Breaking News
light_mode
Beranda » Humaniora » Workshop Kurikulum Berbasis Cinta, MA Al-Muniroh Bergerak

Workshop Kurikulum Berbasis Cinta, MA Al-Muniroh Bergerak

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
  • visibility 95
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, HUMANIORA – Di tengah tuntutan dunia pendidikan yang terus berubah, Kurikulum Madrasah Berbasis Cinta hadir sebagai salah satu pendekatan baru yang mendorong lahirnya pembelajaran lebih humanis, berkarakter, dan tetap berlandaskan nilai-nilai Islam. Semangat itulah yang diusung MA Al-Muniroh Sukahurip, Kecamatan Sukaratu, Kabupaten Tasikmalaya, melalui Workshop Pengembangan Kurikulum Madrasah Berbasis Cinta yang digelar pada Kamis (23/7/2026).

Workshop yang diikuti 20 peserta tersebut menghadirkan Pengawas Madrasah Drs. Roosman Faoz, M.Pd. sebagai narasumber. Kegiatan ini menjadi forum untuk menyusun arah pengembangan kurikulum yang adaptif terhadap perkembangan zaman sekaligus memperkuat karakter peserta didik melalui nilai-nilai kasih sayang, toleransi, dan kepedulian.

Kurikulum Bukan Sekadar Administrasi

Kepala MA Al-Muniroh, Deden Kosim, S.P., menegaskan bahwa workshop tersebut merupakan momentum penting untuk meningkatkan mutu penyelenggaraan pendidikan di madrasah.

“Kegiatan ini merupakan momentum yang sangat penting untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan di madrasah,” ujarnya.

Menurut Deden, kurikulum tidak boleh dipandang hanya sebagai dokumen administrasi, melainkan menjadi pedoman utama dalam membentuk peserta didik yang berilmu, berakhlak mulia, serta memiliki karakter yang kuat.

“Kurikulum bukan sekadar dokumen administrasi, tetapi menjadi pedoman dalam membentuk peserta didik yang berilmu, berakhlak mulia, dan memiliki karakter yang kuat,” katanya.

Ia menjelaskan bahwa melalui Kurikulum Madrasah Berbasis Cinta, pembelajaran diarahkan untuk menumbuhkan cinta kepada Allah Swt. dan Rasulullah saw., kecintaan terhadap ilmu pengetahuan, kepedulian kepada sesama, kecintaan terhadap lingkungan, penghormatan terhadap keberagaman, serta tumbuhnya empati di lingkungan madrasah.

Menurutnya, suasana belajar yang aman, nyaman, dan menyenangkan akan membantu peserta didik berkembang secara utuh, baik dari sisi akademik maupun karakter.

Selaras dengan Regulasi Terbaru Kementerian Agama

Workshop ini juga sejalan dengan arah kebijakan terbaru Kementerian Agama. Implementasi kurikulum madrasah kini mengacu pada Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 1503 Tahun 2025 yang memperkuat Kurikulum Operasional Madrasah melalui pendekatan Deep Learning dan Kurikulum Berbasis Cinta.

Selain itu, implementasi Kurikulum Berbasis Cinta diperkuat melalui Surat Edaran Nomor 9 Tahun 2025 sebagai tindak lanjut Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 6077 Tahun 2025 tentang Panduan Kurikulum Berbasis Cinta.

Melalui kebijakan tersebut, Kementerian Agama mendorong setiap madrasah menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya mengejar capaian akademik, tetapi juga menanamkan nilai cinta kepada Allah Swt., Rasulullah saw., sesama manusia, bangsa, lingkungan, serta ilmu pengetahuan dalam seluruh aktivitas pendidikan.

Kurikulum Harus Menjawab Tantangan Zaman

Dalam paparannya, Pengawas Madrasah Drs. Roosman Faoz, M.Pd. menegaskan bahwa pengembangan kurikulum merupakan kebutuhan yang tidak dapat dihindari apabila madrasah ingin terus meningkatkan mutu pendidikan.

“Pengembangan kurikulum madrasah merupakan sebuah keniscayaan dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan. Kurikulum harus mampu menjawab perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai Islam, karakter kebangsaan, dan kebutuhan peserta didik,” jelasnya.

Menurut Roosman, penyusunan kurikulum perlu dilakukan secara kolaboratif berdasarkan hasil evaluasi, analisis kebutuhan madrasah, serta mengacu pada kebijakan yang berlaku.

Dengan cara tersebut, kurikulum akan lebih relevan terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, serta kebutuhan peserta didik yang terus berubah.

Guru Menjadi Teladan Budaya Cinta

Roosman menekankan bahwa implementasi Kurikulum Madrasah Berbasis Cinta tidak cukup berhenti pada penyusunan dokumen.

“Guru tidak hanya berperan sebagai pengajar, tetapi juga sebagai pendidik yang menjadi teladan dalam menanamkan nilai kasih sayang, penghormatan, toleransi, dan kepedulian,” katanya.

Ia menjelaskan bahwa nilai cinta kepada Allah Swt., Rasulullah saw., sesama manusia, lingkungan, bangsa, dan ilmu pengetahuan harus tercermin dalam proses pembelajaran maupun budaya madrasah.

Guru, menurutnya, memegang peranan penting dalam membentuk karakter peserta didik melalui keteladanan yang konsisten setiap hari.

Kurikulum Harus Hidup di Ruang Kelas

Roosman berharap hasil workshop tidak berhenti pada penyusunan dokumen kurikulum semata.

“Saya berharap workshop ini tidak berhenti pada penyusunan dokumen kurikulum semata, tetapi menghasilkan kurikulum yang benar-benar dapat diimplementasikan dalam kegiatan belajar mengajar sehari-hari.”

Ia menambahkan bahwa kurikulum yang baik merupakan kurikulum yang dijalankan secara konsisten, dievaluasi secara berkala, lalu disempurnakan sesuai kebutuhan.

Menurutnya, pendekatan tersebut akan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas pembelajaran sekaligus membentuk peserta didik yang beriman, berilmu, berakhlak mulia, unggul dalam prestasi, serta memiliki kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan.

Ikhtiar Membangun Generasi Berkarakter

Melalui workshop ini, MA Al-Muniroh menunjukkan komitmennya untuk menghadirkan pendidikan Islam yang adaptif terhadap perubahan zaman tanpa kehilangan jati diri.

Pengembangan kurikulum tidak lagi hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga menjadi sarana membangun karakter, memperkuat empati, menumbuhkan sikap saling menghargai, serta menciptakan budaya belajar yang sehat dan menyenangkan.

Dengan mengacu pada regulasi terbaru Kementerian Agama, langkah MA Al-Muniroh menjadi bagian dari transformasi pendidikan madrasah menuju sistem pembelajaran yang lebih berkualitas, relevan, dan berkelanjutan.

Kurikulum terbaik bukan sekadar dokumen yang tersimpan di lemari sekolah. Kurikulum terbaik adalah yang hidup di ruang kelas, hadir dalam keteladanan guru, dan mampu melahirkan generasi beriman, berilmu, berakhlak mulia, serta tumbuh dalam semangat cinta kepada Tuhan, sesama, dan masa depan bangsa. (Red)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • reklamasi Laut China Selatan

    China Reklamasi Laut China Selatan, Peta Geopolitik Kawasan Berubah

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 212
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Upaya China mengubah lanskap geografis Laut China Selatan kembali menjadi sorotan. Melalui reklamasi pulau buatan berskala besar, Beijing tidak hanya menambah daratan di wilayah laut sengketa, tetapi juga memengaruhi dinamika politik, keamanan, dan lingkungan kawasan Asia Tenggara. Langkah ini membawa konsekuensi langsung bagi stabilitas regional dan kepentingan negara-negara di sekitarnya. Reklamasi […]

  • Cek Kesehatan Gratis

    Obesitas dan Hipertensi Dominasi Cek Kesehatan Gratis Kabupaten Cirebon

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 227
    • 0Komentar

    Obesitas dan hipertensi mendominasi Cek Kesehatan Gratis di Cirebon. Dinkes memperluas layanan untuk deteksi dini PTM. albadarpost.com, LENSA – Obesitas dan hipertensi masih mendominasi hasil Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang digelar Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon sepanjang 2025. Temuan ini memberi gambaran nyata tentang ancaman penyakit tidak menular di wilayah dengan populasi produktif yang besar. Dinas […]

  • Fuel Surcharge Tiket Pesawat

    Fuel Surcharge Tiket Pesawat Naik 40%, Harga Ikut Naik?

    • calendar_month Jumat, 4 Sep 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 33
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL — Kabar tentang fuel surcharge tiket pesawat yang kini bisa mencapai maksimal 40 persen membuat calon penumpang bertanya-tanya. Apakah kebijakan baru Kementerian Perhubungan (Kemenhub) itu berarti harga tiket pesawat otomatis naik 40 persen? Tidak demikian. Kemenhub menaikkan batas maksimal fuel surcharge penerbangan domestik kelas ekonomi dari sebelumnya 30 persen menjadi 40 persen […]

  • Kasus korupsi nikel menyeret pejabat tinggi Ombudsman

    Publik Geger! Baru 6 Hari Dilantik, Pejabat Ini Tersandung Korupsi Nikel

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 155
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Kasus korupsi nikel kembali mengguncang publik, namun kali ini skalanya jauh lebih mengejutkan. Dugaan korupsi tambang nikel tersebut menyeret Ketua Ombudsman periode 2026–2031, hanya enam hari setelah resmi dilantik. Situasi ini langsung memicu pertanyaan besar: bagaimana mungkin pejabat pengawas justru terjerat skandal korupsi sektor pertambangan? Momentum ini terasa janggal sekaligus ironis. […]

  • paten pesantren

    Tradisi Keilmuan Pesantren Akan Dipatenkan, Ini Langkah Baru Kemenag

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 207
    • 0Komentar

    albadarpost.com, CAKRAWALA – Pemerintah mulai memberi perhatian serius terhadap perlindungan karya intelektual pesantren. Lewat program paten pesantren, Kementerian Agama ingin memastikan tradisi keilmuan ulama Nusantara tidak hilang di tengah perkembangan zaman. Langkah itu muncul setelah banyak karya berbasis pesantren dinilai belum memiliki perlindungan hukum yang kuat. Padahal, pesantren selama ini tidak hanya menjadi pusat pendidikan […]

  • Soto ayam kampung kuah bening gurih dengan suwiran ayam, bihun, kol, dan bawang goreng dalam mangkuk hangat

    Bocor! Rahasia Soto Ayam Kampung Gurih yang Jarang Diketahui

    • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 207
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Banyak orang mencoba membuat soto ayam kampung, tetapi hasilnya sering terasa biasa saja. Padahal, rahasia resep dan cara membuat soto ayam kampung bukan hanya soal bumbu. Ada teknik kecil yang sering terlewat, padahal justru menentukan rasa. Dengan memahami resep soto ayam kampung secara utuh—mulai dari bahan, proses, hingga penyajian—kamu bisa mendapatkan kuah […]

expand_less