Ribuan Relawan MBG Ciamis Berkumpul, Siap Bertugas Lagi
- account_circle redaktur
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 10
- comment 0 komentar
- print Cetak

Ribuan relawan MBG Kabupaten Ciamis berkumpul di Alun-alun Ciamis untuk silaturahmi dan doa bersama mendukung program makan bergizi gratis, Jumat (26/6/2026).
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
albadarpost.com, BERITA DAERAH– Relawan MBG Ciamis atau relawan Program Makan Bergizi Gratis dari berbagai wilayah Kabupaten Ciamis memadati Alun-alun Ciamis, Jumat (26/6/2026). Kehadiran ribuan relawan dalam kegiatan silaturahmi dan doa bersama itu menjadi penegasan bahwa dukungan terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap kuat meskipun operasional sejumlah dapur saat ini memasuki masa penyesuaian sementara.
Sejak pagi, suasana Alun-alun Ciamis tampak berbeda. Ribuan relawan datang dengan semangat yang sama, yakni menjaga solidaritas serta mempertegas komitmen untuk mengawal program prioritas nasional tersebut.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang temu kangen antarrelawan, tetapi juga menjadi ruang konsolidasi moral dalam menghadapi berbagai dinamika yang berkembang di masyarakat.
8.000 Relawan Jadi Kekuatan Utama MBG Ciamis
Ketua pelaksana kegiatan, H. Samsul Romli Al-Khumaeni, menjelaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis telah menghadirkan dampak ekonomi dan sosial yang nyata bagi masyarakat.
Menurutnya, program tersebut tidak hanya meningkatkan kualitas gizi masyarakat, tetapi juga menggerakkan roda ekonomi lokal secara luas.
“Dampaknya dirasakan langsung oleh petani, peternak, pelaku usaha lokal, hingga tenaga kerja yang terlibat di dapur umum. Di Kabupaten Ciamis sendiri, jumlah relawan sudah mencapai lebih dari 8.000 orang,” ujar H. Samsul Romli.
Ia menilai jumlah relawan yang besar tersebut merupakan modal sosial yang sangat penting dalam memastikan keberlanjutan program.
Selain itu, keberadaan relawan juga menciptakan ekosistem gotong royong yang memperkuat ketahanan sosial masyarakat.
Menjawab Dinamika dan Menegaskan Dukungan
Di tengah munculnya berbagai pandangan terhadap Program Makan Bergizi Gratis, H. Samsul Romli menegaskan bahwa mayoritas masyarakat justru merasakan manfaat nyata dari program tersebut.
Karena itu, menurutnya, relawan tetap berkomitmen mendukung penuh keberlangsungan MBG.
“Kami tetap berdiri bersama program ini. Kami siap mengawal pelaksanaannya karena manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat kecil,” katanya.
Ia juga menilai bahwa setiap program berskala nasional pasti menghadapi tantangan. Namun demikian, tantangan tersebut justru menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi dan konsolidasi antarrelawan.
Dapur MBG Rehat, Semangat Relawan Tidak Surut
Terkait penghentian sementara operasional dapur MBG, H. Samsul Romli menjelaskan bahwa seluruh relawan tetap mengikuti arahan dan kebijakan Badan Gizi Nasional (BGN).
Menurutnya, masa jeda tersebut diperlukan untuk melakukan penyesuaian teknis sehingga pelaksanaan program dapat berjalan lebih optimal ke depan.
“Kami mengikuti seluruh instruksi dari BGN pusat. Walaupun dapur sedang berhenti sementara, semangat relawan tidak ikut berhenti. Kami siap bergerak kapan pun program kembali dijalankan,” ujarnya.
Ia memastikan bahwa soliditas relawan tetap terjaga dan bahkan semakin kuat setelah adanya proses evaluasi internal.
Pemkab Ciamis Apresiasi Pengabdian Relawan
Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Daerah Kabupaten Ciamis, Andang Firman Triadi, menyampaikan apresiasi kepada seluruh relawan MBG yang telah mengorbankan waktu, tenaga, dan pikirannya untuk mendukung program nasional tersebut.
Menurutnya, keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis sangat bergantung pada keterlibatan aktif masyarakat.
“Mewakili Pemerintah Kabupaten Ciamis, saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh relawan yang telah mengabdi dengan penuh ketulusan. Kontribusi ini merupakan investasi besar bagi lahirnya generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing,” kata Andang.
Ia menambahkan bahwa semangat gotong royong yang ditunjukkan para relawan merupakan modal penting dalam mewujudkan pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas.
Kehadiran ribuan relawan di Alun-alun Ciamis pada hari itu bukan sekadar agenda seremonial. Lebih dari itu, pertemuan tersebut menjadi penegasan bahwa sebuah gerakan sosial tidak hanya bertahan karena programnya, tetapi karena orang-orang yang percaya dan bekerja bersama untuk tujuan yang sama.
Ketika dapur berhenti sementara, yang justru menyala adalah semangat ribuan relawan yang percaya bahwa memberi makan generasi masa depan adalah perjuangan yang tidak boleh berhenti. (GZ)
- Penulis: redaktur



Saat ini belum ada komentar