Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Pohon Tumbang Ciamis Rusak Dua Rumah Warga

Pohon Tumbang Ciamis Rusak Dua Rumah Warga

  • account_circle redaktur
  • calendar_month 14 jam yang lalu
  • visibility 16
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pohon tumbang Ciamis akibat angin kencang merusak dua rumah warga di Dusun Sompok, Desa Sumberjaya, Kecamatan Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis, Sabtu (25/7/2026). Peristiwa pohon tumbang yang dipicu cuaca ekstrem itu menyebabkan kerusakan pada sejumlah bagian rumah dengan total kerugian material diperkirakan mencapai Rp30 juta.

Meski bangunan mengalami kerusakan, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Warga bersama Tagana dan aparat setempat bergerak cepat mengevakuasi pohon agar kerusakan tidak meluas.

Informasi kejadian ini berdasarkan laporan situasi (Sitrep) yang disampaikan unsur Pemerintah Desa Sumberjaya dan Tagana Kabupaten Ciamis kepada instansi terkait.

Angin Kencang Robohkan Pohon Wado

Peristiwa terjadi sekitar pukul 15.00 WIB ketika angin kencang melanda wilayah Kecamatan Cihaurbeuti. Dalam beberapa hari terakhir, sejumlah wilayah di Kabupaten Ciamis memang mengalami hujan yang disertai embusan angin cukup kuat.

Sebuah pohon wado berukuran besar tidak mampu menahan terpaan angin sehingga roboh dan menimpa dua rumah warga.

Rumah milik Haerudin menjadi salah satu yang terdampak. Bagian dapur dan area belakang rumah mengalami kerusakan sehingga belum dapat digunakan sebagaimana mestinya.

Rumah milik Dodi yang berada tidak jauh dari lokasi juga mengalami kerusakan pada bagian ruang tengah dan kamar. Beruntung, seluruh penghuni rumah berhasil menyelamatkan diri sebelum tertimpa material bangunan maupun batang pohon.

Gotong Royong Percepat Penanganan

Tak lama setelah kejadian, Pemerintah Desa Sumberjaya, Babinsa, Bhabinkamtibmas, bidan desa, Tagana Kabupaten Ciamis, dan masyarakat berdatangan ke lokasi.

Suara gergaji mesin terdengar bersahutan saat warga bersama petugas memotong batang pohon yang melintang di atas bangunan. Sebagian warga lainnya mengangkat ranting-ranting besar agar akses menuju rumah kembali terbuka.

Kerja sama tersebut mempercepat proses evakuasi sehingga batang pohon utama berhasil dipindahkan pada hari yang sama.

Meski demikian, sisa ranting dan puing pohon masih terlihat berserakan di sekitar rumah. Warga berencana melanjutkan pembersihan secara bergotong royong pada keesokan harinya.

Kerugian Diperkirakan Capai Rp30 Juta

Hasil asesmen di lapangan menunjukkan kerusakan terjadi pada bagian dapur, ruang tengah, dan kamar rumah warga.

Nilai kerugian material diperkirakan sekitar Rp30 juta. Tidak ada laporan kehilangan barang berharga maupun korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Meski kerusakan tergolong sebagian, beberapa ruangan belum bisa dimanfaatkan sehingga keluarga terdampak membutuhkan perbaikan secepatnya agar aktivitas sehari-hari kembali normal.

Bantuan Masih Sangat Dibutuhkan

Berdasarkan hasil asesmen, keluarga terdampak masih membutuhkan bantuan berupa terpal untuk melindungi bagian rumah yang rusak, sembako, makanan siap saji, perlengkapan kebersihan, alat dapur, serta bahan bangunan seperti semen, pasir, dan batu bata.

Selain bantuan logistik, dukungan dana juga diharapkan dapat mempercepat proses perbaikan rumah agar penghuni dapat kembali tinggal dengan aman dan nyaman.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa pohon-pohon besar di sekitar permukiman perlu diperiksa secara berkala, terutama saat memasuki musim hujan dan angin kencang. Langkah antisipasi sederhana dapat mengurangi risiko bencana yang mengancam keselamatan warga.

Gotong Royong Jadi Kekuatan Warga

Respons cepat aparat desa, Tagana, dan masyarakat menunjukkan semangat gotong royong masih menjadi kekuatan utama saat bencana datang. Ketika cuaca ekstrem sulit diprediksi, kesiapsiagaan dan kepedulian antarsesama menjadi modal penting untuk mengurangi dampak yang lebih besar.

Angin boleh merobohkan pohon, tetapi kepedulian dan gotong royong warga selalu mampu menegakkan kembali harapan. (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • gelombang tinggi BMKG

    BMKG Peringatkan Gelombang Tinggi di Sejumlah Perairan Indonesia, Nelayan Diminta Waspada

    • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 187
    • 0Komentar

    BMKG peringatkan potensi gelombang tinggi hingga 4 meter di sejumlah perairan Indonesia. Nelayan dan pelayaran diminta waspada. Gelombang Tinggi BMKG: Waspada di Perairan Indonesia albadarpost.com, LENSA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kembali mengeluarkan peringatan dini terhadap potensi gelombang tinggi di berbagai wilayah perairan Indonesia pada Senin (3/11/2025). Lembaga ini memperkirakan ketinggian gelombang laut […]

  • larangan rokok Maladewa

    Maladewa Larang Rokok Nasional, Langkah Berani Lindungi Generasi Muda

    • calendar_month Sabtu, 1 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Maladewa resmi berlakukan larangan rokok nasional mulai 1 November 2025 untuk lindungi generasi muda. Maladewa Resmi Berlakukan Larangan Rokok Nasional Mulai November albadarpost.com, HUMANIORA – Pemerintah Maladewa mencatat sejarah baru dalam kebijakan kesehatan publik dunia. Mulai Sabtu, 1 November 2025, negara kepulauan di Samudra Hindia itu resmi menerapkan larangan rokok Maladewa secara nasional. Langkah ini […]

  • Hari Anak Nasional

    Kampanye 24 Jam Demi Anak, Tasikmalaya Bidik Rekor MURI

    • calendar_month Selasa, 14 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 51
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Hari Anak Nasional 2026 di Kabupaten Tasikmalaya tidak akan berhenti sebagai agenda seremonial tahunan. KPAID Kabupaten Tasikmalaya bersama Kodam III Siliwangi justru memilih langkah yang lebih berani dengan menggelar kampanye anti kekerasan terhadap anak selama 24 jam tanpa henti pada 22–23 Juli 2026 di Gedung Islamic Center Kabupaten Tasikmalaya. Program tersebut bahkan […]

  • bubur khas Nusantara

    Tak Hanya Kolak, Ini 3 Bubur Khas Nusantara untuk Menu Buka Puasa

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 161
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Bubur khas Nusantara selalu menjadi pilihan menarik saat waktu berbuka tiba. Selain mudah dicerna, makanan tradisional ini juga menghadirkan rasa hangat dan kaya rempah. Di berbagai daerah Indonesia, masyarakat mengenal beragam bubur tradisional untuk buka puasa dengan karakter rasa yang berbeda. Beberapa di antaranya bahkan menjadi identitas kuliner daerah. Misalnya Bubur Kampiun […]

  • penyekapan anak Tasikmalaya

    Remaja 15 Tahun Disekap Dua Hari di Tasikmalaya, Polisi Tangkap Empat Pelaku

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 193
    • 0Komentar

    Editorial Albadarpost: Polisi tangkap pelaku penyekapan remaja, indikasi budaya predator di ruang publik. Remaja 15 Tahun Disekap, Aparat Bergerak Saat Keluarga Mencari albadarpost.com, EDITORIAL – Sebuah penggerebekan di kawasan Jalan Komalasari, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya, membuka luka sosial yang selama ini kita abaikan. Seorang anak berusia 15 tahun ditemukan dalam kamar penginapan bersama empat pria. […]

  • Gedong Duwur

    Syuting Film Merusak Gedong Duwur, Pelestarian Cagar Budaya Diuji

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Editorial Albadarpost: Vandalisme saat syuting film merusak Gedong Duwur, ancam nilai sejarah Indramayu. albadarpost.com, EDITORIAL – Bangunan Cagar Budaya Gedong Duwur di Kabupaten Indramayu rusak setelah aktivitas produksi film layar lebar. Coretan, noda, dan tempelan material ditemukan di dinding bangunan kolonial berusia hampir 150 tahun itu. Kerusakan ini bukan sekadar insiden teknis produksi, tetapi bentuk […]

expand_less