Persijap 1-2 Persib: Comeback Maung Bandung di Jepara
- account_circle redaktur
- calendar_month 23 jam yang lalu
- visibility 13
- comment 0 komentar
- print Cetak

Ilustrasi Persijap 1-2 Persib.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
albadarpaost.com, BERITA DAERAH — Persib Bandung membalikkan keadaan saat menghadapi Persijap Jepara. Sempat tertinggal lewat penalti Pirulo, Maung Bandung bangkit dan menang 2-1 berkat gol Thom Haye serta Uilliam Barros pada pekan ketiga Super League 2026/2027 di Stadion Gelora Bumi Kartini, Minggu (20/9/2026).
Persijap membuka skor pada menit ke-13. Pirulo menjalankan tugasnya sebagai eksekutor penalti dengan sempurna setelah wasit menunjuk titik putih menyusul bola yang mengenai tangan pemain Persib di dalam kotak terlarang.
Keunggulan tersebut tidak bertahan lama. Persib meningkatkan tekanan dan Thom Haye akhirnya menyamakan kedudukan pada menit ke-21.
Setelah turun minum, pertandingan kembali berubah. Kesalahan lini belakang Persijap memberi ruang bagi Uilliam Barros untuk mencuri bola sekaligus membawa Persib berbalik unggul 2-1.
Keunggulan itu mampu dipertahankan hingga pertandingan selesai.
Persijap Unggul Lebih Dulu
Persijap tampil agresif sejak awal laga. Vasko Kalezic sempat memperoleh peluang pada menit keempat, tetapi tembakannya belum mengarah ke gawang Persib.
Tekanan tuan rumah kemudian menghasilkan penalti pada menit ke-13.
Pirulo maju sebagai eksekutor. Tembakannya berhasil melewati Teja Paku Alam dan membuat Persijap unggul 1-0.
Persib langsung merespons. Thom Haye menjadi salah satu pemain yang paling aktif mencari celah di pertahanan Persijap.
Pada menit ke-19, tendangan keras Haye bahkan membentur mistar gawang. Bola muntah kemudian disambar Patricio Matricardi, tetapi peluang tersebut belum menghasilkan gol.
Dua menit kemudian, Haye akhirnya mendapatkan momen yang dicari.
Gelandang Persib itu menyambut umpan silang Ikhwan Tanamal dengan sundulan keras. Bola masuk ke gawang Rakha Surya Handika dan mengubah skor menjadi 1-1.
Persib kemudian terus menekan. Namun, tidak ada gol tambahan sampai babak pertama berakhir.
Barros Manfaatkan Kesalahan Persijap
Memasuki babak kedua, Persib tampil lebih agresif.
Pelatih Persib melakukan perubahan pada awal babak kedua dengan memasukkan Balsa Sekulic untuk menggantikan Beckham Putra. Perubahan tersebut ikut menjaga intensitas permainan Persib di tengah tekanan tuan rumah.
Gol kedua Persib akhirnya lahir pada menit ke-54.
Kesalahan Najeeb Yakubu dalam mengontrol bola menjadi celah yang langsung dibaca Uilliam Barros. Penyerang Persib itu merebut bola di area berbahaya sebelum melepaskan tembakan dari jarak dekat.
Bola bersarang di gawang Persijap.
Persib pun berbalik unggul 2-1.
Momen tersebut menjadi titik penting pertandingan. Persijap sebenarnya masih memiliki waktu untuk mengejar, tetapi Persib semakin disiplin menjaga keunggulan.
Pelatih Persijap Mario Lemos setelah pertandingan juga menyoroti kesalahan yang dilakukan timnya. Menurutnya, kedua tim tampil baik, tetapi kesalahan Persijap berujung pada gol Persib.
Persijap Sempat Cetak Gol, Tetapi Dianulir
Tertinggal 1-2 membuat Persijap meningkatkan tekanan.
Tuan rumah sempat memiliki peluang melalui Vasko Kalezic. Namun, Teja Paku Alam masih mampu mengamankan tembakan dari luar kotak penalti.
Persijap kemudian mencetak gol pada menit ke-72 melalui Yaya Sogodogo. Akan tetapi, wasit menganulir gol tersebut karena handball.
Situasi itu membuat peluang Persijap untuk menyamakan kedudukan kembali tertutup.
Persib juga sempat menambah gol melalui Luka Menalo pada menit ke-85. Namun, gol tersebut tidak disahkan karena Menalo berada dalam posisi offside.
Dua menit kemudian, Menalo kembali mendapatkan peluang emas. Kali ini, ia berhadapan langsung dengan kiper Persijap, tetapi penyelesaiannya masih melebar.
Setelah itu, tidak ada gol tambahan.
Persib mempertahankan skor 2-1 sampai pertandingan berakhir.
Persib Bawa Pulang Tiga Poin dari Jepara
Kemenangan tersebut membuat Persib membawa pulang tiga poin dari Jepara sekaligus mengakhiri pertandingan tandang dengan comeback.
Hasil ini juga memiliki konteks tersendiri. Pada musim sebelumnya, Persijap menjadi lawan yang belum mampu dikalahkan Persib dalam dua pertemuan. Persijap menang 2-1 di Jepara, sedangkan pertemuan berikutnya di Bandung berakhir 0-0.
Karena itu, kemenangan kali ini sekaligus memutus kebuntuan Persib ketika menghadapi Persijap.
Berdasarkan data klasemen yang ditampilkan pada tangkapan layar Flashscore yang digunakan sebagai referensi pertandingan, Persib tercatat mengoleksi enam poin dari tiga pertandingan, dengan enam gol memasukkan dan empat gol kemasukan.
Posisi klasemen sendiri dapat berubah mengikuti hasil pertandingan lain dan waktu pembaruan data. Karena itu, angka poin dan catatan pertandingan menjadi konteks yang lebih aman untuk membaca posisi Persib pada awal musim.
Bagi Persib, tiga poin di Jepara juga menjadi modal penting setelah sebelumnya kalah dari Persija Jakarta pada pekan kedua.
Kini, perhatian Maung Bandung beralih ke pertandingan berikutnya. Konsistensi akan menjadi tantangan karena kompetisi baru memasuki fase awal.
Persib datang ke Jepara dengan keadaan tertinggal.
Namun, mereka pulang dengan kemenangan.
Pirulo membuat Persijap percaya diri. Haye menghidupkan Persib. Barros membalikkan keadaan. Dan ketika peluit panjang berbunyi, tiga poin akhirnya menjadi milik Maung Bandung.
Persib tidak menang karena pertandingan berjalan mudah. Persib menang karena ketika keadaan berbalik melawan mereka, Maung Bandung menemukan cara untuk berbalik lebih dulu. (Red)
- Penulis: redaktur







