Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Bakesbangpol Ciamis Dorong Literasi Politik Desa untuk Perkuat Demokrasi

Bakesbangpol Ciamis Dorong Literasi Politik Desa untuk Perkuat Demokrasi

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
  • visibility 215
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Penguatan literasi politik desa di Ciamis dipandang krusial untuk menjaga kualitas demokrasi dan partisipasi warga.

albadarpost.com, PELITA – Perbincangan mengenai literasi politik desa kembali mencuat di Ciamis. Kepala Bakesbangpol Ciamis, DR. R. Yadi Tisyadi, S.E., M.Si., menegaskan bahwa kualitas demokrasi di tingkat lokal bergantung pada sejauh mana warga desa memahami hak dan peran mereka dalam pemerintahan. Baginya, demokrasi yang sehat tidak lahir dari prosedur semata, tetapi dari warga yang paham bagaimana kebijakan disusun dan apa dampaknya bagi kehidupan sehari-hari.

Ia menilai, desa merupakan ruang pertama tempat nilai-nilai demokrasi diuji. Di sinilah warga berhadapan langsung dengan musyawarah, pelayanan publik, hingga pengelolaan anggaran. Tanpa literasi politik desa yang memadai, ruang partisipasi bisa menyempit. Warga mudah tersisih dan hanya menjadi penonton dalam proses pengambilan keputusan yang mestinya melibatkan mereka.

Kepala Bakesbangpol itu mengingatkan bahwa hubungan antara pemahaman politik dan kualitas kebijakan sangat erat. Ketika warga memahami cara kerja pemerintahan, proses aspirasi berjalan lebih tepat. Mereka bisa mengawasi jalannya program dan memastikan pembangunan desa tidak melenceng dari kebutuhan publik.


Tantangan Informasi di Era Digital

Dalam penjelasannya, Yadi menyoroti tantangan baru yang dihadapi desa. Arus informasi yang cepat membuat warga rentan terhadap kabar palsu, opini menyesatkan, dan isu politik tanpa sumber yang jelas. Demokrasi desa yang sehat, katanya, hanya mungkin tumbuh bila warganya mampu menilai informasi secara kritis.

Baca juga: Di Hari Pahlawan, Disporabudpar Dorong Pemuda Tasikmalaya Perkuat Daya Saing Ekonomi Digital

Ia menjelaskan bahwa literasi politik desa tidak selalu harus dibungkus bahasa teknis. Pendekatan yang rumit justru menjauhkan warga dari proses politik. Pemerintah desa, menurutnya, perlu menghadirkan komunikasi yang sederhana dan mudah dicerna, baik melalui diskusi warga, forum musyawarah, maupun sosialisasi rutin.

Transparansi juga mendapat penekanan. Ketika warga memahami alur kebijakan dan mekanisme pemerintahan desa, ruang kontrol publik semakin terbuka. Interaksi antara pemerintah dan masyarakat menjadi lebih seimbang. Ia menyebut bahwa demokrasi bertumpu pada hubungan yang setara antara pengambil kebijakan dan masyarakat yang mengawasi.


Forum Desa Kaso dan Pesan yang Lebih Luas

Pernyataan itu disampaikan dalam forum dialog di Desa Kaso, Kecamatan Tambaksari, pada 14 November 2025. Acara tersebut mempertemukan perangkat desa, tokoh masyarakat, dan perwakilan pemuda untuk membahas strategi meningkatkan partisipasi politik menjelang berbagai agenda pemerintahan desa.

Meski digelar di satu desa, Yadi menekankan bahwa pesan tersebut berlaku untuk seluruh wilayah di Ciamis. Setiap desa, katanya, memiliki dinamika politik dan sosial yang berbeda. Beberapa menghadapi tantangan rendahnya partisipasi, sementara yang lain masih berhadapan dengan minimnya pemahaman terhadap prosedur pemerintahan.

Baca juga: KJRI Guangzhou Pulangkan Korban Pengantin Pesanan dan Dorong Penindakan TPPO

Diskusi berlangsung hidup. Para peserta menanyakan langkah-langkah praktis untuk mendorong kesadaran politik, mulai dari metode sosialisasi hingga cara menarik keikutsertaan kelompok muda. Pertanyaan-pertanyaan itu, menurut Yadi, menunjukkan bahwa kebutuhan penguatan literasi politik desa semakin mendesak.

Ia menutup penyampaiannya dengan ajakan agar ruang dialog tetap dibuka. Demokrasi, katanya, tumbuh melalui percakapan yang terus berjalan. Warga perlu membiasakan diskusi politik tidak hanya di forum formal, tetapi juga dalam obrolan sehari-hari di warung kopi, pertemuan RT, dan ruang-ruang interaksi sosial lainnya.

Yadi menyebut bahwa desa yang warganya melek politik akan menjadi ruang belajar bersama. Partisipasi tumbuh, kebijakan lebih tepat, dan pengawasan berjalan lebih kuat. Dari desa, kualitas demokrasi Ciamis dibangun secara perlahan namun terarah.

Penguatan literasi politik desa di Ciamis dinilai penting untuk memperkuat partisipasi warga dan menjaga stabilitas demokrasi lokal. (Red/Arrian)


.

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Medali Wushu Kris Dayanti

    Medali Wushu Kris Dayanti di Kejuaraan Dunia, Bukti Konsistensi dan Disiplin

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Medali Wushu Kris Dayanti di kejuaraan dunia menegaskan konsistensi latihan, disiplin, dan semangat tanpa batas usia. albadarpost.com, PELITA – Penyanyi sekaligus anggota DPR RI Kris Dayanti kembali menjadi sorotan publik. Kali ini bukan karena karya musik atau kiprahnya di parlemen, melainkan karena keberhasilannya meraih medali wushu Kris Dayanti berupa medali perak pada ajang World Wushu […]

  • kasus penganiayaan istri siri

    Kasus Penganiayaan Istri Siri di Sukabumi, Tipiring atau KDRT?

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 164
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kasus penganiayaan istri siri di Sukabumi kembali membuka perdebatan lama dalam penegakan hukum. Seorang perempuan melaporkan mantan suami sirinya atas dugaan pencekikan. Namun polisi tidak menahan terlapor dan mengklasifikasikan perkara tersebut sebagai tindak pidana ringan atau tipiring. Keputusan ini memantik pertanyaan publik. Banyak pihak mempertanyakan apakah kekerasan terhadap pasangan dalam hubungan […]

  • fenomena pendidikan

    Dunia Pendidikan Sedang Berubah Diam-Diam, Ini 5 Tanda Besarnya

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 171
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Banyak orang mengira dunia pendidikan berjalan seperti biasa. Sekolah tetap ada, guru tetap mengajar, dan siswa tetap belajar di kelas. Namun sebenarnya, fenomena pendidikan modern sedang berubah secara drastis. Fenomena pendidikan terbaru, tren belajar masa kini, serta perubahan sistem pendidikan muncul perlahan tanpa disadari publik luas. Perubahan ini tidak selalu terlihat besar. […]

  • Al Hikam Ibnu Athaillah

    Saat Manusia Sok Jadi Manajer Takdir

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 171
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Suara notifikasi ponsel belum berhenti sejak subuh. Ada tagihan, daftar kebutuhan rumah, harga sembako yang naik, sampai target pekerjaan yang terus bertambah. Di tengah hiruk pikuk itu, banyak orang lupa bahwa Al Hikam Ibnu Athaillah, hikmah Ibnu Athaillah, dan ajaran tentang tawakal dan ikhtiar sesungguhnya hadir untuk mengingatkan manusia agar tidak tenggelam […]

  • kasus penganiayaan Bandung

    Ibu Tiri Diduga Aniaya Balita, Polrestabes Bandung Lakukan BAP

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Polrestabes Bandung menangkap ibu tiri yang diduga menganiaya balita hingga tewas di Cipadung. albadarpost.com, HUMANIORA – Seorang balita berusia empat tahun bernama Raditya Allbyan Fauzan meninggal dunia di RSUD Ujungberung, Kota Bandung, dengan tubuh penuh luka lebam dan luka bakar. Polrestabes Bandung menyelidiki peristiwa itu sebagai kasus penganiayaan Bandung yang diduga dilakukan ibu tirinya di […]

  • Korban Tower Banjar

    Istri Korban Tower Banjar Tunggu Tanggung Jawab Proyek

    • calendar_month Minggu, 5 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 72
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Korban Tower Banjar kembali menjadi sorotan setelah keluarga salah satu pekerja yang meninggal dunia mengungkap kisah di balik tragedi robohnya tower di kawasan Purwaharja, Kota Banjar. Selain kehilangan tulang punggung keluarga, mereka mengaku masih menunggu kejelasan mengenai hak pekerja, proses penyelidikan, serta tanggung jawab dari pihak-pihak yang terlibat dalam proyek tersebut. Tragedi […]

expand_less