Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Pemkab Tasikmalaya Perkuat Literasi Informasi untuk Bendung Hoaks

Pemkab Tasikmalaya Perkuat Literasi Informasi untuk Bendung Hoaks

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
  • visibility 197
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KIM Tasikmalaya memperkuat literasi digital untuk menekan laju hoaks yang menyebar lebih cepat dari informasi benar.

albadarpost.com, LENSA – Arus informasi yang bergerak tanpa jeda kembali menjadi sorotan pada Bimbingan Teknis Pengelolaan Informasi bagi Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) di Kecamatan Cisayong, Kamis, 20 November 2025. Agenda ini digelar untuk memperkuat literasi digital warga, terutama di wilayah Utara Kabupaten Tasikmalaya, yang kian terpapar banjir informasi dari ruang daring. Pemerintah daerah menilai penguatan ini mendesak mengingat hoaks terus beredar dengan kecepatan yang melampaui kemampuan publik untuk memverifikasi.

Kepala Bidang Informasi Komunikasi Publik Dishubkominfo Kabupaten Tasikmalaya, H. Roni Imroni, S.Sos., M.M., membuka kegiatan sekaligus menegaskan posisi KIM sebagai mitra strategis pemerintah daerah. Ia menyebut kelompok ini bukan sekadar corong informasi publik, tetapi benteng pertama masyarakat dalam memilah kabar yang valid. Menurutnya, ruang digital yang makin padat informasi menuntut KIM bekerja lebih presisi dan lebih peka terhadap dampak penyebaran kabar yang keliru.

“Kami berharap KIM membantu pemerintah daerah menyaring informasi sebelum sampai ke publik,” ujar Roni di hadapan peserta dari berbagai desa di wilayah Utara Tasikmalaya.

Materi yang diberikan meliputi teknik verifikasi sederhana, cara membaca ulang sumber informasi, hingga pengenalan pola umum kabar palsu yang marak beredar melalui grup percakapan. Diskusi berlangsung intens terutama ketika peserta membahas variasi hoaks yang kian sulit dibedakan dari kabar resmi. Narasumber dari FK KIM, praktisi komunikasi visual, dan pengelola media komunitas memberikan perspektif praktis mengenai bagaimana komunitas dapat mengelola arus informasi secara bertanggung jawab.


Hoaks yang Menyebar Enam Kali Lebih Cepat

Seusai kegiatan, Roni memberikan penjelasan lebih rinci mengenai karakter penyebaran hoaks yang dinilainya semakin agresif. Ia merujuk pada berbagai penelitian internasional yang menunjukkan hoaks menyebar hingga enam kali lebih cepat dibandingkan informasi yang benar. Temuan tersebut, kata Roni, bukan dugaan, melainkan hasil riset yang dikaji dengan metodologi ketat.

Salah satu rujukan utama berasal dari penelitian Massachusetts Institute of Technology (MIT) yang dipublikasikan dalam jurnal Science. Studi tersebut menelaah lebih dari 126 ribu informasi di internet dan memverifikasinya melalui enam lembaga pengecek fakta internasional, mulai Snopes hingga FactCheck. Hasilnya memperlihatkan dua pertiga informasi yang beredar terbukti palsu, sementara hanya sebagian kecil yang benar-benar faktual.

Penelitian itu juga memperlihatkan perbedaan drastis dalam kecepatan penyebaran. Hoaks hanya memerlukan sekitar 10 jam untuk mencapai 1.500 orang. Informasi benar butuh waktu enam kali lebih lama, sekitar 60 jam, untuk menjangkau audiens yang sama. Temuan lain lebih mengkhawatirkan: satu persen hoaks bisa dibagikan hingga 100 ribu kali, capaian yang jarang ditembus berita faktual.

“Perbandingannya sangat jauh. Informasi benar bergerak seperti lari jarak jauh, sementara hoaks menempuh lintasan sprint,” kata Roni.

Derasnya arus penyebaran hoaks membuat literasi digital menjadi kemampuan dasar yang harus dimiliki warga. Roni menekankan pentingnya jeda sebelum membagikan informasi. Menurutnya, tiga langkah sederhana—memeriksa sumber, tanggal, dan konteks—bisa menahan laju kabar palsu yang seringkali tersebar lebih karena kelalaian daripada niat buruk.


Tanggung Jawab Komunitas di Tengah Ledakan Informasi

Penguatan literasi digital di tingkat komunitas, kata Roni, bukan sekadar program pelatihan, tetapi strategi jangka panjang pemerintah daerah untuk menjaga ruang informasi tetap sehat. KIM disebutnya memiliki posisi unik karena bekerja di wilayah yang dekat dengan warga sekaligus cukup peka terhadap dinamika sosial di lingkungannya.

Baca juga: Pemprov Jabar Kebut Penataan Bangunan Pesantren untuk Tingkatkan Keamanan

Melalui Bimtek ini, Dishubkominfo berharap KIM dapat membangun sistem internal yang mampu mengidentifikasi dan memfilter konten yang berpotensi menyesatkan. Dengan dukungan pelatihan berkala, pemerintah daerah menilai komunitas memiliki peluang besar untuk menjadi penyeimbang arus informasi yang kerap tak terkendali.

Kegiatan di Cisayong ini menjadi bagian dari rangkaian penguatan KIM yang digelar di beberapa kecamatan lainnya. Konteksnya tetap sama: ruang digital yang makin padat membuat peran warga sebagai penjaga mutu informasi kian penting. Jika kapasitas KIM tidak ditingkatkan, masyarakat akan lebih mudah terseret arus kabar yang tidak terverifikasi.

Penguatan literasi digital KIM menjadi langkah penting untuk menekan laju hoaks dan menjaga ruang informasi Kabupaten Tasikmalaya tetap sehat. (Red/Arrian)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lamine Yamal Palestina

    Lamine Yamal Kibarkan Bendera Palestina, PM Spanyol Langsung Pasang Badan

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 150
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Aksi Lamine Yamal membawa bendera Palestina saat parade juara FC Barcelona langsung memicu polemik internasional. Namun di tengah kritik keras dari pejabat Israel, Perdana Menteri Spanyol Pedro Sánchez justru menyatakan dukungannya kepada wonderkid Barcelona tersebut. Isu Lamine Yamal Palestina menjadi sorotan besar media Eropa setelah video parade kemenangan Barcelona viral di […]

  • Bobotoh Persib

    Persib di Ambang Juara, Polres Ciamis Ingatkan Bobotoh

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 130
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Atmosfer pertandingan Persib vs Persijap mulai terasa panas menjelang laga terakhir Super League 2025/2026 yang akan berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), 23 Mei 2026. Di tengah peluang besar Persib Bandung mengunci gelar juara, Polres Ciamis mengeluarkan imbauan khusus kepada para Bobotoh Persib agar tetap menjaga keamanan, ketertiban, dan […]

  • Apoteker Garut

    Sumpah Apoteker Uniga Berlangsung Haru, Dinkes Garut Akui Masih Kekurangan SDM

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 127
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Sebanyak 41 lulusan Program Studi Profesi Apoteker (PSPA) FMIPA Universitas Garut resmi mengucapkan sumpah profesi dalam prosesi Pengambilan Sumpah/Janji Apoteker Angkatan XIII di Hotel Harmoni, Jalan Cipanas Baru, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Senin (18/5/2026). Kehadiran para apoteker Garut ini langsung mendapat perhatian Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Garut yang saat ini […]

  • Mens Rea

    Mens Rea di Netflix Dipersoalkan Habib Rizieq Shihab

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 157
    • 0Komentar

    albadapost.com, HUMANIORA – Mens Rea kembali memicu perdebatan di ruang publik digital. Konten stand up comedy yang ditayangkan Netflix itu dipersoalkan oleh tokoh agama Habib Rizieq Shihab karena dinilai menyinggung ibadah salat. Polemik ini menempatkan kebebasan berekspresi seni dan sensitivitas agama dalam satu titik ketegangan yang terbuka. Permintaan agar Netflix menghapus sebagian materi Mens Rea […]

  • Reward Sukwan Tasik

    Reward Sukwan Kebersihan Tasik Masih Digodok, Hanapi: Kita Tidak Tutup Mata

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 108
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Plh Sekda Kota Tasikmalaya Hanapi akhirnya angkat bicara terkait tuntutan reward sukwan Tasik yang disampaikan 116 petugas kebersihan berstatus sukwan di Bale Wiwitan, Selasa (19/5/2026). Ia mengakui pernah menyampaikan janji pemberian reward saat masih menjabat sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tasikmalaya. Namun hingga kini, janji tersebut belum terealisasi. Menurut […]

  • Ilustrasi pengamatan hilal saat matahari terbenam sebagai bagian dari metode penanggalan Hijriah dalam Islam.

    Penanggalan Hijriah: Rukyat, Hisab, dan Dalilnya

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 171
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Penanggalan Hijriah merupakan sistem kalender Islam yang berpijak pada peredaran bulan atau kalender komariah. Sistem ini, yang juga dikenal sebagai kalender Hijriah, menentukan awal bulan melalui rukyat dan hisab. Oleh karena itu, pembahasan tentang penanggalan Hijriah selalu melibatkan dalil syar’i sekaligus pendekatan astronomi modern. Secara ilmiah, kalender ini mengikuti revolusi bulan […]

expand_less