Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Longsor Kampung Naga Timbun Dua Hektare Lahan Pertanian

Longsor Kampung Naga Timbun Dua Hektare Lahan Pertanian

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
  • visibility 149
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Longsor Kampung Naga di Desa Neglasari, Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya, mengakibatkan sekitar dua hektare lahan pertanian tertimbun material tanah. Longsor Tasikmalaya yang terjadi pada Minggu (19/7/2026) sore itu diduga berkaitan dengan guncangan gempa bumi berkekuatan Magnitudo 5,0 yang berpusat di barat daya Kabupaten Sukabumi. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kejadian ini menyebabkan kerugian bagi sektor pertanian dan memicu kewaspadaan di kawasan rawan longsor.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 15.50 WIB di Kampung Naga, RT 001/RW 001, Desa Neglasari. Lokasi longsor berada di wilayah perbatasan Desa Neglasari dan Desa Nangtang, Kecamatan Salawu.

Berdasarkan laporan Relawan Penanggulangan Bencana Kecamatan Salawu, material tanah yang turun dari tebing langsung menimbun area pertanian milik warga. Selain merusak lahan, longsoran juga menutup saluran air atau parit yang selama ini dimanfaatkan untuk mengairi areal persawahan.

Dua Hektare Lahan Pertanian Terdampak Longsor

Material longsor menimbun lahan pertanian seluas kurang lebih dua hektare. Dampaknya, petani menghadapi potensi gagal tanam maupun gagal panen karena lahan tidak dapat dimanfaatkan dalam waktu dekat.

Selain itu, tertutupnya saluran air berpotensi mengganggu sistem irigasi di sekitar lokasi. Apabila tidak segera ditangani, kondisi tersebut dapat memengaruhi aktivitas pertanian di kawasan sekitarnya.

Beruntung, tidak ada warga yang menjadi korban dalam kejadian ini. Hingga laporan diterima, tidak terdapat korban meninggal dunia maupun korban luka.

Meski demikian, kerusakan yang terjadi tetap menjadi perhatian karena menyangkut sumber penghidupan masyarakat yang bergantung pada sektor pertanian.

Diduga Dipicu Gempa Magnitudo 5,0

Berdasarkan informasi yang dihimpun, longsor diduga dipicu oleh guncangan gempa bumi berkekuatan Magnitudo 5,0 yang terjadi pada Minggu (19 Juli 2026) pukul 15.11 WIB.

Menurut data BMKG, pusat gempa berada sekitar 79 kilometer barat daya Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, dengan kedalaman 23 kilometer.

Selisih waktu antara gempa dan kejadian longsor yang hanya berlangsung sekitar 39 menit menjadi salah satu alasan munculnya dugaan adanya keterkaitan kedua peristiwa tersebut. Namun demikian, penyebab pasti longsor masih menunggu hasil kajian lebih lanjut dari instansi terkait.

Kondisi geografis Kecamatan Salawu yang didominasi lereng dan perbukitan memang memiliki tingkat kerawanan terhadap pergerakan tanah, terutama setelah terjadi guncangan gempa atau curah hujan dengan intensitas tinggi.

BPBD Lakukan Kaji Cepat dan Verifikasi Lapangan

Menindaklanjuti kejadian tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tasikmalaya segera melakukan kaji cepat di lokasi.

Tim juga melaksanakan verifikasi lapangan guna memperbarui data dampak bencana sebagai dasar dalam menentukan langkah penanganan berikutnya.

Melalui proses tersebut, BPBD akan memastikan luas area terdampak, kondisi saluran air, serta potensi ancaman longsor susulan. Hasil kajian juga menjadi bahan evaluasi untuk menentukan kebutuhan penanganan darurat maupun rehabilitasi apabila diperlukan.

Di sisi lain, pemerintah daerah terus berkoordinasi dengan relawan kebencanaan dan aparat kewilayahan agar perkembangan situasi di lapangan dapat dipantau secara berkala.

Warga Diminta Tetap Waspada

BPBD Kabupaten Tasikmalaya mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di sekitar lereng, tebing, maupun kawasan perbukitan, agar meningkatkan kewaspadaan.

Apabila kembali terjadi gempa bumi atau hujan deras dalam durasi yang cukup lama, warga diharapkan segera mengenali tanda-tanda pergerakan tanah, seperti munculnya retakan baru, perubahan aliran air, atau suara runtuhan dari lereng.

Selain itu, masyarakat juga diminta segera melaporkan kondisi yang berpotensi membahayakan kepada pemerintah desa, aparat setempat, maupun petugas kebencanaan agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat.

Langkah antisipasi sejak dini menjadi bagian penting dalam mengurangi risiko bencana, terutama di wilayah yang memiliki karakteristik geografis rawan longsor.

BPBD Kabupaten Tasikmalaya memastikan akan terus memantau perkembangan situasi dan menyampaikan informasi terbaru kepada masyarakat apabila terdapat perubahan kondisi di lokasi kejadian.

Bencana memang datang tanpa aba-aba, tetapi kewaspadaan, informasi yang akurat, dan respons cepat mampu menyelamatkan lebih banyak nyawa serta mengurangi kerugian di masa depan. (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Evakuasi Hape

    Hape Jatuh ke Got Tengah Malam, Damkar Ciamis Bergerak Cepat

    • calendar_month Minggu, 31 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 160
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Tidak semua panggilan ke petugas pemadam kebakaran berhubungan dengan kobaran api. Di Ciamis, sebuah operasi evakuasi hape atau ponsel yang jatuh ke dalam saluran got justru menjadi salah satu aksi penyelamatan yang menarik perhatian pada dini hari. Peristiwa itu terjadi Minggu (31/5/2026) sekitar pukul 01.45 WIB di kawasan dekat Ganesha Operation […]

  • membersihkan hati dari dengki

    Sering Iri Tanpa Sadar? Begini Cara Membersihkan Hati Menurut Islam

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 232
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Ada rasa tidak nyaman ketika melihat orang lain berhasil lebih dulu? Hati terasa sempit, padahal kita tidak ingin membencinya. Perasaan itu sering muncul diam-diam, dan banyak orang tidak sadar bahwa itulah awal dari dengki. Membersihkan hati dari dengki menjadi kebutuhan penting di zaman sekarang. Di tengah media sosial, perbandingan hidup terjadi setiap […]

  • Pria Ditusuk Bandung

    Pria Ditusuk Bandung Dipicu Utang, Korban Tewas di Lokasi

    • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 83
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kasus penusukan di Bandung yang diduga dipicu persoalan utang sebesar Rp200 ribu berakhir tragis. Seorang pria berinisial LA (38) meninggal dunia setelah mengalami luka tusuk dalam peristiwa yang terjadi di Jalan Cibangkong Lor, Kecamatan Batununggal, Kota Bandung, Minggu (19/7/2026) sekitar pukul 23.00 WIB. Berdasarkan keterangan sementara kepolisian, korban dan terduga pelaku […]

  • Ilustrasi umat Islam menjalankan ibadah puasa sebagai perintah Allah dalam QS Al-Baqarah ayat 183.

    Puasa: Jalan Sunyi Menuju Takwa

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 279
    • 0Komentar

    albadarpost.com, OPINI – Ada ayat yang setiap Ramadhan selalu terdengar, namun sering kita lewati begitu saja. Padahal, ia bukan sekadar pengumuman kewajiban, melainkan undangan penuh cinta dari langit. “Ya ayyuhalladzina amanu kutiba ‘alaikumus shiyam…”wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kalian berpuasa. Allah tidak memanggil manusia secara umum. Dia memanggil orang-orang beriman. Panggilan ini istimewa. Ia […]

  • Tradisi lebaran Nusantara dengan masyarakat mengenakan pakaian adat dan berkumpul dalam perayaan budaya daerah

    Jarang Diketahui! Tradisi Lebaran Unik dari Berbagai Daerah

    • calendar_month Minggu, 22 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 205
    • 0Komentar

    albadarpost.com, CAKRAWALA – Indonesia memiliki kekayaan budaya yang luar biasa, termasuk dalam perayaan Idulfitri. Tradisi Lebaran Nusantara menyimpan banyak cerita menarik yang belum banyak diketahui. Tradisi Lebaran ini, atau yang sering disebut budaya Lebaran daerah dan kebiasaan Idulfitri unik, menunjukkan bagaimana masyarakat merayakan hari kemenangan dengan cara yang khas dan penuh makna. Pertama, Indonesia terdiri […]

  • Sekolah negeri ditinggalkan

    Anggaran Sekolah Negeri Kalah Fleksibel, Swasta Makin Dilirik

    • calendar_month Minggu, 11 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 230
    • 0Komentar

    Sekolah negeri ditinggalkan. Perbedaan anggaran dengan swasta memengaruhi kualitas, fasilitas, dan pilihan orang tua. albadarpost.com, HUMANIORA – Fenomena sekolah negeri ditinggalkan orang tua tidak lepas dari persoalan anggaran pendidikan. Dalam beberapa tahun terakhir, data pendidikan nasional menunjukkan penurunan jumlah siswa di sekolah negeri, sementara sekolah swasta mencatat peningkatan pendaftaran. Perbedaan struktur dan fleksibilitas anggaran menjadi […]

expand_less