Gerakan Indonesia Asri: Ini Aksi Nyata Polres Tasikmalaya
- account_circle redaktur
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 8
- comment 0 komentar
- print Cetak

Polres Tasikmalaya Gelar Aksi Bersih-Bersih Alun-Alun Singaparna Lewat Gerakan Indonesia Asri, Selasa(23/6/2026).
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
albadarpost.com, BERITA DAERAH – Gerakan Indonesia Asri kembali menunjukkan dampak nyata di ruang publik. Menjelang HUT Bhayangkara ke-80, ratusan personel Polres Tasikmalaya turun langsung membersihkan Alun-Alun Singaparna sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekaligus edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan bersama.
Aksi sosial yang berlangsung pada Selasa, 23 Juni 2026, itu menjadi bagian dari upaya menciptakan ruang publik yang lebih sehat, nyaman, dan ramah bagi seluruh warga. Selain mengangkat sampah yang berserakan, kegiatan ini juga mengirim pesan kuat bahwa menjaga kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama.
Alun-Alun Singaparna Jadi Fokus Gerakan Indonesia Asri
Sejak pagi, personel gabungan dari berbagai satuan fungsi Polres Tasikmalaya bergerak menyisir sejumlah titik di kawasan Alun-Alun Singaparna. Mereka membersihkan area pedestrian, taman, hingga fasilitas umum yang setiap hari menjadi pusat aktivitas masyarakat.
Dengan membawa perlengkapan kebersihan, para personel bekerja secara gotong royong. Mereka mengumpulkan sampah organik maupun non-organik yang ditemukan di berbagai sudut kawasan alun-alun.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Samapta Polres Tasikmalaya dan turut diikuti oleh Kassubag Renprogar, perwakilan satuan fungsi, serta personel Rayon I. Kehadiran berbagai unsur ini menunjukkan keseriusan Polres Tasikmalaya dalam mendukung lingkungan yang lebih bersih dan tertata.
Bukan Seremonial, Tapi Aksi Nyata untuk Lingkungan
Kapolres Tasikmalaya AKBP Wahyu Pristha Utama melalui P.S. Kabag Ren AKP I Nengah Suanta Wijaya, S.H., menegaskan bahwa Gerakan Indonesia Asri tidak hanya menjadi agenda simbolis.
Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen nyata Polri dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan. Terlebih lagi, Alun-Alun Singaparna memiliki peran penting sebagai salah satu wajah daerah yang setiap hari dikunjungi warga dari berbagai kalangan.
Karena itu, kebersihan kawasan publik harus terus dijaga. Selain menciptakan kenyamanan, lingkungan yang bersih juga dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan memperkuat budaya disiplin dalam menjaga fasilitas umum.
Lebih jauh, kegiatan ini menjadi contoh bahwa perubahan besar sering kali berawal dari langkah sederhana. Ketika masyarakat melihat langsung aksi nyata aparat di lapangan, kesadaran untuk ikut menjaga lingkungan berpotensi tumbuh lebih kuat.
Lingkungan Bersih Dorong Kenyamanan dan Kesadaran Warga
Setelah beberapa jam berlangsung, kondisi Alun-Alun Singaparna tampak jauh lebih rapi dan nyaman. Area yang sebelumnya dipenuhi sampah kini terlihat bersih sehingga masyarakat dapat menikmati ruang publik dengan lebih leluasa.
Tidak hanya berfokus pada kegiatan bersih-bersih, Polres Tasikmalaya juga mengajak seluruh pengunjung untuk menjaga ketertiban dan tidak membuang sampah sembarangan. Imbauan tersebut menjadi bagian penting dari upaya menciptakan perubahan yang berkelanjutan.
Di tengah meningkatnya perhatian terhadap isu lingkungan, langkah seperti Gerakan Indonesia Asri memiliki nilai strategis. Sebab, keberhasilan menjaga kebersihan tidak hanya bergantung pada petugas, melainkan juga pada partisipasi aktif masyarakat.
Melalui kolaborasi antara aparat dan warga, ruang publik dapat terus terjaga sebagai tempat yang aman, sehat, dan nyaman untuk berbagai aktivitas sosial maupun rekreasi.
Momentum HUT Bhayangkara dengan Dampak Nyata
Menjelang peringatan HUT Bhayangkara ke-80, kegiatan ini menjadi bukti bahwa pengabdian Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga melalui aksi sosial yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Gerakan Indonesia Asri di Alun-Alun Singaparna menunjukkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan dapat diwujudkan melalui tindakan sederhana yang konsisten. Ketika ruang publik bersih dan tertata, masyarakat pun memperoleh manfaat yang lebih luas, mulai dari kenyamanan hingga meningkatnya kesadaran kolektif untuk menjaga lingkungan sekitar.
Kota yang bersih bukan lahir dari banyaknya aturan, melainkan dari banyaknya tangan yang mau bergerak. Di Singaparna, langkah itu sudah dimulai—dan perubahan kini terlihat nyata. (GZ)
- Penulis: redaktur



Saat ini belum ada komentar