Breaking News
light_mode
Beranda » Humaniora » Di Tengah Gempuran Gadget, Madrasah Diniyah Ini Lepas Generasi Berakhlak

Di Tengah Gempuran Gadget, Madrasah Diniyah Ini Lepas Generasi Berakhlak

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Minggu, 14 Jun 2026
  • visibility 153
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, HUMANIORA — Di tengah meningkatnya penggunaan gadget dan media sosial di kalangan anak-anak, Madrasah Diniyah Al-Muniroh Sukahurip memilih mengirim pesan yang berbeda. Bukan tentang nilai akademik atau prestasi lomba, melainkan tentang akhlak, adab, dan pentingnya menjaga jati diri sebagai muslim. Pesan itu mengemuka dalam Haflah Akhirissanah Tahun Pelajaran 2025/2026 yang digelar di Aula Madrasah Diniyah Al-Muniroh, Kecamatan Sukaratu, Kabupaten Tasikmalaya, Minggu (14/6/2026).

Sejak pagi, suasana di lingkungan madrasah sudah terlihat lebih ramai dari biasanya. Beberapa santri tampak sibuk merapikan peci dan kerudung sebelum memasuki aula. Di sisi lain, sejumlah orang tua mengabadikan momen menggunakan telepon genggam mereka. Sesekali terdengar tawa anak-anak yang berlari kecil sambil memanggil nama temannya.

Namun ketika acara dimulai, suasana perlahan berubah menjadi lebih khidmat.

Para wali santri, tokoh masyarakat, pengurus KKDT Kecamatan Sukaratu, serta para guru duduk berdampingan menyaksikan prosesi pelepasan santri kelas VI dan kenaikan kelas santri lainnya.

Madrasah Diniyah dan Tantangan Zaman Digital

Perkembangan teknologi membawa banyak manfaat bagi kehidupan. Namun di saat yang sama, banyak orang tua mulai merasakan tantangan baru dalam mendidik anak-anak mereka.

Akses informasi kini begitu mudah. Berbagai konten dapat muncul hanya dalam hitungan detik melalui layar ponsel. Karena itu, pendidikan agama semakin dipandang penting sebagai fondasi yang membantu anak memahami nilai, batasan, dan tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari.

Momentum Haflah Akhirissanah Madrasah Diniyah Al-Muniroh tahun ini tidak hanya menjadi ajang perpisahan. Acara tersebut juga menjadi pengingat bahwa pendidikan karakter harus berjalan beriringan dengan perkembangan zaman.

Kepala Madrasah Diniyah Al-Muniroh, Diki Samani, mengingatkan para santri bahwa perjalanan mereka masih panjang.

“Ini awal perjalanan yang panjang dalam mencari ilmu. Pertahankan karakter yang Islami di mana saja kalian berada,” ujarnya.

Pesan itu mendapat perhatian para wali santri yang hadir. Beberapa tampak menganggukkan kepala saat kalimat tersebut disampaikan dari atas panggung.

Madrasah Diniyah

Para tenaga pendidik di Madrasah Diniyah Al-Muniroh Suakhurip, Minggu (14/6/2026).

Bukan Sekadar Naik Kelas

Bagi sebagian anak, hari itu mungkin terasa seperti hari yang penuh kegembiraan. Mereka menerima penghargaan, berfoto bersama teman, dan menikmati suasana yang berbeda dari kegiatan belajar biasanya.

Namun bagi para tenaga pendidik, pelepasan santri memiliki makna yang lebih dalam.

Selama bertahun-tahun, mereka menyaksikan perkembangan anak-anak yang datang dengan kemampuan membaca Al-Qur’an yang berbeda-beda. Ada yang awalnya masih terbata-bata, ada yang pemalu, dan ada pula yang sulit fokus saat belajar.

Kini, mereka melangkah ke tahap berikutnya dengan bekal yang jauh lebih baik.

Tokoh masyarakat, Kikim Abdul Hakim, S.Ag., berharap ilmu yang diperoleh para santri dapat memberikan manfaat yang luas.

“Kedepannya semoga menjadi generasi yang berguna bagi agama, nusa dan bangsa,” katanya.

Harapan tersebut terasa relevan dengan kondisi saat ini. Masyarakat membutuhkan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial, tanggung jawab, dan akhlak yang baik.

Orang Tua dan Madrasah Harus Berjalan Bersama

Selain pendidikan di madrasah, lingkungan keluarga tetap memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk karakter anak.

Ketua Iqomah (Komite Madrasah Diniyah), Hj. Een Rohaenah, S.Pd., menekankan bahwa ilmu dan akhlak harus tumbuh secara seimbang.

“Bahwa anak-anak sekarang harus punya ilmu, akhlaq, rajin belajar ibadah supaya punya nilai,” ujarnya.

Pernyataan tersebut mencerminkan harapan banyak orang tua yang hadir pada acara itu. Mereka ingin anak-anaknya berhasil dalam pendidikan, tetapi juga tetap menghormati orang tua, menjaga sopan santun, dan rajin beribadah.

Karena itulah, keberadaan madrasah diniyah masih memiliki tempat tersendiri di tengah masyarakat. Lembaga ini tidak hanya mengajarkan bacaan Al-Qur’an atau pelajaran keagamaan, tetapi juga menanamkan kebiasaan baik yang diharapkan terus melekat hingga dewasa.

Menjelang akhir acara, satu per satu santri kelas akhir dipanggil ke depan. Senyum terlihat di wajah mereka. Beberapa orang tua berdiri untuk mengambil foto, sementara yang lain memilih menikmati momen itu dari tempat duduk mereka.

Tidak ada kemewahan yang berlebihan. Tidak ada panggung megah. Namun ada sesuatu yang terasa lebih penting: harapan.

Harapan agar anak-anak yang hari ini dilepas tidak hanya tumbuh menjadi generasi yang menguasai teknologi, tetapi juga menjadi pribadi yang memiliki akhlak, adab, dan kepedulian terhadap sesama.

Sebab pada akhirnya, masa depan tidak hanya ditentukan oleh seberapa cepat seseorang menguasai dunia digital. Masa depan juga ditentukan oleh seberapa kuat ia menjaga nilai-nilai yang membimbingnya ketika tidak ada seorang pun yang melihat. (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Duel Kuliner Piala Dunia

    New York vs Mexico City, Duel Kuliner Piala Dunia

    • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 45
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Duel Kuliner Piala Dunia tidak hanya terjadi di lapangan hijau. Di tengah semarak perempat final Piala Dunia, Flashscore menghadirkan sebuah konten editorial bertajuk eksplorasi kuliner yang membandingkan pengalaman menikmati makanan khas New York vs Mexico City. Konten tersebut mengajak penggemar sepak bola melihat sisi lain turnamen melalui wisata kuliner Piala Dunia, bukan […]

  • Mutasi Polres Tasikmalaya

    Mutasi Polres Tasikmalaya, Estafet Kepemimpinan Baru Resmi Dimulai

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 101
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH — Pergantian pejabat di lingkungan kepolisian sering kali terlihat sebagai agenda rutin organisasi. Namun di balik prosesi tersebut, ada harapan baru tentang pelayanan, keamanan, dan kedekatan aparat dengan masyarakat. Suasana itu terasa dalam upacara serah terima jabatan yang berlangsung di Lapangan Hitam Mapolres Tasikmalaya, Selasa (2/6/2026). Sebanyak empat jabatan strategis resmi berganti […]

  • Hari Anak Nasional

    Kampanye 24 Jam Demi Anak, Tasikmalaya Bidik Rekor MURI

    • calendar_month Selasa, 14 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 58
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Hari Anak Nasional 2026 di Kabupaten Tasikmalaya tidak akan berhenti sebagai agenda seremonial tahunan. KPAID Kabupaten Tasikmalaya bersama Kodam III Siliwangi justru memilih langkah yang lebih berani dengan menggelar kampanye anti kekerasan terhadap anak selama 24 jam tanpa henti pada 22–23 Juli 2026 di Gedung Islamic Center Kabupaten Tasikmalaya. Program tersebut bahkan […]

  • PAD Ciamis

    Bupati Herdiat Fokus Genjot PAD Usai APBD Ciamis Disepakati

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 38
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – PAD Ciamis menjadi sorotan utama setelah DPRD Kabupaten Ciamis bersama Pemerintah Kabupaten Ciamis menyepakati Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025. Selain menyetujui laporan keuangan daerah, rapat paripurna juga menegaskan arah baru Pendapatan Asli Daerah (PAD) Ciamis sebagai fondasi untuk memperkuat keuangan daerah dan menjaga keberlanjutan pembangunan. […]

  • Ilustrasi murid mendengarkan nasihat guru di kelas dengan penuh perhatian

    Fakta Mengejutkan: Nasihat Guru Lebih Melekat daripada Pelajaran

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 210
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Mengapa nasihat guru sering lebih melekat di ingatan dibanding pelajaran di buku? Fenomena ini menarik untuk dibahas, sebab banyak murid mengaku lebih mengingat nasihat guru, petuah guru, atau wejangan guru dibanding teori panjang di buku pelajaran. Bahkan, dalam banyak kasus, kalimat sederhana dari seorang guru justru membentuk cara berpikir murid dalam jangka […]

  • Persis vs Semen Padang

    Laga Hidup-Mati! Persis Solo di Ujung Tanduk, Semen Padang Siap Menikam

    • calendar_month Minggu, 12 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 138
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Pertandingan Persis vs Semen Padang menjadi sorotan utama pecinta sepak bola nasional. Duel panas ini bukan sekadar laga biasa, melainkan pertarungan hidup-mati di zona degradasi Liga Indonesia. Laga Persis Solo vs Semen Padang bahkan disebut sebagai “final dini” karena hasilnya bisa langsung mengubah peta klasemen. Saat ini, Persis Solo dan Semen […]

expand_less