalam kasus lain, kucing bisa mencakar tanaman, merusak benda tertentu, atau menimbulkan gangguan kebersihan.

Pada tahap awal, persoalan seperti ini sebenarnya lebih dekat dengan persoalan hidup bertetangga. Komunikasi yang baik masih menjadi jalan paling masuk akal.

Akan tetapi, situasinya berbeda apabila gangguan terus terjadi dan kemudian menimbulkan kerugian yang dapat dibuktikan.

Di sinilah pertanyaan mengenai tanggung jawab pemilik kucing mulai memiliki dimensi hukum.

Apa Kata Pasal 1368 KUH Perdata?

Klikhukum.id menjadikan Pasal 1368 KUH Perdata sebagai dasar pembahasan mengenai tanggung jawab pemilik hewan. Ketentuan tersebut pada pokoknya mengatur bahwa pemilik seekor binatang atau pihak yang menggunakannya bertanggung jawab atas kerugian yang ditimbulkan binatang tersebut, termasuk ketika binatang itu tersesat atau terlepas.

Dengan demikian, alasan sederhana seperti “namanya juga hewan” tidak serta-merta menghapus persoalan tanggung jawab pemilik.

Namun, AlbadarPost perlu memberi batas yang jelas. Pasal 1368 tidak sebaiknya diterjemahkan secara serampangan sebagai jaminan bahwa setiap orang yang terganggu kucing tetangga pasti menang jika menggugat.

Penerapan hukum tetap bergantung pada fakta kasus.

Terlebih lagi, istilah “tanggung jawab mutlak” yang digunakan dalam ulasan sumber sebaiknya tidak dipahami pembaca sebagai perintah otomatis bahwa pemilik kucing harus membayar sejumlah uang dalam setiap kejadian. Yang perlu dilihat adalah adanya kerugian dan hubungan antara tindakan atau keberadaan hewan dengan kerugian tersebut.

Bisa Minta Ganti Rugi, tetapi Jangan Terburu-buru Menggugat

Lantas, apakah pemilik kucing bisa digugat?

Secara prinsip, persoalan kerugian akibat hewan dapat memiliki konsekuensi hukum perdata. Akan tetapi, seseorang yang merasa dirugikan tetap perlu melihat apakah kerugiannya nyata, bagaimana kerugian tersebut terjadi, dan bukti apa yang tersedia.

Contohnya, biaya membersihkan kotoran kucing tentu berbeda dengan kerusakan tanaman atau barang milik seseorang. Begitu pula gangguan kenyamanan perlu dibedakan dari kerugian materiil yang dapat dihitung.

Karena itu, dokumentasi menjadi penting. Foto kondisi teras, catatan kejadian, bukti biaya pembersihan atau perbaikan, serta komunikasi dengan pemilik hewan dapat membantu menjelaskan persoalan apabila sengketa berkembang.

Pada sisi lain, tidak semua persoalan harus berakhir di pengadilan.

Justru, untuk persoalan kucing tetangga bikin masalah, penyelesaian secara kekeluargaan layak ditempatkan sebagai pilihan pertama. Sampaikan masalah secara langsung dan hindari mempermalukan pemilik hewan di lingkungan sekitar.

Jika komunikasi tidak menemukan jalan keluar, persoalan dapat dibicarakan melalui ketua RT/RW atau mekanisme penyelesaian sengketa yang tersedia di lingkungan setempat.

Jangan Sampai Masalah Kucing Berubah Jadi Konflik Tetangga

Memelihara kucing merupakan pilihan pribadi. Namun, pemilik juga perlu memperhatikan dampak keberadaan hewan peliharaan terhadap lingkungan sekitar.

Menyediakan tempat buang kotoran, menjaga kebersihan, dan mengurangi kemungkinan hewan mengganggu rumah orang lain merupakan langkah sederhana yang jauh lebih murah daripada menghadapi konflik berkepanjangan.

Sebaliknya, warga yang merasa terganggu juga sebaiknya tidak langsung mengambil tindakan sendiri yang justru memperbesar masalah.

Persoalan kecil dapat menjadi besar ketika komunikasi berhenti.

Jadi, hukum pemilik hewan peliharaan memang menarik untuk dipahami, tetapi hukum bukan satu-satunya cara menyelesaikan persoalan bertetangga. Pasal 1368 KUH Perdata dapat menjadi salah satu dasar dalam melihat tanggung jawab atas kerugian yang ditimbulkan hewan, sementara penerapannya tetap bergantung pada fakta dan pembuktian.

Kucingnya mungkin cuma mencari tempat untuk buang hajat. Tetapi kalau pemiliknya abai, masalah kecil di teras bisa berubah menjadi sengketa besar di meja hukum. (Red)

 

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • transfer Liga 1 2026

    Transfer Liga 1 2026 Memanas, Persib dan Persija Bongkar Skuad

    • calendar_month Jumat, 21 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 49
    • 0Komentar

    ALBADARPOST.COM. BERITA NASIONAL — Transfer Liga 1 2026 mulai memanas menjelang bergulirnya Super League 2026/2027, kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Istilah Liga 1 masih kuat dalam pencarian publik, sementara nama resmi kompetisi kini menggunakan nomenklatur Super League. Musim baru akan mempertemukan 18 klub, termasuk tiga tim promosi, yakni Garudayaksa FC, PSS Sleman, dan Adhyaksa […]

  • Alarm Stelling Polres Ciamis

    Alarm Stelling Polres Ciamis, Personel Uji Kesiapan

    • calendar_month Sabtu, 29 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 39
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH — Alarm Stelling Polres Ciamis digelar di Mapolres Ciamis, Jumat (28/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi simulasi untuk menguji kesiapsiagaan personel dalam menghadapi situasi kontinjensi atau kondisi darurat yang berpotensi mengganggu keamanan. Simulasi berlangsung pukul 16.00 hingga 16.40 WIB. Kapolres Ciamis AKBP Eko Iskandar, S.H., S.I.K., M.Si. memimpin langsung kegiatan yang diikuti Wakapolres, para Pejabat […]

  • Distribusi makan bergizi gratis di sekolah dengan menu sehat untuk mendukung gizi anak Indonesia

    Fakta Mengejutkan! Makan Bergizi Gratis Sudah Dirancang Sejak 2006

    • calendar_month Minggu, 19 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 193
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL -Makan bergizi gratis selalu jadi perbincangan luas. Namun, fakta terbaru menunjukkan program makan bergizi gratis bukan kebijakan yang lahir tiba-tiba. Program gizi gratis ini sudah dirancang oleh Presiden Prabowo Subianto sejak 2006. Artinya, gagasan tersebut sudah berumur hampir dua dekade sebelum benar-benar dijalankan secara nasional. Menurut Utusan Khusus Presiden bidang Energi dan […]

  • junta Myanmar scam online

    Junta Myanmar Gempur Pusat Scam Online, Ribuan Warga China Lari ke Thailand

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Militer Myanmar gencar memberantas jaringan scam online di perbatasan, ratusan bangunan dihancurkan dan ribuan warga China kabur ke Thailand. Operasi Militer Myanmar Hancurkan Pusat Scam Online albadarpost.com, HUMANIORA – Junta militer Myanmar melancarkan operasi besar-besaran untuk membongkar jaringan scam online yang menjamur di wilayah perbatasan. Aksi ini menjadi langkah paling agresif dalam beberapa tahun terakhir […]

  • Prediksi PSM vs Borneo

    Data Terbaru Bikin Kaget, PSM vs Borneo Bisa Berakhir Begini

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 175
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Prediksi PSM vs Borneo langsung memunculkan satu gambaran yang sulit diabaikan. Analisis PSM Makassar vs Borneo FC, termasuk prediksi skor PSM vs Borneo, memperlihatkan arah pertandingan yang condong ke satu sisi. Bukan karena perbedaan nama besar, melainkan karena momentum yang bergerak berlawanan. PSM belum benar-benar stabil. Sementara itu, Borneo justru datang […]

  • pengawasan pengadaan barang”

    Mukena dan Sarung Dikorupsi Pejabat dan Anggota DPRD

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Kasus korupsi mukena dan sarung Rp1,7 miliar menyoroti lemahnya pengawasan pengadaan barang pemerintah. albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Kasus dugaan korupsi pengadaan mukena dan sarung yang merugikan negara hingga Rp1,7 miliar kembali membuka persoalan klasik dalam tata kelola pemerintahan, khususnya lemahnya pengawasan pengadaan barang dan jasa. Perkara ini kini memasuki tahap persidangan setelah menyeret pejabat publik […]

expand_less