Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Longsor Kampung Naga Timbun Dua Hektare Lahan Pertanian

Longsor Kampung Naga Timbun Dua Hektare Lahan Pertanian

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
  • visibility 52
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Longsor Kampung Naga di Desa Neglasari, Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya, mengakibatkan sekitar dua hektare lahan pertanian tertimbun material tanah. Longsor Tasikmalaya yang terjadi pada Minggu (19/7/2026) sore itu diduga berkaitan dengan guncangan gempa bumi berkekuatan Magnitudo 5,0 yang berpusat di barat daya Kabupaten Sukabumi. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kejadian ini menyebabkan kerugian bagi sektor pertanian dan memicu kewaspadaan di kawasan rawan longsor.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 15.50 WIB di Kampung Naga, RT 001/RW 001, Desa Neglasari. Lokasi longsor berada di wilayah perbatasan Desa Neglasari dan Desa Nangtang, Kecamatan Salawu.

Berdasarkan laporan Relawan Penanggulangan Bencana Kecamatan Salawu, material tanah yang turun dari tebing langsung menimbun area pertanian milik warga. Selain merusak lahan, longsoran juga menutup saluran air atau parit yang selama ini dimanfaatkan untuk mengairi areal persawahan.

Dua Hektare Lahan Pertanian Terdampak Longsor

Material longsor menimbun lahan pertanian seluas kurang lebih dua hektare. Dampaknya, petani menghadapi potensi gagal tanam maupun gagal panen karena lahan tidak dapat dimanfaatkan dalam waktu dekat.

Selain itu, tertutupnya saluran air berpotensi mengganggu sistem irigasi di sekitar lokasi. Apabila tidak segera ditangani, kondisi tersebut dapat memengaruhi aktivitas pertanian di kawasan sekitarnya.

Beruntung, tidak ada warga yang menjadi korban dalam kejadian ini. Hingga laporan diterima, tidak terdapat korban meninggal dunia maupun korban luka.

Meski demikian, kerusakan yang terjadi tetap menjadi perhatian karena menyangkut sumber penghidupan masyarakat yang bergantung pada sektor pertanian.

Diduga Dipicu Gempa Magnitudo 5,0

Berdasarkan informasi yang dihimpun, longsor diduga dipicu oleh guncangan gempa bumi berkekuatan Magnitudo 5,0 yang terjadi pada Minggu (19 Juli 2026) pukul 15.11 WIB.

Menurut data BMKG, pusat gempa berada sekitar 79 kilometer barat daya Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, dengan kedalaman 23 kilometer.

Selisih waktu antara gempa dan kejadian longsor yang hanya berlangsung sekitar 39 menit menjadi salah satu alasan munculnya dugaan adanya keterkaitan kedua peristiwa tersebut. Namun demikian, penyebab pasti longsor masih menunggu hasil kajian lebih lanjut dari instansi terkait.

Kondisi geografis Kecamatan Salawu yang didominasi lereng dan perbukitan memang memiliki tingkat kerawanan terhadap pergerakan tanah, terutama setelah terjadi guncangan gempa atau curah hujan dengan intensitas tinggi.

BPBD Lakukan Kaji Cepat dan Verifikasi Lapangan

Menindaklanjuti kejadian tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tasikmalaya segera melakukan kaji cepat di lokasi.

Tim juga melaksanakan verifikasi lapangan guna memperbarui data dampak bencana sebagai dasar dalam menentukan langkah penanganan berikutnya.

Melalui proses tersebut, BPBD akan memastikan luas area terdampak, kondisi saluran air, serta potensi ancaman longsor susulan. Hasil kajian juga menjadi bahan evaluasi untuk menentukan kebutuhan penanganan darurat maupun rehabilitasi apabila diperlukan.

Di sisi lain, pemerintah daerah terus berkoordinasi dengan relawan kebencanaan dan aparat kewilayahan agar perkembangan situasi di lapangan dapat dipantau secara berkala.

Warga Diminta Tetap Waspada

BPBD Kabupaten Tasikmalaya mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di sekitar lereng, tebing, maupun kawasan perbukitan, agar meningkatkan kewaspadaan.

Apabila kembali terjadi gempa bumi atau hujan deras dalam durasi yang cukup lama, warga diharapkan segera mengenali tanda-tanda pergerakan tanah, seperti munculnya retakan baru, perubahan aliran air, atau suara runtuhan dari lereng.

Selain itu, masyarakat juga diminta segera melaporkan kondisi yang berpotensi membahayakan kepada pemerintah desa, aparat setempat, maupun petugas kebencanaan agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat.

Langkah antisipasi sejak dini menjadi bagian penting dalam mengurangi risiko bencana, terutama di wilayah yang memiliki karakteristik geografis rawan longsor.

BPBD Kabupaten Tasikmalaya memastikan akan terus memantau perkembangan situasi dan menyampaikan informasi terbaru kepada masyarakat apabila terdapat perubahan kondisi di lokasi kejadian.

Bencana memang datang tanpa aba-aba, tetapi kewaspadaan, informasi yang akurat, dan respons cepat mampu menyelamatkan lebih banyak nyawa serta mengurangi kerugian di masa depan. (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bandung Siaga 24 Jam

    Bandung Siaga 24 Jam, Keamanan Kota Kini Diperkuat

    • calendar_month Senin, 20 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 38
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH– Pemerintah Kota Bandung memperkuat program Bandung Siaga 24 Jam guna meningkatkan keamanan kota melalui patroli intensif, pengawasan wilayah, serta respons cepat terhadap laporan masyarakat. Program pengamanan ini melibatkan Satpol PP, Polri, TNI, Dinas Perhubungan, hingga unsur kewilayahan agar situasi tetap kondusif selama 24 jam. Selain memperkuat keamanan Bandung, Pemkot juga mengajak masyarakat […]

  • Curanmor Tamansari

    Curanmor Gagal Saat Magrib di Tamansari, Pelaku Babak Belur Diamuk Warga

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 107
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Curanmor Tamansari kembali membuat warga resah. Seorang pelaku pencurian kendaraan bermotor gagal membawa kabur motor milik warga di Kampung Mulyasari, Kecamatan Tamansari, Kota Tasikmalaya, Rabu (20/05/2026) sekitar pukul 18.00 WIB. Aksi itu terbongkar saat pemilik motor memergoki kendaraannya sedang didorong pelaku dari area parkir sebuah tempat pangkas rambut. Korban spontan berteriak […]

  • SPPG Tasikmalaya

    Terungkap! Puluhan Dapur SPPG di Tasikmalaya Diduga Ilegal

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 163
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kasus Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tasikmalaya tak lagi sekadar data di atas kertas. Saat Komisi III DPRD Kota Tasikmalaya turun langsung ke dapur layanan gizi di Singkup, Purbaratu, fakta di lapangan berbicara lebih keras. Aktivitas memasak tetap berjalan, sementara izin belum terlihat. Dapur yang memasok makanan untuk balita, ibu hamil, […]

  • Aksi kritik publik dan spanduk mosi tidak percaya terhadap Wali Kota Viman jelang satu tahun pemerintahan Kota Tasikmalaya

    Setahun Viman–Diky, Mosi Tidak Percaya Menggema

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 157
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Eskalasi kritik publik terhadap pemerintahan Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan dan Wakil Wali Kota Diky Chandra mulai menguat menjelang satu tahun masa kepemimpinan mereka. Dinamika tersebut terlihat jelas dari rangkaian aksi mahasiswa, pemasangan spanduk kritik di ruang publik, hingga munculnya seruan Mosi Tidak Percaya Viman Tasikmalaya yang kini menjadi sorotan […]

  • Konflik Rumah Tangga

    Konflik Rumah Tangga Tak Selalu Buruk, Ini Penjelasan Kemenag

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 25
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA — Tidak sedikit pasangan menganggap rumah tangga yang bahagia adalah rumah tangga yang tidak pernah bertengkar. Padahal, konflik rumah tangga, konflik dalam pernikahan, dan perbedaan pendapat merupakan bagian yang hampir selalu hadir dalam kehidupan suami istri. Yang membedakan setiap pasangan bukan ada atau tidaknya konflik, melainkan cara mereka mengelolanya. Pandangan tersebut sejalan dengan […]

  • insiden wali kota tasikmalaya

    Sorotan di BKPSDM: Wali Kota Tasikmalaya dan Momen Tak Biasa dengan Jurnalis

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 178
    • 0Komentar

     albadarpost.com, BERITA DAERAH — Suasana di Aula BKPSDM Kota Tasikmalaya, Sabtu (9/5/2026), awalnya berjalan seperti agenda kedinasan pada umumnya. Namun, di tengah deretan kursi dan kamera yang sudah bersiap, muncul satu momen kecil yang kemudian menyebar cepat di kalangan jurnalis: interaksi singkat antara Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan dan sejumlah wartawan di area tangga […]

expand_less