Maulid Nabi Banjar 2026, Rp13,83 Juta untuk Korban Gempa NTT
- account_circle redaktur
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 3
- comment 0 komentar
- print Cetak

Wakil Wali Kota Banjar Dr. H. Supriana, M.Pd., Senin (24/8/26).(Foto: Pemkot Banjar).
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
albadarpost.com, BERITA DAERAH — Maulid Nabi Banjar 2026 di Alun-alun Kota Banjar tidak hanya menjadi agenda peringatan keagamaan. Dalam kegiatan tingkat Kota Banjar tahun 1448 Hijriyah tersebut, pemerintah bersama masyarakat juga menggalang bantuan untuk korban gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan dengan total nilai Rp13.830.000 terdiri atas pakaian, logistik sembako, obat-obatan, dan uang tunai.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW itu berlangsung pada Senin pagi, 24 Agustus 2026. Ratusan masyarakat, majelis pengajian, pengurus DKM, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan dan organisasi keagamaan hadir di kawasan Alun-alun Kota Banjar.
Kegiatan mengusung tema “Banjar Masagi Jawa Barat Istimewa Indonesia Emas”. Selain memperingati kelahiran Rasulullah SAW, acara tersebut menjadi ruang untuk menyampaikan pesan tentang akhlak, kepedulian dan kehidupan bermasyarakat.
Bantuan Rp13,83 Juta untuk Korban Gempa NTT
Salah satu bagian penting dalam Maulid Nabi Banjar 2026 adalah pengumpulan bantuan bagi masyarakat yang terdampak gempa bumi di NTT.
Berdasarkan informasi kegiatan, bantuan yang terkumpul berupa puluhan paket pakaian, logistik sembako, obat-obatan serta uang tunai. Jika seluruh bantuan dihitung sebagai satu kesatuan, total nilainya mencapai Rp13.830.000.
Pemerintah Kota Banjar menyebut bantuan tersebut akan disalurkan melalui Kodim 0613 dan Baznas Kota Banjar.
Dengan demikian, kegiatan Maulid tidak hanya berlangsung dalam bentuk tausiyah dan pertemuan keagamaan. Ada pula aksi sosial yang menghubungkan kepedulian masyarakat Banjar dengan warga yang terdampak bencana di wilayah lain.
Pesan tersebut sejalan dengan salah satu nilai yang disampaikan dalam tausiyah, yakni pentingnya kepedulian terhadap sesama.
KH Mas’ud An Sa’idie Tekankan Integritas dan Kejujuran
Peringatan Maulid Nabi Kota Banjar menghadirkan KH. Mas’ud An Sa’idie, S.Ag., S.Pd., M.M., Pimpinan Pondok Pesantren Darul Muqomah Cimindi, Cigugur, Pangandaran.
Dalam tausiyahnya, KH Mas’ud mengajak umat meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.
Ia menyoroti sejumlah nilai, mulai dari integritas, kejujuran, kepemimpinan, kehidupan bermasyarakat, kasih sayang, kesabaran hingga kepedulian.
Menurut pesan yang disampaikan dalam acara tersebut, Maulid Nabi dapat menjadi momentum untuk memperbanyak shalawat sekaligus memperkuat ukhuwah.
Nilai-nilai itu kemudian relevan dengan aksi pengumpulan bantuan bagi korban gempa NTT. Namun, secara substansi, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian masyarakat dan pemerintah yang disampaikan dalam rangkaian kegiatan Maulid.
Wakil Wali Kota Banjar Hadir Bersama Unsur Pemerintahan
Wakil Wali Kota Banjar Dr. H. Supriana, M.Pd. menghadiri langsung kegiatan tersebut. Hadir pula Sekretaris Daerah Kota Banjar, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, serta para kepala perangkat daerah.
Kepala desa dan lurah, organisasi kemasyarakatan, organisasi keagamaan, majelis pengajian dan masyarakat Kota Banjar juga turut mengikuti kegiatan.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota Banjar berharap semangat Maulid dapat ikut mendorong pembangunan daerah.
Arah yang disampaikan mencakup upaya membangun Kota Banjar yang maju, adil, sejahtera, agamis dan inovatif.
Sementara itu, tema Banjar Masagi Jawa Barat Istimewa Indonesia Emas menjadi bagian dari pesan besar yang dibawa dalam kegiatan tersebut.
Guntara Libatkan Remaja Masjid
Rangkaian kegiatan Maulid Nabi juga diisi dengan pelepasan Guntara atau Gebyar Ustadz Ustadzah Nusantara.
Program tersebut melibatkan para remaja masjid dalam ajang perlombaan edukatif serta kompetensi guru ngaji.
Kehadiran Guntara memberikan ruang bagi generasi muda untuk terlibat dalam kegiatan keagamaan sekaligus mengembangkan kemampuan mereka.
Hal ini membuat rangkaian Maulid tidak hanya menyasar jamaah yang hadir pada acara utama, tetapi juga membuka ruang bagi keterlibatan remaja masjid.
Maulid Nabi Banjar Membawa Pesan Kepedulian
Peringatan Maulid Nabi Banjar 2026 pada akhirnya memuat beberapa pesan sekaligus. Ada pesan keteladanan Rasulullah SAW, penguatan ukhuwah, pembangunan daerah dan kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana.
Bantuan senilai Rp13.830.000 menjadi salah satu fakta penting dalam kegiatan tersebut. Pemerintah Kota Banjar bersama masyarakat mengumpulkannya dalam bentuk barang dan uang sebelum direncanakan untuk disalurkan melalui Kodim 0613 dan Baznas Kota Banjar.
Di tengah suasana peringatan Maulid, pesan kepedulian itu menjadi bagian yang menonjol. Sebab, nilai agama tidak hanya terdengar melalui tausiyah, tetapi juga dapat terlihat dalam tindakan sosial.
Maulid Nabi di Banjar akhirnya meninggalkan pesan yang sederhana: memperingati Rasulullah bukan sekadar mengenang sejarah, tetapi berusaha menghadirkan akhlaknya dalam kehidupan. Dari Alun-alun Kota Banjar, kepedulian itu kemudian diarahkan kepada saudara-saudara yang sedang menghadapi bencana di NTT. (Red)
- Penulis: redaktur







Saat ini belum ada komentar